Showing posts with label PIPELINE. Show all posts
Showing posts with label PIPELINE. Show all posts

Wednesday, June 20, 2018

PIPELINE DEFECT, HOW DO YOU FEEL, BRO ?

Berbicara mengenai pipeline defect berarti kita akan bicara mengenai kerusakan . Defect artinya rusak atau kecacatan yang menerpa suatu pipeline. Banyak macam defect yang mungkin akan dimiliki oleh sebuah pipeline . karena kalau kita bicara pipeline berarti kita bicara penyalur pipa yang panjangnya ribuan kilometer, Bro.. Jadi setiap segmen pada pipeline bisa terjadi defect yang sama atau bisa juga defect yang berbeda karena defect atau cacat itu memiliki segmen yang berbeda-beda. yang satu mungkin saja berjerawat, yang satu mingkin kena kolestrol, yang satu mungkin kena tabrak, yang satunya lagi mungkin kena santet. semua itu bisa saja terjadi as long as you bisa mengatasinya , everything is fine, lho...

iklan : Kalau mau berdonasi ke blog ini, coba lihat di segmen donasi. yach lumayan buat tambah data internet pasang photo-photo pada artikel ini dan sisanya untuk biaya sewa kost-kost an.\

Saya ingin coba menguraikan beberapa defect yang saya baca pada buku yang dikasih oleh sahabat saya 10 tahun lalu dan mungkin bisa menjadi salah satu cara anda untuk mengetahui nama-nama defect yang ada pada pipeline. Tapi bukunya tebalnya 100 halaman lebih, jadi ijinkan saya untuk membagi cerita defect pipeline ini dalam berbagai pembahasan dan tentunya bisa menambah wawasan anda dalam berbelanja product lajukela coffee. (maaf sedikit memasukkan iklan..red)

Seperti kita tahu bersama bahwa defect pada pipeline itu ada penyebabnya dan penyebabnya secara garis besarnya adalah sebagai berikut :

1. Manufacturing Defect, yaitu defect/ cacat yang timbul disebabkan oleh kerusakan dari pabrik pembuatnya. misalnya plate defect, ERW defect, Seamless pipe defect dan lainnya

2. Operation Defect, yaitu kerusakan yang timbul akibat dari kesalahan operasi misalnya tanah yang bergerak, erosi, korosi dan lainnya

3. Coating dan CP (Cathodic Protection), yaitu defect yang timbul akibat dari pemakaian coating dan cathodic protection, misalnya pengecatan yang berbekas, cat yang melepuh dan lainnya

4. Defect Interactions yaitu defect yang timbul akibat dari bersinggungan antara berbeda media contohnya tanah dengan coating dan lainnya.

Tapi yang paling menyebabkan defect yang paling banyak pada pipeline adalah Defect yang diakibatkan oleh Operasi / pengoperasian baik itu aliran dalam pipeline atau lainnya. 

Untuk pembagian masing-masing defect dan jenis serta namanya akan dijelaskan pada segmen berikutnya..Mungkin nanti pakai photo-photo. Khawatir di salah artikan kalau saya misalnya saya tulisan Kontener , yang anda pikirkan adalah kontiner yang diangkut kapal padahal yang sebenarnya yang saya maksudkan adalah kontener untuk wadah makanan. 

Mudah-mudahan ada yang mau berdonasi di blog ini. Doakan yach..






THIS ONLY SLEEVE NOT SLEEP FOR PIPELINE INTEGRITY

Berbicara mengenai pipeline maintenance atau lebih kerennya adalah pipeline integrity pastinya tidak bisa terlepas dari material dari tubuh pipeline yang digunakan. Baik itu material dari bahan carbon steel atau concrete steel. Dan material pun ada umurnya baik itu mencapai puluhan tahun maupun ratusan tahun tergantung dari cara kita mendesign pipelinennya , merawatnya dan memberikan pelayanan yang baik terhadap pipeline.

Banyak cara yang dilakukan untuk merawat umur / life time diantaranya adalah pernah saya uraikan di tulisan sebelumnya. Tapi yang penting adalah bagaimana membuat pipeline itu nyaman dalam mengoperasikan dirinya dalam menyalurkan fluida maupun gas yang ada di dalamnya, tentunya dengan bantuan pompa dan kompressor. Tinggal kalian pilih saja mana untuk fluida dan mana untuk gas.

Untuk perawatan pipeline ini sering timbul permasalahan dengan kondisi keadaan daerah sekitar yang dilewati pipeline disamping kondisi-kondisi yang terjadi pada tubuh pipeline itu sendiri. Kondisi daerah sekitar yang dimaksud adalah kondisi bilamana pipeline berada di atas tanah dan pada posisi di sebelah jalan raya , tentunya bisa menyebabkan kerusakan pada pipeline itu sendiri dimana kasusnya mungkin ditabrak kendaraan, hewan liar maupun niatan iseng manusia untuk mencuri pipa.

Kalau kita lihat dari pemasangan pipeline di luar negeri, penulis ambil contoh kasus di Australia , pada umumnya pipeline ditanam di dalam tanah dengan kedalaman 1,6 m dari permukaan tanah. Dan selalu dipasang tanda kalau ada pipeline disekitar itu. Dan untuk penggalian tanah yang dilakukan oleh penduduk atau perusahaan konstruksi harus ada izin dari Department Energy di sana. Kalau di Indonesia nampaknya tidak bisa seperti itu dan makanya mau tak mau kebanyakan pipeline dipasang diatas tanah karena agar masyarakat tahu bahwa ada pipeline yang melintas.

Jadi kekhawatiran akan bahaya kebocoran, kerusakan dan kehilangan pipa selalu menghiasi perasaan dari para operator/ perusahaan minyak dan gas yang menyalurkan fluida/ gas. Jadi untuk itu di setiap perusahaan migas selalu ada team yang banyak untuk mengurusi/ mengatur keamanan pipeline dari bermacam bahaya yang bakal menimpanya. 

Makanya tidak heran ada team engineering pipeline, team construction pipeline, team Korosi/ NDT pipeline, team peoject controler pipeline, team cathodic protection pipeline, team security pipeline dan team lainnya. Sehingga semua penyaluran fluida/ gas bisa berjalan dengan sempurna. Tapi semua itu mengacu kepada pipeline integrity (keunggulan pipeline) dan semua yang disebutkan diawal adalah team integrity pipeline yang bekerja sama menjaga pipeline agar bekerja dengan sempurna. 

Tapi untuk mendapatkan pipeline integrity yang sempurna ada baiknya juga merefer kepada suatu system risk assessment pipeline dimana dengan adanya data dari risk assessement ini informasi atau mengenai pipeline yang beredar bisa didapatkan. Jadi adapun yang menjadi alat atau data yang diperlukan adalah : 

1. Modul yang akurat yang akan dipakai untuk pipeline review

2. Mengumpulkan data-data dan juga memasukkan tanggal update pengambilan data. Data itu adalah data-data yang mungkin sifatnya berhubungan langsung dengan kondisi pipeline di lapangan (site)

3. Menyiapkan perangkat dan peralatan yang diperlukan dalam menerapkan hasil dari pipeline risk assessement dengan membagi batasan-batasan atau daerah-daerah pada pipeline, bisa saja berdasarkan per km, per mill, per pipe support dan lainnya yang intinya pembagian wilayah yang menerpa pipeline itu membuat informasi mengenai pipeline semakin lengkap. 

4. Meng-assess resiko, bilamana hasil dari point no 3 sudah didapat maka langkah selanjutnya ada menganalisa resiko yang mungkin bisa timbul yang menyebabkan kerusakan pada pipeline . misalnya adanya pipeline yang timbul di atas tanah dan berada di pinggir jalan yang berbelok. sehingga harus dipasang baricade, dan juga bilamana jalur pipeline berada di daerah ramai penduduk ataupun lainnya sehingga integrity pipeline bisa tercapai

5. Memanage resiko , menghandle atau mengatur resiko, maksudnya adalah bagaimana resiko yang mungkin timbul bisa diatur agar tidak berdampak buruk terhadap penduduk di sekitar maupun lingkungan dan bagaimana resiko itu bisa dihilangkan agar kondisi pipeline bisa tetap baik dan bertahan lama. yang paling buruk adalah merelokasi penduduk di daerah yang ada jalur pipa seperti yang dibuat di Australia. Tapi rasanya tak mungkin bisa diterapkan di Indonesia. 


Tapi banyak cara untuk mendukung gerakan pipeline integrity setelah dilakukan risk asessment oleh team dari perusahaan migas. Risk asessement bertujuan untuk membaca situasi terakhir yang bisa diterapkan dalam membantu pipeline integrity. 

PENERAPAN PIPELINE INTEGRITY, salah satunya adalah pemasangan pipe sleeve / pipe casing belah dua di atas permukaan pipeline yang menurut data dari NDT test harus dipasang pipe sleeve. Dan besaran ketebalan pipa yang bisa mendapatkan sesuatu sleeve adalah antara 0,188" sampai ke 0,750", bilamana lebih kecil dari 0,188", mau tak mau pipanya harus diganti dengan yang baru dan bila lebih dari 0,750", pipanya tidak boleh di sleepe. 

Tidak ada batasan panjang dari pipe sleeve yang dipasang pada pipeline karena aturan yang timbul mengacu kepada ketebalan pipa yang layak untuk mengkonsumsi kawat las. pemasangan pipe sleeve itu hampir sama dengan pemasangan pipe clamp terhadap pipa yang bocor. cuma pipe clamp pakai baut di masing-masing sisi dan sifatnya temporary sedangkan pipe sleeve dilas dan permanent.

Untuk diameter pipa yang di sleeve, standardnya beragam tapi minimal pipa yang di sleeve berkisar minimal 4" dan maksimal 12". Tapi mungkin ada perusahan migas lainnya memasang sleeve untuk pipa diatas 12". Dan itu tidak ada masalah as long as ketebalan pipa existing bisa dijaga dengan indah dan memenuhi standard tebal pipa existing yang dilas, yach why not?

Tapi mungkin yang harus dilihat adalah efek ke movement pipeline yang bisa saja terjadi karena efek dari pengelasan dan juga terpasangnya sleeve pada badan pipa existing, mungkin saja dia gerah dan merasa risih dengan adanya tambahan jaket di tubuhnya, yach who knows ?

Makanya kadang diperlukan suatu perhitungan baik itu menggunakan software maupun manual perhitungan untuk mencari tahu pergerakan pipeline itu apakah masih normal atau tidak dan juga mungkin untuk penempatan pipe support baru yang ditambahkan untuk menopang pipeline yang mengalami pertambahan kulit. Mungkin saja penempatan pipe anchor atau pipe guide perlu di tambah, yach where lah? 

itu saja sedikit uraian mengenai pipeline integrity menurut pemahaman orang awam seperti saya di bidang pipeline integrity. semoga bermanfaat bagi kita semua. bilamana ada bingung dengan berbagai ungkapan saya, coba tanyakan ke ahlinya?......

Next , nanti kita coba cerna pipeline sleeve secara kekeluargaan apakah masih bisa diterapkan ataukah perlu penggantian pipa baru atau jalur pipeline baru dan mana cost yang lebih nyaman dan murah bilamana bila dibandingkan dengan pemasangan pipe sleeve dengan pemasangan pipeline baru, dan apakah tetap layak dipasang diatas tanah ataupun dipasang di dalam tanah. Tapi semua itu tentunya mengarah kepada life time sebuah perusahaan berada di daerah mereka mengolah minyak, apakah bertambah profit ataukah rugi. apalagi dengan kondisi masa berakhir kontrak HGU yang bisa saja tidak diperpanjang. 

jadi intinya Life time sebuah pipeline dipengaruhi oleh masa berlakunya sebuah perusahaan pengolah minyak di daerah itu. Because everything is about money / profit. Saya pun sebagai pengusaha supplyer kopi tentunya akan meneruskan usaha saya bilamana tercapai profit yang diharapkan. 

NB; Artikelnya nggak pakai photo, karena khawatir ngabisi kouta internet saya, maklum lah nggak unlimited. Mau donasi, yach silahkan transfer aja ke rekening yang tertera. atau boleh juga bilamana mau ber iklan. tapi ada fee nya lho..

Duri, 20 Juni 2018












Tuesday, June 19, 2018

CERITA KEBOCORAN UNDERWATER PIPELINE DI AUSTRALIA AKIBAT ALIRAN TURBULENT

Ceritanya ketika saya masih bekerja di Canberra Australia ada terjadi kebocoran pipa pipeline akibat korosi pada pipeline water . Kejadiannya tanggal 10 December 2015.

Kemungkinan terjadinya gesekan atau turbulent flow di dalam pipa karena mungkin akibat dari posisi sambungan (kondom)  yang dekat dengan pipa dan juga akibat materialnya tidak sama dengan pipa sambungannya.


KONDISI PIPA YANG MENGALAMI KEBOCORAN
TERLIHAT PIPA YANG MENGALAMI KEBOCORAN PADA POSISI BAWAH


KONDISI PIPA YANG MENGALAMI INTERNAL KOROSI AKIBAT ALIRAN TURBULENT


PIPA YANG SUDAH DICOATING OUTSIDE PIPE DAN CONCRETE INSIDE PIPE
Terlihat Walaupun pipanya sudah dicoating dan dikasih concrete di dalam pipa masih saja mengalami kebocoran, akibat tekanan air yang sangat besar. 






Setelah pipa yang bocor itu di potong dan diperbaiki seperti pada gambar 














setelah dipasang, akhirnya ditimbun kembali

Wednesday, June 13, 2018

APA MAKNA PIPELINE DI MATA PUJANGGA PIPING.

Banyak cerita mengenai pipeline engineer dan banyak yang sudah menulis mengenai arti dari pipeline engineer. Dan anda bisa lihat dari situs situs yang ada dalam mbah google Dan mungkin tak perlu saya jelaskan disini apa itu pipeline engineer

Cuma say ahanya ingin share mengenai apa saya yang berkemungkinan berbeda dengan pekerjaan seorang piping engineer. 

Sebagai pujangga piping, penulis hanya bisa mengambarkan bahwa piping tu adalah sesuaty u perlakukan dengan kekakuan yang nyata sedangkan pipelin itu adalah perlakuan dengan kelembutan. Buktinya piping menggunakan elbow sedangkan pipeline menggunakan bending pipe.

Pipeline banyak berhubungan dengan perlakuan yang sempurna karena dia merupakan main distribusi dari setiap aliran baik gas maupun fluida (minyak/ water) . makanya walau dibilang orang simple tapi nyatanya tak sesimple yang orang duga dimana kadang di dalam kesimplean itu tersimpan lost production yang besar. 

Piping mah kalau ribut dan ngeyel cukup diganti dengan yang baru dan kerumitan di dalam piping itu berbanding terbalik dengan kesimplean pipeline. Pipeline simple tapi kritical sedangkan piping ribet tapi bisa tergantikan.

Pipeline itu banyak macam perlakuannnya seperti perawatan seorang raja dimana agar diperlakukan demikian supaya umur pipeline itu bisa mencapai lebih dari 100 tahun , karena life time pipeline itu sangat berarti bagi perkembangan zaman. walaupun zaman berubah tapi pipeline tetap itu itu saja.

Sedangkan piping diperlakukan seadanya saja , karena kalaupun bertingkah dan mengalami menstruasi / kebocoran tinggal diganti dengan piping baru dan perawatannya pun maksimal juga tapi maksimal sebagai seorang pengawal raja. 

Pipeline mempunyai perawatan yang significant seperti di pipeline kita akan mengenal sesuatu yang berujud Pipeline Integrity dan Pipeline Risk Asessment juga Inline pipeline inspection program implementation (pigging clean & check), serta perawatan harian melalui pengawalan Cathodic Protection 

kalau lainnya seperti Failure Mechanism, Repair Coating, repair , rehabilitation dan regutory Enviroment juga hampir sama dengan piping , cuma mungkin scopenya berbeda , dimana piping scopenya hanya region kecamatan sedangkan pipeline bisa mempunyai scope propinsi atau negara.

kelalaian dalam perawatan pipeline bisa menyebabkan keterpurukan pada lingkungan setempat dan berbahaya bagi mahluk hidup makanya pipeline dimanja dengan perlakuan istimewa semata-mata agar pipeline bisa bertahan sampai ratusan tahun. 

Karena Usia Pipeline itu dipengaruhi (sebelumnya sudah pernah dibahas..red)
1. Design (Perancangan yang bermartabat)
2. Construction yang merekat dan nyaman
3. Cathodic Protection yang melindungi 
4. Pengamanan terhadap kerusakan yang timbul akibat dari luar tubuh pipeline (ketika rock nya tersingkap) ..sehingga kadang perlu ada proteksi terhadap pipeline yang muncul diatas tanah (terbuka Auratnya) sehingga pipeline itu terproteksi dengan baik dan aman terhindar dari gangguan setan yang terkutuk. 

Jadi harap maklum saya bilamana perlakukan terhadap pipeline lebih bermartabat dibandingkan perlakuan terhadap piping. 

Tak ada gading yang tak retak, tak ada pipeline yang bocor itulah harapan kami , pipeline engineer

Salam , 13 juni 2018

Monday, June 11, 2018

PROTECTIVE COATING PADA PIPELINE YANG TERPASANG

Untuk melindungi pemukaan luar under ground pipeline dari kerusakan karena korosi, salah satu cara adalah dengan membalut pipa dengan suatu bahan pembalut yang dapat mengisolasikan pipeline dari lingkungan sekitarnya .

Adapun jenis coating yang umum digunakan ada beberapa macam, diantaranya yaitu :
- Concrete Coating
- Coalter enamel coating
- Polyethelyne coating

Pipa untuk pipeline bisa juga dipesan dalam kondisi sudah tercoating (cat) , tapi kedua ujung-ujungnya harus tetap telanjang secukupnya agar mudah untuk di las. Bilamana sudah di las maka bagian yang masih belum ada pembalutnya akan dibalut setelah proses pengelasan selesai.

namun bilamana saat dibeli pipanya masih belum ada coating nya maka untuk pencoatingan akan dilakukan di lapangan dengan cara yang manual dengan menggunakan mesin .

Tapi sebelum dilakukan pekerjaan coating ada baiknya pipeline tersebut bisa dibersihkan terlebih dahulu agar pembalut/ coating bisa melekat ke atas permukaan pipa.

pemeriksaan coating/ hasil pembalutan dilakukan dengan alat Holiday Detector . Bilamana ada pemasangan coating terpasang tidak sempurna maka alat tersebut akan memberikan kode yaitu dengan alarm berbunyi. Maka coating yang rusak itu harus segera diperbaiki lagi dan seterusnya dilakukan pemeriksaaan ulang


Duri, 11 juni 2018

BAGAIMANA CARA MEMASANG PIPELINE DI AREA KERJA

Banyak cara digunakan untuk menkonstruksi pipeline di lapangan / site. Adapun konstruksi pipeline adalah sebagai berikut :
1. Over head pipeline
2. Above ground pipeline
3. Under Ground / Burried pipeline
4. Under Water pipeline

Diantara keempat metode diatas yang akan kita bahas adalah menurut jenis pekerjaannya , konstruksi pipeline dengan cara burried / undergroud pipeline dapat dibagi dengan urutan sebagai berikut :
1. Survey
2. Clearing dan Grinding Right of Way
3. Ditching
4. handling dan Stringing Pipe
5. Welding
6. Bending
7. Protective Coating 
8. Lowering In
9. Tie-In
10. Back Filling
11. River Crossing
12. Road Crossing
13. Cleaning and Pigging
14. Hydrostatic Testing
15. Pipeline Marker Cleaning

Dari beberapa istilah diatas kita akan jelaskan satu persatu dalam segmen lainnya karena dengan harapan dengan uraian singkat ini anda bisa menelaah bagaimana memasang pipeline di lapangan sesuai urutan yang ada. 

Duri, 11 juni 2018