Wednesday, June 13, 2018

HIDUP ITU ADALAH PILIHAN, KETIKA AKU HARUS MENGALAH

Alhamdulillah itu yng hanya bisa kutuliskan dalam kata demi kata dalam blog ini untuk menyampaikan rasa syukur dimana sejak minggu lalu penulis telah bekerja kembali di sektor oil and gas. Masa penantian yang cukup lama bagi pujangga piping untuk kembali bekerja di Engineering oil & gas project.

Adalah sebuah perusahaan engineering and construction yang berdomisili di Riau yang berkenan menhire saya untuk duduk dalam posisi pipeline design engineer. walau di offer untuk posisi junior engineer , penulis dengan senang hati menerima pekerjaan tersebut dan posisi tersebut.

Bukanlah waktu yang singkat untuk kembali bekerja di Oil & Gas Project setelah penulis harus meninggalkan pekerjaan sebagai piping design engineer di salah satu perusahaan di Malaysia dimana pada waktu itu tepatnya February 2012 , penulis harus resign dari pekerjaan dimana penulis harus mengikuti istri yang mengambil kuliah S3 di ANU Canberra Australia.

Penulis mau tak mau mengakhiri sementara waktu untuk mengubur impian untuk menjadi seorang profesional di bidang piping engineering untuk ikut bersama istri ke Australia karena tugas dan fungsi saya adalah menjaga anak-anak saya di Australia.

Saya harus mengakhiri pekerjaan di Malaysia pada 29 February 2012 dan kembali ke Indonesia di awal maret 2012. Dikarenakan saya harus menjaga kedua anak saya di Indonesia sebelum berangkat ke Australia. Istri saya sudah berangkat ke Australia pada awal januari 2012 dan akhirnya anak-anak saya tinggal bersama pembantu dan paman sebelum saya balik ke Indonesia. Bisa dibayangkan sedihnya anak-anak saya ketika , kedua orang tuanya tidak berada disisi mereka dan saya bisa merasakan hal itu.

Jadi selama sekitar 2 bulan, kami harus hidup terpisah dimana saya di Kuala Lumpur, Istri di Canberra Australia dan kedua anak saya di Pekanbaru Indonesia.

Hidup adalah pilihan,
dimana waktu itu penulis mendapatkan tawaran untuk bekerja sebagai permanent employee di salah satu perusahaan di Kuala Lumpur , tapi mengingat penulis harus menjaga kedua anak-anaknya maka tawaran itu ditolak dengan halus. Ada rasa kecewa karena penulis menolak tawaran itu dan semua kecewa dengan keputusan penulis untuk resign. Tapi hidup adalah pilihan.

Setelah di Canberra Australia, penulis berniat untuk bekerja dan sudah mencoba apply di beberapa perusahaan di Canberra dan sampai akhirnya mendapatkan peluang dan wawancara dengan perusahaan di Canberra dan waktu itu ada dua perusahaan. Namun kedua itu diakhiri dengan kata kecewa karena kegagalan yang menghinggapi penulis. Dimana visa yang diminta adalah working visa atau PR (Permannet Resident) tapi yang penulis miliki adalah student visa (sudah pernah diceritakan pada postingan sebelumnya)

Hidup harus diterima apa adanya,
Dimana penulis mau tak mau harus bekerja apa saja demi kelangsungan hidup keluarga di Canberra, karena rasanya tak mungkin mengandalkan beasiswa istri untuk hidup bersama dengan 2 anak dengan harga sewa rumah seharga AUD$ 350 per minggu.

Kerja kasar atau non skill harus diikuti, baik bekerja sebagai loper koran,  ikut membersihkan rumput halaman orang, ikut membersihkan rumah orang, bekerja pada exhibisi karpet, bekerja di hotel dan akhirnya bekerja di salah satu perusahan Cleaning Service.

Untuk pemula seperti saya yang belum pernah mengalami pekerjaan yang kasar tersebut tentunya hal yang sangat berat dimana penulis hampir pingsan karena bekerja di exhibisi karpet di Albert Hall, adalah pengalaman pahit yang mungkin tidak bisa dilupakan.

Kadang ada rasa sesal kenapa aku harus hidup seperti ini di Canberra dan meninggalkan masa kejayaanku di Engineering Design dan akhirnya tibalah musibah dimana harga minyak dunia turun mencapai harga 40 dollar / barel dan bertambah sulit untuk bekerja kembali di Oil & Gas di Australia. Apalagi harga batubara pun turun kala itu.

Sebuah pengorbanan yang berat untuk menghadapi kehidupan yang serba kekurangan di Canberra dan Struggle Live adalah sesuatu yang harus diikhlaskan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Alhamdulillah, karena keterbatasan kondisi kehidupan dan belum bekerjanya penulis di awal awal datang ke Canberra, akhirnya penulis menulis beberapa e-book dan dijual secara online di Indonesia.
Ada beberapa e-book yang dibuat selama hidup di Australia, seperti Bila aku ingin menjadi seorang piping enginner, pipe and fitting, PDMS Handbook . Dan Alhamdulillah banyak yang membeli e-book saya sehingga saya punya uang untuk memberikan nafkah untuk keluarga saya.

Alhamdulillah , saya pun membuat training training online piping design engineering dan banyak yang mendaftar dan mengikuti training yang saya buat. Tapi mengadakan training online itu tidak lah mudah memgingat diperlukan persamaan visi antara penulis sebagai pengajar dan peserta didik. Akhirnya semua itu hilang dengan sendirinya , karena perlu pro aktif dalam pelaksanaan training tersebut. Alhamdulillah dan terima kasih kepada seluruh anak didik saya yang pernah saya training, yang berkenan membantu saya dalam mengikuti training training yang saya buat.

Waktu berjalan dengan sendirinya dan apapun pekerjaan harus diterima dengan ikhlas, akhirnya setelah di pecat bekerja di salah satu hotel di Canberra, penulis menganggur selama 3 bulan dan akhirnya penulis bisa bekerja kembali di salah satu perusahaan cleaner bernama ISS Facilities Australia yang mempunyai project di ANU (Australian National University) Canberra.

Alhamdulillah dengan keikhlasan dalam menerima pekerjaan apapun juga, penulis dalam waktu 3 bulan mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu supervisor dan akhirnya secara resmi ditunjuk sebagai supervisor dan membawahi sekitar 100 orang pekerja dari berbagai manusia.

Selepas kembali dari Australia per Agustus 2016, penulis berencana menikmati hidup dengan santai tapi akibat dari kesantaian itu akhirnya penulis mempunya kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk istri penulis bekerja di salah satu perguruan tinggi di Riau.

Penulis punya keinginan untuk berwiraswasta baik dengan mengikuti training dan seminar keuangan seperti My Bigmall (toko online), MMBC (Travel Online) dan lainnya namun semua itu tidak bisa dijalani penulis dikarenakan perbedaan pemahaman penulis untuk memahami bisnis itu.

Akhirnya penulis bermitra dengan provider training yang ada di Yogyakarta untuk mengadakan training-training di pekanbaru. Tahun pertama tidak berjalan dengan lancar dan tidak adapun satu peserta yang mendaftar dan awal tahun kedua barulah ada mulai ikut in house training. Tapi mengadkaan training itu tidak mudah.namun dijalani dengan nikmat sambil mencari cari info kerja di Riau. Karena penulis tidak mau bekerja jauh dari keluarga.

Alhamdulillah, setelah menunggu setahun setengah lebih akhirnya penulis bisa merasakan aroma dan nuansa oil & gas kembali. Dan itu tidak mudah didapatkan mengingat penulis sudah hampir 7 tahun tidak bekerja di oil & gas project lagi.

Alhamdulillah, Alhamdulillah dan Alhamdulillah, terima kasih kepada Allah dan teman-teman yang membantu mencarikan saya kerja kembali.

Dulu sewaktu di Canberra Australia, saya berharap dengan saya membantu kawan-kawan orang Indonesia untuk bekerja di perusahaan di Canberra Australia, dimana saya bekerja dulu, namun harapan itu sia sia belaka. People is People. People is different when coming back to their real life.

Pesan penulis, jangan pernah berharap orang akan bersikap sama seperti kita, orang lain dan kita itu tak pernah sama. karena rasa cukup itu berbeda makna di masing-masing orang, rasa ingin membantu sesama kadarnya berbeda setiap orang. Dan lagi nggak perlu berlama-lama larut dengan masa lalu.

Tapi Alhamdulillah , Allah memberikan orang-orang baik yang membantu saya dan menghadirkannya untuk saya dalam meraih kehidupan saya yang lebih baik .

JANGAN PERNAH BERHARAP KEPADA MANUSIA, BERHARAPLAH KEPADA ALLAH





APA MAKNA PIPELINE DI MATA PUJANGGA PIPING.

Banyak cerita mengenai pipeline engineer dan banyak yang sudah menulis mengenai arti dari pipeline engineer. Dan anda bisa lihat dari situs situs yang ada dalam mbah google Dan mungkin tak perlu saya jelaskan disini apa itu pipeline engineer

Cuma say ahanya ingin share mengenai apa saya yang berkemungkinan berbeda dengan pekerjaan seorang piping engineer. 

Sebagai pujangga piping, penulis hanya bisa mengambarkan bahwa piping tu adalah sesuaty u perlakukan dengan kekakuan yang nyata sedangkan pipelin itu adalah perlakuan dengan kelembutan. Buktinya piping menggunakan elbow sedangkan pipeline menggunakan bending pipe.

Pipeline banyak berhubungan dengan perlakuan yang sempurna karena dia merupakan main distribusi dari setiap aliran baik gas maupun fluida (minyak/ water) . makanya walau dibilang orang simple tapi nyatanya tak sesimple yang orang duga dimana kadang di dalam kesimplean itu tersimpan lost production yang besar. 

Piping mah kalau ribut dan ngeyel cukup diganti dengan yang baru dan kerumitan di dalam piping itu berbanding terbalik dengan kesimplean pipeline. Pipeline simple tapi kritical sedangkan piping ribet tapi bisa tergantikan.

Pipeline itu banyak macam perlakuannnya seperti perawatan seorang raja dimana agar diperlakukan demikian supaya umur pipeline itu bisa mencapai lebih dari 100 tahun , karena life time pipeline itu sangat berarti bagi perkembangan zaman. walaupun zaman berubah tapi pipeline tetap itu itu saja.

Sedangkan piping diperlakukan seadanya saja , karena kalaupun bertingkah dan mengalami menstruasi / kebocoran tinggal diganti dengan piping baru dan perawatannya pun maksimal juga tapi maksimal sebagai seorang pengawal raja. 

Pipeline mempunyai perawatan yang significant seperti di pipeline kita akan mengenal sesuatu yang berujud Pipeline Integrity dan Pipeline Risk Asessment juga Inline pipeline inspection program implementation (pigging clean & check), serta perawatan harian melalui pengawalan Cathodic Protection 

kalau lainnya seperti Failure Mechanism, Repair Coating, repair , rehabilitation dan regutory Enviroment juga hampir sama dengan piping , cuma mungkin scopenya berbeda , dimana piping scopenya hanya region kecamatan sedangkan pipeline bisa mempunyai scope propinsi atau negara.

kelalaian dalam perawatan pipeline bisa menyebabkan keterpurukan pada lingkungan setempat dan berbahaya bagi mahluk hidup makanya pipeline dimanja dengan perlakuan istimewa semata-mata agar pipeline bisa bertahan sampai ratusan tahun. 

Karena Usia Pipeline itu dipengaruhi (sebelumnya sudah pernah dibahas..red)
1. Design (Perancangan yang bermartabat)
2. Construction yang merekat dan nyaman
3. Cathodic Protection yang melindungi 
4. Pengamanan terhadap kerusakan yang timbul akibat dari luar tubuh pipeline (ketika rock nya tersingkap) ..sehingga kadang perlu ada proteksi terhadap pipeline yang muncul diatas tanah (terbuka Auratnya) sehingga pipeline itu terproteksi dengan baik dan aman terhindar dari gangguan setan yang terkutuk. 

Jadi harap maklum saya bilamana perlakukan terhadap pipeline lebih bermartabat dibandingkan perlakuan terhadap piping. 

Tak ada gading yang tak retak, tak ada pipeline yang bocor itulah harapan kami , pipeline engineer

Salam , 13 juni 2018

Monday, June 11, 2018

KOPI ROBUSTA SEMENDO SUMSEL

PROTECTIVE COATING PADA PIPELINE YANG TERPASANG

Untuk melindungi pemukaan luar under ground pipeline dari kerusakan karena korosi, salah satu cara adalah dengan membalut pipa dengan suatu bahan pembalut yang dapat mengisolasikan pipeline dari lingkungan sekitarnya .

Adapun jenis coating yang umum digunakan ada beberapa macam, diantaranya yaitu :
- Concrete Coating
- Coalter enamel coating
- Polyethelyne coating

Pipa untuk pipeline bisa juga dipesan dalam kondisi sudah tercoating (cat) , tapi kedua ujung-ujungnya harus tetap telanjang secukupnya agar mudah untuk di las. Bilamana sudah di las maka bagian yang masih belum ada pembalutnya akan dibalut setelah proses pengelasan selesai.

namun bilamana saat dibeli pipanya masih belum ada coating nya maka untuk pencoatingan akan dilakukan di lapangan dengan cara yang manual dengan menggunakan mesin .

Tapi sebelum dilakukan pekerjaan coating ada baiknya pipeline tersebut bisa dibersihkan terlebih dahulu agar pembalut/ coating bisa melekat ke atas permukaan pipa.

pemeriksaan coating/ hasil pembalutan dilakukan dengan alat Holiday Detector . Bilamana ada pemasangan coating terpasang tidak sempurna maka alat tersebut akan memberikan kode yaitu dengan alarm berbunyi. Maka coating yang rusak itu harus segera diperbaiki lagi dan seterusnya dilakukan pemeriksaaan ulang


Duri, 11 juni 2018

UMUR PIPELINE DIPENGARUHI OLEH HAL SEPERTI INI

Banyak faktor yang mempengaruhi life time (umur) dari pipeline , diantaranya adalah :

1. Design
2. Construction
3. Hydrostatic pressure test
4. Cathodic Protection
5. External Coating
6. Protection dari Outside Damage. (pasang barricade, pagar bilamana pipeline berlokasi di pinggir jalan raya dan dengan posisi di above ground (diatas tanah)
7. Supervision Control / Scada control


Apabila semua itu bisa dijaga , Insha Allah umur pipeline bisa mencapai 100 tahun. 

BAGAIMANA CARA MEMASANG PIPELINE DI AREA KERJA

Banyak cara digunakan untuk menkonstruksi pipeline di lapangan / site. Adapun konstruksi pipeline adalah sebagai berikut :
1. Over head pipeline
2. Above ground pipeline
3. Under Ground / Burried pipeline
4. Under Water pipeline

Diantara keempat metode diatas yang akan kita bahas adalah menurut jenis pekerjaannya , konstruksi pipeline dengan cara burried / undergroud pipeline dapat dibagi dengan urutan sebagai berikut :
1. Survey
2. Clearing dan Grinding Right of Way
3. Ditching
4. handling dan Stringing Pipe
5. Welding
6. Bending
7. Protective Coating 
8. Lowering In
9. Tie-In
10. Back Filling
11. River Crossing
12. Road Crossing
13. Cleaning and Pigging
14. Hydrostatic Testing
15. Pipeline Marker Cleaning

Dari beberapa istilah diatas kita akan jelaskan satu persatu dalam segmen lainnya karena dengan harapan dengan uraian singkat ini anda bisa menelaah bagaimana memasang pipeline di lapangan sesuai urutan yang ada. 

Duri, 11 juni 2018




Thursday, June 7, 2018

PIPELINE INTEGRITY PIPE SLEEVE

Full Encirclement Sleeve (Full Wrap)
5.9.1 A full encirclement sleeve (full wrap) is a metal wrap installed around pipe for reinforcement and containing pressure. The full sleeve is produced by welding together two half sleeves around pipe. Sleeves are only permitted to be installed on pipe having a wall thickness between .188 and .750 inches.
There are two types of full wrap encirclement sleeves:
• Type A is longitudinally welded along its connecting edges but not welded to the pipe at the ends.
• Type B is welded on the ends to the carrier pipe in addition to the longitudinal weld. Type B is the recommended installation because it is pressure containing.
Sleeve material is listed in the Pipe Welding procedure (MIP-407) by pipe material/sleeve material classification. See Section 5.9.10 and 5.9.11 for girth weld and long repair lengths. For assistance, contact the Asset Integrity Team (Pipeline Integrity Technologist).
5.9.2 The sleeve material wall thickness must be calculated to accommodate the full design pressure of the mainline pipe on which it is installed. Use the following formula:
T=………..
Where:
Ts= Minimum sleeve thickness in inches (at full design pressure)
Tp= Minimum pipe thickness in inches (at full design pressure)
Ss= SMYS for the sleeve material in psi
Sp= SMYS for the pipe material in psi
Dp= Outside diameter of the pipe in inches
The sleeve thickness must be greater than or equal to the pipe wall thickness. Sleeve material of higher SMYS than the pipeline shall have a wall thickness equal to or greater than the original pipeline design thickness. No credit shall be taken for the increased SMYS of the sleeve. If the sleeve thickness is greater than
the pipe thickness, the ends of the sleeve must be chamfered at a 45 degree angle to a thickness equal to the pipe.
5.9.3 Inspect the wall thickness.
The integrity of the pipe at the fillet weld location must be verified. This may be done using an ultrasonic thickness gage and by visual inspection.
The minimum pipe wall thickness at the location where the sleeve will be welded to the pipe is .188 inches.
5.9.4 Prepare the pipe as described in section 5.6 of this procedure.
5.9.5 Prepare the sleeve and fit it to the pipe.
5.9.5.1 Wire brush the internal surface of the sleeve to remove dirt, rust, scale, and other foreign materials.
5.9.5.2 A factory manufactured half sleeve is usually ten feet long and may be cut to the required length in the field. The minimum length for a sleeve is four inches per DOT.
5.9.5.3 A backing strip is recommended at the longitudinal butt weld to protect the pipe from weld damage. The strip must be a minimum of 16 gauge (.0625 inch thick) mild carbon steel cut to the length of the half sleeve. Tack weld the strips to the bottom half of each side, with welds approximately a half inch long and spaced twenty-four inches apart. Follow the sleeve manufacturer’s instructions, if available.
5.9.5.4 When sleeves are used to repair dents, fill the dent with a hardening filler material such as epoxy or automobile body putty before installing the sleeve.
5.9.5.5 Place the bottom sleeve, with the backing strips attached, under the pipe with the edges of the strip barely touching the sides of the pipe. Position the top sleeve over the pipe using wedges on the ends of the top sleeve’s longitudinal seam to provide clearance for the backing strip to fit underneath the top half.
5.9.5.6 Plate clamps can be used for positioning the top sleeve and can be removed when the proper position is obtained. Spreader bar rigging may be used when handling long half sole sleeve sections.
5.9.5.7 Once the half sole sleeves are in close proximity to the pipe, position the chain clamps around the half sole. Chain clamps should be fabricated of a diamond, double roller type chain. The tightening mechanism must be supported by a metal shoe contoured to the shape of the half sole/pipe.
5.9.5.8 Tighten the clamps at an equal rate on each clamp until the top half sole has cleared the backing strips. At this point, the wedges can be removed. Continue tightening the clamps until the half sole is firmly in position.
5.9.5.9 Remove any hydrocarbon film on the sleeve and pipe at the fillet weld location with a suitable solvent. This is an important step and integral to ensuring a low-hydrogen weld!
5.9.6 Reduce the pressure by one third of the normal operating pressure to allow the sleeve to share hoop stress. In cases where the product or operation does not allow the pressure to be dropped by one third, consult the Asset Integrity Team (Pipeline Integrity Technologist) or Technical Services before continuing.
5.9.7 After the pressure is reduced, complete final tightening of the sleeves.
The gap of the longitudinal weld groove is critical. The gap must be 1/16 inch on each side. Reposition the sleeve or grind the edges to achieve the proper gap.
5.9.8 Weld the sleeve per the Pipe Welding procedure (MIP-407).
The sleeve installation welding procedure is a low hydrogen API-1107 process. Use absolutely dry low hydrogen electrodes and carefully control the size and shape of the circumferential fillet weld. The leg of the fillet weld should equal 1.4 times the wall thickness of the pipe. Strive for a concave faced fillet weld, with streamlined blending into both members; avoid notches and undercuts. The smoother and more streamlined the weld, the greater the resistance to fatigue. The longitudinal welds must be completed before welding circumferentially type “B” full encirclement sleeves.
5.9.10 If the area to be sleeved contains a girth weld that may provide difficulty with fitting a plain sleeve, an expanded sleeve (sometimes called a pumpkin) can be installed providing the material meets the requirements listed in MIP-407.
5.9.11 If the area to be sleeved is longer than the sleeve material and additional pieces must be used, use one of the following methods:
• Butt weld the sleeves together at each end and radiographically inspect the butt welds prior to installing the sleeve halves on the pipeline.
• Leave a minimum of ½ pipe diameters (or 4” minimum) between the two sleeves.
• Butt the sleeves together and install another sleeve over those using the proper sleeve weld procedure listed in MIP-407. The overlapping sleeve must be at least 12” long and centered over the primary sleeve ends. The overlapping sleeve must be oversized (larger inside diameter) and be able to cover the entire circumference of the primary sleeve. The overlapping sleeve material and thickness must be calculated using the larger outside diameter of the primary sleeves.


https://pipelineintegrity.wordpress.com/2011/04/21/full-encirclement-sleeve-full-wrap/

KOPI LIBERIKA RANGSANG MERANTI RIAU





LAJEKELA COFFEE


lajukela Coffee menghadirkan suasana baru dalam perkopian di tanah air . Product yang lahir dari seorang piping design engineer ini mencoba mencari celah dalam memasuki dunia perkopian di tanah air dan manca negara.

Harapannya cuma satu yaitu mencari nafkah hidup untuk anak dan istri dimana kondisi sebelumnya masih menganggur dan belum dapat kerja. Walau tidak sepenuhnya bisa menafkahi keluarg tapi setidak tidaknya bisa membantu keluarga dalam mengisi hari-hari dengan sesuap nasi.

Lajukela Coffee brand memiliki 6 jenis kopi yang dikembangkan untuk dijual secara umum yaitu menjual dalam keadaan sudah dimasak dan digiling

Roasting adalah istilah masak dalam dunia kopi bisa juga disangray.

Adapun Nama kopi dan daerah pengasil kopinya sudah masuk dalam khasanah kopi terbaik Nusantara yaitu :
1. Kopi Arabika Gayo
2. Kopi Robusta Semendo
3. Kopi Liberika Rangsang Meranti, Riau

Sedangkan yang lainnya masih belum masuk dalam list kopi terbaik yang dikeluarkan oleh Pemerintah namun hasilnya sudah mencapa kopi terbaik di Indonesia

Dimana Jenis kopi dan daerahnya adalah :
1. Kopi Arabika Semendo
2. Kopi Arabika Lubuk Raya
3. Kopi Robusta Kerinci


Jadi hanya segitu kopi yang kami miliki karena kami tidak mempunyai dana yang banyak untuk menghadirkan seluruh kopi yang ada di tanah air.


Mencari harapan baru dengan menjual kopi-kopi yang menjadi recomendasi dari Pujangga Piping tentunya berharap teman-teman pembaca blog ini dapat membeli kopi-kopi yang menjadi koleksi dari Lajukela Coffee.

Kami memuatnya dalam beberapa kemasan yaitu kemasan 125 gram, 250 gram dan 1 kg. maksudnya untuk memudahkan pembeli dalam mengelola suasana belanja kopi ke dalam nuansa yang santai dan nikmat

Kopi adalah kehangatan rasa yang nyata untuk penikmat kopi
Kopi adalah harapan nyata bagi pemuja kopi nusantara
Kopi adalah mainstream yang membuat kita mau tidak mau menghadirkan kopi dalam kehidupan kita
Dan kopi adalah Selera yang selalu ingin bersynergy dengan kondisi yang ada

Bila anda ingin memesan , silahkan hubungi kami di 08117603471.

Kami berdomisili di Kota Pekanbaru dan Duri .



PEMASANGAN PIPE SLEEVE PADA PIPELINE

Penggunaan Pipe Sleeve pada dinding pipa yang korosi bisa dilakukan dengan kondisi pipa sebagai berikut

1. Pipe sleeve hanya bisa dipasang pada pipa yang mempunyai ketebalan antara 0,188" sampe 0,750"
2. Pipe sleeve yang dipasang adalah pipe sleeve yang di las pada ujung-ujung sleeve yang menyentuh pipa
3. Tidak ada batasan berapa panjang sleeve yang di tentukan



Tuesday, June 5, 2018

PUJANGGA PIPING IS BACK

Senang rasanya bisa kembali menulis dalam blog pujangga piping ini. Walaupun blog ini bukan blog yang bisa jadi andalan anda untuk belajar piping tapi mudah-mudahan bisa membantu anda dalam menelaah senuah piping design engineering

Tapi mungkin sekembalinya pujangga piping menulis di blog ini ada sedikit perubahan yang berefek kepada knowledge anda sebagai pencinta atau pembaca blog kami ini. Karena selain piping, kami pun berencana menulis beberapa artikel yang berhubungan dengan pipeline. Pipeline is Off plot. and mostly off plot. 

Selain piping dan pipeline, kami pun berencana sharing mengenai perkopian di tanah air karena zaman sekarang kopi Indonesia sudah mulai disukai oleh masyarakat di Dunia. Dan bahkan Kopi Gayo hampir selalu menjadi langganan setiap exhibisi yang diadakan di negara yang menyukai kopi Indonesia. 

Zaman sekarang harus banyak bersynergy walaupun kelihatannya anda mampu mengelola sendiri tapi tidak semudah seperti dahulu jadi piping, Pipeline and Lajukela Coffee. 

Siapa tahu ada yang berminat membeli kopi dalam bentuk kemasan,bisa menghubungi kami di 08117603471. Promo kami sudah menyebar ke seluruh Indonesia di media sosial. 

Kami kembali bekerja di dunia Oil & Gas setelah hampir 6 tahun absen sebagai engineer dikarenakan kondisi pada waktu 6 tahun yang lalu kami harus rela resign dari pekerjaan sebagai piping engineer di salah satu perusahaan di Malaysia dan ikut istri melanjutkan kuliah S3 di Canberra Australia. Dan kerja di Australia bukanlah pekerjaan skill yang kami geluti,.

Jadi kami kembali menulis di blog ini adalah sebagai pembelajaran dan represh kembali mengenai dunia piping dan pipeline.

Walaupun 6 tahun tidak bekerja di dunia Oil & Gas, tapi kami berhasil menulis buku - buku yang berhubungan dengan piping engineering, diantaranya :
1. Pipa & Sambungannya
2. Bila Aku Ingin menjadi seorang piping engineer
3. Piping Design Check List 

dan juga membuat training-training online piping design dengan peserta kebanyakan dari Indonesia. tujuannya adalah untuk menjaga kapabilitas kami sebagai piping engineer agar ilmu yang dimiliki terus berkembang dan maju.

Menghadiri Oil & Gas Exhibition (OGA 2017) di Kuala Lumpur di Bulan Juni 2017 lalu selama 3 hari disamping mendapatkan banyak pena juga mendapatkan ilmu-ilmu baru di bidang piping dan pipeline dan mungkin bisa diterapkan di pekerjaan kami sekarang.

Mohon doa dan restunya agar kami bisa tetap ada dan selalu ada menghadirkan suasana baru mengenai piping, pipeline dan kopi.

 

PUJANGGA PIPING AS A PIPELINE DESIGN ENGINEER

Alhamdulillah , akhirnya kami mendapatkan pekerjaan kembali di dunia oil & gas. Bekerja di salah satu perusahaan Engineering & Construction, kami siap memberikan yang terbaik untuk perusahaan yang saya ikuti sekaligus ingin membuktikan kemampuan kami sebagai seorang pipeline engineer. Kerjanya baru mulai kemaren dan mudah-mudahan kami bisa menulis kembali sesuatu di blog ini walaupun dengan nuansa yang berbeda

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
          google_ad_client: "ca-pub-3627987274904652",
          enable_page_level_ads: true
     }); 
</script>

Sebenarnya kami banyak bekerja di piping design engineer dan ini baru pertama kami berkecimpung di dalam dunia pipeline design engineer. Sebenarnya ilmunya sama cuma yang dihadapi berbeda, kalau piping mostly di dalam gathering station kalau pipeline kebanyakan di luar areal kerja client.

Pipeline yang dikerjakan berhubungan dengan integrity atau bisa kita dalami adalah kemampuan dan kesanggupan dimana pipeline yang ada walau berumur lebih dari 40 tahun diharapkan masih mampu menahan beban dari dalam dan dari luar baik itu tekanan, korosi dan gesekan dari dalam saat transportasi minyak bumi (Shipping Line)

Korosi tidak bisa dihindarkan pada setiap benda yang bermetal alias punya komposisi besi (ferro) yang tinggi. Jadi mau tak mau engineer harus mendesign bagaimana seharusnya sebuah pipeline itu bisa tahan terhadap korosi,
Banyak cara yang dilakukan untuk menahan laju korosi yaitu dengan memberikan coating (lapisan) berupa cat atau lainnya. juga bisa memberikan cathodic protection dengan pemberian anoda di tempat yang sudah ditentukan.

Bisa juga dengan memberika pipe sleepe atau pipe condom, pipe casing atau lainnya dimana tujuannya ada untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam menghindarkan diri dari korosi.

Cerita malam menunggu malam lailatul Qodar  5 Juni 2018