Sabtu, 15 Oktober 2011

MEMAHAMI MAKNA DARI PDMS DARI SUDUT PANDANG PUJANGGA PIPING

PDMS itu adalah singkatan dari Plant Design Management System. Dan PDMS adalah sebuah software 3 Dimensi yang dimiliki oleh AVEVA. (www.aveva.com)

Pengertian seperti diatas itulah yang penulis ketahui mengenai PDMS, karena penasaran dan pengen tahu banyak mengenai PDMS maka di dalam blog pujangga piping ini menulis menuliskan step by step belajar PDMS itu karena itu menupakan catatan pujangga piping saat belajar PDMS. Maksudnya daripada nanti kelupaan dan belajar lagi dari awal maka penulis merangkumnya di dalam blog pujangga piping ini. Jadi karena ini tahap pembelajaran maka apa yang disampaikan oleh penulis dalam blog ini adalah berdasarkan pandangan penulis semata mengenai PDMS dan mungkin sebagian pandangan orang yang biasa memakai PDMS berbeda.

Dan bila anda ingin belajar PDMS lebih detail sebaiknya anda menghubungi Oil Institut (www.oilinstitut.com) dengan emailnya info@oilinstitut.com atau rizal@oilinstitut.com. Saya rekomendasikan Oil Institut karena saya pernah menjadi bagian dari lembaga training tersebut dan berhubung saya mendapat peluang kerja di Kuala Lumpur maka akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Oil Institut. Itu karena saya banyak memperoleh hasil yang maksimal selama saya bekerja dan belajar di Oil Institut.

Plant 

Balik lagi ke cerita awal.

PDMS itu merupakan software yang besar dan cukup mahal harganya makanya jarang dipakai di project-project onshore walau ada beberapa company yang telah memakainya. Dan pengalaman saya di Malaysia hampir semua company memakai PDMS sebagai alat mendesign untuk suatu project. Karena memang investasi awal cukup mahal tapi khan mendapatkan hasil yang maksimal. Karena dengan PDMS diharapkan akan mengurangi cost-cost yang tidak perlu dan menghindarkan juga dari kegagalan project-project.
Karena kalau saya lihat keuntungan menggunakan PDMS adalah kebanyakan berhubungan dengan material yang digunakan dimana dengan menggunakan PDMS maka surplus material/kelebihan material yang tidak terpakai semakin berkurang. Dan kalau di piping bisa dikatakan “ istilah panjang potong dan pendek sambung” bisa dihindari/dikurangi

Disamping itu juga kebutuhan akan manpower bisa dikurangi dan waktu pengerjaan pun bisa dipercepat dengan menggunakan software ini. Software ini bisa digunakan baik itu untuk offshore maupun onshore. Intinya software ini digunakan untuk mempermudah membuat suatu system perencanaan yang berhasil baik untuk suatu project.

Untuk mempelajari PDMS ini tidaklah begitu sulit yang penting kita tahu cara mendesign baik itu steel structure, piping, mechanical maupun Electrical/instrument. Dan PDMS ini hanyalah sebuah tools yang mempermudah orang dalam mendesign sesuatu.

Ada beberapa orang menyatakan bahwa kalau kita bisa mengoperasikan PDMS tentunya ratenya akan lebih baik. Kalau pendapat itu saya rasa betul adanya tapi dengan catatan orang tersebut minimal seorang yang pernah bekerja sebagai seorang designer. Karena PDMS ini mostly adalah pendesignan jadi kalau kemampuannya hanyaah copy paste alias drafter maka rasanya sulit menjadi seorang PDMS Designer.

Bila kita mengikuti training-training PDMS, maka kita akan belajar membuat design untuk Steel Structure, Mechanical and Piping. Kalau E & I ada kelas tersendiri. Tapi dalam aplikasi design PDMS yang sesungguhnya untuk Steel Structure ada bagian sendiri , piping ada bagian tersendiri dan mechanical atau diistilahkan dengan Equipment. Maksudnya adalah setiap bagian mempunyai designer tersendiri.


Disamping keuntungan secara material dan mempermudah suatu project bila kita menggunakan PDMS ada juga kekurangannya dalam menggunakan PDMS ini. Itu kadang menjadi alasan untuk memperlambat suatu project. Dan kekurangan itu dari sudut pujangga piping yang menerapkan seni dalam suatu pengerjakan design piping adalah :

1.      Kualitas gambar yang merupakan transferan dari PDMS Design ke Isometric Drawing (Iso Draft) tidaklah secantik dan sebaik bila kita menggunakan manual Cad Drawings. Kadang orang mengalasakan bahwa itulah hasil dari PDMS bilamana kita menuntut suatu hasil yang maksimal dari sebuah drawings.

Contohnya : MTO (Material Take Off) yang ditampilkan pada Isometric Drawings atau drawings lainnya yang dikeluarkan oleh ISO Draft. Bila kita lihat Bolt and Nuts. Kadang kala muncul dan kadang kala tidak muncul tercetak dalam drawings. Dan bila kita meriew dan menemukan beberapa kejanggalan dan ditanyakan kepada yang mendesign. Dialaskan bahwa itulah yang keluar dari PDMS. Sebenarnya itu jawaban yang membuang badan.

Kalau menurut saya sebenarnya Tampilan hasil dari Isodraft tidaklah sempurna sekali tapi sebenarnya bisa di edit lagi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mempermudah orang untuk membacanya. Karena PDMS itu hanyalah Tools Design jadi semua bagaimana kita yang ingin membuatnya menjadi baik.

2.      HOLD Item yang selalu bikin reseh.
Bila kita menggunakan PDMS, kita juga memelurkan kecermatan dalam memproduksi equipment/equipment, piping component dan special item secara baik. Bila semua itu tak terpenuhi makan keluarlah istilah HOLD Item dan kadang bikin semua menjadi delay. Tapi sebenarnya itu bisa disiasati dengan insting dan kecekatan  seorang designer. Bila terjadi pada Valve atau Orifice, kita cermati dengan melihat standard-standard yang baku yang terdapat dalam piping spec atau client spec. Kalau Equipment dan special item kebanyakan dari vendor drawings.  Kalau untuk Steel structure kebanyakan pada ukuran-ukuran Beam yang masih memerlukan perhitungan yang maksimal. Kalau pada Piping kebanyakan terjadi pada pipa yang tidak lazim dipakai contohnya FRP Pipe. Tapi saya nggak tahu apakah ini berhubungan dengan Administrator yang harus memasukkan lagi spec FRP di dalam PARAGON atau yang mana lagi saya kurang paham. Intinya HOLD item bisa bikin design menjadi terlambat dan bikin suatu system perencanaan piping tidak menjadi indah dan enak dilihat.

3.      Designer PDMS Carbitan mempunyai kemampuan sebagai Operator dan bukan Designer. Yang merasa sudah puas karena sudah duduk di dalam PDMS Members.
Kesempurnaan suatu design piping atau lainnya di dalam PDMS adalah tanggung jawab daripada seorang designer. Dan seorang designer itu mempunyai anggapan bahwa design yang dihasilkan bisa di baca orang, bisa dimengerti dan bisa di construct. Tapi kadang seorang designer itu mempunyai keegoan sendiri menuruti apa yang dia buat alias mendesign dengan asal-asalan walau apa yang didesign itu tidak bisa dipakai alias tidak bisa deconstruct /difabrikasi. Dan kadang ini yang membuat nilai jual PDMS Designer menjadi murah. Jadi bila kita ingin menjadi seorang PDMS Designer hendaknya kaedah-kaedah sebagai seorang designer itu harus dipenuhi dahulu. Dengan mempelajari specification dari Client, Specification dari material itu sendiri dan Standard International yang dipakai, tentunya kita mudah mendapatkan apa yang menjadi kaedah-kaedah seorang PDMS Designer.

Intinya Prinsip-prinsip seorang designer murni baik itu piping, mechanical, civil ataupun E & I haruslah dimiliki sebelum menjadi seorang PDMS Designer. Dan jangan salahkan software PDMS bila kita melakukan kesalahan dalam hal mendesign sesuatu yang salah dan tidak bisa di-konstruksi /fabrikasi. Dan tentunya harus diingat bahwa PDMS itu adalah Tools 3 Dimensi yang bekerja dalam membantu Designer untuk mempermudah pengerjaan suatu project.

Dan itulah menurut pandangan pujangga piping dalam memahami PDMS dan mungkin pandangan ini berbeda dengan pandangan-pandangan seorang PDMS Designer Murni. Karena pandangan ini adalah pandangan secara awam dari sisi seorang pujangga piping. Anggap sajalah apa yang disampaikan diatas adalah pandangan salah sorang PDMS Designer Carbitan juga.

Sebenarnya PDMS itu adalah software yang bagus untuk mendesign suatu Plant dan apalagi dengan tampilan-tampilan yang sempurna dengan 3 Dimensinya membuat suatu design seni yang tak ternilai harganya. Dan dengan PDMS, kita bisa mendesign sesuatu yang cantik, baik dan semua kelemahan-kelemahan bisa ditutupi dengan design yang baik, sempurna dan mudah difabrikasi/konstruksi di site.


Si sesi berikutnya akan saya akan belajar mengenai Hierarchy dari PDMS dan bila teman-teman masih mau mengikuti di persilahkan..

Bila anda ingin belajar PDMS coba kunjungi www.pdmswolrd.com atau www.aveva.com atau search di internet baik di  www.yahoo.com atau pun di www.google.com. Banyak kok website atau log lain yang menulis mengenai PDMS yang lebih apik dan baik.

Salam

Kuala Lumpur, 16 Oktober 2011.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar