Friday, February 1, 2019

OPINI : NGABALIN VS ROCKY GERUNG DALAM PEMBAHASAN "KITAB SUCI"

Kadang aneh melihat kasus yang terjadi kemaren sore saat menyimak TVONE mungkin sekitar 5.30 sampai jam 6.00 sore ada wawancara antara Pengacara Rocky Gerung dan Pengacara Pengacara yang melaporkan Rocky Gerung dalam kasus Kitab Suci..

Saya menilainya agak aneh dan nampaknya laporan tersebut sengaja memojokkan Rocky Gerung. Dan memaksakan Rocky Gerung harus menerima pendapat mereka bahwa Kitab Suci yang dimaksud adalah Al Qur'an.. Opini yang mencoba dibangun untuk menghukum Rocky Gerung dalam kasus penistaan Agama..

Kalau membandingkan kasus Ahok..Ahok itu menyebutkan salah satu surah dalam Al Qur'an dan sedangkan Rocky Gerung tidak sama sekali mengucapkan kata-kata Al Qur'an dalam kata-katanya dan hanya menyebutkan kitab suci. Tapi karena dasarnya kebencian terhadap Rocky Gerung maka akhirnya beberapa pengacara yang memasalahkan ini dan juga Ngabalin menganggap bahwa Rocky Gerung sudah menistakan Agama Islam karena menyebutkan kitab suci itu adalah Al Qur'an. Jadi mereka menyimpulkan sendiri atas opini mereka atas dasar kebencian dan telah dibuktikan dengan kata-kata Ngabalin kemaren.. Jadi istilahnya mereka menyebak diri mereka sendiri dengan kata-kata mereka sendiri. Mereka berhasil menyebloskan Ahmad Dhani ke Penjara dan mereka akan buat lagi untuk menyebloskan Rocky Gerung ke penjara.. Tapi mereka lupa Rocky Gerung itu bukan Muslim. 

Kalau Rocky Gerung, sebagai seorang filsafat,  mengatakan bahwa kitab suci itu adalah fiksi, sesuatu yang bersifat khayal dan mungkin terjadi di masa datang..
Kalau saya sebagai orang beragama mengatakan bahwa kitab suci itu adalah Keyakinan dalam memahami Tuhan   
Kalau Pendekar Silat, sebagai orang  bahwa kita suci itu adalah buku silat 
Kalau Seorang Atheis mengatakan bahwa kitab suci itu adalah buku yang bersih dan yang berumur ratusan tahun dan diangapnya keramat.
Kalau orang yang lebay mungkin saja menganggap bahwa kitab suci itu adalah buku novel.

Saya dulu pernah dan sempat marah dengan teman saya yang menyatakan bahwa kitab suci itu bisa ditulis -tulis dan hanya berupa buku dengan kertas di dalamnya dan dia mengangap kitab suci itu sebagai sebuah buku diary dan berisi perjalanan hidup dia.. Sempat ribut sama kawan dan sempat musuhan juga dan di deletenya saya sebagai teman dia. Tapi lama-lama saya sadar bahwa tidak bisa kita memahamkan apa yang kita anggap itu adalah kebenaran tapi mungkin beda pemahaman dengan orang yang memahamkan sesuatu itu berbeda.

Kalau dianalisa dari pertikaian antara Ngabalin dengan Rocky Gerung mengenai kitab suci, Rocky Gerung itu tidak pernah menyatakan bahwa Al Qur'an itu fiksi dan dalam setiap dia bicara tidak pernah menyatakan bahwa kitab suci yang dia maksud itu Al Qur'an.. Rocky Gerung itu adalah Filsafat yang suka mengeluarkan Filosofi-filosofi yang mungkin membuat orang tidak nyaman karena berhubungan dengan kepentingannya. 

Jadi memahamkan kitab suci dalam benak masing-masing orang menjadikannya satu pemahaman tidaklah bisa..Dalam system demokrasi tidaklah bisa menganggap apa yang dia maksud itu sama dengan apa yang dikatakan dia.

Ngabalin dalam wawancara kemaren di TVOne mencoba membangun Opini di masyarakat dengan mengatakan seolah-olah kitab suci yang dimaksud oleh Rocky Gerung adalah Al Qur'an karene dia adalah orang beragama Islam. Tapi tidak semua orang beragama Islam menyatakan bahwa kitab suci yang dimaksud rocky gerung adalah sama dengan yang diungkapkan oleh Ngabalin. Saya menonton ILC dimana Rocky Gerung mengungkapkan kata-kata itu dan saya nggak pernah berpikir bahwa yang dimaksudnya adalah Al Qur'an karena dia adalah seorang filsafat dan juga non muslim. 

Ngabalin tidak hati hati dengan mengopinikan Kitab Suci yang dimaksud Rocky Gerung adalah Al Qur'an karena Rocky Gerung adalah seorang Guru FIlsafat..Jadi bagaimana juga kita memahamkan bahwa Kitab Suci yang dimaksud Rocky Gerung adalah Buku Kitab Silat..atau buku Aristoteles..

Delik aduan lemah ke polisi karena memang tidak ada kata-kata Al Qur'an yang diucapkan oleh Rocky Gerung dalam acara ILC yang menyatakan bahwa Kitab Suci itu adalah Al Qur'an. Kalau Kasus Ahok, Ahok mengucapkan ayat dalam Al Qur'an dan mengejeknya..

Acara wawancara sore kemaren itu di TV One, Seolah membuka kedok si pelapor bahwa mereka memang tidak suka dengan Rocky Gerung, terbukti dengan ucapan dari Ngabalin. yang walau secara tidak langsung menjadi juru bicara kepresidenan Jokowi walau mungkin dia hadir sebagai pribadi biasa.

Ngabalin harus menjaga kata-katanya karena efeknya akan buruk terhadap pemerintah Jokowi dan juga suara jokowi 

Hidup itu damai-damai aja, 

Note : Seorang Filsafat itu adalah orang-orang yang egois berdasarkan keilmuannya yang di peroleh dalam mempelajari kehidupan, keyakinan, sosial dan lainnya bersifat dunia dan kadang seorang filsafat bisa dekat dengan agama dan juga bisa tidak punya agama. Karena seorang filsafat itu memahamkan sesuatu itu berdasarkan keyakinan mereka sendiri dan berdasarkan logikanya sehari-hari maka kadang tidak masuk diakal orang lain.. Karena orang lain harus berpikir kembali atas kata-kata yang dikeluarkan oleh orang tersebut dan orang seperti ini sudah ada di zaman dulu.







No comments:

Post a Comment