Saturday, June 16, 2018

JUAL KOPI PRODUCT LAJUKELA COFFEE ONLINE

Kami menjual product kopi Indonesia khusus kopi dari Sumatra, dengan brand kopi kami bernama LAJUKELA COFFEE, menghadirkan beberapa kopi sumatera seperti :

1. KOPI LIBERIKA MERANTI 
   Kopi Liberika Meranti berasal dari RIau. Dengan single origin kopi nya dari pulau rangsag kabupaten kepulauan Meranti Propinsi Riau. Kopi ini sebenarnya tidak disangka-sangka sebagai komoditas dari RIau. Karena belum pernah terdengar kalau Riau punya kopi.

Alasannnya Kopi Liberika ini sering dijual langsung ke toke-toke cina dan dijual ke Malaysia. Kita tahu kepulauan meranti itu dekat dengan semenanjung malaya, makanya tak heran selalu tidak pernah ada info mengenai kopi di daerah Riau. 

Kopi ini dijual mahal untuk kelas kopi liberika dimana harga yang ditawarkan berkisar Rp. 250.000,- / kg (biji masak) biji yang sudah disangry, tersedia juga dalam kemasan 250 gram dan 125 gram. 

Kopi Liberika ini diproses oleh petani kopi di meranti dengan dua cara yaitu : Proses Honey dan Proses Semi Wash. Dn dua duanya enak 

Aroma buah nangka dan rasa coklat menjadi ciri khas kopi ini, 

Kopi Liberika Meranti ini sekarang sudah menjadi salah satu oleh-oleh dari Riau selain makanan lainnya seperti lempok, sagu, bolu komojo dan lainnya. 

tersedia dalam kemasan biji masak dn juga bubuk , tergantung selera anda, penikmat kopi tanah air.

ONLINE ORDER
Untuk pemesanan bisa menghubungi ke 08117603471, kami berdomisili di Riau.

KOPI LIBERIKA CUPPING TEST AN
Tersedia kopi Liberika Meranti dalam kemasan 250 gram seharga Rp, 70.000,- dan 1 kg seharga Rp, 250.000,- 

2. KOPI ARABIKA SEMENDO PALEMBANG

3. KOPI ARABIKA GAYO ACEH

4. KOPI ROBUSTA SEMENDO PALEMBANG

5. KOPI ROBUSTA KERINCI JAMBI

6. KOPI ARABIKA LUBUK RAYA TAPSEL


PENERAPAN P&ID KE PLOT PLAN / EQUIPMENT LAYOUT



PENERAPAN P&ID KE PLOT PLAN

Data yang diperlukan pada saat pembuatan plot plan adalah :
1. Process Flow Diagram dan P&ID biasanya yang buat process engineer
2. Mechanical Flow Diagram biasanya yang buat mechanical engineer dan
3. Preliminary Equipment list berikut Sizenya, data vessel orientasi, yang buat juga mechanical engineer
Sebenarnya masih banyak yang perlu ditambahkan dalam pembuatan sebuah plot plan sepert bench mark, north orientation and etc tapi yang menjadi acuan yang utama adalah ketiga item yang ada di atas.

GAMBAR PLOT PLAN OIL & GAS PROJECT
Di dalam buku process Plant Layout and Piping Design inilah saya termasuk merefer semua kegiatan yang berhubungan dengan pembuatan plot plan dan ke dua tabel  di atas merupakan bagian dari buku tersebut.
Dan sering dipakai untuk sebagai acuan untuk menempatkan jarak-jarak antara sebuah equipment yang satu dengan equipment yang lainnya.

Kalau saya mendesign plot plan memakai equipment spacing nya client (Chevron) tapi nampaknya saya lihat table client dan tabel dari buku ini kebanyakan hampir sama acuannya.
Intinya untuk peranan yang sangat besar dalam pembuatan sebuah plot plan yach equipment spacing inilah.

Dalam pembahasan mengenai penerapan P&ID ke dalam sebuah Plot Plan atau dikenal dengan equipment layout setidak-tidaknya kita harus tahu dahulu process flow diagram (PFD) nya dan equipment apa saja yang dipakai atau yang ada di dalam gambar P&ID yang akan dimasukkan ke dalam plot plan.
Setelah kita mengetahui apa-apa saja yang akan kita masukkan ke dalam plot plan, ada baiknya dibuat sebuah list untuk equipment yang akan dimasukkan ke dalam plot plan, misalnya ada berapa pompa, ada berapa kompressor atau ada berapa tanki.

Setelah kita mendapatkan data-data tersebut dari P&ID, seterusnya kita harus mencari gambar mechanical (gambar equipment) yang akan mengisi gambar plot plan.

JUAL KOPI DALAM BENTUK KEMASAN
Dan biasanya seorang piping designer tidak menggambar sebuah plot plan tapi itu tugas seorang piping design engineer atau pun engineer lainnya tergantung penunjukan dari lead engineer dari project tersebut.

Saya sharing informasi mengenai plot plan ini hanya sekedar supaya teman-teman paham mengenai pembentukan sebuah piping plan layout dan section serta etc.

Jadi untuk mendapatkan gambar equipment biasanya diminta kepada mechanical engineer dan biasanya bilamana mereka punya gambarnya mereka akan berikan segera tapi bilamana tidak mereka akan minta areal di gambar plot plan untuk mechanical drawing atau istilahnya dikosongkan dahulu ntar kalau ada gambar mechanicalnya baru dimasukkan sizenya.

Oh yach tujuan dari perlunya mechanical drawing adalah gunanya untuk mempermudah dalam pembentukan plot plan drawing dalam urusan size dari equipment tersebut. Tapi dengan pembuatan plot plan tidak serta merta client setuju dengan design plot plan yang dibuat karena mereka pun perlu safety study dan semacam Hazop atau SECOMA meeting untuk mencari keputusan apakah design plot plan yang ada bisa diterima oleh client.

APA ITU PLOT PLAN / EQUIPMENT LAYOUT



Sedikit Sharing mengenai plot plan yang dulu pernah kami tulis dalam lembaran demi lembaran dan berencana akan dibuat buku mengenai plot plan
Berikut kisahnya :



Terima kasih masih bergabung dengan pujangga piping design training online dan mungkin ada beberapa peserta sudah jenuh mengikuti training ini dan mohon maaf bilamana process untuk training berjalan tidak seperti yang diharapkan dan juga mohon maaf bilamana beberapa pertanyaan peserta belum bisa saya jawab karena kesibukan saya di hari-hari kerja. Tapi saya akan usahakan untuk menjawab pertanyaan teman-teman semua. Dan untuk kedepannya saya minta agar supaya untuk tertib setiap pertanyaan yang masuk dan agar memudahkan saya melacak email-email yang berisi pertanyaan. 


Baiklah di dalam pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai plot plan atau bisa dikatakan equipment layout.









DEFENISI PLOT PLAN



Kalau kita bicara mengenai definisi dari Plot Plan tentunya artinya beragam bisa berhubungan dengan dunia arsitek, landscape ataupun pembuatan sebuah proyek perumahan dan perkantoran karena pada umumnya untuk mendesign sebuah plot plan adalah :

1.     Ada arah penunjukan utara (north arrow)

2.     Ada lokasi untuk jalan

3.     Ada lokasi untuk bangunan

4.     Ada jarak antara beberapa bangunan



Dari keempat point tersebut di atas maka ada baiknya bilamana kita ingin berbicara mengenai Plot Plan di dunia oil & gas hendaknya kita menyebutnya dengan Process Plot Plan agar memudahkan orang untuk mencerna apa yang kita maksudkan apabila kita berbicara dengan orang yang tidak pernah kerja di dunia oil & gas tapi kalau kita berbicara dengan teman sesama engineer yang pernah kerja atau sedang bekerja di dunia oil & gas maka kemungkinan mereka mengerti atau bisa juga kita sebut juga dengan Equipment Plant Layout.



Banyak pendapat yang menyebut tentang defenisi dari sebuah plot plan :



1.     Plot Plan itu adalah master plan lokasi dari masing-masing unit atau facility dengan batasan-batasan atau jarak untuk process industry.

2.     Plot Plan adalah gambar pandangan atas yang memperlihatkan lokasi setiap equipment yang telah diatur sehingga memenuhi syarat untuk konstruksi, operasi dan pemeliharaan setiap equipment tersebut. Plot plan merupakan sumber informasi selain P&ID untuk membuat Piping Layout Drawing. Gunanya untuk memudahkan perencanaan routing pipa dan menentukan letak koordinat, structure bagi civil group. Dibuat oleh project engineer.

3.     Plot plans are considered key documents to projects and are normally initiated in the pre-contract, conceptual and development stages of a proposal

4.     Pemetaan atau penataan sebuah alat atau kolom pada sebuah plan mengacu pada konsep ekonomis dan mudah utk maintenance access. Apa yg diutarakan pak rifai adalah salah satu filosofi konsep yg perlu dipahami juga

5.     The plot plan is the starting point planning tool for the physical definition of a project or part of a project. It will graphically show the key areas, units, equipment, and general features of the project. As such, it requires the input of all relevant engineering disciplines, construction, and the client.



Dari ke lima pendapat mengenai definisi plot plan kira-kira manakah yang sesuai dengan pendapat anda, tapi sebenarnya masih banyak lagi pendapat yang mendefinisikan sebuah plot plan itu sebagai apa.  Malahan ada juga yang membagi plot plan dengan beberapa tahap misalnya proposal plot plan, approval plot plan, overall plot plan. Section plot plan, planning plot plan, production plot plan, final or as built plot plan.


Tapi kita tidak terlalu membahas terlalu jauh mengenai definisi dari plot plan karena ntar bisa bikin ribet, tapi ada baiknya kita membahas inti dari pembuatan dari sebuah plot plan.


Kalau menurut saya , plot plan itu sama seperti apa yang disampaikan oleh beberapa informasi di atas, Cuma mungkin defenisi plot plan menurut saya adalah Plot Plan adalah sebuah gambar kerja yang berfungsi sebagai penterjemah dari P&ID, Mechanical Data Sheet dimana di dalamnya ditempatkan beberapa equipment yang duduk  di beberapa lokasi yang batasi oleh jalan dengan mengacu kepada safety design, easy to access maintenance, easy for operation access and based the OSHAS regulations.
Tapi kita nggak usah terlalu pusing membahas mengenai definisi dari sebuah plot plan karena mungkin pendapat saya pun tidak bisa dikatakan benar menurut teman-teman semua.

Pandangan saya lainnya yang mungkin bisa diterima oleh anda mengenai sebuah Plot Plan atau lebih dikenal dengan Plant Arrangement Layout dan juga bisa dikatakan Equipment Layout adalah sebuah gambar yang menunjukkan all the equipment, roads, and structures in a unit, area or entire facility.

The plot arrangement must provide for process requirements, operations, maintenance, safety, and construction accessibility and feasibility. It must be consistent with state/province, local codes and the budget
Dan acuan kita atau referan dalam membuat sebuah Plot Plan seperti yang pernah saya baca di Client Spec adalah :
1. API Standard :
    a. API 500      : Classification of Location for Electrical Installation in
   Petroleum Facilities
    b. API 2510    : Design and Construction of LP Gas in Marine and Pipeline Terminal, Natural Gas Processing Plant, Refineries, Petrochemical Plants and Tank Farm
    c. API RP 752 : Management of Hazards Associated with location and Process Plant Building

2. NFPA Standard.
    a. NFPA 30     : Flammable and Combustible Liquids Code
    b. NFPA 50A  : Gaseous Hydrogen Systems at Costumer Site
    c. NFPA 58     : Storage and Handling of Liquid Peroleum Gases
    d. NFPA 59     : Storage and Handling of Liquid Petroleum Gases at Utility Gas Plant.

3. Client Spec.
    karena setiap client pastilah mempunyai atuan-aturan sendiri atau spec tambahan.
SEBENARNYA SIAPA SICH YANG MEMBUAT PLOT PLAN?.
Mengenai siapa yang membuat plot plan atau discipline mana yang membuat plot plan itu semua tergantung dari Engineering Standard yang berlaku dalam suatu Company dan kadang setiap company pun berbeda . Kadang bisa orang civil, mechanical atau piping karena semua mungkin saja. Kalau di tempat saya sekarang bekerja yang buat nampaknya orang piping juga tapi berhubung posisi saya di sini sebagai piping designer jadi saya nggak kebagian pekerjaan itu.Tapi selama saya bergabung di TF Consortium dan kebetulan saya diminta mendevelop suatu plot plan makanya saya kerja selalu berhubungan dengan Plot plan
Dan kalau dipikir-pikir ada baiknya juga bisa mana discipline piping yang membuat plot plan karena kalau dipikir-pikir lagi piping memegang peranan penting dalam suatu plant karena alatnya banyak , dan piping sebagai urat nadinya process. Seorang Piping harus bisa baca P&ID dan dari P&ID terkumpul lah equipment list sebagai acuan jumlah equipment yang akan ditempatkan dalam suatu Plot Plan.

Dan setelah Plot Plan dibuat oleh piping engineer hendaknya Plot Plan sebelum diserahkan ke Client untuk di review ada baiknya didiskusikan dahulu ke discipline engineer lain semacam civil, mechanical, electrical, instrument and process dalam istilah kerennya Squad Check. Dan informasi dari masing-masing discipline ini sangat diperlukan agar menciptakan sebuah plot plan yang diterima oleh semua belah pihak karena pastinya akan ada hubungannya dengan :
1. Personal Safety and operator access
2. Explosion damage prevention
3. Spill spread control
4. Vapor releases and vapor cloud travel
5. Fire and fire spread
6. Flood Control
7. Maintenance Access
8. Firefighter Access
9. Radiant heat from fire
10. Economical Construction


DISCIPLINE MANA SAJA YANG MEMERLUKAN PLOT PLAN
Plot plan juga bisa dikatakan sebagai sebuah master plan locating each unit/facility within the plot boundary for process industry. sangat diperlukan oleh semua discipline yang berhubungan dengan suatu project nantinya, dimana :

- Piping Design Engineer : The Plot Plan is used to produce equipment arrangement studies that facilitate the interconnection of above and below ground process and utility piping systems and to estimate  piping material quantities.

- Civil Engineer : The plot plan is used to develpo grading and drainage plans, holding ponds, diked areas, foundation and structural designs and all bulk material estimates

Electrical Engineer : The Plot Plan is used to produce area classification drawings, to locate switchgear and incoming substation and motor control center , to route cables adn estimate bulk materials.

Instrument Engineer : The Plot Plan is used to locate analyzer houses and cable trays, assist in the location of the main control house and estimate bulk materials

System Engineer : The Plot Plan is used to facilitate hydraoulic design, line sizing and utility block flow requirements

Schedulling : The Plot Plan is used to schedule the orderly completion of engineering activities

Construction : The Plot Plan is used to schedule the erection sequence of all plant equipment, which includes rigging studies for large lifts, constructibility reviews. marshalling and lay down areas throughout the entire construction place

Estimating : The Plot Plan is used to estimate overall cost the plant
  
Client Use : The Plot Plant is used for safety, operator, and maintenance reviews and to develop an as built record of the plant arrangement

Tapi yang jelas bilamana kita mendesign sebuah plot plan tapi tidak mengacu kepada kaedah-kaedah yang telah ditetapkan dikhawatirkan akan terjadi kegagalan dalam process produksi dan malah akan terjadi kecelakaan yang seperti pernah terjadi di Algeria  Explosion at Sonatrach's Skikda LNG Export Plant yang menewaskan 27 orang dan mencederain beberapa orang lainnya pada january 2004. Ini sedikit kutipannya.

The blast, which reportedly killed 27 people and injured a further 74, apparently originated in a boiler that produces the steam necessary to run the main turbine associated with train 40, one of four parallel units. Early reports suggest that it occurred when plant personnel attempted to restart the boiler, whose furnace may  not have been properly purged. The explosion triggered a fire that immediately spread to the mixed-refrigerant compressor. From there, the fire jumped to trains 30 and 20, two other adjacent liquefaction units (see block plot.) The fact the at the boiler explosion caused damage to the nearby process equipment raises questions about separation distances in the 1970s vintage process facility. This could explain why there was so much collateral damage from the initial explosion and why the resulting fire spread to the adjacent trains so rapidly 

Nanti saya lampirkan juga report mengenai kejadian tersebut diatas dan mudah-mudahan kita semua mendapat gambaran bahwa untuk mendesign sebuah equipment layout tidak semudah dibayangkan alias asal main letak saja tanpa memandang dari segi keselamatan dan keamanan.

MENCOBA MENIKMATI LEBARAN DENGAN KESENDIRIAN

Apa enaknya lebaran dalam kesendirian. Kenikmatan yang semu bilamana ada yang bisa menikmati lebaran dalam kesendirian, Contohnya saya, mencoba menikmati lebaran dalam kesendirian di Pekanbaru ketika seluruh anak dan istri kumpul keluarga besar istri di Jakarta.

Mungkin ada sesuatu perasaan yang hampa saat menikmati lebaran dalam kesendirian dimana kehampaan itu timbul dimana setelah wafatnya Ibu kandung saya di bulan Oktober tahun lalu. Lebaran yang biasanya diisi dengan telpon dan kehadiran diri kepada Ibu Kandung , tapi tahun  ini semua terasa hilang begitu saja sehingga lebaran tahun ini ibarat lebaran yang mengalami kesedihan dan kesendirian yang tak terhingga.

Ada ajakan dari istri untuk datang ke jakarta agar bisa merayakan lebaran bersama keluarga besar istri, tapi tawaran ini sya tolak dengan halus alasannya karena hari seninnya harus kembali kerja di lokasi yang jaraknya sekitar 3 jam dari Pekanbaru. Dan juga mungkin aku terlalu gengsi untuk minta uang sama istri agar membelikan tiket pesawat P/P Pekanbaru - Jakarta. Tapi sebenarnya aku merasa tahun ini Lebarannya berbeda dari tahun tahun sebelumnya, karena hilang nya sosok ibu yang selalu saya saya ucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri," Mohon  Maaf lahir dan bathin.

Ada kesedihan yang mendalam saat ibuku wafat karena saat ibuku sakit dan wafat aku tidak bisa membantu apa-apa kepada ibuku dimana sejak Agustus 2016 sampe Akhir mei 2018 , aku tidak bekerja dan hanya mengaharapkan dana dari istri dan juga dari berjualan kopi serta dari training-training yang saya buat di Pekanbaru. Namun hasilnya tak seberapa dibandingkan bilamana aku kerja.

Ibuku sakit, aku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Almarhum, cuna berharap kepada kakak saya yang di Jakarta yang membantu ibu dalam biaya berubat dan biaya selama diopname di rumah sakit. ada rasa sesal dalam hati karena tidak bisa membuat ibuku sembuh. Ada rasa kehilangan bilamana harus menerima sesuatu kondisi yang tidak aku bisa terima di kala aku masih tidak bekerja.
Sesuatu yang mengutarakan egoisme yang mungkin sempit karena mengorbarkan sesuatu yang lain karena gara gara rasa kehilangan yang mendalam ketika kehilangan seorang ibu.

Aku mengendarai sepeda motor dari Duri ke Pekaanbaru karena ingin berlebaran di Pekanbaru tapi nyatanya aku menemukan sesuatu yang hampa saat lebaran tiba. Rasa kebersamaa dan rasa suka cita dalam menyambut lebaran tidak aku temukan dalam rumahku di kala sendirian. Hanyalah rasa sesal yang mendalam karena tidak bisa bersama keluarga anak dan istri .

Memang aku tak punya uang untuk menikmati lebaran tahun ini, makanya menyembunyikan diri dari suasana lebaran dimana mungkin salah ku juga yang terlalu boros dalam menikmati kehidupan ini. Tidak ada saving saving yng kulakukan dan hanyalah mencoba investasi di jualan kopi.

Tapi itulah kehidupan dan semacam suatu pengalaman yang berharga untuk saya, agar selalu ada bersama keluarga saat lebaran tiba. Semoga menjadi hikmah buat saya sendiri

Thursday, June 14, 2018

LAJUKELA COFFEE SUPPORTING ASIAN GAMES 2018

Lajukela Coffee who other coffee brand would like to supporting Asian Games 2018 in Palembang & Jakarta. But we are not direct supporting for this event. Because we only small supplyer for the coffee bean

We have many cooffee but mostly coffee from sumatra. As you see Indonesia have many origin coffee with coffee Arabica, Robusta and Leberica. 

Our Coffee are :
1. Arabica Gayo Aceh
2. Arabica Semendo South Sumatra (Palembang)
3. Robusta Semendo South Sumatra (Palembang)
4. Robusta Kerinci Jambi
5. Liberica Meranti Riau.
6. Arabica Lubuk Raya (Tapsel)




Our base is in Pekanbaru Riau, normally we selling by online selling with some of provider online shop such as tokopedia. Our store in tokopedia name is Usia Lanjut 71. Mostly we selling coffee there. but maybe future we would like selling others products. Or you can search us in google , and type Lajukela Coffee.

Our brand mostly prefer to Liberica Meranti Riau and Arabica & Robusta Semendo. Because we have supply for much coffee for this coffees .

If any inquire , please contacg us and whatsapp us at +628117603471.

We give 10% discound for people from outside Indonesia/ other country who buying coffee from us.