Mencari nafkah bekerja jadi construction engineer dan mengeluti hobby meracik kopi. Meracik kopi baik arabika dengan robusta ataupun meracik kopi arabika dengan arabika , atau lainnya. Mengoleksi kopi dan menyeduhnya dengan pilihan seduhan yang berbeda. kunjungi outlet kami di Tokopedia.com/lajukelacoffee
DIJUAL TANAH DI GANG SETIA PLAJU PALEMBANG
Monday, June 25, 2018
Jual GREEN BEAN LIBERIKA MERANTI - SEMI WASH - 1 KG - LIBERIKA RIAU | Tokopedia
Jual GREEN BEAN LIBERIKA MERANTI - SEMI WASH - 1 KG - LIBERIKA RIAU | Tokopedia: Jual GREEN BEAN LIBERIKA MERANTI - SEMI WASH - 1 KG ,KOPI INDONESIA ENAK dengan harga Rp 130.000 dari toko online LIBERIKA RIAU, Kota Pekanbaru. Cari product Makanan & Minuman Lainnya lainya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Jual MENGUPAS DUNIA CLEANER DI CANBERRA AUSTRALIA - E-BOOK - LIBERIKA RIAU | Tokopedia
Jual MENGUPAS DUNIA CLEANER DI CANBERRA AUSTRALIA - E-BOOK - LIBERIKA RIAU | Tokopedia: Jual MENGUPAS DUNIA CLEANER DI CANBERRA AUSTRALIA - E-BOOK ,E-BOOK STORE dengan harga Rp 50.000 dari toko online LIBERIKA RIAU, Kota Pekanbaru. Cari product Perhotelan lainya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Jual PIPING DESIGN CHECK LIST UNTUK PEMULA -( E-BOOK) - LIBERIKA RIAU | Tokopedia
Jual PIPING DESIGN CHECK LIST UNTUK PEMULA -( E-BOOK) - LIBERIKA RIAU | Tokopedia: Jual PIPING DESIGN CHECK LIST UNTUK PEMULA -( E-BOOK) ,E-BOOK STORE dengan harga Rp 50.000 dari toko online LIBERIKA RIAU, Kota Pekanbaru. Cari product Codes & Standars lainya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Jual KOPI LIBERIKA MERANTI RIAU 250 GRAM (BIJI SANGRAY / BUBUK) - LIBERIKA RIAU | Tokopedia
Jual KOPI LIBERIKA MERANTI RIAU 250 GRAM (BIJI SANGRAY / BUBUK) - LIBERIKA RIAU | Tokopedia: Jual KOPI LIBERIKA MERANTI RIAU 250 GRAM (BIJI SANGRAY / BUBUK) ,KOPI INDONESIA ENAK dengan harga Rp 70.000 dari toko online LIBERIKA RIAU, Kota Pekanbaru. Cari product Kopi lainya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Friday, June 22, 2018
Thursday, June 21, 2018
PRODUCK KOPI LAJUKELA COFFEE TERSEDIA DISINI
LIBERIKA RIAU - Bukit Raya | Tokopedia: Belanja online aman dan nyaman dari LIBERIKA RIAU - Kita ingin Indonesia maju dan berkembang
Kami mengubah nama toko kami menjadi Liberika Riau dimana pada umumnya kami menjual kopi Liberika yang berasal dari Riau.
Toko kami di Tokopedia adalah toko yang terbaru kami dan kalau mau order online bisa ke sini juga . Kami belum memiliki toko lainnya di bukalapak ataupun lainnya. Karena untuk bukalapak sendiri , kami pernah mengalami masalah sehingga sampe sekarang belum bisa ada toko kami di sana.
buka aja link ini :
https://www.tokopedia.com/liberikariau?nref=shphead
Kami menyediakan kopi-kopi yang berkelas Dunia
Kami mengubah nama toko kami menjadi Liberika Riau dimana pada umumnya kami menjual kopi Liberika yang berasal dari Riau.
Toko kami di Tokopedia adalah toko yang terbaru kami dan kalau mau order online bisa ke sini juga . Kami belum memiliki toko lainnya di bukalapak ataupun lainnya. Karena untuk bukalapak sendiri , kami pernah mengalami masalah sehingga sampe sekarang belum bisa ada toko kami di sana.
buka aja link ini :
https://www.tokopedia.com/liberikariau?nref=shphead
Kami menyediakan kopi-kopi yang berkelas Dunia
Wednesday, June 20, 2018
KETIKA KAKEK INGIN MASUK KE HIJIR ISMAIL
Assalammualaikum Wr. Wb,
Penulis akan bercerita kembali pengalaman penulis saat menunaikan Ibadah Haji tahun 2014 lalu. Dan salah satu cerita saya adalah ketika saya Alhamdulillah bisa membawa seorang kakek dari Jawa Tengah masuk ke dalam Hijir Ismail.
Sekali lagi ada bisikan di hati saya untuk membawa Kakek tersebut ke dalam Hijir Ismail.
Sore itu, penulis datang ke Masjidil Haram untuk menunakai sholat Asyar dan Sambil menunggu sholat Maghrib dan biasanya penulis duduk di lantai pertama yang menghadap ke Ka'bah. Dan lokasi tersebut menurut penulis nyaman sehingga penulis betah berlama-lama di dalam Masjidil Haram. Penulis pun asyik membaca surah-surah dalam Al Qur'an karena penulis berusaha untuk mengkatamkan bacaan Al Qur'an selama menjalankan Ibadah Haji . (Tapi belum Katam juga..red)
Ketika penulis duduk bersila sambil membaca Al Qur'an di Hp, penulis lihat ada seorang kakek yan berwajah orang Indonesia dan Keturunan Jawa. Dan penulis lihat kakek itu hanya diam dan bengong-bengong saja. Akhirnya penulis menyapa kakek itu.
"Dari Indonesia, Pak?" sama penulis.
"Iya, Pak," jawabnya lagi.
"Sendiri saja Pak dan istri tak ikutan" ? tanya saya lagi.
" Ya Pak, Istri saya sudah mennggal", jawabnya lagi..
"Innalillahi wainnalillahi rojiun, Maaf Pak,"Jawab saya
"Asal dari mana, dan sama siapa kesini, Pak "tanya dia lagi
"Saya Indonesia tapi Haji kami dari Australia, Jawab saya
Sebenarnya kakek itu bingung mendengar penjelasan saya.
"Khan di Australia banyak orang Indonesia nya dan naik hajinya mudah, tidak perlu nunggu lama"
"Kalau saya sudah tinggal lebih dari dua tahun, kita bisa naik haji dari Australia, Pak"
"Saya berangkat sama Istri , Pak tapi istri saya nggak ikut saya karena dia sama teman-temannya", jawab saya panjang lebar.
"Bapak dari mana?"tanya saya
"Saya dari ..... (saya lupa nama daerahnya tapi antara Klaten
dan Boyolali atau kota lain di Jawa Tengah...red) dan sekarang yach menjaga
cucu karena anak saya kerja dan saya pensiunan", Jawa saya lagi.
Saya lihat sosok kakek itu masih sehat dan nampaknya dia sendirian
juga di sana karena saya lihat di sekitar saya nggak ada orang Indonesianya.
Nampaknya kami saja yang orang Indonesia di sana.
"Bapak sudah masuk ke dalam Hijir Ismail, Mencium Hajar Aswad
dan menyentuh rukun Yamani" tanya saya ..
"Belum Pak, mana saya berani ..apalagi kondisinya ramai
seperti itu", jawab dia dengan rada sedih. Terpancar keinginan dari
matanya untuk pengen sekali berada di dalam Hijir Ismail.
Akhirnya saya terdiam dan kakek itu pun diam dan saya pun
melanjutkan bacaan saya dalam membaca Ayat-Ayat Al Qur'an sambil saya berpikir
mengenai kakek itu.
Hati saya berkecamuk pada waktu itu karena saya sebenarnya sudah
mengakhiri perjalanan saya ke dalam Hijir Ismail dimana hampir setiap hari baik
siang dan malam saya selalu berada di dalam Hijir Ismail baik untuk berdo'a,
sholat sunnah maupun kegiatan lainnya. Jadi sebenarnya bagi saya sudah sangat
cukup untuk kembali ke dalam Hijir Ismail karena ingin memberi kesempatan
kepada orang lain untuk masuk ke Hijir Ismail. Hati saya pada waktu itu
berkecamuk antara ingin mengajak kakek itu ke dalam Hijir Ismail atau mengikuti
keinginan lainnya yaitu sudah cukup masuk ke dalam sana.
"Bapak mau saya ajak masuk ke dalam Hijir Ismail?",
tanya saya akhirnya.
"Saya mau sekali, Pak", Jawab dia dengan rasa senang.
"Baiklah Pak, yang penting Bapak ada di belakang saya, baca
Ayat Kursi dan ikut arahan saya,"kata saya lagi.
"Tapi tidak sekarang yach Pak, nanti selepas Sholat Maghrib
kita masuk ke dalam ", kata saya lagi.
Setelah dia setuju, akhirnya saya kembali membaca Ayat-ayat Al
Qur'an dan memperbanyak bacaannya karena bagi saya Bacaan Al Qur'an itu bisa
menambah Adrenalin atau kekuatan saya untuk bisa masuk ke dalam Hijir Ismail
dan juga selalu dari kata hati yang memperkuat keinginan untuk masuk ke dalam
Hijir Ismail.
Akhirnya setelah sholat Maghrib, kami bersiap-siap dan berjalan
menuju ke lokasi tempat thawaf di lantai bawah dan kakek itu mengikuti saya.
Alhamdulillah, saya sudah banyak tahu mengenai Masjidil Haram sehingga saya
tahu dimana jalan yang terdekat untuk masuk ke areal Ka'bah dan Bapak terus
mengikuti saya dari belakang dan saya selalu menengok belakang untuk memastikan
bahwa kakek itu masih berada di belakang saya.
Ketika sudah sampai di areal Kabah, kami pun bersiap diri dan saya pesankan kepada kakek itu bahwa kita bukan ingin melaksanakan thawaf tapi kalau kita ingin masuk ke dalam Hijir Ismail , kita harus mengikuti arah putaran orang yang melakukan Thawaf.
"Nanti Bapak jangan lupa baca ayat kursi dan memegang rompi saya ini", kata saya sambil menunjukkan dimana harus kakek itu pegang.
"Baik kalai bapak paham, mari kita masuk ke dalam Hijir Ismail, Bismillah", kata saya lagi.
Akhirnya kami pun merapat ke barisan orang yang melakukan thawaf, putaran pertama, kami masih mengikuti arah putaran orang melakukan thawaf dan putaran kedua sudah mulai masuk ke posisi terdekat dari kabah dan putaran ketiga kami sudah mencapai rukun Yamani dan saya minta kakek itu untuk menyentuh rukun Yamani . karena posisi pada waktu itu rukun Yamani tidak terlalu rame. Setelah menyentuh rukun Yamani akhirnya kami tiba ke lokasi Hajar Aswad dan kami ditawari oleh dua orang perempuan, orang Indonesia untuk mencium Hajar Aswad, tapi kami menolaknya.
"Bapak nggak apa-apa khan tidak mencium Hajar Aswad?"karena saya sendiri pun tidak berani. Karena terlihat orang seperti semut yang mencari makan di sebuah permen. "kata saya .
"Nggak apa-apa Pak, "Jawab dia lagi.
Akhirnya kami melanjutkan melakukan putaran berikut nya karena saya masih belum punya kesempatan untuk masuk ke dalam Hijir Ismail dan akhirnya saya lihat ada celah untuk masuk ke dalam Hijir Ismail dan saya bilang ke kakek itu , kita masuk ,
Akhirnya kami mencoba masuk ke dalam Hijir Ismail, walaupun berdesak-desakan dan saya minta kakek itu membaca Ayat Kursi dan penulis lihat bapak itu mendorong orang yang menghalangi nya dan akhirnya saya tegur kakek itu
"Pak! tak boleh begitu ..jangan emosi dan sabar. Itu cobaan kita. Kalau Bapak pakai Emosi, kita tidak bisa masuk ke dalam Hijir Ismail karena kebanyakan manusia yang mencoba masuk ke dalam sini, membawa hawa nafsu sehingga cenderung mereka menzolomi orang lain", kata saya.
"Eh Maaf Pak..", Jawab dia lagi.
Akhirnya kami berhasil masuk ke dalam Hijir Ismail dan saya ajak bapak itu ke tengah dan terlihat posisi yang baik. Saya minta Bapak itu untuk melakukan sholat sunnah dua rakaat dan berdo'a untuk Alm. istrinya dan keluarganya. Dan saya hanya mencoba menjaga kakek itu agar tidak terinjak-injak oleh orang yang berdesakan di dalam Hijir Ismail. Caranya yach dengan memasang tangan penulis sebagai pagar kakek itu.
Penulis waktu itu tidak melakukan sholat sunnah karena penulis hanya berdo'a dan menjaga kakek itu supaya tidak terinjak saat sholat sunnah. Dan ada sekitar 15 menit kakek itu berdo'a dan saya pun meminta kakek itu mempercepat do'a nya karena melihat kondisi pada waktu itu sudah mulai ramai dan berdesakan. Saya pun khawatir kalau nanti terlalu lama di dalam Hijir Ismail. Kakek itu bisa pingsan.
Semasa kakek itu melakukan sholat sunnah dan berdo'a , penulis pun berpikir bagaimana caranya untuk keluar. Saat Kakek itu selesai melaksanakan sholat sunnah dan do'a, akhirnya kami pun keluar dari Hijir Ismail dan tak lupa saya minta kakek itu membaca ayat kursi selama kami mencoba keluar dari Hijir Ismail dan dengan mengikuti putaran orang yang melakukan Thawaf, akhirnya kami pun berada di posisi aman.
"Pak , kita sudah selesai dan bapak masih kuat kah? Tahu jalan pulang kah? tanya saya .
"Ya jawabnya. sambil mengucapkan terima kasih, akhirnya Bapak
itu berjalan menuju ke tempat orang melakukan Sa'i dan saya pun keluar dari
Masjidil Haram menuju ke Hotel kami di Zam Zam Tower unuk makan malam karena
istri saya sudah menelpon
Hikmah dari cerita ini adalah niat baik menolong orang yang ingin beribadah kepada Allah dengan mengikuti ritual-ritual yang dilakukan, semua itu tergantung keimanan kita kepada Allah.
Maaf saya bukan orang baik, tapi berusaha untuk menjadi baik dan mencari pahala dari Allah.
Mudah-mudahan kita semua yang berangkat Umroh atau Haji bisa mendapat kesempatan untuk masuk ke Hijir Ismail. Karena banyak teman yang berangkat Haji bareng, tidak punya kesempatan untuk masuk ke dalam Hijir Ismail.
CERITA HAJI : TIP AND TRIP MASUK KE DALAM RAUDOH DI MASJID NABAWI
Sebenarnya tidaklah terlalu sulit masuk ke raudoh, asalkan sabar
menunggu. Sulit dianggap karena tidak sabar menunggu gilirannya. Biasanya askar
akan membagi beberapa sekat agar jemaah bisa masuk dengan tertip dan bagi yang
berada di dalam raudoh hanya dibatasi waktu sekitar 15 menit s/d 20 menit.
Waktunya tidak lama karena bila musim haji banyak orang yang ingin berdoa di
dalam raudoh.
Bilamana nanti anda berada di dalam Raudoh, pastikan bahwa pada
saat anda berdoa berada di karpet Hijau dan Bukan Merah. Tapi kalau menurut
saya walaupun kita tidak berada di dalam Karpet Hijau, Insha Allah bilamana
kita berdoa di karpet Merah pun doa akan dikabulkan alias Mustajab selama dalam
lingkungan masjid Nabawi asalkan niat ikhlas dan tulus.
|
Semasa di dalam Raudoh, pastinya anda akan melihat orang2 banyak
melakukan sholat baik sholat sunnah maupun sholat wajid di posisi dekat mimbar
dan juga sebelah makam nabi.
Ini sedekar tips and trik bilamana anda nanti ingin masuk raudoh
dan juga selama berada di dalam Raudoh.
Tempat
Sholat Imam sebelah Mimbar
|
1. Bilamana anda ingin masuk Raudoh, usahakan diwaktu malam hari
diatas jam 1 malam. Karena disitulah waktunya orang tidur sehingga jemaah yang
hadir berkurang ramainya dibandingkan siang hari. Saya tidak pernah masuk ke
raudoh di waktu siang hari karena pastinya ramai sekali.
2. Ikut antrian sekat per sekat biasanya si Askar memberlakukan 3
sekat untuk jemaah yang ingin masuk ke dalam raudoh dan ikuti saja dan jangan
sampai terlalu nafsu untuk mengejar posisi ataupun berebutan sambil berlari
karena kadang kasihan lihat kakek-kakek sampati terjatuh ketika didorong.
Karena kalau kita berada di sekat yang di dekat raudoh, kita nggak perlu
khawatir, jemaah yang di sekat kedua masuk ke dalam raudoh. mereka pun
mengikuti harus mengikuti aturan
3. Bilamana berada di dalam Raudoh, Usahakan banyak melakukan
sholat baik wajib maupun sunnah sebanyak mungkin atau pun berdo'a sebanyak
mungkin sehingga anda bisa menjadi orang terakhir yang keluar dari Raudoh alias
diusir oleh Askar. Tapi nggak apa-apa yang penting anda bisa berdo'a lebih
lama. Karena Askar (penjaga) akan megusir kita dengan cepat bilamana anda hanya
berdiri-diri saja tanpa melakukan aktivitas apapun juga. khan sayang..? Askar
tidak akan berani mengusir kita pada saat melakukan sholat maupun saat berdoa.
4. Yang jelas saat berada di dalam raudoh, segerakanlah cari
tempat untuk berdiri dan melakukan sholat, karena kalau tidak anda tidak akan
bisa mendapatkan posisi yang pas untuk sholat maupun berdoa. Saya pernah sholat
dimana di depan saya ada orang dari arab tiba-tiba berdiri di depan saya dan
pura-pura melakukan sholat, sehingga saya tidak bisa sholat pada waktu itu dan
saya menunggu dia sholat selesai baru saya bisa sholat. Dan waktu itu ada Askar
yang lihat dan dia tersenyum dan bilang sabar ke saya. Dan setelah orang itu
selesai sholat, dia langsung di suruh pergi sama Askar itu. Jadi kadang mencari
posisi sholat di dalam Raudoh kadang sulit tapi Askar memperhatikan para jemaah
dan bilamana kita belum melaksanakan sholat dan berdoa, masih diberikan
kesempatan asalkan kita sabar dan ikhlas.
|
5. Untuk lokasi sholat di dalam Raudoh, usahakan di Karpet Hijau,
setelah dapat hijau, dan lakukan sholat, yang jelas pada waktu sholat tidak
selapang yang seperti kita harapkan, yang penting ada space untuk rukuk dan
sujud saja sudah cukup.
6. Kebanyakan jemaah haji, mengambil posisi sholat di depan mimbar
dimana biasa nabi Muhammad SAW memberikan khotbah. Tapi disana hanya dibatasi
sholat hanya 2 rekaat saja karena banyak jemaah yang ingin sholat dan berdoa di
sana. Dan bilamana ada yang ingin 4 rekaat, Askar akan menyuruh jemaah haji,
untuk sholat di lokasi lain di dalam Raudoh.
7. Satu lokasi lain yang dipiih jemaah untuk sholat dan berdoa
adalah di dekat makam Nabi Muhammad SAW, jadi posisinya di samping Makam.
Karena biasanya di daerah sana, tempat yang tidak tersentuh oleh Askar dan
biasanya jemaah yang memilih sholat dekat Makam ,adalah jemaah yang terakhir
diusir (disuruh) keluar Raudoh.
8. Sewaktu keluar dari Raudoh tidak berdesak-desakan karena dengan
adanya sekat setiap orang berbataskan masuk ke Raudoh, tidak seperti di Hijir
Ismail, dmana masuk dan keluar Hijir Ismail di pintu yang sama.
9. Ada cara lain dipakai untuk masuk ke Raudoh yaitu melewati
pintu keluar Raudoh, karena kadang pintu keluar raudoh tidak ditutup dan tidak
dijaga, maka disanalah momen yang pas untuk masuk ke dalam raudoh daripada
ngantri sekitar 30 - 45 menit. Ya kalau ketahuan sama askar, bilang saja maaf
saya nggak tahu dan biasanya ditunjukkan oleh Askar dimana kita mengantri.
Kalau lagi beruntung yach tidak ketahuan dan lancar masuk ke dalam Raudoh tanpa
antri.
Alhamdulillah hampir tiap malam selama 6 hari di Madinah, masuk ke
Raudoh, Jadi ketika sampai pagi harinya, malam harinya ana langsung berkunjung
ke Raudoh, Karena ketidak tahuan Ana makanya ana salah memilih karpet untuk
melakukan sholat dan berdoa karena di hari pertama itu ana memilih karpet merah
dimana ana malas berhimpit-himpitan untuk sholat. Tapi di malam kedua dan
seterusnya Ana berada di karpet hijau. Saya bisa masuk dari pintu mana aja,
karena mungkin kecerdasan Ana membaca situasi hehehe.
Intinya kalau ingin masuk ke Raudoh di Masjid Nabawi, kita itu
aman asalkan mau antri. Sekat itu sengaja dibikin agar tidak ada orang yang
terinjak-injak ketika masuk ke dalam Raudoh. Denga sikap tegasnya Askar dan
mengatur jemaah yang masuk ke Raudoh, kondisi di Masjid Nabawi menjadi
terkendali. Semua orang sabar masuk ke Raudoh. Beda dengan di Hijir Ismail.
Subscribe to:
Posts (Atom)