Rabu, 14 Maret 2012

SAAT BAGASIKU OVER LOAD FLY WITH AIR ASIA YANG BIKIN GALAU..

Waktu Itu aku berangkat ke Pekanbaru setelah mengakhiri kontrak kerjaku di Kuala Lumpur. Dan aku pun berangkat membawa tas ransel dan dua buah koper yang beratnya nggak aku ketahui. karena waktu itu aku yakin bahwa berat tas ku tak kan melebihi 25 kg.

Aku pun nggak tahu kenapa aku begitu yakin bahwa berat kedua koper itu 25 kg padahal sewaktu aku mengangkat tas yang besar, aku tak sanggup mengangkatnya. Temanku juga mengingatkanku untuk menimbang barang bawaanku karena bila over tentu akan membayar lagi disana. Paling yach tak mahal banget pikirku dalam hati padahal aku nggak tahu harga yang pastinya untuk kelebihan bagasi.

Pagi itu Sabtu, 3 Maret 2012, sekitar pukul 6 lewat selepas sholat Subuh, aku bergerak dari My Hotel menuju ke KL Sentral untuk menggapai Sky Bus. Dan setelah kubayar seharga RM 9. aku pun naik ke dalam bus dan sekitar 1 lewat 10 menit bus tiba di Bandara LCCT.

Segera aku turun dari bus dan kulihat waktu masih menunjukkan pukul 8 pagi waktu malaysia, dan aku punya niatan mau sarapan dahulu sebelum memasukkan barang-barangku ke bagian bagasi. Tapi kuurungkan niatku dan aku pun berjalan menuju ke bagian bagasi untuk keberangkatan ke Indonesia.

Setelah dengan susah payah aku membawa dua tas koper ke dalam bagasi , akhirnya tibalah aku ke bagian bagasi keberangkatan dan jumpalah aku dengan seorang gadis yang tak mau disebutkan namanya dengan memakai baju merah air asia. Dan langsunglah kutimbang semua barangku dan betapa terkejutnya hatiku karena semua barang2 bawaanku beratnya 50 kg dan aku hanya membeli barang bagasi 25 kilogram saja berarti ada kelebihan 25 kg.

Tanda Terima dan Pengambilan Barang
Dan menurut si gadis itu kalau setiap kg over bagasi dikenakan RM 40 per kilogramnya dengan alasan yang nggak aku mengerti. jadi bila ditotal dengan kelebihan muatan 25 kg dikali dengan RM 40 berarti aku harus membayar RM 1000 berarti setara dengan 3 juta rupiah untuk hanya sebuah bagasi saja. Dan si gadis air asia itu pun menyarankan untuk mengeluarkan kelebihan barang khan ada 7 kg yang boleh dibawa hand carry oleh penumpang/ yang tidak masuk bagasi. Tapi rasanya tidak mungkin mengeluarkan 7 kilogram tapi masih tersisa 18 kilogram lagi yang harus aku selamatkan dan kuberangkatkan ke Pekanbaru.

Akhirnya untuk sementara aku tidak Check in dulu dan aku coba memikirkan bagaimana caranya supaya aku bisa berangkat dan barang-barangku bisa berangkat juga. sampai terpikir dalam benakku untuk membatalkan keberangkatanku hari itu demi menyelamatkan barang-barang bawaanku 50 kg itu. Akhirnya aku ada ide untuk menitipkan satu koper ku ke bagian penitipan barang di LCCT dan mau tak mau aku harus kembali lagi ke Kuala Lumpur untuk mengambil tas koperku. Kebetulan aku punya tiket balik ke Kuala Lumpur dari Pekanbaru yang sebelumnya kubeli di Bulan Januari dan juga karena tak menyangka kalau kontrakku tidak diperpanjang lagi di Malaysia. Paling nanti aku membeli tiket kembali dari Kuala Lumpur ke Pekanbaru.Yach mungkin saja Kuala Lumpur belum bisa melepas kepulanganku ke Pekanbaru.

Jadi akhirnya aku mencari-cari tempat penitipan barang yang berada di LCCT dan akhirnya aku menemukannya di dekat lokasi kedatangan International dan segera aku menitipkan tas koperku yang besar karena beratnya sekitar 34 kg jadi kubawa tas koper satunya yang kecil dengan berat 16 kg. Dengan menunjukkan pasport dan berapa lama aku menitipkan tas koper itu. akhirnya aku kena RM 114 untuk 3 hari. Yach mau tak mau aku titiplah ke sana karena aku sangat ingin berjumpa dengan anak-anakku yang mana ibunya sedang tidak bersama mereka di Pekanbaru.

LEFT LUGGAGE LCCT LOCATION
Sebenarnya capek juga karena harus kembali lagi ambil tas koperku di Kuala Lumpur dimana lagi ada biaya yang dikeluarkan untuk membeli tiket balik dan ongkos-ongkos lainnya, Tapi setidak-tidaknya tidak kurang dari RM 1000 khan lumayan juga bila kena RM 1000 dan aku merasa bodoh bilamana aku harus membayar  biaya sebesar itu untuk kelebihan muatan itu.

Tapi udahlah aku hanya bisa memikirkannya karena itu semua salahku yang terlalu yakin dan percaya bahwa berat kedua koperku 25 kg. dan ternyata beratnya dua kali lipat menjadi 50 kg. Dan ini juga pelajaran buat gua juga bilamana akan membawa barang bawaan di bagasi setidak-tidaknya aku bisa memikirkan berapa berat bawaanku. Lagi pula di LCCT pun disediakan timbangan gratis sebelum memasukkan barang-barang kebagasi jadi bilamana kelebihan bisa dikurangi dan kelebihannya bisa dibawa hand carry atau bisa pun dibeli kembali asalnya minimal 4 jam sebelum keberangkatan dan bila kurang dari 4 jam, dikenakan tarif 1 Kg = RM 40.

Jadi saran saya untuk para penumpang yang menggunakan jasa Air Asia dan ingin membeli bagasi. Ada baiknya menimbang dulu baik di rumah atau dimana saja sebelum keberangkatan/ check in. Dan juga kalau bisa datang 5 jam lebih awal dari jadwal keberangkatan sehingga bilamana ada kelebihan bagasi bisa dibeli di counter air asia yang buka 24 jam. Dan jangan ragu untuk tidur di LCCT karena banyak juga yang tidur disana untuk menunggu penerbangan pagi dan juga daripada kita mengeluarkan RM 40 per kilogram kelebihan bagasi ada baiknya datang lebih awal. Dan juga kalau memang tinggal di Kuala Lumpur, bila ada kelebihan bagasi, dititipkan di loker yang ada di LCCT dan perkirakan saja kapan mau diambil dan setelah pulang dari berpergian , barang yang tak terangkut tadi bisa dibawa balik.

Tapi jangan contoh cara saya, saya titipkan kelebihan bagasi di loker di LCCT padahal saya tidak ada rencana balik ke Kuala Lumpur dalam waktu yang dekat. Namun akhirnya kembali ke Kuala Lumpur untuk mengambil tas dan membeli tiket lagi Pekanbaru-Kuala Lumpur (P/P) demi sebuah Tas Koperku.
Mudah-mudahan ada keberkahan dibalik semua itu.

Salam Pekanbaru, 14 Maret 2012 at 8.46 PM












5 komentar:

  1. KALAU UDAH CEK IN ONLINE, TRS MAU UPGRADE BISA GA?

    BalasHapus
  2. Ya bisa aja ..
    Tapi harus mengapgradenya di counter air asia di LCCT, minimal 4 jam sebelum berangkat, bila tidak yach siap saja bayar RM 40 per kilogram.

    Counter itu buka 24 jam kok. so no worries lah

    BalasHapus
  3. beli lg aja bagasinya, 1 orang bisa dapet 15 kg aja, harganya klo ga salah setengah dr harga tiket kita, sekitar 70 ringgit lahh..
    belinya d counter check in bagasi itu.. jadi ngapain susah2 bulak balik gitu.. klo masih ada lebih, bawa tas gede satu isi 7 kg, 1 lagi ya sisanya deh.. maksimal kan 2 hand carry..

    BalasHapus
  4. Iya Mbak Yuni..terima kasih saran dan masukannya.

    Salam

    BalasHapus