Minggu, 25 Maret 2012

ANDAI AKU BISA MAIN HATI (BPIKL (3))

Sesaat Panjul terpaku dengan apa yang terjadi di depan matanya. Pikirannya mulai melayang-layang untuk mendapatkan suatu kata kesimpulan atas apa yang dilakukannya dengan gadis di hadapannya dan kesimpulannya adalah "Panjul Main Hati"



"Ach..nggak,  Aku nggak main hati..Aku cuma ingin menyapanya", pikir panjul dalam hati sesaat ada komentar dari sisi hati sebelah kanan.

"Aku cuma ingin menyapanya dan mengisi kekosongan waktu saja di kereta sebelum kereta tiba,"guman panjul dalam hati. Nampak ada perbedaan di dalam hati panjul mengenai kejadian barusan

"Mas ..kenapa Mas.. memandangi aku seperti itu," kata si cewek yang ada di kursi hadapan panjul.

"Ach Nggak..Sorry..sorry...nggak ada apa-apa aku tadi cuma terpana saja dengan kecantikanmu," jawab panjul sekenanya menyembunyikan rasa galaunya takut dituduh main hati lagi.

"He..he..he..makasih Mas..maaf tak ada uang receh yang ada cuma koin", jawab si Cewek tadi..

Dan percakapan demi percakapan terus berlangsung, banyak canda dan tawa berlangsung  di dalam kereta, karena panjul pandai mengambil kata-kata dan akhirnya kereta tibalah di Station Salak Tinggi. Dan nampaknya Panjul dan Franda harus berpisah sampai situ saja. Dan belum tahu kapan akan bertemu lagi, tapi si panjul tak terlalu latah untuk meminta no telponnya atau alamat emailnya. karena apa yang dilakukannya adalah cuma sekedar pengusir rasa sepi saja selama di kereta.

Setelah mereka berpisah panjul pun turun dari kereta dan masuk statiun salak tinggi untuk berganti ke bus alias bus transit. Dan dalam perjalanan di Bus, nampak panjul duduk sendirian dikarenakan memang karena masih pagi jadi banyak bangku kosong yang tidak terisi di dalam bus.

"Anaknya Cantik Mirip Franda....Tapi sayang pake celana pendek", gumam panjul dalam hati.
"Suka sich suka aku melihat dia tapi nampaknya aku tak mungkinlah dekat sama si Franda"

"Dia terlalu Cantik untuk kumiliki, dia terlalu manis untuk kumiliki dan dia terlalu pendek untuk bagian yang dikenakannya hingga membuka auratnya..Walau putih tapi tak Indah untuk dinikmati,"kata panjul dalam hati.

"Tapi biarlah lah ..ngapain kupikirkan si cewek itu..lagipun aku sudah ada pacar dan lebih cantik dari dia lagi,"kata panjul tersenyum dalam hati.

Dan tak terasa hampir 25 menit bus berjalan ke Terminal LCCT dan tibalah bus di tempat biasa ngetem dan semua penumpang pada turun.

Terlihat panjul menyusuri lorong-lorong yang ada di lokasi terminal dan nampak panjul sedang menuju ke Food Garden yang ada di sekitara LCCT. maksudnya ingin mencari sarapan pagi karena tadi dia buru-buru menuju ke LCCT dan nampak jam di tanggannya menunjukkan pukul 9.30 pagi sewaktu dia duduk termenung di dalam Food Garden untuk memikirkan apa yang mau dimakannya pagi itu.
 
Akhirnya setelah merenungkan masak demi masak mengenai pemilihan hatinya maka dia pun memutuskan untuk memesan sarapan pagi nasi pake cumi-cumi 2 ekor. Dan setelah process pembayaran berlangsung panjul dikenakan harga RM 12.5. sesaat panjul terdiam, mendengar kata-kata si pelayan itu.

"Berape..12 ringgit ke..? kata panjul.

"Iya .cumi-cuminya RM 8 ",.kata pelayan tadi.

"Alamak masak cumi yang dua ekor itu dihargain RM 4 per eachnya.", guman panjul dalam hati.

"Cumi macam apa nich..";guman panjul dalam hati.

Tapi itu semua dibayarnya dan dibawanya makanan tersebut ke tempat makan yang telah disediakan.

"Gila Bener..sotong saja harganya RM 4 disini.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar