Selasa, 13 Maret 2012

DEMO BOLEH, TAPI JANGAN NURUNKAN BENDERA..DONG!!!

Kemaren sore aku menonton berita di televisi dan banyak sekali berita mengenai demo kenaikan BBM dari demo yang baik-baik sampai demo yang anarkis.
Tapi ada satu demo yang bikin saya kecewa sewaktu menyaksikan Demo yang terjadi di Surabaya dimana ada oknum mahasiswa mau menurunkan bendera Merah Putih.

Saya jadi berpikir, kenapa oknum mahasiswa itu ingin menurunkan bendera, apakah sejauh itukah cara pikir si oknum mahasiswa itu. Saya pun tidak setuju dengan kenaikan BBM ini tapi kita pun harus bersikap realistis tapi jangan sampai menurunkan bendera merah putih. Aku pun tersentak mendengar berita tersebut di televisi. Dan semangat nasionalisme ku pun muncul sesaat akibat merasa tidak setuju dengan tindakan mahasiswa tersebut. Tapi Syukur Alhamdulillah, Polisi berhasil menghalangi niatan jahat tersebut.

Sebenarnya kalau menurut saya pribadi niatan menurunkan bendera dengan cara anarkis tersebut dengan dalih protes kenaikan BBM itu sangatlah salah dan bisa dikatakan sebagai makar untuk si oknum mahasiswa itu yang bilamana berhasil pastilah seluruh rakyat Indonesia mengecam tindakan tersebut. Dan pantas bilamana si oknum mahasiswa itu dihukum.

Aku nggak mengerti dengan tindakan seperti itu, apakah mahasiswa sekarang sudah kurang loyalitasnya terhadap Bangsa Indonesia dan sudah tidak loyal terhadap bendera negara Indonesia, Merah Putih atau kah karena himpitan ekonomi karena rencana kenaikan BBM ini, akal sehatnya sudah tidak punya lagi sehingga membabi buta tidak mengerti dan memahami arti Bendera Negara Indonesia.

Dan setiap upacara bendera pun Bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah dan bila kita pun mengadakan dan memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, setiap rumah wajib mengibarkan bendera Merah Putih tapi tetap pada saat pemasangan bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah. Karena menurut saya bendera Merah Putih tidak hanya merupakan secarik kain yang berwarna merah putih tapi intinya tidak terlepas dari perjuangan bangsa Indonesia semasa perang Kemerdekaan.

Saya menganggap Bendera Merah Putih Itu suci dan bagiku bendera Merah Putih itu mempunyai arti tersendiri bagi diriku , Rakyat Indonesia. Dan aku menganggapnya Bendera Merah Putih itu memiliki kesakralan yang tinggi karena banyak nyawa yang telah dikorbankan untuk menaikkan bendera merah putih.

Kalau kita tidak setuju dengan kenaikan BBM yach silahkan berdemo tapi cobalah pahami arti bendera Merah Putih. Dan jangan-jangan coba menurunkan Bendera Merah Putih di bangunan Milik Pemerintah Republik Indonesia, karena bisa saja dianggap itu makar.

Marilah kita berpikir sebagai Bangsa Indonesia yang mengerti akan arti perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Hendaknya para mahasiswa sekarang lebih banyak belajar mengenai keimanan dan belajar mengenai kebanggasaan. Aku nggak tahu dengan pendidikan Indonesia sekarang apakah masih memberikan pelajaran mengenai Pedoman dan Penghayatan Pancasila. Sehingga saat berdemo, ada oknum mahasiswa yang mungkin sudah tidak mengenal lagi arti Bendera Merah Putih bagi dirinya yang dilahirkaan dan dibesarkan di Tanah Airku Indonesia.

Saya pun tetap berharap Pak SBY memikirkan lagi rencana kenaikan BBM tersebut demi kesejahteraan rakyat Indonesia dan Aku pun setuju mengenai usulan dari seseorang Bapak yang dari Singapure yang notabenenya orang Indonesia yang mengusulkan agar setiap kali perpanjangan STNK sewaktu acara di metrotv, dimana usulannya pemilik mobil mewah wajib membayarkan subsidi yang diterimanya. Misalnya perbulan pemakaian BBM mobilnya mencapai 150  liter/bulan kalau dikalikan dengan 1500 rupiah maka si pemilik mobil dalam setahun membayar 2,7 juta, atau dipukul rata saja selama satu tahun sekali untuk subsidi BBM semua pemilik mobil yang bisa dikatakan sebagai pemilik mobil mewah wajib membayar tambahan biaya perpanjangan STNK untuk membayar subsidi BBM tapi semua itu kembali ke Pemerintah.

Salam

Pekanbaru, 13 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar