Showing posts with label CERITA PENDEK. Show all posts
Showing posts with label CERITA PENDEK. Show all posts

Friday, March 25, 2011

ANEHNYA CINTA ANEHNYA HATI..

Dari tadi kupandangi seorang wanita yang hilir mudik dihadapanku. Dan kulihat wanita itu nampaknya kebingungan dan tak tahu apa yang harus dia perbuat. kulihat wanita itu mencoba menelpon seseorang dan nampak air matanya menetes tak kala dia mendengar suara di dalam telpon nya tersebut..

Dan seketika itu juga wanita itu mencoba mencari taxi dan karena hari telah sore tak ada satu pun taxi yang akan mengantarkannya. Dan dalam kebingungannya itu dia menoleh kepadaku.. Aku bingung kenapa dia menoleh kepadaku padahal aku tak tahu permasalahan yang dihadapinya sehingga membuat dia meneteskan air matanya..Dan nampaknya wanita itu mencoba meminta tolong kepadaku.. Namun kupalingkan mukaku dan tanpa menghadap mukanya.. Dan wanita itu tiba-tiba menyapaku dan memegang tanganku..

"Mas..ayo dong..antar aku ke hospital ..ada temanku yang masuk rumah sakit"..katanya lagi..sambil memegang tanganku..
Aku mencoba menepis tangannya tapi aku  tak mampu karena aku memerlukan sentuhan tangannya..karena aku sangat menyayangi dirinya..
"Malas lah .."kataku sambil menatap wanita itu dengan tatapan rada cemberut..
"Kenapa sich mas, kok jadi begitu sikapmu..Kalau aku ada kendaraan saja ..aku tak akan minta antar mas"
kata wanita itu lagi..
"Ya itu karena sikapmu..yang bikin aku kesal..kamu janji akan datang ke acara bagi raport anakmu tapi kamu sibuk dengan semua acaramu dan aku kecewa.." kataku lagi..
Ya wanita itu adalah istriku dan aku sedang merajuk karena sikapnya yang bikin aku kecewa.

"Aku nggak bisa meninggalkan pekerjaanku di sana mas..bukan aku tak sayang anakku" kata istriku lagi..
"Tolong dong..antar aku kesana kenapa mas begitu sama aku.."kata wanita itu lagi. Dan nampak air matanya menetes lagi dari matanya dan ternyata air mata itu adalah rasa kecewanya terhadap sikapku yang merajuk..

Aku bingung...aku nggak ingin melihat istriku menangis..aku tak ingin melihat istriku kecewa karenaku tapi aku harus mempertahankan sikapku sebagai seorang suami dan harus kuat dengan prinsipku..
Tapi tiba-tiba timbul rasa bersalah terhadap istriku dan aku bukannya ingin melihat dia menangis, dan aku tak ingin melukai hatinya dengan sikapku ini.
Aku bingung antara mempertahankan egoisku atau menyelamatkan keharmonisan rumah tanggaku dengan istriku..aku tak bisa berbuat jahat terhadap nya karena aku sangat menyayangi dia..Tapi...

Akhirnya aku memeluk dirinya dan meminta maaf karena kekhilafanku..dan aku sangat sayang padanya dan aku tak mungkin dapat melukai hatinya..

"Istriku maafkan aku...aku tak pantas berbuat seperti ini padamu dan aku tak mau melukai hatimu." kataku berbisik lembut di telingannya..

"Tapi jangan diulangi lagi yach..dan jangan pernah lakukan itu lagi. karena sesibuk-sibuknya kita bekerja , itu semua untuk anak-anak kita dan jangan buat mereka melupakan kita karena sikap kita terhadap mereka"
kataku lagi sambil menatap mata istriku lagi..

Dan kulihat istriku mencoba tersenyum dan walau masih ada sisa air mata yang akan meleleh..Tapi tak kubiarkan air mata itu meleleh di atas pipinya dan segera saja kuhapus dengan sapu tangan putih yang kuambil dari kantong celanaku...

Ach ..aku menyesal telah mengecewakan orang yang kucintai , aku menyesal telah membuatnya menangis..karena aku hanya ingin memberikan sock terapi kepadanya agar tidak lagi melakukan hal seperti itu lagi..Tapi aku terlalu sayang dengan istriku sehingga keangkuhan dan keegoisanku sirna begitu saja karena hatiku sendiri tidak bisa menerima perlakuan sikapku terhadap istriku.

"Sayang , maafkan mas yach..? kataku lagi..
'Ayo..mas antar kamu ke hospital membesuk sahabatmu, karena akupun kenal dengan dia"

Tiba-tiba terdengar suara telpon di hp istriku dan istriku melepaskan rangkulanku dan mengambil telponnya.
Dan kulihat istriku berbicara dan kulihat istriku mengucap 'Astagfirullah,..kok tega banget..untuk aku nggak ke hospital..yach dia tadi minta aku kirim uang ke rekening yang dismskan kepadaku..."
"Alhamdulillah rupanya kamu sehat-sehat saja yach dan rupaanya berita itu bohong" kata istriku lagi
"Kamu tak di rumah sakit yach...Ya syukurlah kalau begitu. 'Kata istriku lagi..
 dan kulihat mukanya mulai riang lagi dan kulihat tak ada satu pun air matanya menetes di pipinya. Dan perlahan dilepaskannya genggaman tanganku di tanagannya dan kulihat wajahnya sekarang mengarah kepadaku dengan muka cemberut..dan seketika itu juga dia pergi meninggalkan aku..

Aduh.bagaimana ini .aku tak mau menerima rajukan istriku lagi dan bisa gawat nich rencana cutiku ini. Dan bisa gawat kisah cinta yang akan kutanamkan ke dalam hatinya.. Aku tak mau seperti ini dan aku menyesal telah berbuat seperti itu dan sok marah padanya..
Bisa rusak semuanya..dan mau tak mau aku harus melupakan semua impianku bersama dia dalam beberapa hari ini dan nampak tubuhku mulai lemas dan terduduk aku di atas kursi dihadapanku..
"kenapa aku sakiti dia tad..kenapa aku buat dia bersedih..kenapa aku sok patent padahal aku memerlukaan istriku..Timbul rasa kesedihan dan penyesalan yang mendalam di dalam hatiku. Aku kapok deh..

"Mas..mau roti bakar kah? Nita sedang buat roti bakar nich.."teriak istriku dari dalam dapur..

Tiba-tiba aku tersenyum sendiri dan rasanya aku mau teriak ..Istriku rupanya tak marah dengan sikapku itu dan dapat memaklumi kekanakan diriku dan nampaknya dia pun menyadari kesalahannya terhadap anaknya.

"Ya mas pengen roti bakar juga..Say..Dan jangan lupa teh manisnya yach"...kataku sambil berjalan menghampiri dirinya..

Itulah cinta kadang bikin aneh perasaan dan bikin aneh hati , cinta itu adalah sikap dan perbuatan..dan diresapin di dalam hati. Cinta itu bikin orang tersenyum sendiri dan bikin semua hidup terasa indah.

cerita diatas hanya cerita kosong saja..karena penulis sedang bengong di kamar sendirian..jadi buat cerita ngolor kidul saja..

Kerteh, 24 Maret 2011.
Alamak

Wednesday, September 15, 2010

GAJAH MADA MENCARI CINTA (CERITA I)

Cerita dibawah ini adalah merupakan ilustrasi dari penulis, dimana pada cerita ini digambarkan bahwa ada seorang pemuda yang berbadan besar dan sewaktu kecil bandel makanya dia dijuluki Gajah Mada..
Kalau artinya adalah Gajah berari besar dan Mada berarti Nakal/Bandel. Mada diambil dari pergaulan sehari-hari di Pekanbaru Riau dimana penulis berdomisili.
Cerita ini merupakan khayalan penulis sewaktu masih muda dan saat itu masih bekerja di areal PT. Badak NGL Co Bontang sebagai Mechanical Piping Design Engineer

Berikut ceritanya.

Waduh..panas sekali cuaca hari ini gumanku ketika aku melihat ke langit..langi tanpak cerah sekali tanpa gumpalan awan yang biasanya selalu menghiasinya. Tapi mau tak mau aku juga harus menikmatinya karena aku harus ke pabrik untuk melihat kondisi di salah satu lokasi yang ada di Pabrik. Kebetulan sedang ada request dari pihak operation untuk memodifikasi system perpipaan yang ada di sana.

Oh yach perkenalkan nama saya Faiz Faturahman..saya dilahirkan di Bangkinang, 28 tahun yang lalu. kalau ditanya perawakan saya. Tinggi saya 175 cm, berat badan 85 kg. Muka saya agak bulat. Tapi ibuku selalu bilang kalau aku mirip aji masaid. Tapi kadang aku bingung dari mana ibuku bisa menilai aku mirip aji mashaid. Apa karena aku sering pangkas agak botak dikit alias dua sisir. Kalau cukuran yach iyalah tapi kalau muka jauh banget deh..Perasaan kalau saya lihat muka saya dengan cukuran seperti ini malah mirip seperti Tom Cruise dalam Film Top Gun. Cuma bedanya porsi badan aja agak gendut.

Aku sering dipanggil temanku Gajah Mada karena sewaktu aku masih kecil teman-temanku sering memanggiku Gajah Mada. Karena dari dulu badan saya gendut. Dan aku waktu keci suka jahil sama teman-temanku sehingga kadang membuat mereka kesel. Tapi karena mereka badannya lebih kecil dariku maka mereka hanya bengerutu dasar Gajah Mada yang artinya Si Gendut yang Nakal. Karena kalau bahasa di Riau..Mada artinya Bandel, Nakal atau umpatan orang kalau dia kesel sama orang yang menjahilinnya. Jadi julukan tersebut selalu melekat di diriku.

Hei..Mada..mau kemana..?

Kulihat Suebi baru pulang dari pabrik sambil menenteng gambar dan helm.

Mau masuk ke Train B , ada mau dilihat

Oh gitu...Tapi udara lagi panas-panasnya nich..

Iya..ya sudah bawa botol minum kok..kataku sambi menunjukkan 1 botol air mineral ukuran 600 ml.

Ya udah..hati-hati aja deh ..

Ok..man thanks..

Oh yach tadi ada salam dari Rosa..

Siapa Rosa..

Itu ..tuh anak operation, katanya pernah jumpa sama kamu di Bontang Plaza.

Trus mulailah aku berpikir ...Oh Rosa..yach yach saya kenal dia.

Salam kembali yach kataku sambil tersenyum kepada temanku.

Dasar Gajah Madah..Tahu aja lho mana yang manis ...he.he..he..kata suebi..

he..he..he...aku tersenyum juga...

Udahlah ...aku mau ke pabrik dulu ntar kesorean nich kataku..

sambil berlalu menuju ke parkiran mobil..
Ehm Rosa...rosa emang anak baik..cantik ,...manis dan enak untuk diajak ngobrol. Tapi kok nggak ada rasa “kesan pada pandangan pertama” lagipun apakah dia mau dengan saya ..

Memang umurku dah mau menginjak 29 tahun tapi belum juga ada pendamping hidup atau pun pacar. Sudah banyak wanita yang coba kudekati tapi hasilnya selalu gagal. Kayaknya mereka menilaiku secara fisik saya. Padahal mereka belum tahu bahwa "Aku tercipta untuknya"


Memang aku mencari krateria khusus dalam mencari seorang pendamping hidup. Memang berbeda specification sewaktu masih duduk di SMA. Memang sewaktu SMA, aku selalu mendekati gadis yang tercantik di sekolah. Dan kadang-kadang suka kumirip-miripin dengan bintang film idolaku. Seperti Rosamund Kwan, Drew Barrimore, Grace Simon, Demi Moore ataupun Desi Ratnasari. Tapi itulah semasa SMA hanya bisanya Hunting doang ..tapi beberapa gadis teman SMA ku kudekati hsilnya selalu gagal.

Ada yang bilang,”Maaf Faiz..kita temanan aja yach..Saya belum siap untuk pacaran.”
Tapi setelah 2 minggu kulihat dia sudah berboncengan ria dengan temanku yang ganteng dan tajir.

Ada yang bilang,”Maaf Faiz, you are not my type....”

Maaf Faiz...Saya sudah punya pacar jadi saya nggak mungkin jalan sama kamu.”

Jadi kulewatilah masa SMA ku yang kata orang harusnya indah..jadi suram dan sunyi..

Sewaktu kuliah pun kucoba dekati beberapa gadis..Ada juga yang mirip rosamund kwan.

Tapi hasilnya tetap nihil..

Tapi sebentar dulu...ada juga beberapa cewek yang menyukai aku..Tapi itulah aku nggak suka karena memang nggak ada rasa tek..tek..tek..nya pada pandangan pertama.

Memang nggak gampang mencari kekasih hati pkirku. Atau mungkin karena sewaktu SMA aku sering menolak cewek yang suka sama aku. Atau kah bagaimana ???? Tapi wajar dong kalau aku tolak cewek yang suka sama aku karena cinta khan tak bisa dipaksain. makanya "Aku Harus Jujur " kepada mereka bahwa aku nggak bisa mencintai mereka. Sebenarnya bisa saja aku pacari cewek-cewek yang suka sama aku sekaligus untuk menambah daftar cewek-cewek yang pernah dekat sama aku tapi rasanya kurang fair gitu lho bila dia cinta tapi aku tak cinta..Ya tetap sabar lah ...
Tapi sekarang berbeda suka krateria cewek yang aku sukai..aku nggak pandang dia cantik atau manis. Yang penting cewek yang jadi pendamping hidupku sholatnya rajin, ibadah nya bagus sehingga sewaktu mendidik anak-anakku , mereka dah tahu mengenai agama. Khan pendidikan agama seharunya ditanamkan sejak kecil malah beberapa orang mengatakan pendidikan agama itu ditanamkan sejak bayi masih dalam kandungan.

Sampailah aku di post penjagaan dan berhenti untuk mengganti badge menjadi badge masuk ke lokasi pabrik, kalau menurut standard safety procedure itu istilahnya access permit. Jadi setiap orang yang masuk ke dalam lokasi pabrik diwajibkan menukar tanda pengenal mereka deengan tanda pengenal khusus pabrik.

Setelah memasuki kawasan pabrik...kuparkir mobilku di daerah parking area dan aku pun masuk kedalan Control room untuk meminta izin memasuki areal Train B kepada group leader Train B disana.

Setelah menjelaskan maksud dan tujuanku ..

Akhirnya saya diberi izin untuk memasuki kawasan Train B,

Udah lengkap semua PPE nya

Sudah Pak..

Tapi di sana jumpai dulu operator di lapangan yach..

Biar mereka tahu kamu masuk ke areal mereka.

Ya Pak..kataku..



Akhirnya setelah mendapat izin dari orang operation, aku pun keluar control room dan menuju ke Train B dan setelah kujumpai operator di Train B untuk meminta izin . Aku pun langsung menuju lokasi yang mau ku ukur atau mau di design untuk project baru.

Setelah sekitar 20 menit aku berada di kawasan tersebut, aku pun dapat selesai mensketch  gambar-gambar di sana dan akan melanjutkannya ke dalam gambar design.

Selah pamitan dengan operator dan group leader operation untuk Train B dan setelah mengganti Badge kembali dengan badge ku maka aku meninggalkan kawasan pabrik menuju kantor ku di gedung kuning.

Dimanakan gedung kuning karena catnya berwarna kuning..nggak ada hubungan dengan lain-lainnya atau pun mitos.

Sesampainya di halaman parkir gedung kuning..kulihat jam di tanganku sudah menunjukkan pukul 3 lewat 35 menit. Entar lagi dah mau pulang nich pikirku. Karena biasanya jam kantoran pulangnya jam 4 sore.

Setelah kuparkir kendaraanku trus aku memasuki ruanganku yang sudah

"Eh mas Faiz ..baru sampe rupanya..."

"Ya nich  Mas Rusdi.. "

Mas Rusdianto ini adalah teman satu ruangan denganku. Kami sama-sama sebagai mechanical engineer di pt Radiant Utama Bontang yang diassign ke PT. Badak NGL Co di Technical Department Facilities Engineering Section.

"Ngerjain apa mas..?"

"Ini nich mas hanya kerjaan dikit.."

"Mau masang line baru untuk support maintenance shutdown." Kataku menjelaskan.

"Oh gitu yach "

"Ya mas.."

Setelah aku duduk dan kuletakkan kembali peralatan kerjaku..Aku pun minum segelas air putih . Dan setelah kusket ulang.dan mencocokkan dengan gambar design existing (yang ada sebelumnya)

Tak terasa sudah jam 4 lewat 10 menit.

Yok..kita pulang mas Rus..?

Ya ayo ...

Akhirnya kami pulang ke rumah masing-masing..

aku kost dikawasan HOP IV no 217, Bontang.

DI kamarku aku merenung..kapan kutemukan jodohku pikirku. Udah 28 tahun masih juga belum ada pacar..kadang-kadang pengen nyanyi “Bapak-Bapak..Ibu-Ibu...punya anak bilang aku yang kasihani aku..Yang tak laku-laku...

Apa aku harus sholat tahajjud yach pikirku. Kudengar kalau kita sedang gundahgulana dan punya kesulitan disarankan untuk sholat tahajjud agar pemcahan masalahnya.

Lagsung kusiapkan jam weker kearah jam 1 malam. Karena kataanya kalau mau sholat tahajjud harus tidur dahulu dan bangun di tengah malam.

Tiap tengah malam aku sholat tahajjud dan berdoa agar diberikan jodoh yang cantik, manis, baik, mencintai diriku, anak orang kaya, beragama, berpendidikan.
Sudah satu minggu lamanya aku lakukan sholat tahajjud api kok elum juga ada jodohyang dimaksud.


Sehabis sholat maghrib aku berencana berbelanja ke Supermarket yang ada di Bontang Plaza.

Kuajak temanku Bakris untuk menemaniku berbelanja. Memang kadang kurang sreg kalau berbelanja sendirian di sana. Bingung kala jalan sendirian ..

Bakris..Ntar malam temani aku dong ke Bontang Plaza.

Ngapain kita ke sana..

Ya cuci matalah kataku.

Sekalian aku mau belanja

Dasar Gajah Mada..he..eh..h..

Oke lah ..jam berapa jemputnya..

Oke ntar jam 7 malam aku ke sana yach..

Oke deh kutunggu. Nanti klakson aja bilamana sudah nyampe di epan rumah.

Bakris ini adalah teman ku


Sehabis sholat maghrib, kuberdoa dan dalam doaku pun memohon kepada Allah agar dicarikan jodoh yang cocok untuk diriku. Sehabis berdoa kulihat jam di dinding menunjukkan pukul 7 kurang 15 menit. Waduh..aku harus siap-siap segera nich.

Segera kupakai celana jeans dan kaos kerah berwarna biru. Kulihat mukaku di cermin..Kuperhatikan lagi emang nggak mirip dengan aji masaid. Entahlah dari mana ibuku menilainya begitu.
Kuambil helm ku dan kunyalakan motorku dan segera kutancap gas menuju rumah Bakris.

Tet..tet...tet...suara klakson

Kok cepat banget ..baru jam 7 nich..

Ya khan harus tepat waktu men...

Jam 7 yach jam 7 hee...he..he...

Dasar Gajah Madah lu men..kata si bakris

aku pun tertawa ...

Kami pun segera berangkat ke Bontang Plaza yang jaraknya sekitar 10 KM dari rumah Bakris.

Setelah kuparkir motorku di basemasnt kami pun segera amsuk ke dalam Paza tersebut.

Plaza yang cukup besar untuk kota seukuran bontang ini..


Tiba-tiba mataku tertuju pada seorang gadis yang tengah membaca buku di dalam toko buku yang berada di dalam Plaza tersebut. Memang posisi nya agak di dekat kaca etalase toko jadi mukanya nampak olehku..

Gila...!!!!! Cakep banget cewek itu pikirku...

Dan lebih Gila lagi..mukanya mirip Rosamund Kwan artis film hongkong yag jadi idolaku sejak masih SMP. Kuperhatikan lagi dia...dan terus kuperhatikan dan lagi-lagi kuperhatikan dari luar etalase toko..

Kris..kris..itu ..tu..ada cewek cakep tuh ..kataku

yang mana men....

Yang itu ..tu yang sedang baca buku di dalam toko buku itu.

Yang mana .!!!????..

Itu tu...tuh.... yang pakai baju biru..dan yang rambutnya sebahu itu. Kebetulan kami duduk di seberang jalan.

Oh yang itu dasar lho tahu aja mana yang cantik..

Ya udah kita ke dalam aja kata bakhris..

Lho ..ngapain kita ke dalam..kataku agak gugup...

Ya kita baca buku jugalah sambil dekati dia.

Gila lho ...kris...aku nggak berani nich...kataku lagi..

Eh ..Faiz harusnya kamu itu malu pada dirimu sendiri.Masak Gajah Mada takut dengan hal semacam ini.

Kalau yang lain aku berani Men...Tapi kalau untuk kenal wanita ..aku nggak tahu cara untuk memulai

apalagi badanku gendut gini apakah dia akan mau..

Ya namanya usaha..kamu kahn mau cari jodoh khan katanya lagi.

Iya memang ..pengen sich yang sesuai.

Ya..ayok ke dalam..ntar dia keluar..

Aku memang cinta betul melihat dia wajahnya cantik mirip rosamund kwan dan pakai jilbab lagi. Sebenarnya itu

Dengan berat hati akhirnya aku mengikuti langkah bakris...

Heran...berani banget anak ini pikirku..aku aja nggak berani ..paling aku hanya berani mengagumi kecantikannya..

Kami pun pura-pura melihat lihat buku yang ada di dalam toko buku itu..Kulihat ada judul Arti Mimpi Islam..Buku itu mau kuambil tapi tanganku ditepis oleh bakris..

Eh masak dekati cewek ..bacaannya “Tafsir Mimpi sich..”

ambil buku yang kira-kira menunjukkan kita jago..

Eh..benar juga omongan temanku ini..Akhirnya kulihat buku “Kupinang Kau dengan Hamdalah” dan bakris pun tersenyum..Kulihat Bakris mengambil buku tafsir mimpi yang tadi mau kubaca..

Dasar lho ..pikirku sambil tersenyum sendiri. Rupanya itu yang dimauin dia.

Perlahan tapi pasti kami berusaha mendekati gadis yang berkerudung biru yang tengah asyik duduk membaca buku..Aneh ..kok tidak ada rasa gugup nya si Bakris ini pikirku..Aku aja gugupnya setengah mati..

“Maaf Mbak...bisa kami duduk di sebelah sini..

Ini kosong kan..katanya lagi..

“Kulihat cewek itu melihat ke arah muka bakris..Dan anehnya tiba-tiba cewek tersebut tersenyum dan bilang “Abang ini kok bicara begitu segala”

Eh rupanya dia .......

Kenalkan ini teman abang,”Gajah Mada..” sambil menunjuk ke arahku..

Lho ..kok gajah mada pikirku. Namaku Faiz men...Aku terseyum tersipu-sipu

Kena dah saya nich..

Kulihat mereka asyik berbicara dan aku semakin terbengong bengong. Hampir tak percaya rupanya si bakris punya adik secantik ini. Sulit dipercaya..Dan sangat sulit dipercaya kebenaran ini.

Eh..nggak namanya Faiz kamarullah. Ini teman abang kerja ,”

kusodorkan tanganku

Hai...jawabku ..

Hai..jawabnya lagi waduh rasanya mau pingsan melihat senyum manisnya. Benar-benarmirip rosamund kwan.

Rupanya namanya Yesika Evianti  Safitri

Waduh nama yang bagus mirip mirip nama orang dari eropa timur dan panjang banget namanya.


"Kamu kok nggak pernah cerita kalau kamu punya adik perempuan." kataku sama bakris

"Kamu khan nggak pernah tanya " jawab bakhris

Tapi setiap aku main ke rumahmu.kulihat laki-laki semua tak ada wanitanya.

Adikku itu kuliahnya di Unibraw Malang..jadi wajar dong nggak ketemu.

Lagian kamu khan kemari baru bebeapa bulan..

Pas kamu kemari adikku masih kuliah di Malang..

Jadi dia sekarang masih mahasiswa yach..

Nggak dia dah tamat kuliah dan pengen kerja di sini.

Yes.....Yes....Yes.....Yes.......pikirku semakin senang.. Bukan Nyebut namanya Yesika Evianti Safitri..Kalau namanya memang awalan Yesika tapi kalau dipanggi Evi..
"Kris..boleh aku kenal dekat dengan adikmu..", kataku serius menatap mukanya..

"Nanti kamu mainkan dia..." kata bakhris lebih serius lagi menatapku.

"Nggak Kris mana pernah aku mainkan cewek.."....
"aku aja belum ada pacar tapi kok dibilang mainkan cewek.."

Okelah tapi tergantung dia yach..kalau dia suka ..aku sich oke saja..

Yang penting kamu serius...Dan sesuai dengan judul buku yang kamu pegang tadi katanya.

Buku yang mana ? kataku lagi ..."Tafsir Mimpi kah?"..

Bukan yang itu men....

Oh..Buku "Kunikahi Emgkau dengan Hamdalah" ..

Iya..men kata bakris mengangguk..

Setelah kuantar bakris di rumahnya. Kulihat adiknya bakris baru sampai di rumah juga. Dan dia melambaikan tangannya ke arah kami. Dan aku berharap itu buatku. Du....du..du....du....du....

Akhirnya malam itu aku nggak bisa tertidur pulas. Bayang-bayang wajah Evi selalu menghiasi mimpiku. Dan kreng....kring...krinng...kudengar suara beker ku berbunyi..ada rasa malas untuk bangun.

Tapi pas kuingat wajah Evi bergegas aku bangun tidur..
Aku pun melaksanakan sholat tahajjud dan “Ya Allah ...Engkau telah tunjukkan jodohku.

Aku mohon pada Mu Ya Allah..agar wanita yang kujumpai tadi adalah istriku. Dan aku mohon agar kiranya dia mau mencintai aku seperti aku mncintai dirinya..”

Setelah mengakhiri doa ku aku pun tertidur.

Aduh pusing ..aku nggak bisa konsentrasi kerja nich..selalu ingat wajah Evi dan senyuman manisnya..Sudah 4 jam kupandangi kertas gambar yang ada di hadapanku..tapi nggak kusentuh-sentuh juga. Bayangan wajahnya selalu menghiasi ..Kayaknya aku cinta pada pandangan pertama.

Akhirnya kucoba telpon Bakhris.

Kris...aku minta maaf nich...

kenapa men...

Kayaknya aku suka sama Evi nich..

Ha..ha..ha...ha...bakris tertawa..

aku nich serius kris..kataku lagi...

Kenapa kamu suka adikku Iz..?

Aku pun nggak tahu men..kataku..

Nanti kamu mainkan adikku..

Nggak kris..nggak kris...aku serius..

kalau emang jodoh mau aku jadikan istriku adikmu itu..kataku serius..

Tiba-tiba hening terasa dan tak kudengar lagi suara bakris dari seberang sana.

Kris...Hallo ...Kris...Hallo...

Akhirnya Bakhris menjawab.. Kok Putus..
Eh..bukan itu ...Tapi yang dibawha ini lho..
Ya..kalau saya sich terserah dia aja. Kalau dia mau yach syukur dan kalau dia tak mau jangan dipaksa yach. Yang penting kamu tetap temanku walau akhirnya adikku ngak mau sama kamu ya men..

Ya ..Makasih kris atas supportnya..

Yang penting aku dah izin dulu sama abang nya he...he..he...he...

Dasar lho..sambil tertawa juga..
akhirnya kucoba sms Evi

“Assalammualaikum..Apa khabar Vi? Saya Faiz Faturahman temannya Bang Kris..”

trus ku ketik tombol send..

Kutunggu sms balasan dari Evi..Kok belum dibalas juga yach pikirku. Apakah memang dia tak mau sama aku jadi malas terima sms dari aku.

Ya udahlah mungkin bukan jodohku pikirku..

Kuperhatikan lagi gambar yang ada di hdapanku dan mulai aku menyeket ulang..Aku coba menghilangkan bayang-bayang wajah Evi dalam pikiranku..

Tapi tiba-tiba ..tit...tit..tit..kudengan suara sms masuk dan kubuka kulihat nama Fitri

“Assalammualaikum ..Maaf baru balas , tadi hp nya ketinggalan di rumah.”

Kok Mas Mada eh..Mas Faiz tanya khabar khan tadi malam kita baru ketemuan. Kata Evi membalas smsku..

Perasaan badan ini mau melayang jauh ke atas membaca sms darinya.

Ya iya ya...tadi malam sudah ketemuan..Tapi rasanya cuma sebentar yach..

Pengennya lebih lama lagi ketemu sama Evi .he..he.he....  Send..

kalau mau lama ketemu Evi .main-main ke rumah lah.

Bagai gayung disambut ..

Ya ..Boleh nanti malam saya main kerumah Evi..?  ...Send..

Evi ada di rumah.? ...(Maaf seharusnya disini Send nya...)

Ya..katanya lagi memalui SMS..

Akhirnya kami akhiri bersama sms-sms an dengan kata sepakat untuk bertemu..

Singkat Cerita..

Setelah beberapa kali kunjugan ke rumah Bakris eh Evi

DI malam yang ke lima belas..aku beranikan diri menyatakan cinta kepada fitri.

Tapi aku hanya berani menyatakannya lewat surat..Aku takut di tolak men..

CERITA SELANJUTNYA AKAN DILANJUTKAN KE CERITA SELANJUTNYA...

Rumbai, 15 September 2010.

Tuesday, July 20, 2010

KUTEMUKAN ISTRIKU DI MALAM NISFU SA'BAN II (TAMAT)

Lanjutan Cerita ”Kutemukan istriku di Malam Nisfu Sa’ban I”

Setelah kujejakkan kakiku di Bumi Sriwijaya langsung kucium tanah Sriwijaya..Oppsss..itu khayalan saja nggak mungkin mencium landasan aspal..khan beda kasusnya kalau mencium tanah itu biasanya orang pulang dari haji atau orang yang baru pulang dari mana gitu dan disorot kamera..nah pada saat dia tahu dia disorot kamera ..langsung aja dia cium tanah..

Berhubung tidak ada yang menyorot aku , ngapain pula cium tanah..lagipun malu lah ...
Sambil berjalan kuamati bandara Talang Betutu yang sekarang namanya Sultan Mahmud Badaruddin II, masih yang lama yach pikirku...

Setelah di dalam ruang kedatangan..langsung kuaktifkan telpon genggamku dan kutelpon adikku.. Najwa...” rupanya dia sudah ada di luar ruang kedatangan..Oh rupanya dia datang menjemputku...Syukurlah setidak-tidaknya hemat ongkos taxi...

Kucari-cari adikku dan karena rame jadi saja mau coba telpon adikku lagi..

”Kak Sammy..!!!”....Kak...Sammy ....!!!!!!.....”: kuhentikan sejenak niatku menelpon dan segera kususuri suara itu..dan ternyata adikku Najwa sudah mendekati dan menghampiriku..
”Apa khabar Kak? Lama nian dak bertemu,”.. Baik-baik aja ..
”Parkir dimana mobilnya,” tanya ku lagi..
”Disana Kak,”,.. jawab adikku ,
”Apa tidak ada lagi yang ditunggu kak?” tanya adikku lagi
”Nggak”, kataku sambil menggelengkan kepalaku..
Yok kita ke mobil kak..” kata adikku..

Kami pun berjalan bergegas mendekati mobil karena cuaca panas banget di kota Palembang.. Di dalam mobil aku pun bertanya khabar ibu, khabar Bapak dan khabar kawan-kawan yang ada di Plaju tempat tinggalku ...
Dan tanya-tanya mengenai persiapan pernikahan kakakku..kepada adikku ...Dan semua di jawab dengan baik oleh adikku ..
”Kapan malam nisfu sa’ban , Wa..,? kataku tiba-tiba..
”Malam nisfu sa’ban kalau dak salah dua malam lagi kak.,” kata adikku..
”Kenapa kak? Kata adikku lagi..
”Nggak..pengen aja hadir di musholla pada malam itu khan ada baca yasin 3 kali diantara Maghrib dan Isya..Pengen dapat pahala aja dan diampunin dosa-dosanya.” kataku lagi..
”Oh gitu kak..kata adikku lagi...sambil terus meninjak gas mobil ...

Tak lupa aku singgga ke ”Pempek Vico” untuk membeli makanan kesukaanku pempek secukupnya dimana pempek adaan 10 biji, pempek telok 10 biji, pempek lenjer kecil 10 biji dan model 3 bungkus..karena kutahu Ibuku suka makan model..
Setelah membeli pempek...dan berjalan menuju ke rumahku...
Tibalah aku di rumahku ..tidak ada sambutan istimewa setibanya aku di rumahku..hanya ibu dan bapakku yang menyambutku..

Setelah dua hari kumpul sama keluarga dan jalan-jalan ke Pelambang cari pempek lenggang dan martabak Har di Jalan Jend Sudirman Palembang serta masakan Palembang...

Sore itu di menjelang malam nisfu sa’ban..kusiapkan fisik dan mentalku untuk menghadapi malam nisfu sa’ban tersebut agar supaya aku bisa berdoa dengan khusuk agar mendapatkan istri yang baik untuk diriku dan bisa diterima keluargaku..

Tibalah malam nisfu sa'ban...Setelah Sholat Maghrib kami pun membaca Yasin bersama-sama sebanyak 3 kali setelah itu mengerjakan Sholat Isya.. Dan disetiap selesai membaca Yasin, kami berdoa dipimpin oleh kyai di kampungku..Dan tak lupa di dalam doa tersebut kusisipkan niatanku untuk mendapatkan ”Istri yang cantik, yang manis, yang baik, mencintai diriku, anak orang kaya, beragama Islam, berpendidikan, mengasihi diriku, menyayangi diriku. Jadi selama 3 kali berdoa, kusisipkan niatku seperti itu..

Setelah selesai membaca Surat Yasin , kami pun melaksanakan sholat Isya berjamaah.. aku pun berdoa dengan niatan mencari istri yang sesuai harapanku. Yang penting cantik, manis, mencintai diriku, beragama Islam, agar kami seiman karena banyak cewek yang kusuka agamanya berbeda denganku dan kadang agamanya Islam tapi tingkah lakunya tidak mencerminkan wanita Islam. Makanya aku mencari istri yang sholehah dan rajin sholat karena menurutku anak-anakku perlu ibu yang mengerti agama dan taat agama karena berhasil tidaknya orang tua mendidik anaknya adalah dari pengetahuan di bidang agama, Yang membatasi anak-anak kita dari perbuatan yang tidak benar dan dilarang agama. kalau anak orang kaya nggak harus yang penting sama dengan kondisi keluargaku..Kalau berpendidikan itu yach karena demi anak-anakku kelak dan supaya nyambung ngomongnya dengan aku.
Setelah kami bersalam-salaman dan aku berencana langsung pulang ke rumah dan saat aku mau keluar dari Musholla, entah kenapa aku mengeluarkan kata-kata sugestiku “Siapaun gadis yang kujumpa selama aku dalam perjalanan menuju rumahku, adalah calon istriku..
Aku pun nggak tahu kenapa tiba-tiba terbersit kata-kata seperti itu pada saat itu.. Mungkin karena sudah putus asa karena belum juga ada jodoh .

Dan dengan keyakinan dan harap-harap cemas..aku pun melangkahkan kakiku menuju ke rumahhku .. karena aku nggak tahu apa yang akan terjadi dalam kehidupan ke depanku Kususuri jalan dikampungku dimana jarak dari musholla ke rumahku berkisar 200 meter..Kulihat jalan sepi dan tak ada satu pun orang yang kujumpa..Jalan yang biasanya ramai tiba-tiba menjadi sepi. Dan salah satu rumah yang biasanya penghuninya yang biasanya rame dan duduk di tangga rumahnya pada malam itu benar-benar tak ada orang..
Betul-betul aneh...dan kucuba langkahku kuperlahan pun tak ada juga gadis yang kulihat pada malam itu ..betul-betul aneh...

Akhirnya aku tiba di depan rumahku dan kubuka pagar rumahku perlahan-lahan karena berat.
Sambil berkata pada diriku sendiri ”belum juga ada jodohku tahun ini, mungkin tahun depan lagi”

Ketika mau memasuki rumah, kulihat ada 2 pasang sandal di sana. Wah berarti ada tamu..Dan aku pun berpikir apakah ada ini cewek atau cowok..Akhirnya kupencet bel dirumahku..da tak lama kemudian ibuku membuka pintunya..Lho kok tak ada tamunya, apa tamunya duduk dekat tivi. Ehm berarti teman bapakku atau sepupuku yang datang pikirku. Wah berarti aku belum dapat jodoh yang kuminta sama Allah. Yang berarti belum rejekiku gumanku..
Setelah kulepass sandalku dan kuletakkan pada posisinya, aku melangkahkan kakiku masuk ke rumahku. Emang rumahku memiliki 2 ruang tamu dimana posisi ruang tamuku yang pertama sejajar dengan pintu utama dan satunya lagi agak tertutup. Istilahnya tuh tersembunyi jadi pada saat kita membuka pintu masuk tak nampak ruangan disebelahnya.
Jadi kulangkahkan kakiku menuju ke dalam untuk menuju ke kamarku. Tapi ketika aku berbelok ke kanan (memasuki ruang tamu kedua ...red) aku melihat ada 2 orang wanita di sana bersama ibuku. Pandanganku biasa aja melihat mereka karena kupikir mereka teman ibuku jadi kupikir mereka pun sudah punya suami alias sudah menjadi ibu-ibu rumah tangga. Jadi aku semakin tak semangat melihat mereka.

“ Sammy...kenalin dului kawan ibu,..” kata ibuku mengalihkan pandanganku. Aku pun tersenyum ke mereka. Dan ibuku melanjutkannya lagi, “Ini kak Sharifah yang dulu pernah kost di sini. Yang suaminya kerja di Pertamina” sambil menunjuk ke kamar depan yang memang sedang kosong dimana bakal jadi tempat ruang penganten kakakku. Trus kusalamin Kak Sharifah dan ku senyum ke dia. “Wah ..istri orang nich...pikirku.

“Dan ini Fatimah teman kak Ifa, siapa namanya Fa.'” kata ibuku ke Kak Sharifah. “Fatimah bu..kata kak Ifa..Jadi kusalamin Fatimah teman kak Ifa. “Kalau Imah ini masih gadis dan teman sama-sama dari Medan. Cuma kuliahnya saja yang berbeda, kalau kakak di Medan dan Ima di Bandung..

Kuperhatikan gadis yang berdiri di depan ku .Kusalamin dia sambil kusebutkan namaku”Sammy” setelah kusalamin kedua teman ibuku. Aku pun berpikir berat ...apakah Fatimah ini sengaja di datangkan oleh Allah untuk bertemu denganku. Apakah ini jodohku aku terus berpikir berat dan ada rasa menyesal di dalam dadaku. Kenapa kalau itu jodohku kenapa aku tak duduk dekat mereka..

Terus aku keluar kamarku dan kulangkahkan kakiku mendekati ruangan TV. Sambil kunonton TV kualihkan pandanganku ke ruang tamu dimana duduk fatimah..Ehmm boleh juga untuk istri nich dalam hatiku. Masih terus kuberpikir dan berpikir ,”apakah ini jodohku,” bisikku pada diriku. Malam itu betul-betul berat pikiranku, ”Apakah dia itu jodohku” ..bathinku terus berucap. Akhirnya malam itu akupuntidur dengan hati penasaran..

Esok paginya ibuku bilang ke aku..Si Fatimah itu masih gadis , dia dokter temannya kak Ifa..,” kata Ibuku lagi..Mereka lagi ada pelatihan di sini. Kalau mau telpon, telpon aja ..nich no telponnya ..kata ibuku..sambil memberikan kepadaku ..tapi aku menolaknya karena masih berpikir ”apakah itu jodohku atau tidak” Tapi ibuku terus memaksa..jadi akhirnya aku terima juga no telpon dari ibuku ..walau pun sebenarnya aku pengen juga..

”Kalau mau telpon..sore aja” ...kata ibuku
”Iya Bu.”, kataku lagi..

Kucoba telpon tapi tak di angkat keesokan harinya juga sama tak bisa diangkat dan keesokan harinya juga..timbul rasa putus asa di dalam diriku , berarti dia bukan jodohku..

Tibalah acara pesta pernikahan kakakku..Dan kutunggu-tunggu apakah wanita jodohku itu akan datang ke pesta kakakku atau tidak.. Dan kulihat sosok yang kukenal dan menghampiri ibuku dan tiba-tiba kecewalah rasa hatiku saat itu karena yang disebelah kak Ifa itu adalah suaminya. Bukan kecewa karena Kak Ifa bawa suami..tapi kecewa karena temannya kak Ifda tidak ikut datang..padahal sudah kurencanakan beberapa hal agar bisa mengobrol dengan aku.
“Sam..,” kata kak Ifa sambil mengenalkan suaminya ke aku..
Aku pun tersenyum..”Mana temannya kak? Kok nggak diajak”, kataku dengan nada sedih..
”Kebetulan ibunya Imah datang dari medan jadi mereka jalan-jalan dulu keliling Palembang”, kata kak Ifa lagi..
”Kenapa Sam?..”, kata kak Ifa sambil tersenyum aneh..
”Nggak kak Cuma tanya doang..”, kataku lagi sambil tersenyum hambar..
”Ya udah nanti kakak suruh Imah telpon Sammy deh..Tunggu aja yach..” kata kak Ifa
”Nggak usahlah kak..nggak enak..”kataku malu-malu..
Kak Ifah hanya tersenyum saja melihat pola tingkah lakuku pada saat itu..

Sejak hari itu aku tak jumpa lagi dengan kak Ifa..mana nich pikirku karena sampai saat itu aku pun belum ada terima telpon dari kak Ifa...sedangkan aku dua hari lagi mau balik ke Kalimantan Timur untuk bekerja lagi.. Aku pun sudah pasrah dan berucap dalam hati”udahlah mungkin dia bukan jodohku”,...kalau itu jodohku pasti datang sendiri..

Kulihat jam menunjukkan pukul 7 malam. Ehm pengen main aku ke rumah Farida..sudah lama sekali tak jumpa dan ngobrol dengan dia pikirku. Farida ini teman akrabku dan teman yang enak diajak tukar pikiran..Dan teman sejak SMA walaupun kami tidak satu sekolah. Dan dia ini temannya pacar lamaku sewaktu SMA..
Walau dia gadis yang manis dan baik serta enak diajak ngobrol..tapi saya tidak pernah ada rasa suka dengannya karena bagi saya awalnya teman yach tetap teman..

Akhirnya au memutuskan untuk main ke rumah temanku itu. Kusiapkan diriku dan kukeluarkan sepeda motorku dan ketika melewati ruang tamu kulihat ke arah telpon dan kuberharap ada dering telpon dan telpon itu untukku. Tapi nyatanya setelah kulewati ruang tamu dan keluar dari rumahku tak terdengar suara telpon lagi. Dan aku pun berdoa lagi “semoga ada telpon untukku” . Setelah kustart motorku kudengar telpon berdering dan kuterus berharap itu telpon buatku dari kak Ifa. Dan kuyakinkan pada diriku bahwa itu telpon buatku. Jadi sengaja kutunggu sampai telpon diangkat.
“Mas Sammy , tuh ada telpon buat mas,”terdengar adikku berteriak memanggilku. “Dari Siapa! Tanyaku. “Dari kak Ifa!,”jawba adikku. Bagai petir di siang bolong...Eh salah kalau itu berita jelek..Bagai bunga ditaman bunga..Aku terkejut bercampur senang..sulit dilukiskan dengan kata-kata nich.
Untuk menutupi rasa ketidak percayaanku dengan berita itu dan rasa syukurku pada Allah yang telah mengabulkan doaku. Aku pun mematikan motorku dan kulangkahkan kakiku masuk ke rumah dan kuangkat telponku..”Hallo..”kataku. Terdengar suara kak Ifa disana”Ini ”Sammy yach...” Iya kataku..
”GImana kak mana temannya.”kataku main samber aja..
”Mau ngomong sama Fatimah kah? Kata kak Ifa.
“Ya! Ya! Ya kak ,”kataku dengan semangatnya. Karena sudah 1 minggu kucoba menelpon fatimah tapi tak pernah dapat juga. Dan ini kesempatan buatku untuk mendapatkan perhatiannya pikirku.
“Hallo..”terdengar suara dari seberang sana..”Hallo juga kataku Apa khabar . Baik katanya.
”Kok saya coba telpon tak diangkat-angkat,” kataku lagi.
” Lho kami ada terus kok,” katanya.
” Tapi kok tak diangkat-angkat yach...”
”Emang kapan nelponnya..
Saya nelponnya sore sekitar jam 5 sore.
Wah kalau itu kami masih dikelas..
Pantas aja nggak ketemu-ketemu .
Rupanya no telpon yang diberikan oleh ibuku itu adalah no telpon tempat dimana Kak Ifa dan Fatimah mendapatkan pelatihan.
Kenapa nggak nelpon pagi aja.
“Wah betul juga kata dia.
Kenapa aku nggak nelpon pagi atau siang kenapa harus sore. Tapi kujawab. Saya pikir Fatimah pelatihannya pagi hari..

“Gimana kalau kita ketemu,”kataku lagi.
Boleh aja kata suara diseberang sana. Tapi saya nggak bisa keluar-keluar dari tempat ini karena banyak PR pelatihan katanya
Gimana kalau saya ke tempat pelatihannya kataku lagi.
Boleh aja..katanya Jam berapa Imah tidak ada kelasnya. Gimana kalau 4 kemarinya katanya lagi.
Oke besok jam 4 saya ke sana kataku lagi.
Tahu tempatnya khan? Tanyannya lagi..sambil mengambarkan arah tempat pelatihan tersebut.
Tahu..Tahu..kok kataku menyakinkan diri
”Udahnya Assalammualaikum,” katanya.
Trus gagang telponnya diserahkan ke kak Ifah lagi.
“Gimana Sam..hasilnya,”kata kak Ifah.
“Besok mau ketemuan di sana kak kataku lagi.
”Ya udah kemari aja besok”.
Nanti kakak bantu lah, katanya lagi.
'He..he..he..terima kasih kak , “kataku lagi. Tanda meng iyakan apa yang dibilang oleh kak Ifah.

Singkat cerita, besok itu juga aku jumpa Fatimah..walau pertamanya nyasar dan nyasar akhirnya ketemu juga alamat yang dimaksudkan oleh Fatimah..

Setelah mengobrol dengan Fatimah..dan kukeluarkan lah niatan ku untuk mencari istri dan buan mencari pacar dan Fatimah pun mempunyai maksud untuk mencari suami bukan pacar..
Setelah panjang bercerita ngobrol sana dan ngobrol sini disertai dengan cerita-cerita lucu yang bikin Fatimah tertawa..Akhirnya aku pun meninggalkan tempat itu dan tak lupa kami pun bertukar-tukaran no telpon dan alamat..Dan rupanya dia anak orang kebun..dan dalam
Berarti masih bisalah kudekati dia karena setidak-tidaknya orangtuanya dan orang tuaku hdupnya sederhana. Dan tidak kaya soalnya kadang susah juga mendekati anak orang kaya..karena aku punya pengalaman kurang enak dengan anak-anak gedongan sewaktu aku masih SMA dan Kuliah.. Karena dalam bayanganku anak orang kebun itu berarti orang tuanya ada di Desa dan mempunyai kebun buah-buahan..setidak-tidaknya selevel lah..
Tapi aku semat heran juga karena kok orang tua Fatimah bisa menyekolahkan anaknya kuliah di kedokteran dan kuliahnya di salah satu Unversitas Negeri yang ada di Bandung.
Dan keherananku terjawab setelah kami menikah..

Lanjut lagi..
Dan kutangkap saat itu maksud baik dalam diri Fatimah..Dan nampaknya memang dia itu jodohku dalam hatiku tapi kujalani saja pertemanan itu dan kalau memang jodoh tak lari kemana. Yang penting bagi aku anaknya solehah dan rajin sholat apalagi orangtuanya sudah Haji..

Yang penting kalau menghadap wanita itu yang penting adalah ketegasan dan tentunya kesan pertama yang dinilai dan selanjutnya terserah anda..

Dan setelah berpacaran jarak jauh dan jauh antara Pagar Alam dengan Bontang..selama 1 tahun lebih akhirnya Fatimah dan Sammy menikah d awal tahun 2009.. Dan semua yang diminta Sammy di malam Nisfu Sa’ban tahun 2007 lalu Alhamdulillah semua terkabul.

Rinciannya.
Istri yang cantik :
Memang cantik hatinya dan cantik semuanya deh..tak mungkin dijabarkan

Istri yang manis:
Memang manis menurutku dan aku suka senyumnya.

Istri yang baik:
Memang Baik dan bisa menerima keluarga kami dengan baik.

Yang mencintai diriku :
Memang dia mencintai aku dari pandangan pertama dan sudah di gariskan oleh Allah, Sammy lah suami Fatimah..

Anak Orang kaya :
Anak Orang kebun yang dimaksud adalah Ayahnya Fatimah merupakan salah satu staff di salah satu Perebunan milik Pemerintah di Riau. Aku baru tahunya setelah menikah. Dan itu bikin Sammy jadi minder sama Fatimah.

Beragama Islam :
Istrku Islam, sholatnya rajin, rajin membaca Al Qur ’an , dan dari keluarga baik dan agamis..dan Orang Tuanya sudah Haji dan Hajjah

Berpendidikan :
Memang Pintar dan Smart dan banyak yang mengakui Fatimah itu pintar. Dan banyak yang sudah dibuktikan dengan kepintarannya itu.
Mengasihi diriku dan menyayangi diriku :
Memang Betul..

Dan anehnya lagi :
Fatimah orang Melayu, tinggal di Medan, belum pernah di Palembang sebelumnya, kerja PTT di Pagar Alam,kuliah di Bandung, dan tidak pernah kenal dengan Sammy sebelumnya.

Sammy orang Palembang, tinggal di Palembang, kerja di Bontang Kalimantan Timur, kuliah di Palembang, belum pernah ke medan dan tidak pernah kenal Fatimah sebelumnya

Sammy dan Fatimah ini bertemu di Malam Nisfu Sa'ban atas niatan Sammy untuk mencari istri yang sholehah.

Makanya banya teman-teman yang bertanya mengenai istri sammy dimana dia kenal dan lain-lain, tapi jawaban Sammy membuat teman-temannya bingung..Dan Bilang”Kok Bisa!”
”Ya Bisa ajalah asal Allah menghendakinya..Pasti terjadi..”


Demikianlah cerita Sammy dan Fatimah..dan cerita ini adalah kisah nyata dari pengalaman penulis dan ini kisah terjadi di tahun 1997.
Semoga kita semakin dapat mendekatkan diri kepada Allah..dan berserah diri kepada Allah untuk mencari yang terbaik buat diri sendiri ataupun keluarga..
Jangan ragu memohon kepada Allah walau apa yang kita mintakanwalau itu kadang tidak masuk akal. Tapi dengan niat baik dan juga kebaikan yang baik Insya Allah , akan terkabul
Jangan ragu menjadi orang baik dan baik karena jodoh atau istri itu bagaimana tingkah laku kita. Ingat istri adalah bagian dari tulang rusuk suami..jadi kalau mau mendapatkan istri yang baik tentunya disertai dengan ibadah dan tingkah laku yang baik pula..

Cerita ni ditulis bukan bermaksud untuk memamerkan diri penulis cuma penulis ingin agar kita sebagai umat Islam harus selalu yakin atas Kebesaran Allah..Dan semua jodoh, rejeki dan lain-lain Allah lah yang menentukan dan kita sebagai umatnya hanya menjalankan hidup saja.

Maaf bila tulisan ini kurang enak dibaca.

Juli 2010