Minggu, 15 Januari 2012

AKU PUNYA HATI - KAHITNA

Segelas kopi menghiasi meja mungil yang ada di hadapanku walau tanpa alas tapi segelas kopi itu tidaklah tumpah karena sudah kusiapkan tissue apabila air kopi itu tumpah..

Setetes demi tetes kopi tarik itu kuhirup agar dapat menenangkan hatiku ini yang telah galau menghadapi masalah cinta. Memang cinta itu complicated banget dan kadang tak seindah cerita sinetron ataupun cerita saat masih SMA dulu..



Aku kadang tak mengerti apa sich maunya dia, katanya dia sayang, katanya dia rindu dan itu selalu diucapkannya lewat telpon, sms ataupun BBM tapi nyatanya saat aku jumpa nggak ada kata-kata itu lagi yang diucapkan dia dan itu membuat aku semakin tak menentu dan tak mau terus begini dan aku tak bisa melihat sikapmu seperti itu. Karena itu nggak bisa membuatku mengerti.

Aku tak bisa berlama-lama untuk menghadapi semua itu dan aku lebih baik balik lagi ke Batam untuk melanjutkan kehidupanku bersama kawan-kawanku. Kadang aku tak mengerti maunya dia apa.. Katanya Cinta..katanya banyak rindu..tapi kenapa kau dustai perasaan itu...
Aku masih punya hati ..dan masih ingin diperdulikan dan diperhatikan..jauh-jauh aku dari Batam ke Jogjakarta untuk menjumpai kamu dan berbagi rindu yang sebenarnya kepada dia tapi apa yang kudapat hanya rengutan..tatapan hampa dan hanya kata ya..dan tidak.. dan semua bikin aku keki dan tak bisa bilang apa-apa lagi..Sebenarnya apa yang kamu mau Ajeng!!!!...

"Sudahlah Bro..ngapain kamu pikirkan wanitamu itu," kudengar suara seseorang yang kukenal

"Wanita itu problem dan bila kamu mengenal wanita lebih jauh lagi kamu harus siap menghadapi semua'" itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang kawanku yang saat ini belum punya pacar walau umurnya sudah mendekati 40 tahun.

Dia teman kost ku walau usia kami jauh tapi tetap mau berkawan dengan kami mungkin saja karena kawan-kawan dia yang seumuran dengannya sudah punya keluarga jadi mau tak mau dia berkawan sama kami.

"Ngapain memikirkan cinta bro..pikirkanlah kehidupan yang sebenarnya..Cinta itu problem..kalau nggak siap jangan bermain dengan namanya cinta," kata kawanku lagi..

"Hei..Bro...terima kasih pendapatnya tapi lebih enak memiliki cinta dari pada menikmati cinta tanpa rasa.." kataku kepada kawanku.
Dan kulihat kawanku itu terdiam ketika aku mengucapkan kata-kata itu dan aku tak bermaksud untuk menyakiti perasaan kawanku itu tapi dia sendiri yang memulai semua itu dan sebenarnya aku nggak mau mencampuri urusan pribadi dia.

Dan kulihat temanku itu pergi dan katanya mau cari makan dulu katanya..Ehm..paling dia nongkrong di pub yang seperti biasa dia lakukan setiap malam minggu. kadang aku berpikir kehidupan yang macam mana yang dia cari..Eiittt..sorry aku tak boleh soozon gitu sama kawan kali aja dia memang cari makan di warung di simpang jalan Kartini.

Kembali ku menghirup kopi tarik rasa tongkat ali yang kubeli di Mall dekat Baloy..walau sudah tidak hangat lagi dan kembali ke tugasku semula memikirkan kejadian seminggu yang lalu sewaktu aku cuti ke jogjakarta. Kadang aku bingung apa yang dimaui dia..padahal aku sudah sangat bangga sekali saat membaca sms, bbm dia kalau dia merindukan aku sangat.."katanya," merinduku adalah sesuatu banget buat dia" dan kubilang kedia "Syahrini banget nich Ajeng.."

Bagai seorang Hero aku pun ke jogja dan aku nginap di hotel Santika Jogja..walau sedikit mahal tapi yang penting nyaman buat aku..Aku suka cari kenyamanan walau harus mahal. Ya kenyamanan itu memang mahal dan makanya aku mencari gaji yang besar sebagai piping inspector di Chevron di Batam.
Tapi apa saat ku sampai di bandara Adisucipto tak ada sambutan walau Ajeng sudah menjadi tunanganku tapi masih saja bersikap cuek sama aku. Tapi aku mengerti kondisi dia saat itu.

Tapi saat kujumpa tak seperti kuharapkan banget..Dan akhirnya aku persingkat kunjunganku di Jogja dan balik ke Batam lagi dan gagal semua planning-planningku yang kurencananakan bersama dia. Dan memang aku balik ke Batam tanpa kasih tahu dia ..karena aku kesel banget saat dicuekin semua. Mau jadi Hero ternyata jadi Bejo..

Apa harus kuputuskan cintaku dengan Ajeng karena kulihat sudah tidak ada cinta lagi untukku. Kadang aku ingin mengakhiri kisah cintaku dengan Ajeng tapi aku sudah pacaran malah sudah bertunangan selama 3 tahun jadi tak mungkin aku akhiri hubunganku dengan dia. Tapi aku tak mau terus begini karena aku masih punya hati dan menurut pendapatku cinta itu adalah sikap dan kasih sayang.

Tapi udahlah karena aku sayang dia akan kutunggu sampai 1 bulan apabila dia tak ada hubungi aku berarti dia sudah tak cinta dengan aku dan aku setidak-tidaknya bisa bersikap terhadap dia. Dan apapun keputusannya mudah-mudahan terbaik buat dia. Aku sayang Ajeng tapi bila cinta hanya sepihak buat apa..

"Met....kenape elo ngelamun gitu kayak orang bego saja..Mikirin Cinta yach..??," kata si tonny kawanku lainnya kalau yang sebelumnya namanya Indra..

"Slamet...slamet sudah kubilang dari dulu janganlah mikirin Cinta," kata Tonny..
"Kalau cinta ingin dimiliki siaplah berkorban, siaplah dapat masalah,"
"Karena cinta itu bagian dari masalah dunia."
"Wanita itu problem..jadi pandai-pandailah menghadapinya kalau nggak sanggup jangan bermain cinta,"
kata si Tonny..Aku mau berang sama si tonny ini karena mengganggap wanita itu masalah.. Tapi karena kawan aku tak bisa ambil tindakan. Sama saja kayak si Indra pikirku..

Aku tersenyum saja mensikapi semua itu dan akhirnya aku akhiri renunganku itu dan berencana mencari makan malamku dan kuambil BB ku dan kulihat ada BBM dan kulihat ada massage dari si Ajeng.
" Hai Mas Slamet..You Are key of my heart..?""
" Aku tak bisa hidup tanpa cintamu dan rinduku hanya untukmu seorang,"..

Aku cuma bisa geleng-geleng kepala saja mensikapi BBM dari si Ajeng..kadang aku nggak mengerti wanita.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar