Selasa, 29 November 2011

I-WITNESS METRO TV - THE TRULLY OF PUJANGGA PIPING

Sebenarnya ini cerita lampau dan sangat lampau sekali yang saya mau ceritakan disini. Dan Anggaplah memang ini suatu kebanggaan buat saya pribadi saya bisa ambil bagian dalam acara I-Witness Metro TV yang pernah dimuat di tahun 2007 - 2008. Dan akhirnya saya tampil untuk diwawancarai dalam program I-Witness Metro TV bersama Pak Yanto Sianipar yang sekarang duduk sebagai Vice President PGPA -  Chevron. Kadang lucu bila mengingat semua itu dan ada rasa bangga tersirat di dalam hati karena bisa dapat berjumpa dengan orang no 1 di PT. Chevron Pacific Indonesia Minas. Dan mungkin Beliau dah lupa akan cerita itu. Tapi pernah saya jumpa Beliau di Hotel The Hill Bukit Tinggi Sumbar dan saya sapa Beliau dan beliau tak ingat saya. maka saya jelaskan," saya pernah sama Bapak di I-witness MetroTV." dan Beliau pun akhirnya ingat. Tapi itu cerita tahun 2008 yang lalu dan mungkin sudah dilupakan semua orang.



Sebenarnya bukan cerita diatas yang mau saya tampilkan, tapi karena MetroTV sekarang membuat program baru berjudul "Wide Shot" yang intinya hampir sama dengan program I-Witness, saya jadi terpacu untuk menulis mengenai hal itu. Yach intinya kedua program ini sama yaitu mengajak masyarakat atau pemirsa MetroTV untuk menjadi citizen journalist.

Saya bergabung di I-Witness MetroTV di tahun 2007 , saya lupa bulannya dengan cara mendaftar di websitenya.  Dan awal mulanya saya melihat program I-Witness ini di Metro TV. Dimana saya menjadi tertarik untuk membuat beberapa rekaman tentang yang mana menurut saya itu "sesuatu banget" oopss maksudnya "yang bisa ditampilkan (sorry saya ganti "sesuatu banget" karena "sesuatu banget" munculnya di pertengahan tahun 2011..red)

Jadi saya muatlah beberapa kejadian yang saya rekam baik itu berupa rekaman pribadi, kejadian di sekitar dan lain-lain. Dan akhirnya setelah menunggu beberapa lama, akhirnya salah satu rekaman saya mendapat kesempatan untuk ditampilkan dalam program I-Witness MetroTV dan lumayan setiap hasil karya saya yang durasinya hanya 1.5 menit" diberi penghargaan juga oleh Metro TV sebesar 500 ribu. Dan kurun waktu 2007, ada 3 video saya yang dimuat di I-Witness MetroTV.

Dan ketiga video itu adalah :
1. Kemacetan di Lintas Sumatra
    Video yang saya ambil adalah berlokasi di Jalan Lintas Sumatra sekitar 18 kilometer dari Kota Duri. Dan kemacetan akibat dari tabrakan yang terjadi di lintas jalan tersebut. Dan karena semua pengemudi maunya jalan duluan  sehingga terjadi kemacetan.

2. Truk Miring
   Video itu berlokasi di Minas di lokasi jalan yang berkelok-kelok. Saat itu saya lihat ada truk yang berjalan miring dan rupanya muatannya miring dan karena menurut saya ini menarik dan agar orang pun menjadi waspada bila menemukan hal seperti itu makanya saya rekam dan masukkan di I-witness.

3. Golf di Kantor
    Video ini saya rekam saat masuk kerja di hari sabtu dimana orang-orang pada libur, tapi karena saya kerjanya di kontraktor dan wajib masuk di hari sabtu, makanya kami masuk kerja. Dan muncul ide saya untuk memasukkan golf yang ada di kantor Chevrom Minas dimana saya menumpang kerja untuk dimasukkan ke I-Witness MetroTV. Jadi saya minta ke teman saya untuk berpura-pura bermain golf di lapangan golf mini tersebut dan akhirnya Alhamdulillah dimuat di I-Witness MetroTV.

Dan lumayan lah 3 kali penayangan di I-Witness Metro TV saya mendapat total Rp. 1, 5 juta. Alhamdulillah.

Dan karena sudah 3 video saya ditayangkan di program I-Witness MetroTV, biasanya pula akan diwawancarai oleh reporter dari Metro TV dan saya sebenarnya nunggu-nunggu tapi karena sudah terlalu lama akhirnya saya malas dan sudh mulai cuek.

Akhirnya suatu sore saat saya mau mengantar teman saya ke rumah kostnya selepas pulang kerja, saya ditelpon oleh cewek yang ngaku dari metrotv. sebenarnya saya ragu dan saya jawab seenakkanya saja karena saya pikir itu hanya bohong belaka. karena biasa lah orang nipu-nipu ngaku-ngaku kenal. Tapi saya akhirnya hubungi orang metrotv yang selalu menghubungi saya bila akan memuat video saya di I-witness. Dan saya terkejut juga karena dia bilang memang itu dari metrotv. Sebenarnya senang hati saya saat mendapat berita tersebut.

Setelah dibuat beberapa kesepakatan dan lain-lain. Akhirnya saya pun diwawancarai oleh metrotv termasuk Pak Yanto Sianipar selaku pimpinan saya di PT. CPI Minas SLS. Waktu itu saya kerja di bawah Tripatra Fluor Consortium - FPM sebagai senior mechanical engineer dan ditempatkan untuk membantu team engineering CPI Minas. Dan setelah process wawancara selesai dan akhirnya bulan February 2008, video tersebut ditayangkan di program I-Witness MetroTV.

Dan itulah salah satu pengalaman yang sangat membanggakan buat saya bisa tampil di MetroTV. Dan suatu kebanggaan karena saya bisa berdiri di sebelah Pak Yanto Sianipar, Pimpinan Tertinggi di CPI Minas, Dan suatu kebanggaan akhirnya video tersebut disebarkan diseluruh CPI Riau di tahun 2008.

Tapi itu semua hanya kenangan saja dan tak ada hubungannya dengan karier saya di Chevron, karena selepas semua berita membanggakan hati saya, tapi tidak untuk pekerjaan saya di PT. Chevron Pacific Indonesia.
Tapi rasa bangga untuk dapat ditampilkan di I-Witness MetroTV selalu akan saya ingat.

Sebenarnya saya pun ingin berpartisipasi dalam program baru MetroTV "Wide Shot" tapi berhubung sekarang saya bekerja di Kuala Lumpur Malaysia, rasanya sulit saya mencari obyek berita yang menarik untuk ditayangkan di Wide Shot. Karena lokasi beritanya di Kuala Lumpur dan bukan di Indonesia. Ya paling berita-berita yang menarik buat saya, saya masukkan di blog ini atau di youtube.

Selamat Buat MetroTV dengan Program baru penganti I-Witness yaitu Wide Shot. Maafkan saya karena tak bisa ikutan dalam mengirimkan video-video saya karena lokasi berbeda dan saya sulit mencari berita tentang Indonesia bila berada di Kuala Lumpur.

Salam Kuala Lmpur, 29 November 2011 at 11.03 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar