Rabu, 23 November 2011

MAAFKAN AKU KASIH... KARENA AKU CINTA KAU DAN DIA,

Aku terbangun dari tidurku dan kumelihat di jam dinding waktu telah menunjukkan pukul 3 pagi. Berarti 3 jam lagi aku harus berangkat ke Kuala Lumpur untuk mengejar pesawat ke Denpasar Bali. Ya aku harus segera berangkat ke Kuala Lumpur untuk mengejar Paris Hilton karena aku ingin meminta maaf kepadanya akan kesalahanku tadi siang yang menyebabkanmu pergi dari Kerteh.



Aku sadar akan kesalahanku tadi siang dan aku sadar aku salah mengucapkan kata-kata seperti itu padanya. Kadang kupikir betapa tololnya diriku untuk bersikap sepertimu, gadis yang sebenarnya aku cintai tapi takut aku miliki.

Aku buka laptopku dan kubuka youtube untuk mencari mendengarkan lagu-lagu untuk mengusir rasa sepiku dikesunyian malam yang penuh bintang. Tak sengaja aku jumpa lagu "Aku Cinta Kau dan Dia dari Dewa 19" yach itu lagunya Dani Achmad. Dan kumulai mendengarkan lagu itu dan ada rasa sedih dan berdosa saat aku mendengar lagu tersebut.

Aku tak menyangka kedekatanku dengan Paris Hilton berbuah kesedihan yang mendalam buat diriku dan tentunya dirinya. Aku pun tak menyangka bila suatu ketika aku harus berusaha melupakan Paris Hilton akibat dari kekhilafanku yang berbuah kesedihan Dan aku sungguh tak menduga bila ternyata aku mencintai Paris Hilton walau aku tahu aku telah memiliki gadis lain yang juga kucintai di Palembang.

Memang aku harus pahami wanita mana yang tak kecewa bila dia ternyata cinta yang selama ini mulai tumbuh  akhirnya mulai musnah terbenam oleh ulahku dan aku pun memahami kesedihan yang dirasakan dia.
Tapi aku sebenarnya lebih mencintai Paris Hilton daripada Gadis Palembang bernama Sarah karena Paris Hilton bisa membuatku tersenyum, bisa membuatku tertawa, dan memang berbeda banget dengan Sarah.
Tapi aku pun tak mungkin melupakan Sarah karena aku lebih lama mengenal Sarah dibandingkan Paris Hilton. Walau memang aku mulai sedikit banyak telah melupakan Sarah karena aku tak bisa pacaran jarak jauh. karena bagiku pacaran jarak jauh itu adalah pacaran yang semu dan khayalan belaka.

Maafkan aku Paris karena aku Cinta Kau dan Dia. Aku tak mungkin melepaskan Sarah untuk mencintai dirimu seutuhnya. Maafkan kekasaranku tadi siang di Cafe dekat Kantor kita tadi. Aku nggak ada maksud untuk menyakiti hatimu dan aku tak ada maksud untuk melukai hatimu dan aku tak ada maksud untuk menolak permintaanmu untuk melupakan Sarah. Tapi aku perlu waktu dan perlu bicara mana yang terbaik buat diriku, diri Sarah dan dirimu juga Paris. Aku perlu waktu untuk merenung dan memikirkan semua yang akan terjadi bila aku meninggalkan Sarah. Dan aku perlu waktu juga untuk menyakinkan hatiku bahwa kau adalah sebenar-benarnya milikku untuk mendampingi hidupku selama hidupku.

Tapi kamu tak sabar dan tak memberikan aku waktu untuk berpikir dan Kamu akhirnya hanya bisa menangis dan lari menjauh dariku dan membuatku tak berdaya. Kamu akhirnya lari meninggalkanku dalam kesendirianku Dan Kamu akhirnya memaksakan diri untuk kembali ke Kuala Lumpur walau jarak Kerteh dan Kuala Lumpur memakan waktu 6 jam perjalanan naik Bus. Akhirnya sore tadi kudapatkan informasi dari twittermu, kamu meninggalkan Kuala Lumpur untuk berangkat ke Denpasar Bali.

Andai kamu tahu Paris Hilton bahwa aku dan Sarah sudah bisa memahami perasaan masing-masing.
Andai kamu tahu Paris Hilton bahwa aku sudah bicara dengan Sarah tentang perasaan hatiku yang tak mungkin bersama dia lagi
Andai kamu tahu Paris Hilton bahwa aku sudah mulai bisa bernapas legah karena Sarah bisa memahami tentang apa yang terjadi di sini dan kehidupanku.
Dan Andai kamu tahu Paris Hilton, Gua Steward Rinaldy akan mengejarmu Sampai Ke Bali untuk membuktikan bahwa aku mencintaimu dan selalu ingin kamu ada didekatmu.

Tapi andai kata aku bisa mencintai kamu dan dia, tentunya akan adil dunia ini bagiku.
Tapi andai kata aku bisa memiliki kamu dan dia, tentunya hidup ini akan lebih bermakna buat diriku
Tapi andai kata aku bisa memiliki kamu dan dia, tentunya aku akan mendapat lebih perhatian saat aku di Palembang dan saat aku ada di Kerteh.
Dan Tapi nampaknya itu hanya khayalan belaka tak lekang oleh waktu.

Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 5 di pagi hari daan aku bersiap-siap untuk berangkat ke Kuala Lumpur sambil menunggu taxi di Halte Bandar Kerteh yang akan mengantarku ke Kuantan untuk mengejar pesawat ke Kuala Lumpur.

Itulah asal muasal kenapa Paris Hilton pergi berangkat ke Bali untuk berlibur selama satu minggu. Itu dikarenakan dia mempunyai masalah dengan Stewart Rinaldy istilahnya untuk menenagkan pikirannya.

Ini hanyalah kisah kosong belaka dan tanpa ada dialog antara ketiga tokoh dalam cerita ini.
Namanya juga iseng-iseng daripada bengong di kamar sendirian,

Kuala Lumpur, 23 November 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar