Minggu, 06 Maret 2011

TERDAMPAR DI KERTEH....(REKOR BARU TERCIPTA..)

Tak terasa sudah tiga hari terdampar di Kerteh. Tak bisa kemana-mana karena nggak punya transport dan mau naik bus umum nampaknya susah mencarinya karena tidak tiap waktu ada dan setidak-tidaknya menunggu bus semasa 1 jam atau 2 jam dulu baru ada.

Itulah tiga hari libur karena di Kerteh hari tidak kerjanya di Hari Jum'at dan Sabtu dan hari Minggunya kerja seperti biasa. Jadi awal minggu di Kerteh Jatuh pada hari Minggu. Namun Kota Kerteh nyaman dan aman dan udaranya panas tapi berangin karena Kerteh terletak di pinggir pantai yach sekitar 10 kilo dari Pantai lah. Pantai Timur Malaysia.

Hari Pertama Terdampar
Ya dari pada bengong di rumah..hari pertama libur ..kami jalan-jalan ke Pasar Kaget Kerteh yang terletak sekitar 300 meter dari tempat tinggal kami. Sekitar jam 7.30 pagi kami menuju ke pasar kerteh dan berhubung tidak ada kendaraan terpaksa kami berjalan kaki menyusuri jalan-jalan yang ada di sana. Dan di sini jalan-jalannya lebar-lebar dan bersih jadi terasa nyaman walaupun kami terpaksa berjalan kaki menuju ke Pasar.

Sekitar 20 menit kami berjalan kaki, akhirnya kami menemukan pasar kerteh. Dan memang tak heran kalau di sini tak ada transport umum karena nampaknya hampir tiap keluarga punya mobil. Dan itu nampak pada tempat parkiran di pasar ini dimana banyak benar mobil di parkir di areal ini.

Kami pun memutar-mutar isi pasar sambil mencari sesuatu yang hendak dibeli. Akhirnya aku membeli wajan penggorengan karena tempat kost kami tidak menyediakan alat-alat masak tapi hanya menyediakan kompor gas dan tabung gas. Jadi untuk masak memasak mau tak mau kita provide sendiri. Tapi tak apalah yang penting saya menikmati hidup di Kerteh walau jauh dari keluarga. Jauh dari keluarga bukannya maunya saya tapi jauh dari keluarga demi sesuap nasi...
Waduh jadi ingat lagu Pance Pondaag "Demi Kau dan Si Buah Hati..

Mengapa harus begini

Tiada lagi kehangatan
Memang ku sadari sering ku tinggalkan
Kau seorang diri

*

Bukannya aku sengaja
Meninggalkan kau sendiri
Aku menyadari bukan sandiwara
Kasihmu kepadaku

Tiap malam engkau ku tinggal pergi
Bukan bukannya aku sengaja
Demi kau dan si buah hati
Terpaksa aku harus begini

Tiap hari hingga malam berakhir
Ku tau kau tersiksa karna diriku
Sejujurnya aku katakan
Tiada satu pengganti dirimu

Kembali ke *


Itulah lagu Pance dan kalau didengar betul-betul bisa membuat air mata ini menetes membasahi pipiki karena ingat keluarga yang jauh di Pekanbaru.
Akhirnya dengan langkah tegap menyusuri pasar2 , aku menemukan makanan yang tak asing lagi yaitu Burgo dan Martabak serta sate..Jadi ketiga jenis makanan tersebut akhirnya kubeli. Dan tak lupa kubeli nasi minyak juga sebagai menu makan siangku..


Pasar Jumat Kerteh
 
Burgo ala Kerteh

  
Parkiran Mobil


Pasar Tani Logo

Suasana Pasar Kerteh

Burgo Ala Kerteh..
Setelah berbelanja makanan dan kuali penggorengan akhirnya kami pun menyusuri jalan menuju ke tempat menginap kami di Kerteh..
Setelah sampai rumah..saya pun mencicipi burgo dan sedikit martabak ..dan setelah itu ngobrol sama teman satu rumah dan akhirnya masuk kamar untuk main komputer dan ngecek2 email yang masuk.

Dan sekitar pukul 13.00 waktu sini, kami pun  menuju ke masjid untuk sholat Jum'at dan masjid tersebut letaknya dekat dengan tempat tinggal kami jadi hanya dengan berjalan kaki kami pun tiba di sana. ya jaraknya sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami.

Setelah sholat Jum'at usai , kami pun kembali ke rumah dan tidur siang dan sore bangun dan setelah malam tiba kami pun makan malam di tenda-tenda yang ada dekat apartment kami. Yach lumayanlah hanya RM 6 , kami bisa menikmati nasi goreng dan es teh manis. Dan sekitar pukul 10 malam kami pun kembali ke Apartment dan Tidur..

Hari Kedua di Kerteh..
Pagi hari bangun tidur dan mencuci pakaian dan berhubung banyak pakaian yang dicuci jadi pakaian dicuci semasa 3 kali. dengan memisahkan pakaian yang mudah luntur dan tak mudah luntur.
Setelah mencuci , saya makan siang pakai mie rebus tapi rasanya tak enak juga jadi mau tak mau dicampur sama roti jadilah mie roti rebus.. Dan setelah makan siang yach tidur lagi dan sore harinya jalan-jalan ke luar rumah dan mencari makan di Mc Donald yang kebetulan berada dekat kost an kami. tapi sebelumnya saya mencari keperluan dapur untuk masak semacam telur, saos tomat dan lain-lain. Dan juga termasuk roti.

Mc Donald at Kerteh
 Malam harinya berhubung sudah makan sore di Mc D, saya memutuskan untuk menggosok pakaian dan biasanya jarang saya lakukan di Kuala Lumpur dan daripada bengong mau tak mau cari aktivitas untuk buat kesibukan. Dan saat menggosok pun disempatkan chatting sama istri dan anak2 di Pekanbaru. Walaupun signal DIGI NET belum maksimal disini yach mautak mau dijalani saja dan walau chatting tak pakai webcam akhirnya pakai mail voice via yahoo massager..
Dan untuk membeli Celcom tentunya perlu biaya lagi...Dan mungkin harus punya tabungan sejenak barulah bisa membeli Celcom Internet.
Tak terasa juga sudah hampir 3 jam, saya menggosok dan ini merupakan rekor pertama saya dalam hal menggosok pakaian. Dari jumlah pakaian yang digosok dan lamanya waktu menggosok menjadikan rekor tersendiri buat saya. Dan setelah menggosok akhirnya saya tidur..

Hari ketiga..
Setelah bangun..makan pagi dan setelah itu mencuci lagi dan setelah itu tidur lagi dan makan siang dengan membuat martabak dari mie campur telur dan setelah itu tidur siang dan setelah tidur siang makan nasi goreng buatan teman satu rumah dan akhirnya kekenyaangan..
Dan hari ke tiga , saya nggak keluar  apartment dan ini merupakan rekor pertama saya di Kerteh untuk tidak keluar rumah lebih dari 24 jam.

Jadi dengan tiga hari terdampar di Kerteh sudah menciptakan 3 rekor buat saya, yaitu:
1. Menggosok pakaian paling lama yaitu 3 jam
2. Menggosok pakaian paling banyak yaitu 20 helai
3. Tidak meninggalkan/keluar apartment yaitu selama 24 jam.

Dan hari ini telah malam dan mudah-mudahan besok bisa kerja normal kembali karena selama satu minggu ini tak ada aktivitas yang berarti dikarenakan masih ada perehaban untuk kantor baru kami di Kerteh..
Rasanya tak enak juga kalau datang hanya duduk dan ngobrol sama teman-teman.
Mudahan harapan baru bisa muncul  besok in Kerteh Office..

Salam ,

Kerteh...6 maret 2011
Kedai Runcit alias Mini Market








Warung Tenda

Martabak Daging ala Kerteh


2 komentar:

  1. pekan baru dimana pak, aku juga berasal dari pekanbaru...

    artikel bpk jdi mearik buat saya, karna saya juga punya kenangan ttg piping engineer...

    BalasHapus
  2. Saya tingggal di daerah simpang tiga mas..
    kalau banyak kenangan yach buah blig saja Pak hehehe

    BalasHapus