Showing posts with label OPINI PUJANGGA PIPING. Show all posts
Showing posts with label OPINI PUJANGGA PIPING. Show all posts

Friday, February 1, 2019

OPINI : NGABALIN VS ROCKY GERUNG DALAM PEMBAHASAN "KITAB SUCI"

Kadang aneh melihat kasus yang terjadi kemaren sore saat menyimak TVONE mungkin sekitar 5.30 sampai jam 6.00 sore ada wawancara antara Pengacara Rocky Gerung dan Pengacara Pengacara yang melaporkan Rocky Gerung dalam kasus Kitab Suci..

Saya menilainya agak aneh dan nampaknya laporan tersebut sengaja memojokkan Rocky Gerung. Dan memaksakan Rocky Gerung harus menerima pendapat mereka bahwa Kitab Suci yang dimaksud adalah Al Qur'an.. Opini yang mencoba dibangun untuk menghukum Rocky Gerung dalam kasus penistaan Agama..

Kalau membandingkan kasus Ahok..Ahok itu menyebutkan salah satu surah dalam Al Qur'an dan sedangkan Rocky Gerung tidak sama sekali mengucapkan kata-kata Al Qur'an dalam kata-katanya dan hanya menyebutkan kitab suci. Tapi karena dasarnya kebencian terhadap Rocky Gerung maka akhirnya beberapa pengacara yang memasalahkan ini dan juga Ngabalin menganggap bahwa Rocky Gerung sudah menistakan Agama Islam karena menyebutkan kitab suci itu adalah Al Qur'an. Jadi mereka menyimpulkan sendiri atas opini mereka atas dasar kebencian dan telah dibuktikan dengan kata-kata Ngabalin kemaren.. Jadi istilahnya mereka menyebak diri mereka sendiri dengan kata-kata mereka sendiri. Mereka berhasil menyebloskan Ahmad Dhani ke Penjara dan mereka akan buat lagi untuk menyebloskan Rocky Gerung ke penjara.. Tapi mereka lupa Rocky Gerung itu bukan Muslim. 

Kalau Rocky Gerung, sebagai seorang filsafat,  mengatakan bahwa kitab suci itu adalah fiksi, sesuatu yang bersifat khayal dan mungkin terjadi di masa datang..
Kalau saya sebagai orang beragama mengatakan bahwa kitab suci itu adalah Keyakinan dalam memahami Tuhan   
Kalau Pendekar Silat, sebagai orang  bahwa kita suci itu adalah buku silat 
Kalau Seorang Atheis mengatakan bahwa kitab suci itu adalah buku yang bersih dan yang berumur ratusan tahun dan diangapnya keramat.
Kalau orang yang lebay mungkin saja menganggap bahwa kitab suci itu adalah buku novel.

Saya dulu pernah dan sempat marah dengan teman saya yang menyatakan bahwa kitab suci itu bisa ditulis -tulis dan hanya berupa buku dengan kertas di dalamnya dan dia mengangap kitab suci itu sebagai sebuah buku diary dan berisi perjalanan hidup dia.. Sempat ribut sama kawan dan sempat musuhan juga dan di deletenya saya sebagai teman dia. Tapi lama-lama saya sadar bahwa tidak bisa kita memahamkan apa yang kita anggap itu adalah kebenaran tapi mungkin beda pemahaman dengan orang yang memahamkan sesuatu itu berbeda.

Kalau dianalisa dari pertikaian antara Ngabalin dengan Rocky Gerung mengenai kitab suci, Rocky Gerung itu tidak pernah menyatakan bahwa Al Qur'an itu fiksi dan dalam setiap dia bicara tidak pernah menyatakan bahwa kitab suci yang dia maksud itu Al Qur'an.. Rocky Gerung itu adalah Filsafat yang suka mengeluarkan Filosofi-filosofi yang mungkin membuat orang tidak nyaman karena berhubungan dengan kepentingannya. 

Jadi memahamkan kitab suci dalam benak masing-masing orang menjadikannya satu pemahaman tidaklah bisa..Dalam system demokrasi tidaklah bisa menganggap apa yang dia maksud itu sama dengan apa yang dikatakan dia.

Ngabalin dalam wawancara kemaren di TVOne mencoba membangun Opini di masyarakat dengan mengatakan seolah-olah kitab suci yang dimaksud oleh Rocky Gerung adalah Al Qur'an karene dia adalah orang beragama Islam. Tapi tidak semua orang beragama Islam menyatakan bahwa kitab suci yang dimaksud rocky gerung adalah sama dengan yang diungkapkan oleh Ngabalin. Saya menonton ILC dimana Rocky Gerung mengungkapkan kata-kata itu dan saya nggak pernah berpikir bahwa yang dimaksudnya adalah Al Qur'an karena dia adalah seorang filsafat dan juga non muslim. 

Ngabalin tidak hati hati dengan mengopinikan Kitab Suci yang dimaksud Rocky Gerung adalah Al Qur'an karena Rocky Gerung adalah seorang Guru FIlsafat..Jadi bagaimana juga kita memahamkan bahwa Kitab Suci yang dimaksud Rocky Gerung adalah Buku Kitab Silat..atau buku Aristoteles..

Delik aduan lemah ke polisi karena memang tidak ada kata-kata Al Qur'an yang diucapkan oleh Rocky Gerung dalam acara ILC yang menyatakan bahwa Kitab Suci itu adalah Al Qur'an. Kalau Kasus Ahok, Ahok mengucapkan ayat dalam Al Qur'an dan mengejeknya..

Acara wawancara sore kemaren itu di TV One, Seolah membuka kedok si pelapor bahwa mereka memang tidak suka dengan Rocky Gerung, terbukti dengan ucapan dari Ngabalin. yang walau secara tidak langsung menjadi juru bicara kepresidenan Jokowi walau mungkin dia hadir sebagai pribadi biasa.

Ngabalin harus menjaga kata-katanya karena efeknya akan buruk terhadap pemerintah Jokowi dan juga suara jokowi 

Hidup itu damai-damai aja, 

Note : Seorang Filsafat itu adalah orang-orang yang egois berdasarkan keilmuannya yang di peroleh dalam mempelajari kehidupan, keyakinan, sosial dan lainnya bersifat dunia dan kadang seorang filsafat bisa dekat dengan agama dan juga bisa tidak punya agama. Karena seorang filsafat itu memahamkan sesuatu itu berdasarkan keyakinan mereka sendiri dan berdasarkan logikanya sehari-hari maka kadang tidak masuk diakal orang lain.. Karena orang lain harus berpikir kembali atas kata-kata yang dikeluarkan oleh orang tersebut dan orang seperti ini sudah ada di zaman dulu.







Friday, April 20, 2012

DILEMA SEORANG PENGANGURAN.

Hampir dua bulan sudah aku di rumah alias belum bekerja. Aku di rumah menemani anak-anakku karena istriku sedang tidak berada di dekat kami karena sedang belajar di luar negeri. Insya Allah, kami pun akan menyusul dan menemani istriku di luar negeri.

Kadang terasa hampa bila berada di rumah saat ini, kerjaku hanya bisa nongkrong di depan computer untuk mencari kerja dimana istriku tinggal di luar negeri dan sayangnya untuk posisi bidang ilmu yang menjadi specialisasiku kemungkinan tidak ada di mana istriku berada. Kadang juga aku mencoba peruntungan baru untuk menambah pundi-pundi keuanganku dari internet yang katanya bisa menghasilkan uang. Aku mencoba juga bisnis-bisnis online namun belum tahu hasilnya bagaimana. karena sampai sekarang belum juga ada yang menghubungi ke no telponku.

Ada rasa jenuh mulai kurasakan saat ini dimana aku sudah dua bulan tidak ada bertemu dengan orang-orang, teman kerja dan berhubungan serta bekerja sama dengaan orang-orang. kerjaku hanya belajar daan belajar kembali mengenai piping, mengenai plumbing, mengenai HVAC dan apa saja yang bisa kusiapkan untuk mendapatkan pekerjaan di kota dimana istriku berada. Istriku melanjutkan kuliah di Canberra Australia. Dan Insya Allah, 4 tahun kami berada di sana. Saat ini kami sedang menunggu visa untuk mengantarkan kami berangkat ke Canberra.

Badanku sudah semakin gendut dan kulihat perutku sudah semakin maju ke depan. Dan itu karena aku tidak memiliki aktifitas yang berarti. Istriku sering menyarankanku untuk berolah raga atau lari pagi. Dan memang aku pun sempat menggerak-gerakkan badanku juga. Kerjaku di rumah hanyalah setiap pagi mengantar anak-anakku ke sekolah, dan sore harinya menjemput anak-anakku pulang dari sekolah dan itu pekerjaan rutinitas yang harus aku kerjakan sehari-hari dan sudah hampir dua bulan kulakukan.

Sebenarnya aku ingin bekerja kembali seperti semula yaitu bekerja di Kuala Lumpur atau di Jakarta atau dimana yang bisa aku mendapatkan pekerjaan tapi berat rasanya meninggalkan anak-anakku tanpa kami sebagai orang tua dan meninggalkan mereka berdua dengaan pembantu. Memang kadangkala mertuaku sering datang dari Medan untuk menjaga anak-anakku tapi itulah mereka tak mungkin setiap hari menjaga kedua anakku karena mereka pun punya kesibukan sendiri dan punya acara sendiri.

Pernah sewaktu aku masih bekerja di Kuala Lumpur, Istriku di Canberra, saat aku menelpon anak-anakku, mereka sedang berantem dan main pukul-pukulan dan aku hanya bisa mendengar tangisan anakku yang kedua yang menangis meraung-raung karena dipukul oleh abangnya. Kadang aku pun tak tega melihat dan mendengar mereka berdua hanya tidur di dalam kamar hanya berdua saja tanpa orang tua mereka. Jadi selama dua bulan aku dan istriku jauh dari anak-anak, ada perasaan bersalah dalam hatiku untuk jauh dari dari anak-anakku dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak lagi dengan agent di Kuala Lumpur dan balik ke Pekanbaru untuk menemani anak-anakku. Karena istriku sudah berada di Canberra jadi akulah yang mengalah untuk menemani anak-anakku dan toh nanti pun Insya Allah kami akan menyusul istriku di Canberra.

Banyak sudah peluang kerja yang kututup alias kutolak karena aku ingin bersama keluargaku di Canberra. Ada tawaran dari Alstom Asia Pacific Sdn Bhd untuk kontrakku  selama 2 tahun, ada beberapa tawaran dari perusahaan di Kuala Lumpur termasuk agentku di Kuala Lumpur, ada tawaran kerja untuk di Duri, di Jakarta dan di Surabaya. Tapi itulah semua kutolak dengan halus. Tapi sebenarnya aku senang mendapat tawaran-tawaran kerja seperti itu tapi itulah apakah mungkin mereka akan menerimaku hanya selama 3 -4 bulan kerja saja. Dan aku bukannya orang yang lari dari pekerjaan alias lari malam. Ya maunya aku, aku keluar baik-baik dari perusahaan. Dani itulah setiap tawaran pekerjaan, saya bilang saya mau dan siap bekerja tapi saya mau berangkat ke Canberra di Bulan Juni ini jadi apakah mungkin saya bisa bekerja selama hanya 3 bulan saja. Dan itulah jawaban mereka tentunya tidak bisa..karena mereka inginnya 1 tahun atau 2 tahun kontrak kerja.

Sebenarnya aku bisa saja berbohong dengan company-company yang mau menghireku dan saat aku akan berangkat ke Canberra, aku resign saja atau minggat tapi istriku tidak setuju dengan rencanaku dan aku pun merasa nggak enak juga bilamana aku hanya bergabung 3 bulan trus kabur. Tapi itulah setiap orang berbeda pemikirannya mengenai suatu kasus.

Tapi tentunya dilema juga bilamana aku melanjutkan kerjaku di Kuala Lumpur atau Jakarta dimana lokasinya jauh dari Pekanbaru, tentunya anak-anakku akan kutinggalkan dan kubiarkan anak-anakku tanpa aku dan istriku. Dan kadang sedih rasanya membuat anakku yang paling besar yang berumur 11 tahun sebagai kepala rumah tangga yang menjaga adiknya yang berumur 9 tahun. Dan itu terjadi sewaktu aku di Malaysia.

Aku pun bingung siapa yang akan mengantar anak-anakku sekolah setelah sopir yang kami hire dulu mengundurkan diri karena mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Dan hirenya pun hanya untuk mengantar dan menjemput saja. Jadi terpaksalah aku yang mengalah untuk menjaga anak-anakku dan menemani mereka di rumah, menemani mereka belajar dan lain-lain.

Kadang aku merasa bersedih juga mengingat aku sering marah-marah kepada anakku, kadang ada rasa iba di dalam hatiku melihat anak-anaku menangis saat kumarahi. Dan kadang ada perasaan bersalah dan menyesal di dalam hatiku setelah aku memarahi anak-anakku. Tapi mungkin itulah cara terbaikku untuk meredam tingkah laku mereka yang kadang tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan. Dan aku sangat membutuhkan peran seorang ibu untuk mengurusi anak-anakku.

Tapi itulah hidup harus memilih, mana yang terbaik buat diri atau mana yang terbaik buat keluarga dan saat ini aku memilih yang terbaik untuk keluargaku. Aku mendukung keinginan istriku untuk mengambil kuliah di Canberra sehingga Alhamdulillah istriku mendapatkan Bea Siswa dari ADS. Aku nggak keberatan aku yang mengalah demi kepentingan keluarga dan anak-anak. Walau kadang kala ada keinginan diriku untuk mencari karier dan penghidupan yang lebih baik dari sekarang ini.

Insya Allah, apa yang kulakukan sekarang ini adalah benar dan aku akan tetap berusaha mencari duit di Internet dan belajar sesuatu yang bisa akan kubawa di Canberra untuk bekerja atau sebagai sumber penghasilan baru. Dan aku juga sedang mencari kerja part time yang kerjanya tidak mengganggu jadwal antar dan jemput anak sekolah. Dan Insya Allah apa yang kami harapkan untuk berkumpul kembali dengan istriku terwujud di Canberra. Amin,

Ini hanyalah curhat saja untuk menyalurkan semua emosi saya yang terpendam karena dalam keadaan menganggur, uang semakin hari semakin berkurang, keinginan untuk kembali bekerja dan keinginan untuk kembali ke Kuala Lumpur serta mencoba menepis semua mimpi yang pernah aku impikan di Kuala Lumpur.


Tapi kutetap berharap bahwa mimpiku itu akan segera terwujud di Canberra Australia. Amin


Note : Bila anda ingin membantu saya, mohon kiranya bisa mengklik tampilan iklan-
            iklan yang tercantum dalam blog saya ini. karena dengan itu harapan saya untuk  
            menambah pundi-pundi keuangan saya. Partisipasi anda sangat saya harapkan untuk 
            terwujudnya semua impian di Canberra Australia.







Wednesday, March 21, 2012

ANGIN PUTING BELIUNG, KERUSAKAN HUTAN INDONESIA DAN JALUR KATULISTIWA..

                                               
Hari ini cuaca di Pekanbaru begitu terik dan aku merasakan dahaga yang sangat luar biasa di siang hari tadi dan juga bisa dipastikan malam hari pun seperti malam-malam sebelumnya panas dan panas banget.

Sabtu Malam lalu tepatnya tanggal Sabtu,17 Maret 2012 sekitar pukul malam terjadi hujan yang sangat lebat dan menyebabkan listrik mati dari jam 8 malam sampai jam 1.30 malam. Rupanya setelah ditanya-tanya rupanya ada pohon tumbang dan menimpa kabel listrik. sehingga terjadi pemadaman yang cukup lama.

Malam itu hujan cukup deras dan sekitar 10 kilometer dari rumahku terjadi angin puting beliung yang menyebabkan beberapa rumah rusak, mungkin bisa dikatakan angin puting beliung karena anginnya cukup kencang dan berbunyi diatas atap.

Tapi herannya walaupun hujannya cukup deras tapi efek dingin tidak terasa banget malah cuaca masih terasa panas banget dan puncaknya sekitar pukul 12 malam,cuaca tambah panas dan membuatku nggak bisa tidur.
Rupanya hujan sama sekali tidak bisa menyiram bumi yang panas ini dan menjadikannya sejuk. Apalagi mati lampu pada malam itu.

Jadi saya rasa cuaca pada waktu terjadinya angin puting beliung di sekitar Kecamatan Bukit Raya tepatnya di daerah Simpang Tiga sungguh-sungguh panas banget karena dari siang cuaca panas banget dan lepas maghrib terjadilah hujan deras disertai angin kencang.

Tentunya bila kita mempelajari angin puting beliung ini, kita sudah tahu bagaimana terciptanya angin ini. Dan tanpa disadari manusia lah sebagai pencetus terjadinya angin puting beliung ini. Manusia membakar hutan untuk kepentingan perluasan areal sawit baik sawit rakyat maupun sawit perusahaan. Manusia mengambil hasil kayu-kayu hutan tanpa menanam kembali areal lahan yang gundul dengan pohon-pohon pelindung. namun ditanam dengan Pohon Sawit yang notabenenya sawit ini berpengaruh terhadap perubahan iklim yang sangat panas. Saya bisa membedakan sewaktu tahun 2000 saya di daerah Riau dan membandingkan dengan situasi sekarang di tahun 2012, sungguh-sungguh berbeda jauh sekali. kenaikan suhu begitu drastis. Dan sebagian orang yang ahli dalam bidang cuaca menyebutkan kenaikan suhu itu disebabkan oleh terjadinya beberapa kejadian yang belum bisa kupahami.


Alam tidak bisa diperkirakan tapi alam harus bisa kita mengerti keadaannya. Dan hidup kita di dunia ini tidak hanya manusia saja yang menguasai alam ini tapi kita ingat sejarah manusia di jaman kerajaan di Indonesia daahulu dimana adanya mahluk lain yang menyerupai manusia tapi bukan manusia alias suku bangsa Jin. Tapi memang manusia diberi kelebihan untuk lebih tinggi derajatnya dari bangsa Jin. tapi Jin juga Jin dimana mereka pun ingin hidup secara layak di daerahnya sendiri seperti di hutan-hutan rimba, lembah-lembah dan lokasi-lokasi yang tidak berinteraksi dengan manusia.
Jadi bila kita mengerti sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia, kita pun harus memahami mahluk diluar manusia. Tapi entahlah itu kadang tak masuk diatas logika manusia. Jadi kadang hal itu dianggap sepele namun sebenarnya bisa berdampak buruk terhadap manusia juga.

Kembali kepada Angin Puting Beliung dan Kerusakan Hutan dan Bumi Semakin Panas, hendaklah disadari oleh kita sebagai manusia. tapi nampaknya tidak ada sama sekali rasa mengerti manusia akan efek dari pembakaran hutan dan perusakan hutan dengan menanam sawit. Buktinya tadi siang aku membaca teks berjalan di metro tv yang menyatakan ditemukan 14 titik api di daerah Riau dan memang betul sore hari tadi aku melihat bekas-bekas pembakaran hutan singgah di pekarangan rumahku dan nampaknya terbawa oleh Angin. Berarti manusia pun belum memahami efek dari pemanasan global akibat dari pembakaran hutan dan penanaman pohon sawit.


Kalau anda ingin membuktikan bahwa pohon sawit tidak bisa memberikan efek dingin terhadap kita. Cobalah berdiri di bawah pohon sawit dan bilamana tidak ada angin kita akan terasa panas banget beda bilamana kita berada di bawah pohon yang rindang. kita akan tertidur dibuatnya.


Tapi terserahlah manusia-manusia sekarang deh, aku hanya mengingatkan saja bahwa dibalik indahnya dan keuntungan yang cukup besar bila memiliki sawit , pasti ada sesuatu yang akan menjadi efek sampingnya terhadap kehidupan manusia dimana salah satunya adalah ekosistem yang sudah mulai putus rantai kehidupannya. Aku hanya bisa berdo'a agar kita manusia menyadari segala kekeliruan kita dan mencoba kembali memperbaiki ekosistem alam ini sebelum terjadi evolusi yang bisa menyebabkan kehancuran mendalam bagi umat manusia.

Orang Inggris telah memberikan bantuan bermilyar-milyar rupiah untuk mensupport Indonesia memperbaiki hutan di Indonesia  baik di Kalimantan maupun di pulau-pulan besar lainnya. Yang jelas ada baiknya hutan-hutan yang berada di Jalur Katulistiwa jangan diganggu dan dibiarkan secara alami sehingga dapat meredam terjadinya bencana lain akibat kerusakan hutan di daerah lain.



 Mungkin saja terjadinya angin puting beliung ini akibat dari kerusakan hutan yang terjadi di daerah katulistiwa. Tapi entahlah itu hanyalah opini dari Pujangga Piping.

Salam Pekanbaru, 21 Maret 2012.

                                                                                                                                                       

                                                                                                                                                                                 

PROJECT BIOREMEDIASI (PROJECT GALAU)

Hari ini sudah 21 hari aku di rumah alias belum mendapatkan pekerjaan lagi. Kalau dikatakan menggangur yach tidaklah. Daripada bengong-bengong begini aku menulis-nulis lagi di blog ini.

PROJECT GALAU : DIKERJAKAN SALAH, TIDAK DIKERJAKAN JUGA SALAH.

Disini saya mencoba memikirkan mengenai Bioremediasi yang saat ini tengah hangat-hangatnya dibahas yang katanya merupakan sumber korupsi baru yang terjadi di salah satu perusahaan minyak di Indonesia.

Kalau saya pikirkan lagi selama saya melihat program Bioremidiasi ini project ini sebenarnya tidak cukup berharga sama sekali karena project ini sama sekali tidak menghasilkan produksi minyak. Saya nggak tahu apakah ini ikut juga termasuk bagian dari lifting cost atau cost recovery yang dibebankan kepada Pemerintah Indonesia.

Kalau dianalisa secara logika, bioremidiasi ini adalah suatu program yang bertujuan untuk menyelamatkan atau menetralisis lahan atau tanah yang mengalami process penambangan minyak. Agar lahan tersebut bisa digunakan kembali untuk lahan pertanian atau lahan perkebunan kelak.

Kalau saya coba amati bioremidiasi ini biaya yang cukup besar adalah untuk menyewa alat-alat beratnya, misalnya grader, Exavator, Truck dan lain-lain karena dengan alat-alat itulah process bioremidiasi bisa dilakukan secara sempurna.

Kalau secara logika untuk mengembalikan fungsi tanah menjadi normal setelah mengalami process penggalian migas di lokasi itu. Tanah-tanah di lahan tersebut. anggaplah lahan A (weel pad) di gali sampai kedalaman yang telah ditentukan dan pastilah menggunakan alat excavator dan tentunya biaya per jamnya ngeri banget. Dan setelah digali dan diteliti melalui laboratorium atau dengan cara yang lain. Tanah hasil galian itu dikumpulkan disuatu areal yang lain, anggaplah areal B (station pengumpul) untuk diolah alias di bioremidiasikan. Sedangkan bekas galian yang di well pad A tadi khan tidak mungkin dibiarkan terbuka dan akan membentuk lubang-lubang yang dalam dan tentunya membahayakan keselamatan masyarakat sekitar ataupun tenaga kerja mereka sendiri. Karena perusahaan Migas biasanya mengedepankan Safety adalah yang utama.

 Jadi bekas galian di lokasi A tadi langsung ditutup dengan tanah yang tidak mengandung limbah minyak alias tanah yang tak terkontaminasi sehingga setelah enam bulan dibiarkan maka lokasi A tersebut tidak nampak lagi sebagai areal bekas galian Minyak Bumi dan Gas. Dan untuk mobilisasi tanah ke lokasi biorediasi tanah ini dan mengangkut tanah yang tidak terkontaminasi limbah Migas memerlukan Truck-Truck yang cukup banyak dan harga sewa truck pun menjadi cukup besar.

Dan untuk pekerjaan bioremidiasi sendiri secara logika bisa diibaratkan menjemur pagi di tempat penjemuran padi bedanya cuma kalau padi dijemur diterik matahari kalau bioremidiasi ini tanah dibiarkan terkena matahari, hujan, siang malam dan dengan tujuan yang sama yaitu menghilangkan kontaminasi. kalau padi dari kontaminasi bahan-bahan organik sedangkan kalau Tanah bekas galian Migas menghilangkan kontaminasi dari limbah organik dan non organik.

Lagipun untuk mengembalikan fungsi tanah agar bisa digunakan lagi, digunakan penelitian melalui laboratorium , atau dengan menggunakan mikroba-mikroba atau jamur kepada tanah tersebut.
Mungkin juga limbah yang berasal dari bekas galian migas atau dalam saat penggalian mencari minyak, semua tanah yang mengandung minyak hitam tersebut dikumpulkan ke dalam suatu lahan. Dan mungkin saja di lokasi itu terjadi system penguraian atau pemisahan tanah dan minyak serta yang lain-lain. Dan mungkin tahap awal digunakan air sebagai pemisah/separasi,  dimana kalau minyak akan mengapung dan tanah akan turun ke bawah alias ke dasar kolam. Dan untuk mengambil tanah yang terbenam digunakan Excavator.

Mungkin juga setelah tanah diambil di dasar kolam, tanah tersebut di sebar di dalam suatu lokasi untuk di bioremidiasi dengan mikroba-mikroba atau jamur yang berfungsi untuk menyuburkan tanah kembali atau menurunkan ph tanah seperti yang diharapkan. Saya kurang tahu process percampuran tanah yang terkontaminasi dengan Limbah Migas dengan jamur apakah menggunakan system mixing, mengaduk, ditabur atau cara lainnya. Dan bila mixing tersebut menggunakan alat tentunya menjadikan cost yang besar juga.

Makanya saya katakan project ecek-ecek (project simple) karena kerjanya hanya menggali tanah, mengangkut tanah, menjemur tanah dan dibiarkan saja terlena diatas tanah (ibarat tanah diatas tanah) dan dikembalikan lagi ketanah. Ibarat pekerjaan "Gali Lobang Tutup Lobang" khan simple banget. Tapi penggunaan alat-alat berat itulah menyebabkan terjadinya tingginya harga kontrak kerja. Khan tujuan Bioremediasi ini adalah semacam Konservasi lahan bekas galian Migas yang bisa dikatakan sudah tidak berfungsi kembali.

Dan kalau melihat dari cerita yang tejadi di salah satu perusahaan Migas yang dituduhkan bahwa bioremediasi ini adalah project fiktif , bisa saja tuduhan itu kabur karena projectnya benar ada dan uang yang digunakan adalah untuk mengadaan jasa. Kalau berhubungan dengan jasa, konservasi lahan dan produksi minyak serta hasil tetap tidak akan ketemu-temu kali kaliannya. Wong pekerjaannya mengaduk-aduk tanah doang demi tercapainya environment/lingkungan  yang sehat yang terbebas dari bahasa B3. Makanya disetiap perusahaan migas selalu ada yang namanya bidang HSE (Health, Safety and Environment) dan Bioremidasi ini adalah termasuk Environment, pekerjaannya harus "Safety" , demi tercapainya lingkungan bersih dan berdampak baik untuk kehidupan dan kesehatan masyarakat (Healthy).

Dan saya katakan ini project galau, dikarenakan bioremidiasi ini banyak berhubungan dengan jasa , yaitu penggunaan alat-alat berat, yaitu berapa jam alat grader bekerja, berapa jam, Alat Excavator bekerja dan berapa trip truk-truk hilir mudik dalam project itu.Dan setiap jam alat-alat berat beroperasi dan berapa trip truk-truk hilir mudik bernilai harganya dan tentunya harga sewa alat-alat tersebut cukup besar. Misalnya untuk sewa excavator bisa saja sewanya Rp. 200.000 / jam atau lebih karena saya kurang tahu pasaran sekarang.

Karena pekerjaan bioremidiasi dikerjakan oleh pihak kedua, tentunya pihak kedua mengajukan penggunaan alat-alat berat ini per hari dan bukan per jam. karena kalau secara logika bilamana penggunaan alat berat hitungannya hanya per jam-jam saja untuk project itu, tentunya pihak kedua merasa rugi . misalnya mereka sewa per hari 8 jam sedang kalau dihitung-hitung pake per jam pekerjaan dilakukan hanya 5 jam perhari. Tapi saya nggak  tahu mengenai kontrak kerja mengenai project ini bagaimana systemnya.  Tapi yang jelas Project Bioremediasi ini saya anggap sebagai project Galau karena hasilnya tak ada tapi pemakaian uang cukup tinggi.

Dan kalau dibandingkan dengan Project di Perkebunan, bisa dikatakan semacam pruning pohon sawit, pemupukan, pembersihan ancak-ancak, pembersihan piringa-piringan sekitar pohon sawit dan lain-lain yang hasilnya kalau dalam 2 bulan tidak nampak tapi semua itu dikerjakan dan memerlukan uang yang cukup besar tapi tak sebesar di Migas lah, juga dan pekerjaan itu biasanya pun dikontrakkan juga. Tapi bedanya yach di teknologi saja, semakin tinggi teknologi digunakan semakin tinggi pula biaya yang akan dikenakan.

Kalau dihubungankan dengan kasus Bioremediasi yang terjadi di CPI (Chevron) Riau. Kalau melihat dari lokasi kerja di SLS (Sumatra Light South) dan di SLN (Sumatra Light North) , kedua lokasi kerja CPI ini berinteraksi langsung dengan penduduk sekitar atau lingkungan sekitar, misalnya ada saja disekitar Well Pad disebelahnya ada rumah penduduk dan Well Pad tersebut menjadi perlintasan dari penduduk. Jadi bilamana Suatu Well Pad ingin dikonservasi dengan cara Bioremediasi mau tak mau yach caranya "Gali Lobang dan Tutup Lobang" sehingga hasilnya kerjanya tak nampak secara fisik dan hanya bisa dibuktikan dengan photo dan rekaman video saja. Kalau data-data tertulis bisa saja kurang mendukung banget. Khan data-data bisa di manipulasi. Jadi mungkin saja yang terjadi di SLSN dan SLS CPI ini sesuai seperti logika saya dan bila itu pun tak sama dengan logika saya yach apa yang saya mau katakan. Namanya juga Opini , kadang bisa salah dan kadang bisa benar.

Tapi memang project yang bila menggunakan alat-alat berat yang cukup banyak seperti Project Bioremediasi , Land Clearing dan lain-lain memang sarat dengan dugaan korupsi karena seperti yang saya katakan di awal karena semua itu menggunakan jasa dan dikotrakkan. Tapi bilamana punya data yang lengkap dan bukti-bukti yang nyata seperti photo-photo, rekaman video dan lain-lain. Saya rasa tuduhan korupsi itu bisa dimentahkan, karena saya kurang begitu yakin bilamana perusahaan sekelas CPI (Chevron) melakukan tindakan korupsi seperti yang dituduhkan oleh Kejaksaan Agung. Khan gaji-gaji orang Chevron (CPI) gede-gede apalagi yang menempati posisi sebagai GM tentunya diatas Rp. 50 juta /bulan belum lagi yang lain-lain. Tapi aku nggak tahu juga kebenaran itu semua, paling yach saya hanya bisa menyaksikan baik di TV ataupun di Koran perkembangan berita tersebut. Mudah-mudahan ada hasil yang terbaik dan kasus tersebut haanya kesalah pahaman saja dan kesalahan birokrasi saja.

Tapi diantara tersangka dari CPI seperti yang ditetapkan oleh Kejaksaan Agung adalah pimpinan di CPI SLN dimana ibu tersebut termasuk salah satu orang yang menggusur saya dari Areal Chevron (CPI) tahun 2009 yang lalu dikarenakan saya mengemudi kendaraan TF tidak selamat (kesalahan di waktu parkir) di Areal CPI Duri sehingga menyebabkan pintu kendaraan yang saya bawa rusak dan kalau diperbaiki sekitar 500 ribu an. Padahal orang yang kecelakaan lebih fatal dari saya tidak dipecat dari areal CPI SLS.
Sebenarnya saya sakit hati betul dikeluarkan dari Areal CPI SLN karena setidak-tidaknya Aku dan Keluargaku menghadapi situasi yang cukup sulit menghadapi kehidupan waktu itu. Tapi udahlah ,aku selalu mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang kualami. Aku percaya Allah itu ada dan setiap rejeki itu datangnya dari Allah, kerja di TF, kerja di areal CPI itu hanyalah perantara saja. Yang penting kita berusaha dan berdoa untuk mendapatkan rejeki yang lebih baik lagi dari sekarang. Khan kerja nggak harus di Chevron (CPI).

Semoga saja Pimpinan-Pimpinan CPI yang menjadi tersangka dalam kasus Bioremediasi Oleh Kejaksaan Agung, tetap tabah menghadapi cobaan itu. Karena itulah sebagian cobaan sebagai pimpinan sebagai pengambil keputusan setiap pekerjaan yang ada di lembaga yang dipimpinnya. Setidak-tidaknya bisa lebih hati-hati lagi dalam project yang melibatkan pekerjaan pengadaan jasa yang nilainya cukup tinggi.

Mohon Maaf bila kurang berkenan.

Salam Pekanbaru,  21 Maret 2012.   

Monday, March 19, 2012

PRESIDEN GALAU...ITU WAJAR SAJA...

Hari ini aku bingung dan bisa dikatakan mengalami kegalauan dalam hidup ini disaat aku menentukan sikap terhadap kedua anakku. Dimana Aku menganggap diriku adalah Presiden di dalam keluargaku. Sedangkan istriku sebagai Menteri Keuangan di dalam keluargaku.

Aku bingung untuk bersikap adil terhadap kedua anakku karena kadang tak mudah untuk memberikan sikap adil terhadap mereka. Kadang aku ingin memberikan yang terbaik untuk anakku yang sulung sebagai motivasi dia dalam belajar tapi kadang anak yang bungsu merasa iri dengan apa yang mau kuberikan kepada abangnya.

Sedangkan anakku yang bungsu sudah kuberikan semua apa yang diinginkannya. Dan kadang aku sebagai presiden di dalam keluargaku merasa galau menghadapi kedua anakku itu apalagi bila nanti aku mempunyai 10 orang anak seperti teman-temanku yang ada di Malaysia tentunya tambah galau lagi menghadapi 10 orang yang berbeda pemikiran dan yang berbeda keinginan.

Saat ini aku sedang di rumah alias belum dapat pekerjaan baru setelah aku meneyelesaikan kontrak kerjaku di Malaysia dan sudah 18 hari aku di rumah dan semakin hari semakin berkurang keuanganku akibat beberapa belanja yang biasa aku lakukan sewaktu masih mendapatkan penghasilan.

Aku pun sudah mulai mengurangi belanja untuk anak-anakku tapi itulah kadang mereka tidak mengerti apa yang terjadi dengan diriku, ayahnya , presiden di dalam keluarganya. Karena setiap pengurangan yang kulakukan terhadap belanja anak-anakku. Mereka selalu katakan "Kok..? Kenapa..? dan lain-lain kata-kata yang bikin aku tambah galau. Dan tak bisa aku menjawab pertanyaan mereka karena aku telah membiasakan mereka untuk selalu memenuhi kebutuhan mereka.

Tapi anakku yang sulung yang setelah kujelaskan bisa memahami kondisi ayahnya yang belum mendapatkan pekerjaan baru sehingga penerimaan uang terhadap keluarganya terputus sementara waktu. Namun anakku yang paling kecil nampaknya belum bisa memahami kondisi keuangan dari keluarganya. Namun kuanggap anakku yang bungsu belum memahami betul dan mengerti akan permasalahan yang di hadapi ayahnya, presiden dalam keluarganya. Namun aku akan mencoba untuk memberikan pengertian yang lebih baik kepada anakku itu walaupun berulang-ulang yang penting dia bisa cepat memahami kondisi ini.

Ya anak-anakku harus bisa terima bilamana mereka yang biasa tiap week-end ke Mall untuk bermain Animal Kaesar, kutekan menjadi satu bulan sekali dan biasanya makan di mall menjadi tidak ada sama sekali. Dan aku pun mulai mendapat protes dari anak-anakku dengan cara mereka masing-masing, baik itu dengan tatapan muka yang pura-pura sedih sampai tindakan yang tidak mematuhi apa yang kuperintahkan kepada mereka, misalnya : Disuruh mandi atau di suruh belajar.

Akhirnya aku pun bernegosiasi dengan anak-anakku dimana untuk berangkat ke Mall jadinya dua minggu sekali dan sebulan sekali , makan di mall atau belanja di mall tapi makannya di rumah. misalnya beli pizza, fried chicken ataupun roti donat. Tapi aku sedang memikirkan lagi hal itu apakah masih cukup budgetku untuk makan di mall karena bilamana makan di mall untuk 3 orang saja bisa kena 150 ribu dan bilamana mereka bermain animal kaesar , mereka kuberikan uang 100 ribu untuk dua orang.

Tapi ini tidak termasuk dengan apa yang nanti mungkin tidak kubeli lagi untuk menekan pengeluaran keuangan keluargaku. Tapi ada satu yang tak mungkin aku tinggalkan yaitu membeli buah-buahan untuk anak-anakku walaupun cukup mahal harganya tapi tetap saja kuusahakan untuk membeli demi tambahan vitamin untuk anak-anakku.

Apalagi nanti per 1 April 2012, BBM bakal naik menjadi Rp. 6000 setidak-tidaknya aku pun harus berpikir mengolah keuangan dari keluargaku. Tapi aku tidak keberatan dengan naiknya BBM ke angkaRp. 6000/liter tapi yang penting pasokan BBM tetap selalu lancar dan tidak terkendala.

Aku harus memikirkan juga dampak kenaikan harga BBM terhadap ekonomi keluargaku dikala aku belum bekerja kembali dan kemungkinan terjadi inflasi terhadap belanja keluargaku. Dan ini membuatku menjadi tambah galau. Karena mau apa di kata lagi kalau memang begitu keadaannya.

Kadang aku berpikir bilamana aku menjadi Presiden di Negara Indonesia tercinta ini, karena banyak suara yang harus di dengar, banyak cerita yang harus ditanggapi, banyak keadaan yang tak mungkin bisa diterima keadaan itu. Aku saja masih berusaha adil dan mendengar terhadap apa yang terjadi di dalam keluargaku termasuk maunya anak-anakku. Namun setiap kebijaksaan yang aku buat mau tak mau mereka ikut karena untuk menyelamatkan belanja keluargaku dimana bakal terjadi defisit anggaran akibat kenaikan BBM ini.

Aku tidak keberatan akan kenaikan harga BBM mengingat bilamana memang itu harus dilakukan yang aku siap menjalaninya walau dengan konsekuensi tersendiri bagi keluargaku.

Sebenarnya Aku nggak mau jadi Presiden Galau di dalam keluargaku, tapi aku tak bisa bersikap adil dan bersikap untuk selalu bisa memenuhi keinginan kedua anak-anakku dengan kondisi kehidupan sekarang ini.
Dan aku lakukan ini adalah untuk menyelamatkan ABRT (Anggaran Belanja Rumah Tangga) dimana aku telah menyusunnya untuk jangka waktu tiga bulan ke depan. Dan setidak-tidaknya dengan kenaikan harga BBM ini aku bisa menganalisa dan mereview kembali  ABRT keluargaku.apakah masih layak atau tidak layak dengan dana yang direncanakan dengan pengeluaran setelah BBM naik.

Dan saat ini aku tengah memikirkan untuk pemasukan dana segar kedalam keluargaku. Dan aku sebagai presiden di keluargaku berusaha untuk mencari sumber-sumber keuangan baru dimana aku saat ini tengah memikirkan jadi penulis novel, penulis buku piping, penulis buku PDMS, Digital Cliping, berjualan di Internet dan menjual photo-photo hasil jepretannku di internet. Tapi itu belum tahu bilamana terjadi atau tidak karena aku masih melihat perkembangan dari informasi kenaikan BBM per 1 April 2012 nanti.

Tapi ditengah kegalauan yang menimpaku sebagai Presiden di dalam keluargaku, aku berusaha untuk tetap memikirkan kedua anak-anakku ini, bersikap adil agar  mereka bisa hidup seperti sedia kala disaat aku tengah belum dapat kerja yang baru kembali..

Pekanbaru, 18 Maret 2012. 


Sunday, March 18, 2012

BIOREMEDIASI TANAH SELAYANG PANDANG

Bioremediasi

Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Menurut Dr. Anton Muhibuddin, salah satu mikroorganisme yang berfungsi sebagai bioremediasi adalah jamur vesikular arbuskular mikoriza (vam). Jamur vam dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam remediasi tanah. Berperan langsung, karena kemampuannya menyerap unsur logam dari dalam tanah dan berperan tidak langsung karena menstimulir pertumbuhan mikroorganisme bioremediasi lain seperti bakteri tertentu, jamur dan sebagainya.

PENCEMARAN TANAH  adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan mengubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraaan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).
Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.

DAMPAK TERHADAP KESEHATAN BILAMANA TANAH TERKONTAMINASI 
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung pada tipe polutan, jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanan populasi yang terkena. Kromium, berbagai macam pestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi. Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan ginjal pada seluruh populasi. Kuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat menyebabkan kerusakan ginjal, beberapa bahkan tidak dapat diobati. PCB dan siklodiena terkait pada keracunan hati. Organofosfat dan karmabat dapat dapat menyebabkan ganguan pada saraf otot. Berbagai pelarut yang mengandung klorin merangsang perubahan pada hati dan ginjal serta penurunan sistem saraf pusat. Terdapat beberapa macam dampak kesehatan yang tampak seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia yang disebut di atas. Yang jelas, pada dosis yang besar, pencemaran tanah dapat menyebabkan kematian.
Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem[1]. Perubahan kimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun/berbahaya bahkan pada dosis yang rendah sekalipun. Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut. Bahkan jika efek kimia pada bentuk kehidupan terbawah tersebut rendah, bagian bawah piramida makanan dapat menelan bahan kimia asing yang lama-kelamaan akan terkonsentrasi pada makhluk-makhluk penghuni piramida atas. Banyak dari efek-efek ini terlihat pada saat ini, seperti konsentrasi DDT pada burung menyebabkan rapuhnya cangkang telur, meningkatnya tingkat kematian anakan dan kemungkinan hilangnya spesies tersebut.
Dampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian. Hal ini dapat menyebabkan dampak lanjutan pada konservasi tanaman dimana tanaman tidak mampu menahan lapisan tanah dari erosi. Beberapa bahan pencemar ini memiliki waktu paruh yang panjang dan pada kasus lain bahan-bahan kimia derivatif akan terbentuk dari bahan pencemar tanah utama.

Penanganan

Remediasi

Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off-site). Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan bioremediasi.
Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangki tersebut. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Pembersihan off-site ini jauh lebih mahal dan rumit.

Bioremediasi.

Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Menurut Dr. Anton Muhibuddin, salah satu mikroorganisme yang berfungsi sebagai bioremediasi adalah jamur vesikular arbuskular mikoriza (vam). Jamur vam dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam remediasi tanah. Berperan langsung, karena kemampuannya menyerap unsur logam dari dalam tanah dan berperan tidak langsung karena menstimulir pertumbuhan mikroorganisme bioremediasi lain seperti bakteri tertentu, jamur dan sebagainya.

Sumber : Wikipedia  (id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_tanah)

=========================================================

INFO LAIN MENGENAI BIOREMIDIASI TANAH DENGAN JUDUL ARTIKEL "PERBAIKAN LAHAN TERKONTAMINASI MINYAK BUMI SECARA BIOREMEDIASI (Dr. Ir. Hery Budianto, MT) adalah :


Berbagai kasus pencemaran limbah berbahaya dan beracun (B3) dari kegiatan penambangan minyak bumi yang terjadi di Indonesia memerlukan perhatian yang lebih serius. Kasus pencemaran seperti yang terjadi di Tarakan (Kalimantan Timur), Riau, Sorong (Papua), Indramayu serta terakhir kasus pencemaran di Bojonegoro (Jawa Timur) seharusnya menjadi catatan penting bagi para pengelola penambangan minyak akan pentingnya pengelolaan pencemaran minyak di Indonesia.Eksplorasi dan eksploitasi produksi minyak bumi melibatkan juga aspek kegiatan yang beresiko menumpahkan minyak antara lain : distribusi/pengangkutan minyak bumi dengan menggunakan moda transportasi air, transportasi darat, marine terminal/pelabuhan khusus minyak bumi, perpipaan dan eksplorasi dan eksploitasi migas lepas pantai (floating production storage offloading, floading storage offloading) (Pertamina, 2005). Setiap tahun kebutuhan minyak bumi terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya kebutuhan energi sebagai akibat kemajuan teknologi dan kebutuhan hidup manusia, sehingga potensi pencemaran oleh minyak bumi juga meningkat. Tumpahan minyak dan kebocoran pipa dalam jumlah tertentu dengan luas dan kondisi tertentu, apabila tidak dikendalikan atau ditanggulangi dengan cepat dan tepat dapat mengakibatkan terjadinya suatu malapetaka “pencemaran lingkungan oleh minyak” yaitu kualitas lingkungan tersebut turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya.
Pencemaran lingkungan oleh minyak telah menimbulkan masalah serius. Penelitian di Jerman menunjukkan bahwa 0,5 – 0,75 ton minyak hilang untuk setiap 1000 ton minyak yang dihasilkan. Kehilangan tersebut terjadi selama proses produksi dan pengilangan sebesar 0,1 ton, selama pengangkutan sebanyak 0,1 ton dan kehilangan terbesar 0,4 ton terjadi selama penyimpanan. Kehilangan minyak ini menyebabkan terjadi pencemaran di lingkungan sekitarnya.
Tanah yang terkontaminasi minyak tersebut dapat merusak lingkungan serta menurunkan estetika. Lebih dari itu tanah yang terkontaminasi limbah minyak dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sesuai dengan Kep. MenLH 128 Tahun 2003. Oleh karena itu perlu dilakukan pengelolaan dan pengolahan terhadap tanah yang terkontaminasi minyak. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penyerapan minyak kedalam tanah.
Pemulihan lahan tercemar oleh minyak bumi dapat dilakukan secara biologi dengan menggunakan kapasitas kemampuan mikroorganisme Fungsi dari mikroorganisme ini dapat mendegradasi struktur hidrokarbon yang ada dalam tanah yang terkontaminasi minyak bumi menjadi mineral-mineral yang lebih sederhana serta tidak membahayakan terhadap lingkungan. Teknik seperti ini disebut bioremediasi. Teknik bioremediasi dapat dilaksanakan secara in-situ maupun cara ex-situ. Teknik bioremediasi in-situ umumnya diaplikasikan pada lokasi tercemar ringan, lokasi yang tidak dapat dipindahkan, atau karakteristik kontaminan yang volatil. Bioremediasi ex-situ merupakan teknik bioremediasi dimana lahan atau air yang terkontaminasi diangkat, kemudian diolah dan diproses pada lahan khusus yang disiapkan untuk proses bioremediasi. Penanganan lahan tercemar minyak bumi dilakukan dengan cara memanfatkan mikroorganisme untuk menurunkan konsentrasi atau daya racun bahan pencemar. Penanganan semacam ini lebih aman terhadap lingkungan karena agen pendegradasi yang dipergunakan adalah mikroorganisme yang dapat terurai secara alami.
Ruang lingkup pelaksanaan proses bioremediasi lahan/tanah terkontaminasi minyak bumi meliputi beberapa tahap yaitu: treatibility study yaitu studi pendahuluan terhadap kemampuan jenis mikroorganisme pendegradasi dalam menguraikan minyak bumi yang terdapat di lokasi tanah terkontaminasi; site characteristic yaitu studi untuk mengetahui kondisi lingkungan awal di lokasi tanah terkontaminasi minyak bumi yang meliputi kondisi kualitas fisik, kimia dan biologi; persiapan proses bioremediasi yang meliputi persiapan alat, bahan, administrasi serta tenaga manusia; proses bioremediasi yang meliputi serangkaian proses penggalian tanah tercemar, pencampuran dengan tanah segar, penambahan bulking agent, penambahan inert material, penambahan bakteri dan nutrisi serta proses pencampuran semua bahan; sampling dan monitoring meliputi pengambilan cuplikan tanah dan air selama proses bioremediasi. Cuplikan kemudian dibawa ke laboratorium independent untuk dianalisa konsentrasi TPH dan TCLP; revegetasi yaitu pemerataan, penutupan kembali drainase dan perapihan lahan sehingga lahan kembali seperti semula.
Seluruh prosedur kerja serta pelaksanaan Bioremediasi mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 128 Tahun 2003 tentang Tata cara dan Persyaratan teknik Pengelolaan Limbah minyak dan Tanah Terkontaminasi oleh Minyak Bumi secara biologis.

From : Indonesia Environment Consultant  (www.iec.co.id)
= = = = = = = = = = = = == =  == = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =  =

Itulah tadi pengertian mengenai Biremediasi semoga kita semua dapat memahami mengenai bahayanya Limbah Hasil Explorasi Minyak Bumi terhadap kesehatan dan lingkungan sekitarnya bilamana mencemari tanah atau areal di sekitarnya apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.




Salam Pekanbaru, 18 Maret 2012


ANTARA CPI (CHEVRON) , BIOREMIDIASI (BUKAN FIKTIF) DAN DUGAAN KORUPSI OLEH KEJAGUNG

Hari ini tepat 18 hari , aku di rumah alias stand by belum dapat kerja baru dan bukan menganggur karena ada saja yang kukerjakan di rumah yaitu antar jemput anak-anakku, mentraining anakku dalam menghadapi ujian dan menulis di blog. Dan aku pun mulai rajin membeli koran untuk mencari pekerjaan khususnya koran hari sabtu dimana di koran kompas banyak ditemukan lowongan-lowongan kerja disana. Dan juga tak lupa aku membeli koran daerah Riau, yaitu koran Tribun.

Di kala aku membaca-baca koran baik kompas dan Tribun aku menemukan berita mengenai Chevron Pacific Indonesia Riau dimana ada kasus korupsi dalam pengadaan project Bioremidiasi di Areal Chevron SLN dan SLS. Aku sungguh tak menyangka akan ada berita seperti itu karena jarang-jarang aku menemukan masalah korupsi yang terjadi di Dunia Migas Indonesia mengingat KPK tidak bisa mengawasi BP Migas, karena mungkin ada peraturan Pemerintah yang membatasi KPK. Dan Nampaknya Kejaksaan Agung mulai berani melakukan pemeriksaan terhadap project-project yang ada di Migas Indonesia dan nampaknya baru kali ini saya menemukan kasus seperti ini dan ini terjadi kepada PT. CPI.

KORAN TRIBUN PEKANBARU 17 MARET 2012


Tapi sebenarnya aku bingung dengan kasus yang ditimpakan kepada PT CPI dan kasusnya rada aneh dan melibatkan 5 orang Pimpinan CPI yang ada di SLN dan SLS padahal nampaknya mereka berlima itu orang-orang baru yang duduk di posisi yang ditimpahkan kepada mereka. Padahal mengenai kasus Bioremidiasi itu terjadi dari 2003 - 2011. Dimana banyak terjadi perngantian pimpinan dalam management CPI. Jadi rasanya aneh bilamana ke-lima orang tersebut menjadi tersangka dalam kasus Bioremidiasi ini. Tapi mungkin posisi mereka di dalam suatu organisasi, menyebabkan mereka berhak bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada bioremidiasi seperti yang disangkakan oleh Kejaksaan Agung.  

KORAN KOMPAS, SABTU 17 MARET 2012

Dan yang kedua rasa bingung aku adalah ada dua perusahaan rekaan yang terlibat di dalam kasus ini yaitu PT. Sumigita Jaya dan PT. Green Planet Indonesia. Dimana kedua rekanan ini dianggap rekanan yang tidak capable menangani project-project Bioremidiasi yang ada di CPI Riau. Karena setahu saya kedua perusahaan ini bekerja di Riau tapi saya nggak tahu apakah mereka mendapat project lain di areal Chevron IBU di daerah lain selain di Riau.

Dan project Bioremidiasi yang dikatakan project fiktif di dalam koran tersebut jelas membuat saya merasa aneh lagi karena saya pernah bekerja di areal CPI Riau baik itu di SLN, SLS dan H.O dan hampir pernah mengunjungi semua areal yang ada CPI Riau dari tahun 2005 - 2009 dan project itu benar ada.

Untuk project bioremidiasi ini sebenarnya sebelum saya bekerja di areal Chevron Riau , project ini sudah ada dan nyata dikerjakan dan memang tidak bisa dibuktikan mengingat hasil olahan dari program bioremidasi ini mengembalikan tanah menjadi subur kembali dan tidak terjadi kontaminasi terhadap limbah migas dan saya ingin bertanya juga apakah ini bagian dari Waste Management juga karena saya melihat baik di lokasi SLS, SLN dan Dumai sudah berdiri bangunan dan areal yang diperuntukan untuk limbah-limbah Migas dari Chevron. Dan bangunannya dalam bentuk nyata dan bener-bener ada.

Dan untuk PT. Green Planet Indonesia, perusahaan itu memang ada dan memang bekerja untuk project Waste Management di SLN dan saya pernah nge-kost di suatu apartment di duri bersama orang-orang dari Green Planet ini di Jalan Mawar Duri. Dan Sumigita Jaya pun bukan perusahaan kecil karena mereka pun saat ini sedang menangani project-project besar di CPI.

Jadi saya bingung klasifikasi apa yang bisa dituduhkan kepada kedua perusahaan ini mengingat project-project itu benar adanya dan memang dikerjakan oleh perusahaan ini dan pengawasannya oleh perusahaan yang ditunjuk oleh CPI sebagai tripatrit atau yang mewakili mereka (outsourcing company)

Dan sebenarnya sebelum kita katakan bioremidiasi ini project fiktif  dan menetapkan beberapa tersangka yang notabenenya petinggi-petinggi CPI, di pelajari dululah maksudnya dan diselidiki dahulu ke areal chevron yang ada di Riau apakah betulan fiktif dan tidak pernah dikerjakan sama sekali.

Sebenarnya saya pernah disakiti oleh CPI SLN sehingga kontrak kerja saya bersama TF berakhir begitu cepat hanya 5 bulan saja sebagai construction engineer di areal SLN dan karena saya pernah menyenggol mobil parkir pake mobil juga dikarenakan saya sembrono. Dan saya didokrim oleh CPI SLN bahwa saya tidak boleh berada di areal CPI lagi. Kejadiannya di tahun 2009 lalu tapi rasa kesel dan rasa jengkel karena dikatakan "tidak boleh berada di areal CPI lagi alias di black list. Tapi udahlah saya nggak mau cerita itu lagi dan saya selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian yang saya alami dan tak mungkin saya mengemis kepada orang yang telah menjalimi saya di CPI SLN agar saya bisa bekerja kembali di areal CPI.

Finally, kalau saya lihat dalam kasus dugaan korupsi di CPI ini bila itu benar berarti adalah kesalahan procedure saya karena project yang telah dikerjakan tapi pengesahan dari BP Migasnya datangnya belakangan sehingga menyebabkan adanya dugaan korupsi dalam kasus ini dan mungkin karena nilai projectnya kecil dan saya rasa memang project itu kecil mengingat tenaga kerja yang dibayar tidak sebesar tenaga kerja yang berhubungan dengan Lifting Oil contractor /rekanan, maka CPI menunda pengesahan alias approval secara tertulis dan approvalnya adalah secara verbal mengingat project ini harus segera dikerjakan karena menyangkut Lingkungan Hidup dan juga masyarakat di sekitar lokasi penambangan mengingat areal CPI baik di CPI SLS dan CPI SLN berlokasi berdekatan dengan masyarakat. Tapi rupunya pemikiran orang-orang CPI tidak sama dengan pemikiran orang-orang BP Migas dan juga orang-orang yang di Kejaksaan Tinggi sehingga menghasilkan analisa bahwa project bioremidiasi ini adalah project fiktif.

Kalau mengenai perusahaan Sumigita Jaya dan Green Planet Indonesia yang dikatakan perusahaan umum dan belum ada pengalaman di bidang Environment, nampaknya tidak juga dan bilamana memang mereka belum berpengalaman khan bisa saja tenaga kerjanya merupakan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya khususnya di bidang environment ini.

Untuk Petinggi-petinggi Chevron CPI SLS dan SLN yang terkena dampak dari project ini dan dijadikan tersangka rasanya aneh saja, apa segitunya bila kita menempati posisi yang tertinggi di suatu perusahaan sekelas Chevron masih juga berminat untuk melakukan korupsi dan kemungkinan mereka yang tanda tangan di pengaajuan budget ke BP Migas sehingga mereka terkena dampak project Bioremidiasi dari tahun 2003 - 2011. karena itu merupakan waktu yang cukup lama bilamana memang mereka berada di posisi tersebut.

Mengenai project bioremidiasi itu sendiri bukanlah semacam project land clearing di perkebunan. karena bioremidasi ini adalah semacam pekerjaan penggalian tanah di suatu wilayah explorasi yang sudah tak terpakai lagi yang masih terkontaminasi terhadap limbah Migas dan cara kerjanya pun cukup teliti yaitu mengeruk tanah sedalam mungkin sampai ditemukan bahwa tanah yang ada di lokasi itu sudah tidak terkandung zat kimia di dalamnya. dimana lokasinya kadang berpindah-pindah sehingga areal yang sudah siap di bioremidiasi ini tidak nampak telah dikerjakan apalagi dengan kurun waktu 8 tahun dari 2003 ke 2012.

Saya disini tidak berpihak cuma ingin menjelaskan bahwa project bioremidiasi itu benar-benar ada dan bukan fiktif serta perusahaan yang bekerja sebagai rekanan memang ada dan bekerja di areal CPI SLS dan SLN dengan diawasi oleh TF sebagai rekanan dari CPI yang berfungsi dalam pengawasan setiap project CPI yang ada di Duri dan saya pernah menjadi bagian dari TF (2005-2009).

Tapi sebatas yang saya tahu adalah project itu benar ada dan untuk nilai project sebesar yang disebutkan dalam koran saya tidak tahu karena kapasitas saya disini adalah untuk mencoba menginformasikan project itu benar ada dan bukan fiktif.

Untuk rekanan yang disebutkan dalam koran, saya tidak tahu kwalitas kerjanya di lapangan karena saya tidak berhubungan langsung dengan kedua company tersebut di project bioremidiasi karena project itu adalah project yang berhubungan dengan pekerjaan Civil dan Environment sedang saya bidang mechanical piping.

Untuk kasus dugaan korupsi di project ini yang melibatkan petinggi-petinggi Chevron (CPI SLS dan SLN), saya rasa CPI punya data-data yang membuktikan bahwa project itu benar ada dan benar-benar telah dilaksanakan. Mungkin karena pengajuan ke BP Migas dilakukan setelah project bioremidiasi berjalan beberapa tahun dan saat diperiksa ada kejanggalan di dalamnya maka dianggap ada semacam korupsi oleh Kejaksaan Agung.Kalau saya lukiskan apa yang tertera di dalam 2 koran tersebut.

Ya semoga saja Kejaksaan Agung bisa bekerja dengan baik dan lancar untuk membuktikan bilamana betul  kasus dugaan korupsi di Chevron (CPI area SLS dan SLN) dan saya masih mengedepankan azas praduga tak bersalah dalam kasus ini. Dan bilamana itu benar kasus korupsi ini memang ada dan anggaplah ada mark up di dalamnya yang dituduhkan oleh Kejaksaan Agung. Saya tak bisa menanggapi hal itu karena itu bukan bidang saya dan bukan wewenang saya takutnya nanti dianggap fitnah bilamana saya tanggapi. Karena bila saya menanggapi dugaan korupsi itu saya perlu data-data baik bentuk fisik maupun non fisik baik itu berupa photo-photo, data-data proyek, data-data execution pengolahan lahan dan lain-lain untuk menunjang pemeriksaan dan bilamana dari data-data tersebut ada dan diperiksa lebih teliti, baru saya bisa berkomentar banyak mengenai project "Bioremidiasi Lahan " yang bermasalah seperti yang dituduhkan oleh Kejaksaan Agung. Ada baiknya kita lihat saja process ini sampai dimana dan diharapkan ada hasil yang terbaik.

Hati saya tergerak saja membaca koran Kompas dan Tribun Pekanbaru terbitan 17 Maret 2012 dimana dinyatakan "Project Bioremidasi Lahan " di wilayah kerja Chevron CPI dikatakan project fiktif. Padahal bentuk fisik dari project pengolahan lahan (Bioremidasi lahan-lahan bekas explorasi)  itu benar ada.

Karena pengertian "FIKTIF itu bagi Pujangga Piping adalah " TIDAK ADA/ TIDAK DIKERJAKAN/ MENGADA-ADA".

 
Mohon maaf bila kurang berkenan..

Pekanbaru, 17 Maret 2012.

Tuesday, March 13, 2012

DEMO BOLEH, TAPI JANGAN NURUNKAN BENDERA..DONG!!!

Kemaren sore aku menonton berita di televisi dan banyak sekali berita mengenai demo kenaikan BBM dari demo yang baik-baik sampai demo yang anarkis.
Tapi ada satu demo yang bikin saya kecewa sewaktu menyaksikan Demo yang terjadi di Surabaya dimana ada oknum mahasiswa mau menurunkan bendera Merah Putih.

Saya jadi berpikir, kenapa oknum mahasiswa itu ingin menurunkan bendera, apakah sejauh itukah cara pikir si oknum mahasiswa itu. Saya pun tidak setuju dengan kenaikan BBM ini tapi kita pun harus bersikap realistis tapi jangan sampai menurunkan bendera merah putih. Aku pun tersentak mendengar berita tersebut di televisi. Dan semangat nasionalisme ku pun muncul sesaat akibat merasa tidak setuju dengan tindakan mahasiswa tersebut. Tapi Syukur Alhamdulillah, Polisi berhasil menghalangi niatan jahat tersebut.

Sebenarnya kalau menurut saya pribadi niatan menurunkan bendera dengan cara anarkis tersebut dengan dalih protes kenaikan BBM itu sangatlah salah dan bisa dikatakan sebagai makar untuk si oknum mahasiswa itu yang bilamana berhasil pastilah seluruh rakyat Indonesia mengecam tindakan tersebut. Dan pantas bilamana si oknum mahasiswa itu dihukum.

Aku nggak mengerti dengan tindakan seperti itu, apakah mahasiswa sekarang sudah kurang loyalitasnya terhadap Bangsa Indonesia dan sudah tidak loyal terhadap bendera negara Indonesia, Merah Putih atau kah karena himpitan ekonomi karena rencana kenaikan BBM ini, akal sehatnya sudah tidak punya lagi sehingga membabi buta tidak mengerti dan memahami arti Bendera Negara Indonesia.

Dan setiap upacara bendera pun Bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah dan bila kita pun mengadakan dan memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, setiap rumah wajib mengibarkan bendera Merah Putih tapi tetap pada saat pemasangan bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah. Karena menurut saya bendera Merah Putih tidak hanya merupakan secarik kain yang berwarna merah putih tapi intinya tidak terlepas dari perjuangan bangsa Indonesia semasa perang Kemerdekaan.

Saya menganggap Bendera Merah Putih Itu suci dan bagiku bendera Merah Putih itu mempunyai arti tersendiri bagi diriku , Rakyat Indonesia. Dan aku menganggapnya Bendera Merah Putih itu memiliki kesakralan yang tinggi karena banyak nyawa yang telah dikorbankan untuk menaikkan bendera merah putih.

Kalau kita tidak setuju dengan kenaikan BBM yach silahkan berdemo tapi cobalah pahami arti bendera Merah Putih. Dan jangan-jangan coba menurunkan Bendera Merah Putih di bangunan Milik Pemerintah Republik Indonesia, karena bisa saja dianggap itu makar.

Marilah kita berpikir sebagai Bangsa Indonesia yang mengerti akan arti perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Hendaknya para mahasiswa sekarang lebih banyak belajar mengenai keimanan dan belajar mengenai kebanggasaan. Aku nggak tahu dengan pendidikan Indonesia sekarang apakah masih memberikan pelajaran mengenai Pedoman dan Penghayatan Pancasila. Sehingga saat berdemo, ada oknum mahasiswa yang mungkin sudah tidak mengenal lagi arti Bendera Merah Putih bagi dirinya yang dilahirkaan dan dibesarkan di Tanah Airku Indonesia.

Saya pun tetap berharap Pak SBY memikirkan lagi rencana kenaikan BBM tersebut demi kesejahteraan rakyat Indonesia dan Aku pun setuju mengenai usulan dari seseorang Bapak yang dari Singapure yang notabenenya orang Indonesia yang mengusulkan agar setiap kali perpanjangan STNK sewaktu acara di metrotv, dimana usulannya pemilik mobil mewah wajib membayarkan subsidi yang diterimanya. Misalnya perbulan pemakaian BBM mobilnya mencapai 150  liter/bulan kalau dikalikan dengan 1500 rupiah maka si pemilik mobil dalam setahun membayar 2,7 juta, atau dipukul rata saja selama satu tahun sekali untuk subsidi BBM semua pemilik mobil yang bisa dikatakan sebagai pemilik mobil mewah wajib membayar tambahan biaya perpanjangan STNK untuk membayar subsidi BBM tapi semua itu kembali ke Pemerintah.

Salam

Pekanbaru, 13 Maret 2012

Monday, March 12, 2012

KETIKA WAKTU DI INDONESIA DIJADIKAN SAMA DENGAN MALAYSIA DAN SINGAPURE

Siang tadi saat aku berbengong ria sambil menunggu saat menjemput anakku, aku menonton acara-acara di TV dan aku pun menyimak suatu berita mengenai rencana persamaan waktu antara Indonesia bagian barat, tengah dan Timur dan nampaknya waktunya akan disamakan dengan Malaysia dan Singapure dengan alasan untuk menaikkan ekonomi Indonesia.

Kita ketahui bahwa di Indonesia memiliki 3 Zone Waktu yaitu Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) dimana bila di Jakarta pukul 10 pagi  tapi di Balikpapan pukul 11 Siang dan di Jayapura pukul 12 siang. Jadi bilamana ketiga waktu di ketiga kota yang disebutkan diatas dijadikan sama berarti tidak ada perbedaan waktu lagi antara Barat, Tengah dan Timur. Semua waktu itu dijadikan sama yaitu mengikut waktu Indonesia bagian tengah.

Berarti setelah diterapkannya hal itu Indonesia, Malaysia, Philipina dan Singapura waktunya adalah sama alias sudah tidak ada perbedaan waktu lagi. Tapi saya kurang tahu kalau untuk Thailand.

Saya setuju saja bilamana rencana itu jadi dilaksanakan tapi diharapkan jangan terlalu kaku menerapkan hal ini di dalam jam kerja. Saya satu tahun lebih kerja di Malaysia dan waktu kerja di sana di mulai pada pukul 8 pagi sewaktu saya kerja di kawasan pabrik petronas di kerteh dan sewaktu saya kerja di Kuala Lumpur , jam kerja di sana di mulai rata-rata pukul 8.30 pagi. Bahkan ada perusahaan yang flexible dalam masalah jam kerja, mau masuk jam 7 pagi boleh, jam 8 pagi boleh bahkan jam 10 pun boleh asalkan waktu kerja tetap 8 jam diluar waktu istirahat.. Saya saja sewaktu kerja di Kuala Lumpur, jam kerja saya mulai pukul 8.30 pagi dan saya pulang pukul 6 sore.

Jadi bukan berarti kalau biasanya masuk kerja jam 7 pagi semasa di Waktu Indonesia Bagian Barat janganlah dipaksakan juga waktu jam 7 pagi bilamana satu waktu diberlakukan tentulah tidak fair. karena waktu subuh saja mulai pukul 6. jadi bilamana memang dipaksakan juga pukul 7 masuk kerja berarti sudah ikut menjalimi orang-orang Muslim yang melaksanakan ibadah Sholat Subuh. Jadi bilamana ingin menyamakan Waktu Indonesia sama dengan Waktu yang ada di Malaysia hendaklah berpikir lagi dan belajar dari Malaysia karena Indonesia dan Malaysia mayoritas penduduknya beragama Islam.

Dan bilamana ingin tahu alasan Malaysia dan Singapure waktunya lebih cepat satu jam dari Indonesia, itu didasari dengan bersatunya Serawak dan Sabah ke dalam negara kesatuan Malaysia dengan semangat 1 (satu)  Malaysia sedangkan Singapure waktu itu masih di dalam naungan Negara Malaysia sebelum memisahkan diri dari Malaysia.

Jadi bilamana Indonesia ingin mencontoh Malaysia dengan menyamakan 3 waktu menjadi waktu di Indonesia bagian Tengah hendaknya belajar lagi mengenai hal tersebut dengan Malaysia, bertanya dahulu dengan Alim Ulama yang ada di Indonesia atau dengan MUI karena itu menyangkut Jadwal Sholat dan lain-lain yang berhubungan dengan kegiatan Umat Islam yang ada di Indonesia.

Saya harap pun bukan hanya mencoba ingin menaikkan ekonomi bangsa Indonesia tapi juga pikirkan juga Sila pertama dari Pacasila "Ketuhanan Yang Maha Esa". Jangan gara-gara nanti diberlakukan satu waktu Indonesia mengacu ke Indonesia bagian tengah, orang-orang yang di Indonesia yang dulunya mengikuti waktu Indonesia Bagian Barat melupakan Sholat Subuh karena dipaksa masuk kerja pukul 7 pagi padahal Waktu Subuh baru masuk pukul 06.10.

Jadi perlu konsultasi dahulu dengan Pemuka Agama, tokoh Masyarakat, DPR dan Alim Ulama sehingga tidak terjadi hal-hal yang bisa merusak kesatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Pekanbaru, 12 Maret 2012.




Saturday, March 10, 2012

HILANGNYA SEBUAH HARAPAN BARU UNTUK SEPAKBOLA INDONESIA

                                                                                                                                                       

Sesaat gua tertegun melihat kekalahan team Indonesia daru Brunei Darusalam di ajang Piala Sultan Brunei dengan scor 2 - 0 untuk keunggulan team dari Brunei. Dan gol-gol itu sungguh menyesakkan dan terjadi di babak ke dua. Pupus sudah harapan Indonesia untuk meraih gelar di kawasan ASEAN dan kegagalan ini melengkapi bobroknya kepengurusan PSSI sekarang ini.

Team Brunei sebenarnya tidak-tidak bagus sangat saat memainkan sepakbola terbukti di babak pertama mereka belum mampu mencetak gol dan bermain bertahan mengandalkan serangan balik. Dan terbukti team Sepakbola Indonesia nampaknya masih menganggap remeh kesebelasan sepakbola Brunei karena mampu menguasai bola lebih banyak di babak pertama walaupun tidak mencetak gol. banyak pemain Indonesia bermain tanpa arah sehingga bola-bolanya nggak jelas arahnya. Memang Andik Firmansyah bermain sangat baik malam itu tapi pemain lainnya masih jauh dibawah kwalitas Andik Firmansyah. Indonesia selalu gagal dipenyelesaian akhir dalam mencetak gol. Itu yang menyebabkan team nas Indonesia kalah melawan Brunei.

Saya kadang tak mengerti apa sebenarnya di cari oleh Pengurus PSSI sekarang ini, keegoisan atau prestasi, kadang PSSI tidak merasa malu dengan apa yang terjadi di ajang FIFA dimana Indonesia kalah 10 - 0 lawan Bahrain. Harusnya pengurus PSSI harus bisa lebih arif dan bijaksana mensikapi 2 buah kompetisi yang berbeda ini.

Kadang aku ingin tertawa geli mensikapi PSSI yang dipimpin oleh Johar dimana dulunya begitu berapi -api ingin naik jadi pengurus PSSI mengantikan Nurdin Halid tapi setelah terpilih mulai nampak otoriter yang tidak membolehkan pemain-pemain terbaik di Indonesia masuk ke Timnas karena kompetisi yang mereka ikuti tidak direstui oleh PSSI Johar.

Saya lebih setuju dengan apa yang dilakukan oleh Kerajaan Brunei yang meninterverensi PSSI mereka demi tercapainya kemajuan sepakbola mereka dan terbukti saat ini Timnas Brunei bisa menjuarai Piala Sultan Brunei dengan mengalahkan Indonesia dengan scror 2- 0. Saya lebih cenderung setuju bila PSSI bisa ditata ulang kembali dan mulai dibenahi sistem kompetisinya dan pembinaannya yang lebih baik.

Tapi nampaknya Pemerintah Indonesia takut dengan PSSI karena bila ada interensi dari Pemerintah sepakbola Indonesia akan dibekukan sementara  karena takut dengan sangsi FIFA. Saya sebagai Rakyat Indonesia dan pencinta sepakbola Nasional dan Team Nasional Indonesia bisa memahami bilamana Sepakbola Indonesia terkena sangsi dari FIFA. Toh kompetisi dalam negeri masih bisa jalan terus sambil membenahi system management sepakbola Indonesia agar lebih baik lagi dari kondisi sekarang ini.
Ada baiknya kita mengambil contoh Kerajaan Brunei demi tercapainya sepakbola Indonesia yang mempunyai nilai lebih dan menghasilkan sejarah baru dalam persepaakbolaan di Indonesia.

Saya rasa belum 1 tahun , PSSI dibawah kepemimpinan Johar tapi setidak-tidaknya sudah 2 sejarah baru telah tercipta yaitu :
1. Kalah 10 - 0 dari Kesebelasan Sepakbola Bahrain yang menyebabkan kemungkinan Indonesia bisa turun peringkat FIFA. Dan ini sejarah baru buat sepakbola Indonesia.
2. Kalau 2 - 0 dari  Kesebelasan Sepakbola Brunei yang menyebabkan kemungkinan Indonesia bisa turun lebih dalam dalam peringkat FIFA. Dan ini sejarah baru buat Sepakbola Indonesia yang mana selalu menang melawan kesebelasan Sepakbola Brunei.

Dan saya nggak tahu lagi apa yang terjadi selanjutnya dan rekor-rekor apa yang bakal terjadi bila PSSI masih di bawah kepemimpinan Pak Johar. Kenapa PSSI sekarang lebih arogan , lebih naif dan lebih mengedepankan kepentingan kelompok daripada kepentingan Nasional.
Kalau memang tak sanggup membenahi Sepakbola Indonesia dan memaksakan caranya sendiri untuk mengatasi pembinaan Sepakbola Indonesia ada baiknya PSSI sekarang mundur dan digantikan dengan 
Pengurus PSSI yang baru yang lebih nasionalis dan punya niat baik memajukan Sepakbola Indonesia.
Atau bila pengurus sekarang masih ingin duduk di PSSI, hendaknya tepa seliro, tenggang rasa dan lebih mengutamakan musyawarah untuk mufakat tapi bukan musyawarah untuk memaksakan kepentingan dan egoisme pengurus sekarang ini.  

Karena kita Indonesia sudah merdeka dan tidak ada lagi cara-cara pemaksaan kehendak, pengancaman, tebang pilih  dan pemaksaan di dalam suatu organisasi apalagi sifatnya menghimpun banyak orang dan punya kepentingan. Orang Indonesia sekarang sudah sangat cerdas dan sudah mengerti mana yang bisa mereka ikut dan mana yang tidak bisa mereka ikut. Jadi ada baiknya pengurus PSSI sekarang  lebih sabar, dan tepa seliro dan memahami arti perbedaan dan bukanlah uang semata yang mengatur manusia. mau tiga kompetisi atau empat kompetisi di Indonesia yang penting sepakbola Indonesia maju dan berkembang serta mampu berkiprah dan menjuarai ajang kompetisi di Asia Tenggara sebelum ke ajang Piala Dunia.

Kemaren waktu saya sholat Jum'at di Masjid. Penkotbah mengatakan "kalau orang yang tidak punya rasa malu berarti orang itu tak punya iman."  Saya bukan mengatakan bahwa pengurus PSSI sekarang ini tidak punya Iman tapi tidak punya rasa malu, dan egoisme, sifat sombong serta keangkuhan yang mulai mengores-gores rasa keimanannya dan hati nurani. Insya Allah bila punya niat Ikhlas dan Sabar membina sepakbola Indonesia rasa keimanan yang utuh bisa dimiliki oleh pengurus PSSI sekarang.

Tapi bila masih saja bersifat seperti itu dengan pemaksaan kehendak dan lain-lain, hilanglah harapan saya untuk kebangkitan Sepakbola Indonesia yang kearah lebih baik dan lebih baik lagi.


Salam Sepakbola Indonesia.

Pekanbaru, 10 Maret 2012.



                               

Thursday, March 8, 2012

KENAIKAN HARGA BBM DAN FENOMENANYA

Hari ini aku baru saja membaca di detik.com dan mendengar berita di tv bahwa per 1 April 2012, BBM akan mengalami kenaikan sebesar 1500 menjadi 6000 rupiah per liternya. Dan juga Tarif Dasar Listrik (TDL) akan naik mulai April 2012.

Aku hanya bisa terdiam membaca berita itu karena sudah otomatis Sembako akan naik, ongkos tranportasi pun menjadi naik, biaya sekolah naik dan semua apa yang menggunakan BBM akan naik.

Sungguh sangat ironis dengan apa yang terjadi di Bumi Indonesia dimana katanya negara yang kaya yang akan sumber alam yang tersebar dari Sabang sampai Merauke tapi kehidupan rakyaknya akan bertambah terpuruk dengan kenaikan harga BBM.

Saya pun bingung hitung-hitungan pemerintah sekarang, kenapa menaikkan harga BBM dikala harga Minyak Dunia semakin naik dan seharusnya Rakyat Indonesia bisa menikmati hasil dari kenaikan harga Minyak Dunia. Bukannya malah ikut-ikutan latah untuk menaikkan harga BBM.

Saya berpikir bila nanti ada kenaikan BBM, harga-harga kebutuhan pokok kami semakin meningkat sedangkan penghasilan semakin lama semakin berkurang atau tetap sama sekali.

Dengan kenaikan BBM ini jangan salahkan nantinya banyak anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi, banyak orang semakin hari semakin susah dan makan nasi akik. Sungguh-sungguh sesuatu yang tidak bisa aku bayangkan untuk rakyat Indonesia yang semakin hari semakin tak menentu.

Memang sich ada BTL untuk rakyat kecil sebagai antisipasi dan konpensasi akan kenaikan harga BBM  tapi itu tak semudah dibayangkan dan dinikmati karena iklim di Indonesia tidak mengenai budaya antri. sehingga banyak orang yang berebutan untuk mengambil uang dana konpensasi akan kenaikan BBM.

Jadi intinya penomena yang akan timbul akibat dampak kenaikan BBM :
1. Pemerintah saat ini kemungkinan sudah tidak dipercaya oleh rakyat Indonesia lagi karena kenaikan BBM itu adalah kebijaksanaan yang tidak simpatik bagi rakyat Indonesia. Nampaknya akan berpengaruh besar terhadap partai Pemerintah di 2014, dan Pemerintah tidak menyadari hai itu. Dan bila ingin menjadi pemenang lagi di 2014, berpikirlah untuk mengeluarkan statement yang akan merugikan diri sendiri.
2. Harga Barang-barang baik itu sembako dan kebutuhan lainnya akan menjadi naik. karena ongkos distribusi barang meningkat.
3. Kemungkinan para buruh atau pegawai lainnya akan meminta kenaikan gaji untuk menyesuaikan dengan harga barang-barang yang harganya naik.
4. Ongkos Transportasi akan menjadi naik karena disamping BBM naik juga dipicu dengan harga onderdil barang-barang yang meningkat.
5. Bakal ada kenaikan tingkat kemiskinan dan kesengsaraan rakyat yang sudah susah bertambah susah lagi. Dan BLT bukan solusi yang tepat untuk mengatasi hal ini.
6. Anak-anak Indonesia kemungkinan akan berkurang gizinya dan ada kemungkinan kekurangan gizi karena harga susu semakin mahal saja. Dan membuat anak-anak Indonesia menjadi Tidak Cerdas. Dan pernyataan "Sungguh Sangat Tidak Cerdas" akan segera terwujud .
7. Akan terjadi komplik sosial yang cukup tinggi dan mungkin juga kesenjangan sosial akibat dampak kenaikan BBM ini.
8. Korupsi dan pungutan liar akan menjadi meningkat karena gaji yang ada sekarang tidak mencukupi untuk biaya hidup sehari-hari. Korupsi untuk Rakyat. 

Kalau aku mempunyai solusi yach tinjau lagi lifting cost dan kontrak-kontrak Migas dan Hasil Bumi lainnya, apakah sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. Dan satu lagi keikhlasan Pemerintah untuk berjuang demi Rakyat Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan, rasa keadilan yang tinggi dana kemakmuran bagi Rakyat Indonesia.

Aku sebagai warga negara Indonesia hanya bisa pasrah dan ikhlas dengan kenaikan harga BBM ini. Apa mau dikata lagi tapi setidak-tidaknya aku mulai berpikir untuk pindah untuk memilih jagoan saya yang akan memerintah Indonesia untuk 5 tahun berikutnya.

Namun apapun caranya dengan kenaikan harga BBM dan TDL, adalah kebijakan yang tidak simpatik dan sangat-sangat memberatkan rakyat kecil maupun menengah karena kita negara yang kaya akan sumber energi dan seharusnya memperoleh keuntungan akan kenaikan harga Minyak Dunia saat ini.

Dan kalau boleh mengomentari pendapat Pak Hatta Rajasa Bahwa Pemakai BBM Bersubsidi adalah "70% merupakan kalangan yang mampu". Kalau boleh saya katakan, mereka yang mampu itu adalah merupakan pembayar Pajak yang baik, anggaplah 50 % yang bayar pajak dan tentunya mereka pun mempunyai hak untuk mendapatkan facilitas yang lebih baik karena telah membayar pajak. Dan Pembayat Pajak pun punya hak untuk mendapatkan BLT. Tapi kita sebagai Masyarakat Indonesia hanya mengenal pendapat dari sisi Pemerintah saja nampaknya dalam hal kenaikan BBM ini. 

Tapi saya tetap berharap terhadap Pemerintah agar tidak menaikkan BBM dan TDL, karena tindakan yang sungguh sangat tidak cerdas karena akan berdampak dengan menurunnya Suara Rakyat untuk Partai Pemerintah. Dan mudah-mudahan issue kenaikan BBM ini merupakan pengalihan issue yang tengah ramai di Masyarakat dimana Partai Pemerintah sedang menghadapi issue korupsi dimana ada beberapa oknum anggota Partai Pemerintah terlibat di dalamnya.

Dan kemungkinan untuk menaikkan citra Pemerintah di mata Masyarakat , Pemerintah menaikkan issue seperti ini supaya rakyat tetap bersimpati terhadap Partai Pemerintah. Tapi sebenarnya mereka lupa bahwa Rakyat Indonesia Sudah Sangat Cerdas dan tidaklah terpengaruh begitu besar dengan issue korupsi tersebut. karena korupsi itu sudah bisa dimaklumkan asalkan Rakyat bisa sejahtera , Adil dan Makmur.karena yang terjadi di Indonesia saat ini, ada yang korupsi tapi rakyak yang terkena dampaknya.

Tapi kalau aku , mau naik yach syukur , tidak pun Alhamdulillah. Karena percuma aku bicara disini karena masih banyak orang yang lebih cerdas daripada aku untuk mengatasi permasalahan kenaikan BBM ini.
Karena saya disini hanya menyuarakan kegundahanku mengenai kenaikan BBM ini apalagi saat ini aku lagi sedang tidak kerja mau tidak mau mengurangi segala pengeluaranku termasuk mengurangi jatah susu anak-anakku yang biasa aku berikan setiap hari, menjadi 3 kali per minggu atau mungkin tidak sama sekali.

Salam , 8 March 2012 at 05.22 AM.






Monday, March 5, 2012

KENAPA ADA PUTING BELIUNG DI INDONESIA ? SIAPA YANG SALAH..

Aku bingung mensikapi penomena angin puting beliung yang ada di Indonesia saat ini. Apakah yang terjadi dengan alam Indonesia. Kenapa semua itu bisa terjadi. Angin yang biasanya haanya ada di Amerika bisa menghinggapi Indonesia. Aku nggak tahu kok ini bisa terjadi.

Apakah ini adalah dampak dari penggundulan hutan Indonesia yang semakin hari semakin menggila demi kerakusan para manusia untuk kepentingan diri sendiri ataupun golongan. Aku bingung kenapa orang sudah sangat kaya ingin kaya lagi kenapa mereka yang sudah kaya tidak berpikir mengenai kehidupan akhir dan kehidupan anak cucunya kelak bilamana hutan-hutan yang gundul bisa mengakibatkan pemanasan global dan bertambahnya dampak akibat dari Angin Puting Beliung.

Kalau menurut Pak Sutopo yang saya baca di internet, adaptasi terhadap ancaman puting beliung diperlukan setiap orang. Mengenali gejala awal puting beliung penting dilakukan. Gejalanya antara lain udara terasa panas dan gerah, di langit tampak ada pertumbuhan awan Cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis). Di atara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol.

Gejala lainnya, awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat. Ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin disertai angin kencang sudah menjelang.
“Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung sekitar 1 jam. Karena itulah, masyarakat agar tetap waspada selama periode ini,” ujarnya. (ren)

Dan kalau aku pikir-pikir udara terasa panas penyebabnya adalah pengundulan hutan akibat dari perkebunan sawit yang semakin hari semakin bertambah di Indonesia . Dulunya hanya ada di Sumatra kini sudah menyebar ke Pulau Kalimantan dimana Kalimantan dulunya merupakan adalah hutan tropis yang hijau.
Dan kalau kita lihat tanaman sawit, tanaman ini adalah tanaman yang sangat rakus air walau dia tak mampu menahan air bilamana hujan tiba. Istilahnya bisa dikatakan tanaman sawit ini adalah tanaman yang mau enaknya sendiri. Tapi memang hasil yang diperoleh dari sawit bisa membuat orang menjadi kaya. Dan inilah menjebabkan orang semakin hari semakin berniat menanam sawit karena harga sawit dipasaran cukup tinggi.

Kalau menurut saya penomena Puting Beliung itu akibat dari ekosistim Indonesia yang sudah tidak seimbang lagi dimana banyak sudah hutan Kalimantan yang dijadikan areal sawit menyebabkan bumi Indonesia semakin panas dan menyebabkan efek dari terbentuknya awan cumulus.

Aku heran kenapa kita semua tidak belajar dari pengalaman ini dan asyik bertanam sawit. Terus terang aku takut dengan bertambahnya perkebunan sawit di Indonesia tanpa melihat dampak terhadap lingkungan di sekitar kita. Tapi apaa mau di kata, semua pengen hidup makmur dan makmur jadi semua cara dipakai untuk menjadi hidup makmur dengan cara apa saja termasuk merusak hutan.

Aku nggak tahu kapan orang Indonesia yang punya duit atau orang asing yang memanfaatkan lahan Indonesai untuk kepentingan pribadinya , bisa sadar bahwa apa yang dilakukan mereka itu bisa menyebabkan kerusakan hutan dan membuat bumi Indonesia menjadi panas dan mengkin berdampak terhadap negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapure. Bisa dibayangkan bila Singapura terkena dampak Angin Puting Beliung seperti yang terjadi di Sidrap Sulawesi Barat.

Jadi marilah kita berpikir untuk keselamatan kita bersama dari dampak Angin Puting Beliung dengan tidak membuka lahan-lahan puluhan ribu hektar di Pulau Kalimantan. Karena pusat dari Angin Puting Beliung kemungkinan bersumber dari Pulau Kalimantan.

ALAM MURKA

Menurut Permadi yang juga dikenal sebagai tokoh paranormal ini, kalau peringatan-peringatan itu tidak digubris, maka alam akan makin murka. Kondisi ini akan bertemu dengan kondisi jagad politik nasional yang benar-benar akan makin panas. Kehendak alam tidak bisa lagi diatasi.

“Alam akan ngamuk. Ini sudah masuk pakem goro-goro, Penguasa tidak akan mampu lagi membendung murka alam. Apalagi, ini nanti akan berbenturan dengan semrawutnya politik kita yang makin mengerikan,” ujarnya.

Itulah pendapat Pak Permadi mengenai penomena alam yang murka dengan apa yang terjadi di Indonesia yang saya kutip dari Pos Kita di internet. Dan saya rasa ada kemungkinan betul juga pendapat beliau dari sisi dunia lain. Karena kita tahu bahwa Pulau Kalimantan terkenal alam yang sangat lebat dan tak pernah terjamah oleh manusia sama seperti hutan amazon di Benua Amerika dan mungkin karena lebatnya itu banyak berisi Kerajaan Jin atau Makhluk di Dunia lain. Jadi saat tempat tinggal mereka di rusak , mereka marah dan berbentuklah Angin Puting Beliung.

Kadang kalau dipikir-pikir benar juga adanya karena tahun 1996-1999 semasa saya bekerja di Kalimantan tepatnya di Bontang. saat pesawat garuda Indonesia yang aku tumpangi selalu bergoyang dan menabrak awan saat memasuki pulau kalimantan saya nggak tahu di daerah mananya tapi saya merasakan ada keanehan dengan hal itu. Jadi terpikirlah olehku .."apakah ini semacam segitiga bermuda" kalau itu aku nggak tahu karena aku bukan paranormal, dan sering saya alami itu saat aku melewati daerah tersebut.

Dan kalau di daerah Pulau Sumatera, nampaknya di daerah jambi karena setiap memasuki areal Jambi dari pesawat apapun itu, terasa pesawat menabrak awan dan ada sedikit goncangan. Saya kurang tahu itu di daerah mananya, tapi disitu juga saya pun teringat dengan penomena segitiga bermuda.

Tapi saya nggak tahu semua itu karena itu hanyalah pendapat saya pribadi berdasarkan pengalaman naik pesawat melewati kawasan itu dimana pendapat saya itu tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Cuma saya berharap dengan orang Indonesia hendaklah berpikir lagi untuk berinvestasi di dunia persawitan atau pemerintah Indonesia baik daerah atau pusat untuk tidak memberikan lagi izin pengelolaan sawit yang merusak hutan Indonesia..

"STOP PERLADANGAN SAWIT YANG MERUSAK HUTAN TROPIS DI INDONESIA"
"HENTIKAN ANGIN PUTING BELIUNG DI INDONESIA DENGAN CARA DAMAI"


Salam, 5 Maret 2012.










Saturday, January 7, 2012

KEADILAN UNTUK PAK SUNARYA, SATPAM PENENDANG SUSTER NGESOT



Sebenarnya gua tak terlalu ambil pusing dengan apa yang terjadi dengan Cerita Suster Ngesot yang ditendang Satpam, tapi setelah gua baca detik.com, hati gua jadi bingung dan merasa kasihan atas kejadian dan hukum apa yang menyebabkan Satpam tersebut jadi terdakwa.

Gua sebenarnya sudah lihat adegan dalam video Suster Ngesot dan tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan Pak Sunarya. Karena itu sebenarnya adalah tindakan spontanitas dari Pak Satpam karena melihat orang-orang di dalam lift ketakutan saat melihat Suster Ngesot Gadungan. Dan Pak Sunarya sebenarnya ingin membuktikan apakah itu hanya boneka atau memang benar suster ngesot dan ternyata dia tendang itu manusia yang bernama Mega.

Sebenarnya gua bingung, kenapa Pak Satpam jadi terdakwa atas penendangan terhadap suster ngesot. Dan kalau misalnya yang menendang itu temannya sendiri yang ditakutinya apakah kejadiannya akan seperti itu, penendang suster ngesot jadi terdakwa.Dan bilamana yang nendang itu beramai-ramai, apakah akan terjadi hukuman untuk yang nendang, karena tindakan yang dilakukan beramai2 dan spontanitas.

Kalau dilihat dari cerita-cerita yang selalu saya baca dan berdasarkan cara pemikiran saya mengenai keamanan. Si Mega sang suster ngesot ini seharusnya dia yang disalahkan karena melakukan tindakan yang kalau dibilang cukup meresahkan orang lain dan mengganggu kenyamana apartment.

Gua pun jadi bingung sebenarnya apa yang terjadi dengan Hukum di Indonesia. Dan nampaknya ada kebenaran juga bilamana dikatakan hukum di Indonesia lebih memihak orang yang berduit daripada orang miskin. Sebenarnya yang terjadi adalah permainan pasal demi pasal yang dicari-cari agar Pak Sunarya ini dijadikan tersangka. Memang ada pasal yang menyatakan bahwa bila ada orang yang mukul duluan atau melemparkan kata-kata kasar , akan terkena hukuman penjara. Tapi bila ada rasa pengertian dan kata maaf , semua dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi entahlah saya kurang paham kenapa Suster Ngesot ini tak mau memaafkan dan mengungkapkan rasa perdamaian.

Gua rasa suster ngesot ini merasa gengsi dan malu hati, untuk memaafkan si satpam karena gue bisa merasakan apa yang dirasakan oleh si suster ngesot ini. Dan mungkin saja ada pandangan "Dasar Satpam..Jangan belagu Lho..Ntar gua tuntut sampe mana elo.." Dan kurasa sifat Gengsi ini yang menyebabkan suster ngesot ini yang menjadikannya membuat laporan kepada pihak polisi. Dan tentunya kalau orang berduit dan punya pengacara, bisa saja dicari pasal-pasal yang bisa menjerat Si Satpam penendang jadi terdakwa.

Tapi sebenarnya Pihak Apartment sendiri bisa melaporkan tindakan Si Suster Ngesot ini atas perbuatan yang tidak menyenangkan orang lain dan ada hukumannya juga. Tapi ada kemungkinan Pihak apartment tak punya nyali untuk melaporkan hal tersebut dan membela si satpam. Bisa saja alasannya, satpam itu outsourcing  jadi bukan tanggung jawab si pengelola apartment. Kadang gua sedih juga atas ketidak pedulian ini dan buang badan ini. Tapi apa mau dikata begitulah yang terjadi.

Gua sekarang jadi bingung dengan hukum yang terjadi di Indonesia baik itu yang menimpa si satpam atau yang menimpa aparat penegak hukum lainnya yang terkena kasus akibat "ingin menerapkan rasa aman dan rasa ingin membela dan menertipkan kepentingan publik" seperti kasus Bima. Dalam kasus Bima ,polisi hanya dijadikan sebagai kambing hitam saja. Saya salut buat TVOne yang menyajikan berita Kasus Bima secara fair dan transfaran. Dan mudah-mudahan "Berita mengenai Satpam penendang suster ngesot" ini bisa juga diangkat dan dibahas oleh TVOne. Agar hukum yang sebenarnya bisa diterapkan di Indonesia.

Saya disini tidak mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi kalau saya lihat dari rekaman video ini, kedua-duanya benar dan kedua-duanya salah. Kalau Satpam, dia merasa benar kalau tindakannya itu ingin mengamankan dan menyelamatkan penghuni /tamu yang bersama dia di lift dan merasa sifat heroiknya itu dapat dianjungi jempol oleh yang ada di lift dan ternyata dia salah, karena apa yang dibayangkan si satpam ini tidaklah sesuai dengan apa yang terjadi sehingga dia menjadi tersangka. akibat tindakannya yang menendang itu, dan hukum tidak melihat sebab akibat terjadinya tendangan itu.
Kalau untuk suster ngesot , merasa apa yang dilakukannya benar karena sifatnya hanya goyonan untuk temannya tapi seharunya suster ngesot ini dapat menginformasikan atau memberitahukan pos pengamanan sehingga terjadi penendangan terhadap nya. Dan kesalahan si suster ngesot , dia tidak sadar apa yang dilakukannya itu bisa membahayakan orang lain dan meresahkan orang lain. Tapi itulah demi kepuasan bathin orang rela melakukan apa saja agar apa yang dilakukannya walau dia salah tetap merasa benar.

Dalam kasus ini , saya berharap si suster ngesot ini dapat menarik kembali gugatannya terhadap Pak Sunarya ini dan berdamai secara kekeluargaan. Karena tindakan si satpam ini adalah atas dasar pengamanan. Dan tentunya suster ngesot ini bisa cepat paham dengan situasi ini karena kalau melihat cerita detik.com, Ayah dari suster ngesot ini adalah sesepuh salah satu ormas tertentu di Bandung.

Saya berharap agar suster ngesot ini bisa legowo dan bisa memaafkan si satpam ini dan mempunyai hati yang ikhlas untuk menarik kembali gugatannya. Dan bisa kita lihat bahwa ada kemungkinan si satpam ini sudah dipecat dari apartment itu dan tidak bekerja kembali dan tentunya kita pun iba bagaimana si satpam dapat menghidupi keluargaanya bila tidak kerja. Saya terus terang kasihan dengan kondisi yang terjadi ini dan tetap berharap Polisi bisa mendudukkan kejadian ini dengan hati yang lapang dan membayangkan posisi mereka sebagai pengaman masyarakat. Apakah setiap tindakan pengamanan yang dilakukan oleh Satpam ataupun Polisi yang menyebabkan orang yang bersalah dianggap sebagai salah protap.Kalau anggapannya seperti itu , tentunya di Indonesiaakan terjadi hukum rimba. Siapa yang kuat , dia yang berkuasa. Karena polisi sudah tak berani bertindak melakukan pengamanan karena khawatir jadi terdakwa akibat dianggap kesalahan "Protap."

Saya menulis ini hanya ungkapan perasaan saja yang melihat bahwa sudah tidak ada lagi kenyaman dan keamanan di Indonesia karena pihak pengamanan sendiri bisa jadi terdakwa padahal mereka bertugas untuk kepentingan apartment, bangsa dan negara. Dan HAM selalu saja jadi momok untuk para penegak fungsi pengamanan padahal yang diamankannya pun sudah melanggar HAM.

Dan saya yakin suster ngesot ini dapat memberikan maaf dan menarik kembali laporannya dari pihak kepolisian terhadap Pak Satpam atas rasa kemanusiaannya. Allah saja bisa memaafkan manusia yang salah, kenapa kita manusia tidak bisa memaafkan manusia lainnya. Dan saya berharap kasus ini bisa berakhir dengan baik dan ada kata maaf dari suster ngesot dan si satpam bisa bekerja kembali. Kalau suster ngesot ini mempunyai hati nurani tentunya mau memaafkan Pak Satpam ini. Dan saya berharap Pak Satpam dapat berbesar hati dan selalu berdoa agar suster ngesot ini dapat memaafkan nya. Dan tabah dalam menjalani keadaan ini. Asal kita berdo'a dengan ikhlas dan khusuk. Insya Allah, Allah akan mengabulkan do'a kita. Amin..