Aku pun nggak tahu kenapa aku begitu yakin bahwa berat kedua koper itu 25 kg padahal sewaktu aku mengangkat tas yang besar, aku tak sanggup mengangkatnya. Temanku juga mengingatkanku untuk menimbang barang bawaanku karena bila over tentu akan membayar lagi disana. Paling yach tak mahal banget pikirku dalam hati padahal aku nggak tahu harga yang pastinya untuk kelebihan bagasi.
Pagi itu Sabtu, 3 Maret 2012, sekitar pukul 6 lewat selepas sholat Subuh, aku bergerak dari My Hotel menuju ke KL Sentral untuk menggapai Sky Bus. Dan setelah kubayar seharga RM 9. aku pun naik ke dalam bus dan sekitar 1 lewat 10 menit bus tiba di Bandara LCCT.
Segera aku turun dari bus dan kulihat waktu masih menunjukkan pukul 8 pagi waktu malaysia, dan aku punya niatan mau sarapan dahulu sebelum memasukkan barang-barangku ke bagian bagasi. Tapi kuurungkan niatku dan aku pun berjalan menuju ke bagian bagasi untuk keberangkatan ke Indonesia.
Setelah dengan susah payah aku membawa dua tas koper ke dalam bagasi , akhirnya tibalah aku ke bagian bagasi keberangkatan dan jumpalah aku dengan seorang gadis yang tak mau disebutkan namanya dengan memakai baju merah air asia. Dan langsunglah kutimbang semua barangku dan betapa terkejutnya hatiku karena semua barang2 bawaanku beratnya 50 kg dan aku hanya membeli barang bagasi 25 kilogram saja berarti ada kelebihan 25 kg.
| Tanda Terima dan Pengambilan Barang |
Akhirnya untuk sementara aku tidak Check in dulu dan aku coba memikirkan bagaimana caranya supaya aku bisa berangkat dan barang-barangku bisa berangkat juga. sampai terpikir dalam benakku untuk membatalkan keberangkatanku hari itu demi menyelamatkan barang-barang bawaanku 50 kg itu. Akhirnya aku ada ide untuk menitipkan satu koper ku ke bagian penitipan barang di LCCT dan mau tak mau aku harus kembali lagi ke Kuala Lumpur untuk mengambil tas koperku. Kebetulan aku punya tiket balik ke Kuala Lumpur dari Pekanbaru yang sebelumnya kubeli di Bulan Januari dan juga karena tak menyangka kalau kontrakku tidak diperpanjang lagi di Malaysia. Paling nanti aku membeli tiket kembali dari Kuala Lumpur ke Pekanbaru.Yach mungkin saja Kuala Lumpur belum bisa melepas kepulanganku ke Pekanbaru.
Jadi akhirnya aku mencari-cari tempat penitipan barang yang berada di LCCT dan akhirnya aku menemukannya di dekat lokasi kedatangan International dan segera aku menitipkan tas koperku yang besar karena beratnya sekitar 34 kg jadi kubawa tas koper satunya yang kecil dengan berat 16 kg. Dengan menunjukkan pasport dan berapa lama aku menitipkan tas koper itu. akhirnya aku kena RM 114 untuk 3 hari. Yach mau tak mau aku titiplah ke sana karena aku sangat ingin berjumpa dengan anak-anakku yang mana ibunya sedang tidak bersama mereka di Pekanbaru.
| LEFT LUGGAGE LCCT LOCATION |
Tapi udahlah aku hanya bisa memikirkannya karena itu semua salahku yang terlalu yakin dan percaya bahwa berat kedua koperku 25 kg. dan ternyata beratnya dua kali lipat menjadi 50 kg. Dan ini juga pelajaran buat gua juga bilamana akan membawa barang bawaan di bagasi setidak-tidaknya aku bisa memikirkan berapa berat bawaanku. Lagi pula di LCCT pun disediakan timbangan gratis sebelum memasukkan barang-barang kebagasi jadi bilamana kelebihan bisa dikurangi dan kelebihannya bisa dibawa hand carry atau bisa pun dibeli kembali asalnya minimal 4 jam sebelum keberangkatan dan bila kurang dari 4 jam, dikenakan tarif 1 Kg = RM 40.
Jadi saran saya untuk para penumpang yang menggunakan jasa Air Asia dan ingin membeli bagasi. Ada baiknya menimbang dulu baik di rumah atau dimana saja sebelum keberangkatan/ check in. Dan juga kalau bisa datang 5 jam lebih awal dari jadwal keberangkatan sehingga bilamana ada kelebihan bagasi bisa dibeli di counter air asia yang buka 24 jam. Dan jangan ragu untuk tidur di LCCT karena banyak juga yang tidur disana untuk menunggu penerbangan pagi dan juga daripada kita mengeluarkan RM 40 per kilogram kelebihan bagasi ada baiknya datang lebih awal. Dan juga kalau memang tinggal di Kuala Lumpur, bila ada kelebihan bagasi, dititipkan di loker yang ada di LCCT dan perkirakan saja kapan mau diambil dan setelah pulang dari berpergian , barang yang tak terangkut tadi bisa dibawa balik.
Tapi jangan contoh cara saya, saya titipkan kelebihan bagasi di loker di LCCT padahal saya tidak ada rencana balik ke Kuala Lumpur dalam waktu yang dekat. Namun akhirnya kembali ke Kuala Lumpur untuk mengambil tas dan membeli tiket lagi Pekanbaru-Kuala Lumpur (P/P) demi sebuah Tas Koperku.
Mudah-mudahan ada keberkahan dibalik semua itu.
Salam Pekanbaru, 14 Maret 2012 at 8.46 PM



