Showing posts with label CERITA KEHIDUPAN. Show all posts
Showing posts with label CERITA KEHIDUPAN. Show all posts

Wednesday, June 26, 2019

KEMALINGAN DI RUMAH KOST - LUCKY I AM STILL ALIVE

Cerita kehilangan atau kemalingan ini berlangsung agustus 2018 tahun lalu dimana saya masih baru bekerja di sama satu perusahaan di Duri Riau. Uang tak punya, hutang banyak dan kebutuhan hidup yang mulai meningkat. Tapi untung nya Istri saya kerja sehingga dia bisa membantu saya dalam mengatasi masalah ekonomi keluarga. Juga anak-anak sudah mulai besar, yang satu kuliah di Teknik Mesin UI dan satu lagi sudah kelas 3 SMP dan mau masuk SMA.

Pada Waktu itu di hari minggu malam, saya rutin balik dari pekanbaru menuju ke duri dan waktu itu sampai di rumah kost sekitar pukul 12 malam dan badan terasa letih sangat sehingga saya langsung tidur. Kejelekan sifat saya adalah saya suka menggampangkan dan nanti nanti serta percaya dengan sekitarnya bahwa kondisi sekitar kamar kost aman. 

Saya waktu itu tertidur dengan lelapnya dan sekitar pukul 4.15 pagi , tiba-tiba saya terbangun dan terlihat hidup dalam mimpi karena saya lihat pintu kamar kost terbuka, laptop saya nggak ada, hp Iphone saya hilang da tentunya dompet yang berisi KTP, SIM, Kartu Bank dan lainnya lenyap..

Rasa-rasanya nggak masuk diakal dan tak percaya bahwa saya kemalingan. Saya akhirnya keluar kamar seperti orang linglung karena tak percaya bahwa akan kemalingan. Semua data-data saya hilang. Rasanya hidup akan segera berakhir..Nggak punya duit, nggak punya alat komunikasi dan tak punya apa-apa. Untung kunci motor tidak diambilnya karena saya parkir di dalam garasi ibu kost.

Akhirnya saya jumpa teman sebelah kamar dan ternyata dia pun kehilangan , yaitu sandalnya dan saya pun kehilangan sandal setelah lihat di depan kamar kost tidak ada sandal. Ketika itu juga bertambahlah daftar kehilangan barang saya..Saya telp istri saya untuk minta memblokir kartu kredit dan kartu ATM yang hilang dan istri pun terkejut mendengar berita itu. Tapi namun apa daya semua sudah terjadi dan nikmati aja. 

Akhirnya setelah agak siang, saya check kembali kenapa bisa terjadi dan ternyata..

maling naik pagar tempat kost
1. Maling naik dari pagar luar rumah yang ada posisi rendah dan juga karena tak ada penjaga malam di sekitar tempat itu.

2. Mereka merokok terlebih dahulu, istilahnya disirep agar saya tertidur lelap dan lupa dunia serta asyik bermimpi di dalam surga.

Kunci kamar tertempel di pintu, sebelahnya jendela
3. Mereka mencongkel jendela kamar kost saya dan mengambil kunci kamar yang tergantung pada tempat kunci dan membukanya dari luar kamar. terbukti kunci masih tergantung.

4. Mereka masuk ketika saya tidur nyenyak dan lucky I am still alive alias saya tidak dibunuhnya. Karena sering kita dengar dan baca ada beberapa anak kost yang terbunuh di rumahnya karena mereka bangun alias kejebak dengan malingnya.

Mereka mencongkel jendela kamar
5. Mereka masuk kamar kost, lihat saya tidur pulas. diambilnya Laptop Toshiba, Hp Iphone 4S, Keypad Ipad Pro, Jaket Katmandhu, dompet beserta isinya , KTP, SIM, ATM, Kartu Kredit dan uang yang tidak sedikit serta sepasang sandal. 

6. Maling diperkirakan 2-3 orang , memperkirakan saja. seperti itu karena tak mungkin mereka berani mengambilnya. Lokasi Kost di daerah Rangau Duri. 

Ada bekas rokok dan bukti jendela dibuka paksa
7. Alhamdulillah Allah masih melindungi saya walaupun barang barang saya banyak yang hilang.
kata orang barang bisa dicari tapi nyawa tak bisa diganti. Memang benar ungkapannya itu tapi kalau mereka berada di posisi saya anda akan merasa berat menerima kenyataan kehilangan laptop yang berisi data-data pekerjaan anda. 

Itulah sedikit sharing mengenai kejadian kerampokan di tempat kost saya di duri riau. Semoga tidak pernah terjadi lagi. Saya sudah pindah kost ke tempat lain dengan  biaya kost yang lebih murah dan Insya Allah Aman karena ada penjaga siskamling dan juga berpagar terkunci.

Sekarang saya nggak punya laptop yang besar cuma punya laptop kecil saya ukuran 8", karena masih belum ada dana untuk membeli laptop baru. tapi bilamana anda membantu saya menklik iklan di samping kanan ini, mudah-mudahan bisa menjadi tambahan untuk membeli laptop baru dan bagus. Anak saya baru kehilangan laptop seminggu sebelum saya kemalingan laptop, ketika dia tengah sholat di musholla di kampusnya. makanya istri saya membelikan dia laptop baru dan dia yang lebih penting dari saya karena laptop buat mengetik laporan dan lainnya, kalau saya bisa ngetik dari kantor.

Sedikit saran kepada anda yang akan ngekost atau mencari tempat kost.

1. Pilihlah tempat kost yang lokasinya aman yaitu dengan bertanya kepada kawan-kawan sekitar anda, misalnya adakan penjaga malam disekitar lokasi itu , adakah penjaga tempat kost secara resmi. Tentunya kalau anda ngekost seharga 1,5 juta sebulan, penjaga malam akan stay di tempat kost anda. 

2. Pastikan tempat kost anda, pintunya mempunyai kunci tambahan selain kunci resmi, kecuali kamarnya berada di dalam rumah tapi kalau kamarnya berada di luar rumah atau langsung berhadapan dengan isi dunia. 

3. Bilamana pintu kamar anda bersebelahan langsung dengan jendela, ada baiknya ketika anda berada di dalam kamar, kunci induk dicabut dan diletakkan yang posisinya jauh dari Jendela. Karena jendela-jendela sekarang paling mudah dibuka paksa pakai obeng maupun linggis. sehingga dengan mudah mengambil kunci dan membukanya dari luar.

4. Kalau mau tidur, perhatikan kondisi rumah, apakah sudah terkunci semua atau belum.

5. jangan lupa sedekah dan berinfak.

Semoga sharing ini bermanfaat bagi kita semua.

Saturday, June 16, 2018

MENCOBA MENIKMATI LEBARAN DENGAN KESENDIRIAN

Apa enaknya lebaran dalam kesendirian. Kenikmatan yang semu bilamana ada yang bisa menikmati lebaran dalam kesendirian, Contohnya saya, mencoba menikmati lebaran dalam kesendirian di Pekanbaru ketika seluruh anak dan istri kumpul keluarga besar istri di Jakarta.

Mungkin ada sesuatu perasaan yang hampa saat menikmati lebaran dalam kesendirian dimana kehampaan itu timbul dimana setelah wafatnya Ibu kandung saya di bulan Oktober tahun lalu. Lebaran yang biasanya diisi dengan telpon dan kehadiran diri kepada Ibu Kandung , tapi tahun  ini semua terasa hilang begitu saja sehingga lebaran tahun ini ibarat lebaran yang mengalami kesedihan dan kesendirian yang tak terhingga.

Ada ajakan dari istri untuk datang ke jakarta agar bisa merayakan lebaran bersama keluarga besar istri, tapi tawaran ini sya tolak dengan halus alasannya karena hari seninnya harus kembali kerja di lokasi yang jaraknya sekitar 3 jam dari Pekanbaru. Dan juga mungkin aku terlalu gengsi untuk minta uang sama istri agar membelikan tiket pesawat P/P Pekanbaru - Jakarta. Tapi sebenarnya aku merasa tahun ini Lebarannya berbeda dari tahun tahun sebelumnya, karena hilang nya sosok ibu yang selalu saya saya ucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri," Mohon  Maaf lahir dan bathin.

Ada kesedihan yang mendalam saat ibuku wafat karena saat ibuku sakit dan wafat aku tidak bisa membantu apa-apa kepada ibuku dimana sejak Agustus 2016 sampe Akhir mei 2018 , aku tidak bekerja dan hanya mengaharapkan dana dari istri dan juga dari berjualan kopi serta dari training-training yang saya buat di Pekanbaru. Namun hasilnya tak seberapa dibandingkan bilamana aku kerja.

Ibuku sakit, aku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Almarhum, cuna berharap kepada kakak saya yang di Jakarta yang membantu ibu dalam biaya berubat dan biaya selama diopname di rumah sakit. ada rasa sesal dalam hati karena tidak bisa membuat ibuku sembuh. Ada rasa kehilangan bilamana harus menerima sesuatu kondisi yang tidak aku bisa terima di kala aku masih tidak bekerja.
Sesuatu yang mengutarakan egoisme yang mungkin sempit karena mengorbarkan sesuatu yang lain karena gara gara rasa kehilangan yang mendalam ketika kehilangan seorang ibu.

Aku mengendarai sepeda motor dari Duri ke Pekaanbaru karena ingin berlebaran di Pekanbaru tapi nyatanya aku menemukan sesuatu yang hampa saat lebaran tiba. Rasa kebersamaa dan rasa suka cita dalam menyambut lebaran tidak aku temukan dalam rumahku di kala sendirian. Hanyalah rasa sesal yang mendalam karena tidak bisa bersama keluarga anak dan istri .

Memang aku tak punya uang untuk menikmati lebaran tahun ini, makanya menyembunyikan diri dari suasana lebaran dimana mungkin salah ku juga yang terlalu boros dalam menikmati kehidupan ini. Tidak ada saving saving yng kulakukan dan hanyalah mencoba investasi di jualan kopi.

Tapi itulah kehidupan dan semacam suatu pengalaman yang berharga untuk saya, agar selalu ada bersama keluarga saat lebaran tiba. Semoga menjadi hikmah buat saya sendiri