Minggu, 08 Januari 2012

CERITA TENTANG GUA IN KL 08012012

Hari ini aku nggak kemana-mana hanya diam di rumah saja sambil membuka internet dan merapikan kamarku. Karena ini hari minggu dan kondisi badanku masih kecapean karena kemaren muter-muter KL. Jadi hari ini gue malas untuk berjalan-jalan ke luar rumah.

Tapi setelah kurapikan kamarku, rupaaya masih ada pakaianku yang belum aku kirim ke laundry. maka aku pun segera mengumpulkan pakaianku dan memasukkannya ke dalam kantong plastik yaang kumasukkan kembali di dalam tasku.

Tapi pagi harinya aku sempat sarapan roti 4 keping sehingga walau waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 siang, aku tetap tahan lapar dan tidak berulah perutku lagi.
Jadi sekitar pukul 13.30 aku meninggalkan kamarku sambil membawa tas ranselku. Aku melaju menuju ke rumah loundry untuk mencuci dan menggosok pakaian. setelah masuk dan ditimbang kenalah 4 kg dan untuk loundry sendiri, bla hanaya mencuci saja per kilonya RM 4 sedangkan kalau mencuci dan menggosok perkilonya sekitar RM8. Memang cukup mahal tapi berhubung aku perlu dan kupikir aku masih sanggup membayarnya, itu semua tak menjadi masalah.

Setelah aku menaruh cucianku di laundry, semua pakaianku kena 4 kg. Dan aku pun membayarnya dengan RM 24. Trus karena perutku sudah lapar aku pun bergegas ke chow kit untuk mencari makanan dan aku pun makan sate dengan biaya RM 11. setelah itu aku mencari tempat pengiriman uang dan aku pun memilih BNI sebagai tempat mnegirim uangku berhubung istriku punya rekening BNI. Dan kursnya agak tinggi dimana 1 juta = RM 348. Dan aku pun heran karena aku baca di detik.com kalau investasi di Indonesia sudah semakin banyak tapi kenapa rupiah nilainya turun. Dan ongkos kirim ke Indonesia RM 5 sekali kirim.

Setelah itu aku pun berencana ke Bukit Bintang untuk jalan-jalan tapi berhubung badan masih capek akhirnya aku balik ke rumah tapi sebelumnya aku membeli air dalam galon 5,5 liter dengan harga RM 5.5.
Walaupun mahal mau tak mau aku beli jugalah. karena aku memerlukan air minum itu.

Dan di dalam kamarku aku pun melanjutkan nge blog sampe malam dan sesekali ngetwitter, tapi sebenarnya aku nggak pandai ngetwitter cuma iseng-iseng saja deh. Dan di dalam kamar pun aku menelpon anak-anakku di Pekanbaru Indonesia dan BBM dengan Istriku di Canberra. Sedih rasanya memiliki keluarga yang terpisah-pisah begini tapi berhubung hidup ini harus dijalani mau tak mau aku harus ikhlas menerima kenyataan ini dan siap menjalaninya.

Malam harinya aku makan hanya makan Indomie Goreng saja berhubung aku malas keluar pada malam hari dan juga belajar ngirit buat mencari dana untuk membeli tiket pesawat ke Canberra.


Salam..










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar