Selasa, 22 Februari 2011

KETIKA CINTA INGIN MEMILIH YANG LAIN LAGI

Penulis ingin melanjutkan kisah si Ucup alias rod steward lagi..

Ucup melangkahkan kakinya menyusuri lorong-lorong di dekat landasan air asia sambil memperhatikan secarik kertas yang ada di tangannya dimana di kertas tersebut tertulis alamat email wanita yang dikenalnya barusan tadi.
   " Ada saja yach..kenapa aku harus jumpa nich cewek " pikir Ucup
   "Saat aku pengen menjalankan misiku untuk mendapatkan cinta Aminah kembali ..ada saja godaannya"
   "Jadi aku mulai berpikir untuk mencoba menerima godaan itu dan itu sungguh mengasikkan" pikir ucup lagi.
   "Ya mumpung aku masih belum punya ikatan sama seorang wanita apa salahnya aku mengenal dia"..
   "Ach..Cleopatra..kamu memang gadis yang cantik dan disamping mirip mariana renata dan bila kuperhatikan senyummu kulihat sosok Lisa Surihani dari pancaran senyummu itu," guman Ucup ..
  
Info sekilas : Lisa Surihani adalah gadis yang sangat cantik dan merupakan artis di Malaysia dan mempunyai banyak penggemar . Walaupun sebagai artis juga beliau mempunyai banyak kegiatan sosial. Sunggu sosok cewek yang super, pandai, ramah dan sopan..

    "No berapa..Cik?" tiba-tiba ucup ditegur oleh seorang pramugari yang cantik...
    "No..7D .." jawab Ucup dengan senyuman John Travoltanya..
    
Dan pramugari itu pun tersenyum juga sambil menunjukkan ke arah tempat duduk Ucup..Dan ucup pun segera mendaratkan badannya di kursi yang telah disediakan untuk menerbangkannya ke Jakarta"

    " Waduh...kenapa aku mulai malas yach jumpa Aminah lagi.."
    "Waduh....kenapa aku mulai berpikir mencari cinta yang lain lagi yach.."
    "Waduh....kenapa tiba-tiba sosok Aminah mulai menghilang kembali dari pikiranya dan berganti sosok 
                    Lisa Surihani yach..."
     "Waduh..Aku nggak mau menggagalkan misiku kali ini karena aku sudah lama mengenai Aminah dan Aku
                   baru tadi mengenai sosok Maymunah si Cleopatra."...pikir ucup ditengah kebimbangannya..

Ucup sambil berpikir dan diperhatikan pramugari tadi yang saat ini tengah memperagakan cara-cara penyelamatan diri bila terjadi sesuatu dengan pesawat yang ditumpangi. Dan itu wajib diperagakan walau ada beberapa penumpang yang malas memperhatikannya dan mungkin karena sudah paham kali yach.
Dan Ucup saat itu tengah serius memperhatikan pramugarinya yang ada di depannya yang tengah memperagakan penggunaan alat-alat keselamatan dalam pesawat. Dan di benak ucup saat itu adalah..

      "Wow...Cantik sekali pramugari itu..dan cara dia memperagakannya sungguh profesional"
      "Wow...Muka yang cantik, postur tubuh yang tinggi dan badan yang ramping"
      "Wow...Pancaran wajah cantik yang ditebarkan olehmu membuatku merasa nyaman"..
      "Wow..,Tunggu dulu ...kenapa wajah Lisa Surihani yang muncul di pandanganku"...
      "Wadow..Ini gawat nich..Hatiku nampaknya menginginkan cinta yang lain lagi"..guman ucup rada shock.

Akhirnya pesawat pun mengudara. Tak lupa ucup membaca do'a selamat agar penerbangan sampai tujuan dengan selamat. Dan Ucup pun memeperhatikan semua activitas yang di lakukan oleh beberapa penumpang lainnya dan pramugari yang cantik-cantik yang berjalan hilir mudik memeriksa penumpang.
Tiba-tiba ucup melihat ada penumpang memainkan games dari I-phonenya..Dan Ucup perhatikan selama pesawat lepas landas anak itu memainkan terus games nya. Ucup ingin menegurnya karena tindakan cewek itu akan menggangu system navigasi pesawat dan akan membahayakan keselamatan penumpang lainnya.

Tapi apa daya Ucup hanya diam membisu walau ada seperangkat raut kemarahan di mukanya. Dan diumumkan oleh pramugari pesawat bahwa bagi penumpang agar mengisi imigrasi clearance. Dan anehnya saya pun ditawari imigrasi clearance Indonesia padahal kalau keluar negeri baru di kasih.
Yang jelas kertas Imigrasi Clearance Indonesia diperuntukan bagi negara asing yang akan ke Indonesia. Dan ucup pun menolak saat ditawari kertas formulir tersebut.
Nampaknya pramugarinya kurang paham dengan situasi seperti itu.

Ucup pun kembali ke dalam lamunannya karena pesawat masih sekitar 1 jam lagi mendarat di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.
  "Kenapa aku selalu paham dengan Aminah.."
  "Kenapa dia harus egois dan marah-marah karena kesalapahan yang disebarkan oleh orang yang lain"
  "Kenapa dia terlalu sensitif mensikapi apa yang ada di dalam hubungan kami"
  "Aminah..Kalau aku salah..aku minta maaf  dan aku sebenarnya hanya ingin berteman saja" guman ucup dalam hati..

"Ehm...mudah-mudahan Aminah bisa memaafkan omonganku via telpon dan mau menerimaku kembali"
"Aku akan bawakan 2 buah tiket nonton film Tron ke hadapanmu agar kita bisa dapat kembali rukun"
"Aku akan uraiankan nada-nada cinta yang tercecer untuk dijadikan kalung cinta untukmu.."
"Aminah...How Do I live Without You" pikir ucup sambil tersenyum memikirkan rencananya di Jakarta.

"Mudah-mudahan aku bisa balikkan lagi sama Aminah khan dia yang memutuskan hubungan kami dan bukannya saya"
"Dan sengaja aku tak memberi tahu kedatanganku ke Jakarta untuk menjumpai mu, Aminah"
"Kamu gadis lugu, cantik dan fresh...dan sebenarnya sudah cocok untuk kujadikan istri"

Tiba-tiba diumumkan pesawat akan segera mendarat dan lewatlah sepasang mata indah milik sang pramugari yang baru kutahu namanya adalah "Santika" mirip nama hotel di Jawa melewati ucup dan meminta izin ucup untuk menutup papan meja yang ada di hadapan ucup yang sebenarnya disengaja ucup agar dapat ditegur oleh pramugari itu. Memang kalau diperhatikan setiap pramugari pesawat rata-rata cantik-cantik dan ramah.
Tapi itulah kalau si ucup sebatas hanya mengagumi kecantikannya saja dan tak berhasrat untuk di jadikan pacar karena dunia mereka berbeda.
"Santika...aku hanya bisa memandang kecantikanmu saja tapi aku tak pantas memilikimu"
"Santika...maaf aku tak sanggup mengenalmu lebih dekat karena kamu terlalu cantik untuk kumiliki"
"Santika.."
Belum sempat ucup melanjutkan khayalannya sambil memandang ke arah Santika yang sedang berjalan ke arahnya sambil memperhatikan ke setiap penumpang..
"Cik...tablenya " kata santika sambil meraih table di depan ucup dan menguncinya kembali.

"Ya..ya...Sorry ..I forgot..."  kata ucup lagi sambil pura-pura bego dan lupa...Ketika pramugari itu berada di dekat Ucup tercium bau wangi-wangian dari badan wanita itu...Dan bau wangi itu tercium oleh Ucup dan Ucup pun menghirup bau wangi tersebut setelah wanita itu berjalan menjauh dari nya..

"Ehm...sungguh wangi wahai Santika...Sungguh merasa lega aku mencium wangi tubuhmu"
"Sungguh terpesona aku akan kecantikan mu tapi aku hanya bisa memandangmu saja"
"Karena kau bukan tercinta Untukku Santika" kata-kata ucup dalam hati sambil menghembuskan napas secara pelan-pelan karena Ucup tak mau bau wangi tersebut hilang dengan cepat dari hembusan hidungnya..

Tak terasa sambil berngelamun ria, pesawat pun diumumkan mau mendarat dan masih saja nampak anak cewek memainkan gamesnya dari I-phonenya sampai pesawat mendaratkan rodanya ke hamparan Bandara Soekarno Hatta..Tapi itulah ucup tak bisa berbuat apa-apa dan dia hanya berharap pramugari ada yng menegur anak kecil itu..

Pesawat pun tiba dan penumpng perlahan-lahan turun dari pesawat dan berjalan menuju ke ruang imigrasi dan diperiksa seluruh barang bawaannya.
Ucup pun melewati proces demi process dan akhirnya ucup pun keluar dari terminal E menunggu temannya hendra menjemputnya..karena dikhabarkan hendra sebentar lagi sampei di bandara bareng Awi...
Rupanya Ucup dijemput oleh teman-temannya di Jakarta. Sambil menunggu teman-temannya tersebut , Ucup pun berjalan menuju ke Money Changer dan  menukarkan RM 1000 untuk jaga-jaga selama di Jakarta.

Dan tak lama Ucup menunggu , sampailah Hendra dan Awi di hadapan Ucup.

"Apa khabar men..Selamat Datang ke Hugo's Team "kata Hendra..
"Eh..masih ingat saja kamu Hend.."jawan Ucup sambil menjabat tangan Hendra..
"Kemana kita nich..Kata Awi
"Ya kemana sajalah..saya ikut sajalah.." khan masih pagi nich..masih jam 11 malam. "kata Ucup lagi.
"Soalnya besok aku mau jumpa seseorang di sini biasalah wanita..Aminah..kalian kenal dia" kata ucup menambahkan..
"Oke men..kita ke Kemang sajalah....kita nyanyi-nyanyi disana. "ajak Awi..

Akhirnya mereka bertiga berjalan mendekati mobil yang disupirin oleh Hendra untuk membawa mereka ke salah satu Cafe di daerah Kemang..


Salam,   23 Februari 2011.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar