Kamis, 08 September 2011

BILA AKU INGIN MENJADI SEORANG PIPING ENGINEER

Saya mencoba untuk mengulas sedikit mengenai menjadi seorang piping engineer yang baik secara general dan mencoba untuk menambahi dan bukan untuk mendikte atau mengoreksi pendapat teman kita “Bapak Tengku Syahdilan yang pernah dimuat di dalam milis Indonesia beberapa waktu yang lalu.
 

Kalau menurut pendapat saya bila ingin menjadi seorang piping engineer yang baik, memang memerlukan suatu pengalaman kerja di bidang piping, baik itu dibidang engineering design maupun di engineering construction. Setidak-tidaknya diatas 5 tahun lah bisa dikatakan dapat menguasai atau menjadikan seorang piping engineer.
Dan mungkin selama 5 tahun itu anda bisa belajar mengenai Code dan Standard. Dimana bisa dikatakan Code itu adalah ASME sedangkan Standard itu bisa dikatakan API, Client Spec (Chevron, Petronas) dan Standard yang berlaku di dunia piping.

Dan jangan lupa bahwa Client Spec merupakan Standard mutlak yang harus diikuti pada saat kita mendesign sesuatu dimana Client Spec itu adalah merupakan kumpulan dari Code dan Standard yang berlaku di International dan tetap mengacu terhadap kebutuhan client dimana Client beroperasi.
Contoh : API 1102 (pipe road crossing), kalau dipasang di Amerika mungkin bisa tapi kalau dipasang di Indonesia arealnya bersinggungan dengan tempat tinggal penduduk, nggak pernah digunakan drawings road crossing pipe tapi memodify design dari pipe road crossing sendiri. Dan masih banyak lagi contoh yang lainnya.
Dan Standard atau Code tidak udah dihafal tapi cukup diingat dimana lokasi tulisan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dihadapi. Misalnya. Untuk ketebalan dari pipa, untuk ASME B31.1, ASME B31.3 ataupun ASME B31.4 atau B31.8, tentunya berbeda karena berhubungan dengan pressure dan temperature serta service fluidanya.

Jadi sekali lagi untuk standard, code ataupun client spec, cukup diingat dan tak perlu dihapal bait demi bait tapi kalau anda tak mau repot yach dibuat saja rangkumannya demi untuk kemajuan diri sendiri.

Itu tadi sekilas mengenai Standard dan Code yang akan anda hadapi selalu setelah berkecimpung dalam dunia perpipingan.

Bila anda masih kuliah , ada baiknya anda menfokuskan diri di dalam bidang pelajaran/program study ilmu Kekuatan Material, Mekanika Fluida, dan Mekanika Teknik, Structural analysis. 4 ilmu ini adalah dasar utama kekuatan untuk menjadi Piping Engineer yg baik. dan pelajari juga Perhitungan Matriks, krn ini adalah dasar perhitungan aplikasi komputer yg banyak dipakai oleh Program2 analisa pipin spt CAESAR II, Autopipe dll.

Dan setelah anda tamat kuliah dan lulus menjadi seorang Sarjana Teknik Mesin, anda bisa mempelajari buku-buku mengenai piping seperti Design Piping Systemnya MW Kellogg, Pipe Stress Engineernya LC Peng, Piping & Pipeline Engineeringnya G.Antaki, dll. Sangat banyak buku2 piping tp jarang dijual didalam negri, mungkin anda dapat membelinya dari www.amazon.com, di www.asme.org atau searching di Internet atau anda bisa mendowload gratis dari beberapa blog piping di internet.
Dan setelah anda tahu apa itu piping beserta komponent-komponentnya secara umum.

Setela itu anda juga bisa juga mempelajari Code2 Standard Piping Spt : ASME B31.3 (Process Plant), ASME B31.1 (Poweer Piping), ASME B31.4, ASME B31,8. Sebenarnya Code design utama yg sering diapaki hanya 4 ini tapi Code & Standard pendukungnya sangat banyak spt ASME B16.5 (Flange), ASME B16.11, ASME B16.9, ASME B16.20, ASME B16.34, API 610, API 617, API 650, NEMA SM 23, dan masih banyak lagi.

SARAN PAK TENGKU SYHADILAN, UNTUK LANGAKAH AWAL ANDA CUKUP BACA 2 CODE UTAMA YAIUTU ASME B31.3 dan ASME B31.1.

Dan bilamana anda ingin menambah wawasan dan pergaulan sesama orang-orang yang bekecimpung di dunia piping ada baiknya anda ikut Training2 yg banyak Menjamur saat ini. Anda bisa mula dgn mengambil training per-Skill spt :

1. TRAINING AUTOCAD ATAU MICRO STATION
Seorang piping engineer ada baiknya tahu cara mengoperasikan software diatas ini. karena kalau masih fresh engineer biasanya mereka akan ditanya mengenai penguasaan software engineering.


2. PDMS (PLANT DESIGN MANAGEMENT SYSTEM)
PDMS Training u/ 3D Model design system skill (Jaman Skrg ini seorg Piping Engineer yg baik dituntut mengerti pemodelan 3D yg dikerjakan oleh para piping designernya. 3D software yg banyak digunakan saat ini adalah PDMS, PDS, Cadworx dan Autoplant. Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)

3. CAESAR II (PIPE STRESS ANALYSIS SOFTWARE)
CAESAR Training u/ kemampuan Stress Analisis anda, diaman disini anda akan mempelajari menggunakan software CAESAR II untuk menganalisa sebuah plant piping system, dgn tujuan untuk menetukan apakah Routing dari pipa sdh aman dan sesuai dgn Code yg digunakan (Spt ASME B31.3 u/ Process Plant, B31.1 u/ Power Plant, B31.4 u/Pipeline system underground atau above ground, B31.8 u/ Offshore pipeline system), dgn CAESAR juga anda bisa memverifikasi apakah Koneksi Pipa ke Pompa atau equipment2 lain yg critical sdh memenuhi persyaratan kemanan dr vendor equipment tsb atau sdhkah Bebannya berada di bawah Beban yg diizinkan oleh Vendor, bila beban yg belum disediakan oleh vendor (biasanya pd awal2 tahap design ini srg tjd) maka anda harus membandikan beban yg anda dapat dr CAESAR II dgn Code Standard Equipment tsb untuk Nozzle Allowablenya (spt API 610 u/Centrifugal Pump, NEMA SM 23 u/ Steam Turbin, dll). Serta masih banyak lagi yg dapat di analisa dgn menggunakan CAESAR II ini.
Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)

Sebenarnya untuk Pipe Stress ini banyak sekali software yang dibikin untuk memanjakan para stress engineer seperti Caesar II, Simplex, Autopipe, Caepipe, ROHR2 dan lain-lain. Bila anda rajin searching di Internet masih ada lagi software stress analysis. Tapi yang umum dipakai adalah Caesar II. Dan kalau ROHR2 biasa dipakai di Eropa atau company-company milik orang Eropa tapi tersebar di seluruh Dunia.

4 Nah pilihan keempat, anda bisa mengambil Paket keseluruhannya yg sekarang banyak juga dibuka, yaitu Training Piping Engineer. Disini anda akan mendapat semua materi untuk menjadi Piping Engineer yg baik.
Penyelenggaranya al. : PT. Kiat Global Batam Suskes (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam, Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselnggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)

5. Langkah berikutnya adalah anda harus aktif atau setidaknya membaca pendapat2 dan diskusi para piping engineer di forum2 Engineering seperti www.migas-indonesia.com, www.eng-tips.com, www.pipingdesign.com dan masih banyak lagi, intinya rajin2lah membuka internet untuk membaca.

6 Langkah terakhir dan yg utama : Belajar dari pengalaman selama masa kerja anda. Rajin2lah bertanya dan berdiskusi dengan Senior atau Supervisor anda bila menemukan kesulitan atau sekedar bertukar pikiran. Ambil kesempatan besar bila ada assigment untuk ke site project, karena dengan berada di site anda akan melihat Realitynya secara langsung, sehingga semakin sering anda berinteraksi dgn layou2 pipa dilapnagan dan equipment2nya, semakin anda memahami apa yg selama ini anda pelajari dan semakin berambah ilmu anda.

Sebagai tambahan di EPC atau EPCC Company, Piping Engineer itu biasanya dibagi lagi menjadi 3 sub unit yaitu :
1. Piping Material Engineer. Dia akan mempunya responsible untuk menyiapkan Spesifikasi Piping Material, Pemilihan Material yg tepat sesuai Project requirement. Ada juga company yg mebagi Piping Material ini menjadi 2 yaitu Piping Material Engineer dan Piping Materail Controller.
2. Piping Designer. Nah secara garis besarnya dialah yg bertanggung jawab dalam menyiapkan semua routing/layout perpipaan untuk sebuah project.
3. Piping Stress Engineer. Posisi berikut ini adalah seperti yg saya jelaskan diatas tadi, yaitu bertanggung jawab untuk mereview layout yg dibuat si Piping Designer, apakah sdh cukup Flexible? atau kurang Stiff? atau sudah aman dan sesuai dengan Code Standard dan Client Specification.
Ke-3 Posis diatas dibawahi oleh masing Sub Unit Leadernya yaitu Sub Unit Leader piping Material Engineer, Sub Unit Leader Piping Designer dan Sub Unit Leader Pipe Stress Engineer. Berikutnya para Sub unit ini akan melapor dan dibawahi oleh seorang Lead Piping Engineer. Biasanya Sebuah Project akan mempunyai masing Lead Piping engineernya. Nah Deaprtement Piping ini dipimpin oleh seorang Head Piping Departement (Piping Manager) yg dibawahi oleh Head of Engineering Departement.
Begitu kira2 gambarannya organisasi untuk piping disebuah EPC atau EPCC company, namun msh ada lg chart organisasi untu Projectnya, dan masih panjang bila diuraikan, dan juga sekarang ini ada juga satu posisi tambahan di Departement Piping yg cukup Crucial Yaitu Principal Piping, baik itu Principal Piping Engineer, atau Principal Piping Stress atau Principal Piping Designer. Bahkan sy dengar juga sudah ada posisi untuk Piping Interface Coordinator yg akan menkoordinasi pekerjaan di departement piping. Cukup banyak posisi2 di depatement piping dewasa ini di EPC atau EPCC company dan itu tergantung companynya masing2, semakin besar companynya semakin complex jabatan dan posisi2 dlm masing2 departementnya.

Kira-kira seperti itulah gambaran menjadi seorang piping engineer yang baik dan bila ada pertanyaan. Anda bisa lakukan di blog ini atau di www. milismigasindonesia.com

Dan terima kasih kepada Bapak Tengku Syahdilan atas referensinya dan uraiannya di Milis Migas Indonesia.

Demikianlah sekilas mengenai pembentukan seorang piping engineer.

Dan kalau anda ingin berkarier di Bidang Piping, Hanya dengan Rp.500.000,- anda bisa mengikuti kelas Piping Engineering Online yang diasuh oleh Pujangga Piping .

Untuk Info Lebih lanjut silahkan hubungi. iwanadsaputra@yahoo.com.au atau pujanggapiping2012@gmail.com

Kuala Lumpur, 8 September 2011 at 09.26 PM

Referensi :
Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer" di Milis Migas Indonesia

Pengalaman Pribadi Penulis.

123 komentar:

  1. Saya suka dengan blog piping nya ini dan membuat saya tertarik untuk lebih mengenal lagi piping ini.Di kesempatan ini juga saya mohon penjelasan dari saudara moderator sebagai senior di bidang ini.Karena saya sama sekali buta dan awam di bidang ini.
    Begini pak...apa basic dari piping ini kalau ingin mempelajari nya ?
    Usia saya sekarang 33 tahun,latar belakang pendidikan STM - oUTOMOTIF.Saat ini saya bekerja di shipyard company di Batam.Apakah tidak terlambat bagi saya untuk belajar piping ini ?

    Saya tertarik dengan piping karena saya ingin mempunyai keahlian yang bisa saya andalkan untuk mencari pekerjaan.Sebelumnya saya ingin ambil kursus drafter struktur namun saya batalkan karena saya lebih tertarik ke piping.Juga karena saya tidak mempunyai basic di struktur...trus sekarang saya berencana ambil kursus untuk Pipefitter dengan harapan saya dapat belajar dari dasarnya.Yang ingin saya tanyakan apakah betul ini yang menjadi dasar dari piping ? Terkadang saya merasa khawatir di karenakan umur yang sudah tidak muda lagi baru mulai belajar.
    Saya juga mohon penjelasan nya dengan spesifikasi background saya,kira2 skill apa yang harus saya ambil...(saya berharap nanti dapat terjun di bidang oil dan gas dengan skill yang saya miliki)

    Terima kasih banyak pak....semoga sering2 di upload materi piping nya khusus bagi pemula seperti saya.hehehe
    Sukses selalu!

    BalasHapus
  2. Pak Anonim karena Anda tak tulis nama Anda.

    Terima kasih comentarnya..Dan sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar apa saja. Dan kali ini anda ingin belajar piping.

    Kalau anda ingin belajar piping, kalau pipefitter arahnya kerja lapangan/site. bisa kerja di oil & gas, shipyard, dan semua yang berhubungan dengan piping. Ya istilahnya kalau kita bekerja di suatu project 80 persen ya piping.

    Tapi mohon maaf berhubung background pendidikan anda tamatan STM, nampaknya ada baiknya ambil training pipefitter saja dahulu karena peluangnya lebih besar untuk bekerja. Karena kalau anda menjadi seorang drafter piping dan belum berpengalaman di piping, rasanya berat untuk mendapatkan secara cepat pekerjaan sebagai seorang drafter karena sepanjang yang saya ketahui, biasanya perusahaan lebih mengedepankan seorang drafter yang lulusan D3 atau S1. Tapi entah bila anda ada rejeki mungkin saja bisa anda jadi seorang drafter piping walau tamatan STM.

    Tapi sebenarnya kalau jadi Drafter belajar saja sendiri yang penting ada komputer dan kalau materi pelajarannya bisa dicari diinternet atau bisa di beli bukunya.
    Untuk software Autocad atau software drafting lainnya bisa saja di cari sendiri.

    Kalau untuk mencari informasi tentang piping lebih lengkap lagi, coba kunjungi website-website yang saya cantumkan di "POPULAR LINK OF PUJANGGA PIPING" disisi kiri blog ini.
    1. www.piping-info.blogspot.com
    2. www.pipingdesign.com
    3. www.pipingdownloads.blogspot.com
    etc

    semua website itu berhubungan dengan piping. Dan anda bisa belajar dari sana mengenai piping.

    Salam,

    Iwan Agung DS

    BalasHapus
  3. Terima kasih Pak Iwan atas pencerahan nya.Semakin mantap rasanya untuk mengambil training pipefitter ini.Saya akan sering berkunjung ke blog ini.jangan bosan ya pak...heee

    BalasHapus
  4. Sama-sama Pak Yudie..Semoga Sukses dan Berhasil. All the Best for You, Bro..

    BalasHapus
  5. Selamat pagi pak PipingPujangga, saya tertarik sekali dengan tulisan mengenai piping.

    Saya merasa bersemangat kembali setelah saya membaca tulisan bapak di blog ini. Kenapa demikian, karena beberapa bulan lalu saya sudah pernah mengambil training skill PDMS di salah satu tempat di jakarta.

    Tapi setelah saya mengambil training tersebut saya merasa bingung, karena dengan modal skill PDMS dan lulusan sarjana teknik mesin saya belum dapat kesempatan bekerja di bidang piping.

    Selain itu,sering saya search job di internet dan informasi dari kawan, untuk menjadi piping engineer kebanyakan dibutuhkan experience work min 5 thn :(. Krna saya terhitung sebagai fresh graduate (lulus akhir tahun 2010) saya bingung, bagaimana harus memulai untuk mendapatkan experience work tersebut.

    Oleh sebab itu, hampir setahun ini di sela-sela pekerjaan di perusahaan car manufacturing sebagai quality control, saya menyempatkan ambil training skill yang berhubungan dengan piping, seperti yang bapak tulis di atas. Saya sudah ambil PDMS, dan mungkin saya berniat untuk ambil training CAESAR II.

    Saya mau banting steer nih pak untuk menjadi piping engineer :D.

    Kira" apakah langkah yang harus saya ambil lebih jauh lagi? apakah saya tetap bekerja di perusahaan saya sekarang ini sambil menyempatkan training tentang piping?

    Apakah bapak ada rekomendasi perusahaan mana yang bisa dibilang sebagai batu loncatan untuk fresh graduate supaya bisa memulai karir sebagai seorang piping engineer?

    Mohon saran dan penjelasan dari bapak, dengan senang hati saya akan menyimaknya :)

    Terima kasih
    Best Regard

    Berlian

    BalasHapus
  6. Mas Berli,

    sebenarnya itu bukan tulisan saya, tulisan itu saya ambil dari millis migas Indonesia yang dibuat oleh Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer". saya hanya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang pernah dapat semasa menjadi piping engineer.

    Kamu geluti saja dulu posisi di manufacturing, sambil mencari-cari peluang di dunia migas. Dan kalau kamu ingin kerja di Oil & Gas, jangan terlalu berharap jadi client. cobalah dulu melamar kerja di EPC Company seperti Tripatra, Rekayasa Engineering, Istana Karang Laut, KBR, Nisconi dll. Dan lamarlah sebagai posisi piping engineer. Tapi kalau masih fresh ada baiknya coba melamar di Tripatra Engineering. Perusahaan tersebut bagus buat belajar bagi orang-orang yang masih fresh.

    Anda ingin belajar Caesar II, tapi apakah anda sudah menguasai piping? Ada baiknya anda training ASME B31.3 dahulu dan pelajari dulu konsep ASME untuk process piping. Dan tentunya ilmu mengenai piping. Apa itu pipe, fitting, pipe support, valve dll.

    Nanti dalam cv mu kamu buat juga kalau kamu familiar with piping design, familiar with PDMS, dan kamu sudah menguasai Autocad kah?

    Kalau untuk perusahaan sebagai Batu loncatan ada baiknya jangan pernah berpikiran seperti itu seolah-olah anda yakin dengan kemampuan anda untuk kerja di oil & gas. Saran saya bilamana anda nanti bekerja di Oil & Gas , ada baiknya anda mengikuti aturan kontrak yang berlaku di perusahaan itu. Misalnya kontraknya 1 tahun atau 2 tahun. jadi kita harus mengikuti sampai berakhirnya kontrak. kecuali company itu tidak menginginkan anda kerja di company mereka atau tidak sesuai komitment di awal kontrak. Dan biasanya one month notice bila akan berakhir kesepakatan kontrak kerja.

    Jadi itulah pendapat saya.
    1. pelajari AutoCad (point utama)
    2. pelajari PDMS (point lebih)
    3. pelajari piping engineering (point utama)
    4. pelajari Pipe stress analysis software (point lebih)
    5. perbaiki cv dan tunjukkan anda bisa piping walau belum sempurna.

    Tapi biasanya kalau lulusan S1 Teknik Mesin, saya sarankan anda melamar juga untuk posisi Mechanical Engineer karena piping merupakan bagian dari Mechanical Engineering static.
    Jadi jangan terpaku dengan lowongan piping engineer, coba juga untuk posisi Mechanical Engineer, coba melamar kerja di EPC Company.

    Mechanical Engineer Static (sesuatu yang tidak bergerak/ kaku) :
    1. Piping
    2. Heat Exchanger
    3. Vessel /Column
    4. Steel Structure

    Mechanical Engineer Rotating (sesuatu yang bergerak/berputar)
    1. Pompa
    2. Compressor.

    segitu saja dari saya ..dan All the best for you

    Salam

    Iwan

    BalasHapus
  7. Mas Iwan...

    Wow, touching banget saran & pendapat dari mas Iwan. Ini membantu sekali, setidaknya semakin memotivasi saya untuk lebih giat lagi. Oiya, dmnakah saya bisa mengambil training ASME ?
    Thank you & all the best for you.

    salam

    Berli

    BalasHapus
  8. Kalau kamu domisili di batam, coba kamu hubungi
    PT. Kiat Global Batam Sukses (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam,

    Kalau kamu domisili di Jakarta
    Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselenggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)
    atau coba hubungi www.oilistitut.com

    Kalau harganya menurut kamu mahal coba search di internet mengenai ASME B31.3. sebenarnya bisa juga otodidak. asal kamu rajin nongrong di depan komputer dan search segala hal mengenai ASME B31.3
    Tapi kalau boleh saran coba aja kamu ikut training piping setidak-tidaknya kamu bisa punya teman yang lebih mengerti piping dan mungkin bisa memberi kamu info mengenai pekerjaan sebagai piping atau mechanical engineer.

    BalasHapus
  9. Salam,

    dear Pak PujanggaPiping

    Saya sudah 3 Tahun lebih bekerja sebagai CAD Drafter di PT. Perdana Karya (salah satu Kontraktor Dept. E&C, VICO Indonesia). Sebelum dikontraktor Migas, saya pernah bekerja di Konsultan sebagai drafter juga. Saya sudah bisa AutoCAD 2D sejak 2006 (dulu Kul di Arsitektur n Tidak Tamat :)

    Saya slalu terlibat dalam project Install new Flow Line (mmbuat As Built, Dokumentasi AFC Drawing, etc). Saya juga tidak jarang membuat As Built Drawing u/ In Plant Project (biasanya buat spool yg difabrikasi, atau revisi gambar).

    Saya sedikit tau tentang ASME B31.3 n B31.8. Misalnya Scope-nya, level/Kelas.

    Saya juga pernah kursus Fundamental PDMS 12 SP4 bulan juli 2011. Tapi hanya sedikit melakukan latihan, itu pun sebatas ROUTING PIPE di SITE STABILIZER TRAINING yg ada di PDMS.

    Dari fakta diatas, apakah saya sudah bisa dianggap Familiar dengan Piping Desain, ASME n PDMS?

    Trims atas Jawabannya

    Regard
    El

    BalasHapus
  10. Pak EI terima kasih atas komentarnya di blog ini. Kalau sudah memiliki pengalaman selama 3 tahun di bidang piping seperti yang Bapak sebutkan diatas, saya rasa Bapak sudah cukup familiar di bidang piping. Cuma mungkin Bapak belum berani untuk apply posisi diatas level drafting, misalnya menjadi piping designer dan bilamana Bapak lulusan S1, ada kemungkinan Bapak bisa beranjak ke posisi sebagai Piping Design Engineer. Yang penting bapak punya keberanian untuk pindah kerja dan mencari pekerjaan diatas posisi sebagai drafter. Sebagai Piping Engineer pendidikan harus minimal S1 dan biasanya lulusan Teknik Mesin baik itu di Indonesia ataupun di Malaysia. Walaupun nantinya anda punya experience yang banyak di piping tapi anda belum S1, paling tinggi posisi anda adalah piping designer.
    Kalau boleh saya nilai untuk piping designer bolehlah bisa dikatakan familiar tapi untuk ASME B31.3 sebagai pemula dan PDMS, anda masih pemula.
    Anda tak perlu belajar ASME B31.3 lebih mendalam karena itu tugas piping engineer. karena tugas piping designer hanya mendesign piping dan mereviewnya adalah piping engineer layak atau tidak layaknya suaatu design yang anda buat diterapkan di dalam suatu system operasi di Plant.
    Kalau PDMS, anda termasuk masih pemula dan belum bisa dikatakan familiar karena anda masih belajar dan walaupun sudah tahu belum bisa dikatakan familiar, tapi tidak salah bila nanti anda memasukkan PDMS sebagai termasuk yang anda ketahui di dalam CV anda. Karena nantinya bilamana anda diterima di perusahaan yang memakai tenaga PDMS nanti anda pun diajari dan ditraining sesuai standard yang berlaku di perusahaan tersebut sebelum anda terjun secara aktif di PDMS Design. Ada baiknya anda melatih lagi membuat design piping dan mechanical pada PDMS. mencoba membuat design di dalam area yang ada piping dan equipment. Untuk belajar nggak usah lihat spec. dari pipa karena nanti bila anda bekerja sebagai PDMS Piping Design ada Administrator yang akan membuatnya. Tugas PDMS Piping Design hanya membuat routing pipa atau equipment berdasarkan lokasi yang diberikan. istilahnya membuat piping layout beserta equipment layout. Coba anda sering buka-buka youtube search PDMS disana untuk menambah wawasan anda di bidang PerPDMS an khususnya piping.
    Demikianlah yang bisa saya tanggapi dari analisa saya mengenai anda.
    Anda harus terus belajar dan belajar lagi, saya aja masih banyak belajar mengenai piping karena pengetahuan saya di bidang piping masih sedikit.
    Demikianlah saya sampaikan.

    Salam

    Pujangga Piping

    BalasHapus
  11. Trims ya pak :)

    alhamdulillah, selasa nanti (13/3/2012) saya ada panggilan interview sebagai technician drafter di TOTAL E&P Balikpapan. Mungkin kalimat 'familiar with ASME' n sertifikat PDMS di CV saya menarik minat mereka u/ tau sejauh mana kemampuan saya.

    Do'akan sukses ya pak PujanggaPiping.

    Salam Kenal
    Elham, 26 Kaltim

    BalasHapus
  12. Pak Elham,

    Ya Mudah-mudahan berhasil. Tapi kalau boleh saran Familiar dengan ASME, ASME berapa saja soalnya banyak standard ASME. Kamu khan kemungkinan tahu ASME B31.3, B31.4 dan B31.8. Dan jangan lupa belajar juga ASME B16.5.
    Tapi setahu saya yang menarik minat mereka adalah anda pernah bekerja sebagai drafter di project total dan mungkin juga PDMS karena ASME cakupannya untuk Engineer.
    Tahu boleh tapi bukan berarti kamu punya kewajiban untuk familiar with ASME.
    Yang penting kamu pelajari spec-spec yang berlaku di Total istilahnya Client Spec, gimana cara mendesign pipe support, piping layout, piping span, instrument atau lain-lain.
    Tapi saya nggak tahu apakah Technical Drafter itu mencakup semua discipline baik itu piping, mechanical, E&I ataupun civil. kalau memang iya kamu pun harus belajar spec drafter nya Total. Khan setiap company berbeda mengenai Client Spec. Jangan lupa belajar P&ID dan kamu harus paham P&ID dan symbol-symbolnya. karena itu basic dari piping design.
    kalau kamu memang interviewnya sebagai piping drafter, ada baiknya kamu :
    1. mempelajari technical drafting yang ada di sana, kamu khan pernah kerja di sana sebagai drafter mungkin kamu sudah sangat tahu style dari perusahaan itu.
    2. pelajari juga P&ID karena itu sebagai acuan kamu mendesign piping bila kamu nggak tahu P&ID jangan berharap kamu bisa diterima disana.
    3. Pelajari Piping dan komponennya. misalnya pipe, valve, fitting, gasket (elbow, reducer), pelajari juga jenis sambungan.
    4. nanti kamu akan diinterview bagaimana cara menggambar suatu system perpipaan dan bila mereka hanya memberimu P&ID coba kamu perhatikan piping specification yang dipakai dan hati-hati terhadap jenis sambungan. karena bisa saja sambungan itu welding, treaded atau flange.
    5. Perhatikan juga drain and vent bilamana memang diperlukan pada suatu system perpipaan.

    Saya rasa itu saja yang bisa saya share untuk anda dan semoga berhasil dalam interviewnya dan yang penting kamu tetap fokus dan jangan lupa berdo'a. All the Best For You, Elham.

    Salam

    Pujangga Piping

    BalasHapus
  13. http://www.desaintourissetya.blogspot.com/

    BalasHapus
  14. Salam kenal Pak Pujangga Piping (Siapa sih namanya :))

    Maaf Pak, hanya mau minta pendapat karena sedang agak bingung menentukan langkah selanjutnya.
    Saya baru saja selesai training Welding Inspector Certified Migas dan Apitindo selama 9 bulan di salah satu kursus WI terbaik di Batam, kursus ini telah memberikan fundamental pengetahuan/ilmu yang kuat (setidaknya menurut saya) di dunia oil & gas, piping system, pressure vessel, structuring dll khususnya yang berhubungan dengan Inspection welding, NDT (Visual,MT/PT,Radiographic Interpreter dan -Ultrasonic Test)termasuk code dan standard : ASME B31.3, ASME XI, ASME VIII sec 1& 2, API 1104, API 650 (tank), ABS Rules, API RP2A dan lain-lain khususnya bagian yang berhubungan dengan Inspection dan examination-nya. Intinya kalau mau mengambil sertifikasi internasional seperti CSWIP atau BGAS atau ASNT/PCN seharusnya tidak terlalu sulit lagi hanya butuh tambahan uang dan waktu untuk lebih familiar dengan soal2-nya. Persoalannya adalah : Latar belakang saya dari politeknik elektro dan selama ini bekerja di bagian IT di Industri manufacturing plus usia sudah 34 th. Saya juga tertarik mendalami ilmu piping dan pressure vessel serta bisa autocad. Kira-kira dari sudut pandang bapak kalau saya mau investasi bagusnya di bidang mana? apakah mengambil sertifikasi untuk inspection (termasuk API 570) atau mendalami ilmu piping untuk jadi piping designer dengan mengambil kursus2 yg berhubungan dengan piping spt PDMS, Caesar dll? Goal utama saya adalah 4-5 tahun ke depan saya bekerja (lagi) di luar (negeri)dengan rate yang bagus -Sy pernah bekerja di Malaysia sbg System/IT Engineer. Terimakasih atas pandangannya Pak.. Sukses juga untuk bapak semoga cepat dapat kerja :)

    BalasHapus
  15. Salam kenal juga Pak Candra, terima kasih atas supportnya agar saya bisa mendapatkan pekerjaan lagi.
    Kalau menurut saya anda nggak perlu mempelajati AutoCad, PDMS dan Caesar II karena menurut saya itu tidak ada hubungannya dengan background saudara yang lulusan politeknik Teknik Electro. tapi bilamana nantinya anda kuliah lagi dan ambil S1 teknik mesin. anda diperbolehkan mempelajari yang disebutkan diatas.
    Anda pun pernah bekerja di Malaysia sebagai IT Engineer berarti anda sudah berpengalaman untuk bekerja di luar Indonesia.
    Dan sekarang anda mengikuti training Welding Inspector Migas Certified, nah anda cobalah mendalami bisang QA/QC Inspector. Dan Certificate anda hanya punya WI dan kalau bisa anda coba cari kerja dengan certificate WI Migas yang anda miliki. Dan cobalah ambil lagi certificate untuk R.I, MT dan PT. Kalau nggak sanggup ikut yang CSWIP atau PCN yach ikutan yang ASNT. dahulu. Tapi usahakan Certificate WI nya ambil yang CSWIP 3.1, RI level 2 nya ambil PCN dan MT/PT nya ambil ASNT.
    Kalau mau melengkapi lagi yach ambil certificate UT juga. Kalau memang anda ingin berkecimpung di bidang perinspectoran.
    Dan janganlah mengangap untuk lulus CSWIP, PCN, ASNT itu mudah, kalau anda tidak pernah belajar dan belum berpengalaman di sana ada, ada baiknya tidak menganggap mudah. Anda bisa tanya dengan teman2 yang lulusan CSWIP, PCN atau ASNT, mudah atau susah mendapatkan certificate tersebut.
    Untuk API 570 anda pun bisa ambil certificate itu dan setidak-tidaknya bila sudah mempunyai certificate API 570, anda bisa menjadi leader untuk inspeksi in service system perpipaan. Kalau API 570 ujiannya cukup mudah asalkan anda belajar sungguh2 karena semua soal pilihan ganda dan tidak ada ujian prakteknya. Tapi anda punya masa 3 bulan untuk membaca-baca Standard API dan ASME yang termasuk ke dalam ujian API 570 seperti API 570, API 574, API 571, API 577, API 578, ASME B31.3, ASME B16.5 dan ASME IX. Tapi kalau mau ikut ujian API 570 di Juni 2012 ini, perbanyak belajar API nya daripada ASMEnya.
    Mungkin itu saja saran dari saya. Ada baiknya anda fokuskan diri kebidang perinspectoran yang berhubungan dengan Welding.
    Kalau di dunia inspector, semua acuannya adalah Standard dan Code, jadi kamu tak perlu menghapal semua code dan standard yang penting kamu tahu saat mengecek system perpipaan dan bisa membaca isometric drawing, P&ID dan piping layout, karena inspector itu perpanjangan tangan dari engineer yang bertugas mengawasi suatu system piping construction agar setiap kontraktor yang mengerjakan di lapangan mengacu kepada Specification, Standard dan Code.

    Itu saja dari saya, maaf bilamana kurang jelas karena background saya buka piping inspector tapi pernah ikut ujian API 570 tapi gagal.

    Salam

    Pujangga Piping.

    BalasHapus
  16. Wah terimakasih atas advice dan masukannya pak, sy jadi tambah mantap untuk memilih fokus di bidang inspection. Sekalian kalau boleh minta tolong pak, kalau ada materi, contoh2 soal untuk ujian API-570 bisa disharing pak? kalau ada kirim ke email saya pak ke imsanked@gmail.com
    Mudah2an suatu saat dimasa depan kita boleh saling membantu..

    salam,

    Candra

    BalasHapus
  17. Kalau Semakin Mantap yach Coba ikuti aja trainingnya di Batam, ada 2 lembaga yang mengadakan training API 570.
    yaitu:
    1. Ladwer Institute
    Ruko Mega Legenda
    Blok E1 no. 31
    Telp : (0778) 7886660/7495024
    Email : info_ladwer@yahoo.com

    ATAU

    2. Oil Institut
    7th Floor,No. 705 Graha Pena, Batam Centre
    Teluk Tering Nongsa, 29461
    Tel : +62 778 467080
    Fax: +62 778 467080
    Mobile : +62 813 640 43266, +62 813 7273 1362
    Email : infobatam@oilinstitut.com

    atau kunjungi aja websitenya di www.api.org.

    Kamu ikutan saja trainingnya, sekalian mencari teman di bidang perinspeksian di Batam. Karena di Batam berbeda dengan di tempat lain. Kalau nggak punya jaringan agak susah nampaknya mendapatkan pekerjaan sebagai inspector.

    Salam

    Pujangga Piping.

    BalasHapus
  18. Siang Pak,

    Saya masih kuliah tingkat 3, ambil teknik penerbangan, dan sangat tertarik sama piping. Saya mantap pengen jadi piping engineer.


    Nah, untuk orang yg belum lulus kuliah tp ingin jadi piping engineer nantinya, enaknya dimulai dari mana ya pak?

    Belajar Autocad dan mengenal ASME sampai lulus kuliah? Kemudian setelah lulus baru mengambil trainning?

    Ohya, biasanya piping engineer itu backgroundnya teknik mesin ya? apakah teknik sipil, teknik industri, dan teknik lain2 bisa jadi piping engineer?


    Trims blognya. Saya bookmark nih heheh. Maju terus buat pak Pujangga Piping :D

    Salam,
    A.V.

    BalasHapus
  19. Mas A.V. terima kasih atas komentarnya.

    Anda sekarang kuliah tingkat 3 di teknik penerbangan. Saya rasa anda fokus di dunia yang anda geluti yaitu di penerbangan. Maaf saya nggak begitu familiar dengan apa yang dipelajari di teknik penerbangan jadi belum bisa kasih gambaran untuk anda.

    Tapi kalau menjadi piping engineer yach biasanya lulusan Teknik Mesin S1. Tapi mungkin saja bisa dari Teknik Kimia atau dari Teknik Civil, tapi yang biasa saya jumpai di Indonesia, orang piping engineer biasanya lulusan teknik mesin tapi kalau diluar Indonesia ada pernah saya jumpai, lulusan teknik civil atau teknik kimia yang menjadi piping engineer.

    Maaf kalau saya bisa katakan piping engineer yang dibahas disini adalah piping engineer yang berhubungan dengan dunia Migas.

    Bilamana anda ingin menjadi piping engineer dengan background teknik penerbangan rasanya nggak nyambung deh. Tapi anda bisa menjadi piping designer atau menjadi piping drafter ataupun piping inspector bilamana setelah anda lulus teknik penerbangan mencoba berkarir di dunia piping.
    Dan untuk designer anda harus bisa menguasai teknik mengambar piping (isometric , piping plan dll) , bisa membaca P&ID, mengerti piping specification, dan kalau untuk ASME atau API , rasanya tidak perlu di pelajari namun bila anda berkeinginan berkecimpung di dunia piping inspector , spec dan standard API, ASME dll wajid diketahui.

    Yang penting kamu jalani dululah kuliahnya dan dapatkan hasil dan nilai terbaik untuk kelulusan di Teknik Penerbangan. Dan bila anda ingin mempelajari piping juga dari sekarang tidak ada salahnya, mungkin di teknik penerbangan juga mempelajari teknik menggambar pakai AutoCad.

    Kalau ASME nggak perlu dulu deh, kamu belajar AutoCad dan mengenai piping khan banyak buku-buku gratis yang bisa di download di internet dan saya pun sudah memasukkan beberapa link alamat yang berhubungan dengan piping.

    Terima kasih sudah membaca di blog saya.

    Salam

    Pujangga Piping

    BalasHapus
  20. Untuk tempat kursus piping AVEVA PDMS dan INTERGRAPH PDS & Smartplant. Silakan visit : http://www.oilgascourse.com.

    PDMS training ataupun PDS Design Course-nya harganya terjangkau. :D

    BalasHapus
  21. Malam pak pujangga, saya R.H dan saya bekerja di kontraktor migas. Yang mau saya tanyakan bisakah meniti karir di dunia piping dengan posisi saya yang hanya sebagai rigger. Saya begitu interest dan banyak searching perihal piping di internet. Umur saya 32th. Mohon pencerahannya pak pujangga.
    Trims R.H

    BalasHapus
  22. siang pak R H
    nggak ada yang tak bisa di dunia ini asalkan kta berusaha dan fokus dengan apa yang ingin kita pelajari

    kalau anda jadi rigger, yach belajarlah dengan teman2 pipe fitter yach mungkin kalau nggak punya skill di piping bisa jadi helper piping atau fitter 3 dulu.

    tapi kalau anda ingin menjadi piping designer atau engineer yach belajar Cad drswing dan saat ini yang biasa digunakan adalah Autocad

    tapi bavkground anda sendiri sarjana atau bukan?
    kalau anda sarjana teknik mesin peluang jadi piping enegineer sangat besar tpi bil bukan peluag anda biasanya sampai designer piping

    BalasHapus
  23. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  24. selamat pagi pak pujangga piping...saya mahasiswa teknik mesin...saya mau bertanya untuk mendesain pipa yg menghantarkan steam dari boiler menuju turbin itu kode apakah yg dipakai...memakai b31.1 atau b31.3. Saya masih bingung tentang penggunaan kode nya. Terima kasih sebelumnya..

    BalasHapus
  25. Selamat Pagi juga, Anonim.

    Kalau untuk boiler pakai saja ASME B31.1 (power piping) bukan pakai ASME B31.3 karena B31.3 itu untuk process piping.

    BalasHapus
  26. b31.1 ya pak...selama itu boiler ya pak..tidak berpengaruh apakah itu steam untuk turbin pembangkit (power) atau steam untuk utility plant...tetap memakai b31.1...untuk material selection ny punya referensinya pak.? terima kasih sebelumnya atas respon bapak..

    BalasHapus
  27. Ya dibaca dulu saja ASME B31.3 nya Bro..Khan biar paham dululah..Disitu pun disebutkan juga mengenai materialnya.

    Kalau dicari di mbah google mengenai B31.1 adalah seperti ini Power Piping (piping for industrial plants and marine applications). This code covers the minimum requirements for the design, materials, fabrication, erection, testing, and inspection of power and auxiliary service piping systems for electric generation
    stations, industrial institutional plants, and central and district heating plants. The code also covers external piping for power boilers and high temperature, nhigh-pressure water boilers in which steam or vapor is generated at a pressure of more than 15 psig and high- temperature water is generated at pressures exceeding 160 psig or temperatures exceeding
    2508F.

    Kalau untuk referensi material selection coba aja search di Amazon.com buku Judulnya "piping material guide" by Peter Smith. tapi biasanya boiler pakai ASTM 333 dan ASTM 335. tapi dicheck dahulu mana tahu saya salah.Salam

    BalasHapus
  28. ok pak terima kasih penjelasanya...soalny saya pernah baca sekilas2 ttg skripsi pipe steam boiler tp ada jg perhitungan yg diadop dri b31.3 (hanya sekilas).. disini agak membingungkan saya..jd saya pastikan langsung tanya sama bapak masternya piping disini..he2..ini bwt skripsi saya pak...setelah lu2s saya jg minat ambil course stress analysis..terima kasih..salam

    BalasHapus
  29. Saya biasa pakai ASME B31.1 untuk pipa di boiler, kalau ada juga yang pakai ASME B31.3, saya kurang tahu juga yach, karena saya masih belajar piping juga nich.

    Kalau dari Mbah Google untuk ASME B31.3, Process Piping. This code covers the design of chemical and petroleum plants and refineries processing chemicals and hydrocarbons, water, and steam. It contains rules for the piping typically found in
    petroleum refineries; chemical, pharmaceutical, textile, paper, semiconductor, and cryogenic plants; and related processing plants and terminals.
    The code prescribes requirements for materials and components, design, fabrication, assembly, erection, examination, inspection, and testing of piping.

    This code applies to piping for all fluids, including (1) raw, intermediate,
    and finished chemicals; (2) petroleum products; (3) gas, steam, air, and
    water; (4) fluidized solids; (5) refrigerants; and (6) cryogenic fluids. Also
    included is piping that interconnects pieces or stages within a packaged
    equipment assembly.

    Apa di skripsi itu ambil yang point no (3) yaitu gas, steam, air and water. tapi setahu saya pipa-pipa tersebut bukan untuk ke arah boiler atau turbin. Coba lihat lagi aja di skripsinya secara utuh apakah pipa itu sudah masuk ke kawasan ASME B31.3 atau masih dikawasan ASME B31.1.

    Kalau mau ambil course stress analysis juga bagus, Bro..banyak lembaga training yang ngadain baik di Jakarta atau di Bandung. Kalau saya dulu belajar di oil institut. www.oilinstitut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. pak saya mau tanya untuk lulusan politeknik d3 teknik mesin,apakah bisa menjadi piping engineer atau sampai piping designer saja?

      Hapus
  30. Anonim, kalau untuk lulusan D3 teknik mesin, sebenarnya bisa saja menjadi piping engineer tapi mungkin di construction engineer. Dulu pernah ada teman saya lulusan D3 tapi kerja sebagai piping engineer di EPC Company sebagai Senior Piping Engineer tapi experiencesnya diatas 10 tahun.
    Tapi akhirnya 2 teman itu ambil kuliah S1. Tapi pada umumnya jarang perusahaan merecrut lulusan D3 untuk jadi Piping Engineer.

    BalasHapus
  31. pak pujangga piping yg saya hormati.saya dulu pernah bekerja di perusahaan manufacturing kira2 15 th,nah sekarang saya mau masuk ke fabrikasi.ilmu yang saya pelajari piping engginer di kiat global..berdsarkan hal diatas kira2 bagian apa yang bisa saya lamar untuk di pabrikasi,sementara ijazah slta-ipa,mohon saran dan tips.terima kasih.

    BalasHapus
  32. Terima kasih atas pertanyaannya.
    Sebenarnya untuk menjadi piping engineer backgroundnya harus minimal S1 Teknik Mesin atau Civil. Kalau anda pendidikan terakhir SMA - IPA.

    Sebenarnya kalau untuk dunia pabrikasi, posisi yang anda lamar yach pipe fitter atau kalau anda bisa menggunakan software PDMS dan AutoCad, anda bisa melamar posisi piping drafter atau piping designer.

    Sebenarnya bila anda ingin masuk dunia pabrikasi dan anda lulusan SMA, ada baiknya ambil training Welding Inspector, atau yang berhubungan dengan pekerjaan pabrikasi. Khan di Kiat Global banyak pilihan training. Pipe Fitter dan Welding Inspector.

    Salam


    BalasHapus
  33. pak pujangga.....saya mahasiswa teknik mesin dari slah satu PTN di sumatera....saya ingin bertanya ...gini pak...di teknik mesin itu kan ada pembagian jurusan lagi ..ada konversi energi.material,konstruksi,dan produksi, apakah piping engineering harus berasal dari jurusan konstruksi saja?

    bagaimana jika saya siswa dari konversi energi (tidak harus konstruksi) ingin berkarir di piping engineering?apakah prospeknya bagus??

    sekian dan terima kasih

    BalasHapus
  34. Mas Anonim,

    Sebenarnya kalau dilihat dari lowongan-lowongan kerja yang bertebaran di Indonesia, selalu menuliskan Sarjana Teknik Mesin dan nggak pernah mencantumkan Sarjana Teknik Mesin Konstruksi atau Konversi. Jadi syah-syah aja mas ambil konversi energi dan setelah lulus ingin menjadi piping engineering.

    Kalau bicara prospek kerja di piping engineering kalau menurut saya sangat bagus. Coba aja search di google yang mencari piping engineer..pasti banyak karena di dalam pabrik sekitar 60% adalah merupakan komponent piping.

    BalasHapus
  35. Pak, Saya Ingin menanyakan, saya seorang lulusan Teknik Informatika berusia 23 tahun.
    Ingin mempelajari Piping, kalau dapat sih PDMS Administrator..
    Saran anda, supaya saya dapat kerja di oil and gas company, apa yang harus saya ikuti kursusnya?terima kasih pak.




    BalasHapus
  36. Piping dan PDMS Administrator itu berbeda description of job nya. Kalau mau jadi PDMS Administrator itu yach harus ikut kursus PDMS Fundamental dulu di salah satu lembaga training di Indonesia. misalnya di Oil Institut (www.oilinstitut.com).
    Tapi untuk menjadi PDMS Administrator itu bukanlah mudah seperti yang dibayangkan karena setidak-tidaknya harus punya experiences sebagai PDMS Designer dulu atau paham PDMS, minimal 3-4 tahun.
    Dan setelah itu baru coba apply PDMS Administrator.
    Kalau anda lulusan bukan dari Teknik walaupun anda S1, kalau ingin belajar piping, ada baiknya belajar/training software juga seperti, AutoCad dan PDMS. Dan minimal harus dari basic dahulu yaitu jadi Piping Drafter. Karena anda masih muda, ada baiknya belajar sambil bekerja.

    Atau anda coba juga di bidang Inspeksi Teknik, bila anda ingin masuk dan cepat bekerja di OIl & Gas.

    BalasHapus
  37. Pak pujangga yg saya hormati, sekarang saya bekerja di salah satu pabrik kelapa sawit di indonesia selama 2 thn, posisi saya sebagai maintenance engineer. saya lulusan S1 teknik Industri dan umur saya 29 thn.Yg ingin saya tanyakan adlh adakah peluang saya utk dpt kerja sbg piping engineer? bila ada, apakah langkah2 yg harus saya lakukan utk menjadi seorang piping engineer? Terima kasih.

    BalasHapus
  38. Selamat Siang Pak Pujangga,

    Saya Robert seorang drafter pada perusahaan swasta di jakarta,saya ingin bertanya kepada pak pujangga, pada fitting (elbow,tee) dapatkah di pasang drain ?
    mksdnya pada elbow atau tee tersebut di buat drain dengan di riser pada fitting tersebut..
    mohon infonya pak pujangga, dan terimakasih banyak.

    BalasHapus
  39. asalamualaikum mas iwan
    saya mahasiswa teknik mesin semester akhir,saya mau tanya mas, bagaimana analisa statik stress pada caesar pada pipa dengan insulasi dan jacket, parameter apakah2 yg harus ditambahkan dari sebelumnya hanya input pipa main core saja, untuk skripsi saya mas,terima kasih banyak mas atas jawaban dan bantuannya, semoga Allah selalu memberkati dan memudahkan langkah kita semua...amien

    BalasHapus
  40. Anonim 1.

    Kalau anda kerja di PKS, sebenarnya bisa aja jadi piping engineer tapi nampaknya background pendidikan anda yang Teknik Industri nampaknya menjadi kendala untuk menjadi piping engineer. karena biasanya untuk piping engineer , lulusannya dari teknik mesin atau teknik sipil.
    Tapi kalau anda ingin belajar piping design yach bisa-bisa saja Pak..Dan mencoba berkiprah jadi piping engineer untuk construction project. Tapi yach belajar sendiri saja Pak..khan banyak bisa dilihat di youtube atau di google.
    Tapi kenapa tak terusin kerja di PKS, Pak..khan siapa tahu jadi Askep dan akhirnya menjadi Manager Pabrik Kelapa Sawit. Tapi memang lebih besar kerja di Oil & Gas gajinya tapi kalau di PKS khan yang besar bonus tahunannya bisa 12 bulan gaji..



    BalasHapus
  41. Anonim 2,

    kalau boleh tahu servicenya apa, tekanannya berapa ? coba lihat codenya dan standardnya?
    Bisa kah pakai sambungan Olet, baik elbolet atau diriser gitu..atau tidak.
    Soalnya kalau kita design refer ke code dan standard serta client spec.
    Tapi kalau pipa air, saya rasa bisa saja.

    BalasHapus
  42. Anonim 3..

    Mohon Maaf saya nggak bisa jawabnya mas..karena ilmu pipe stress saya masih minim. coba mas search saja di google , blog-blog yang berhubungan dengan piping stress. lagipun saya belum pernah kerja di offshore..

    BalasHapus
  43. Pak pujangga, saya lulusan Tek Kimia di PTN favorit, umur sy 29th. Saya lulus cukup lama dg ipk yg tidak memuaskan, hny pas buat lulus. Dulu saya bayak ga ngerti dengan kuliah saya ini, akhirnya sy kerja diluar bidang saya. sekarang saya lagi nganggur n tertarik untuk beljar piping dari 0. rencanya sy mau ikut training piping drafting. mnrt pak pujngga apa lgkh sya ini sdh tepat? trus jika nti saya diterima sbg drafter apa yg harus sy bilang y mengenai backgrond pndidikan sy ini? apa sy tidak usah mencantumkan lulusan S1? trims sebelumnya

    BalasHapus
  44. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gmn mnurut pak pujangga ttg pertanyaan sy tgl 10 januari itu?

      Hapus
  45. Mas Anonim,

    Anda lulusan TK dengan IPK yang tidak memuaskan, kalau memuaskan itu diatas 3, kalau tidak memuaskan berarti di bawah 3 dong???

    Mengerti atau tidak mengerti apa yang dipelajari selama anda kuliah, nggak usah dipikirkan lagi yang penting selama anda akan belajar lagi dengan sesuatu yang baru, hendaknya anda bisa fokus dan tekun dalam belajar dan memahami sesuatu. Karena apa yang dipelajari selama anda kuliah dengan selama bekerja sangat berbeda. Jadi asal anda punya kemauan untuk belajar dan maju demi masa depan anda, semua itu akan bisa diatasi.

    Kalau anda ingin belajar piping drafting yach bisa saja dan tidak ada masalah..Silahkan saja, saya rasa banyak lembaga training yang training tersebut baik di Jakarta atau di Batam. Dan training tersebut bagus bilamana pun anda akan diajarkan cara membaca P&ID dan cara mengenai piping system. sebelum anda terjun kembali ke bidang anda yang sesuai dengan background anda dari Teknik Kimia.

    Tapi nanti anda kalau punya waktu pun coba ikutan training untuk menjadi Process Engineer, seperti training Hysis. nanti bila anda menjadi proces engineer tentunya salary anda bisa lebih baik daripada anda menjadi piping drafting.. tapi semua itu ada processnya.

    Untuk menjadi drafting piping dan melamar posisi drafting tersebut , lampirkan saja pendidikan anda terakhir S1, karena sekarang rata-rata perusahaan mensyaratkan seorang designer atau drafting minimal D3 dan kadang bahkan S1. malah ditempat kerja saya dahulu, rata-rata drafter saya berpendidikan S1. setidak-tidaknya itu akan menjadi nilai tambah untuk anda di company anda.

    Saya punya teman dan dulunya dia seorang drafter piping disalah satu perusahaan di Jakarta dan berpendidikan S1, setelah setahun dia bekerja perusahaan tersebut dan banyak ilmu diperoleh selama dia bekerja di sana. akhirnya setelah setahun dia melamar posisi engineer dan Alhadulillah diterima. dan sekarang sudah menjadi Lead Engineer. Tapi dia sabar dan mengikuti process di dalam hidupnya. '

    BalasHapus
  46. Memang ada kalanya orang bisa langsung bekerja seperti yang dia mau, misalnya seorang lulusan S1 Teknik langsung bisa menjadi seorang Engineer tapi ada kalanya Seorang lulusan S1 teknik harus menjadi drafter dahulu kemudian menjadi Designer sebelum menjadi seorang Engineer..

    Nah untuk anda sendiri, anda belajar piping drafter dan anda bekerja untuk melamar menjadi piping drafter dan selama anda bekerja anda bisa menggambar P&ID, membuat piping plan design, membuat isometric drawing dan gunakan waktu anda dalam satu tahun untuk belajar tahu tentang dunia piping dan instrumentasi sambil anda sedikit belajar mengenai process design.

    Sambil anda bekerja dan coba setelah 6 bulan anda bekerja, anda cari training mengenai Software Process Design Hysis dan process engineering software lainnya yang dibutuhkan didunia engineering.

    Dan setelah satu tahun anda bekerja menjadi piping drafter atau designer tapi anda sudah tahu cara menggunakan Software Hysis dan membuat P&ID, cobalah anda melamar menjadi Process Engineer..Bilamana itu memang rejeki anda, anda bisa kembali ke bidang process enginer yang sesuai dengan background anda TK.
    Intinya Sabar, tekuni, belajar.

    Di dalam hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Semua itu mungkin terjadi asalkan anda mau belajar dan tidak malas. Contohnya saya, saya di Indonesia dan di Malaysia menjadi Seorang Piping Engineer bahkan Senior Engineer tapi saya di Australia saat ini saya hanyalah seorang Office Boy (Cleaner), karena saya tidak bisa bekerja di sini untuk menjadi seorang piping engineer karena saya harus mengikuti beberapa training yang berhubungan dengan standard Australia dan menjadi member Engineer Australia, dengan menjadi seorang Cleaner, saya harap saya bisa mengumpulkan uang untuk mengikuti beberapa training di Australia dan Insya Allah dengan kemampuan dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti training Engineering di Australia, tahun depan saya targetin untuk bekerja sebagai seorang piping engineer atau mechanical engineer kembali di Australia.

    Dan Saya buat training Online yang dulunya seharga Rp. 500 ribu dan Rp. 800 ribu tujuannya adalah agar saya tetap bisa ingat dengan ilmu piping saya. Dan dari hasil training tersebut 80% saya kirimkan kepada 3 anak yatim yang ada di Bandung, yang setiap bulannya saya kirimkan sekitar Rp. 500.000,-. disamping saya mendapat pahala juga dan peserta training yang saya adakan pun mendapatkan pahala dan rejeki dari Allah. (Who never knows) walau secara langsung para peserta tidak memberikan bantuan untuk anak yatim.

    Tapi itulah kadang kala saya nggak punya waktu untuk membuat materi training berhubung pekerjaan saya sebagai cleaner memerlukan waktu 10 jam - 12 jam perhari. start kerja jam 9 pagi dan pulang ke rumah jam 8 malam. Dan banyak peserta bisa memahami tapi ada kalanya peserta tidak memahami. Tapi itu wajar karena mereka membayar biaya training.

    Demikianlah komentar saya dan semoga anda bisa cepat mendapat pekerjaan kembali.

    Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam hidup kita esok, tapi yang penting bagi kita adalah kita setiap hari selalu berusaha dan belajar.

    Salam

    Pujangga Piping.

    BalasHapus
  47. Assalamualaikum
    Mas Pujangga Piping,

    Terus terang setelah membaca comment mas yang rela bekerja sebagai OB di australia sambil belajar dan men-TARGET-kan akan kembali kerja disana sebagai piping engineer, semakin membuat saya yakin untuk kembali menggeluti dunia piping lebih dalam lagi.
    Sedikit tentang biografi saya, saya lulusana S1 Teknik Mesin, pernah ikut kursus mechanical&piping design, caesar II (belum lulus), dan pernah kerjsa sebagai drafter electrical (belum nyambung dgn BG saya)dan setelah kurang lebih 2 thn kerja saya pindah tempat kerja dan "celakanya" saya pindah ke bidang grafis design sampai saat ini (4thn) karna terbujuk dgn iming2 gaji yg besar tp akhirnya saya gak bisa berkembang dan gajinya jg gak berkembang.
    Saat ini usia saya sudah 30thn dan berharap bisa bekerja sebagai piping drafter untuk first start to buy back my dreaming to have work in oil&gas industry as piping engineer and more higher in the future.
    Saat ini (awal feb 2013) saya sudah mulai mengulang kembali membaca dan mempelajari ilmu piping yang sy dapatkan ditempat kursus dan bnyk mengunjungi teman yg sedang bekerja di bidang piping maupun mechanical.

    Mohon saran dan masukan dari Mas pujangga piping . . .
    Terima kasih sebelumnya semoga saya juga bisa berkarya sambil beribadah kepada Allah swt seperti mas pujangga piping ini.

    Sekali terima kasih dan mohon masukan & saranya :)

    Wassalam,
    septo982@gmail.com

    BalasHapus
  48. Mas Septo,

    Sebenarnya jawaban atas pertanyaan mas sudah pernah saya bahas di dalam comment2 saya di topik ini karena banyak juga teman-teman bertanya mengenai hal seperti mas. Mas bukan sendirian mempunyai permasalahan mengenai posisi yang tidak sesuai dengan keinginan atau sekolahnya, tapi mungkin karena keadaan dan niat untuk menghidupi keluarga menjadikan kita harus menerima apapun pekerjaan yang ada dan posisi memang tidak bisa memilih dan kesempatan hanya datang satu kali.

    Seperti mas sekarang, sudah mulai membuka-buka lagi buku mengenai piping dan sudah mulai bejar piping lagi. Dan memang tahap awal harus mulai melamar yang posisi drafter to banyak juga drafter yang lulusan S1. Tapi setelah anda dapa pekerjaan sebagai drafter yang penting ada hubungan dengan oil & gas lah company nya, karena ada sebagian company oil & gas yang tidak mengkhususkan seorang drafter untuk mengerjakan suatu bidang misalnya piping atau mechanical saja. Tapi nanti anda sambil belajar menggambar piping dan mendesign piping dengan melihat standar2 piping design yang dipakai di dunia perpipingan, mulailah coba-coba melamar sebagai piping engineer atau piping designer. mudah-mudahan ada rejekinya di sana. tapi pekerjaan lama jangan dilepaskan sebelum mendapat pekerjaan yang lain.

    Semoga apa yang dicitakan mas septo bisa cepat dikabulkan Allah. Amin

    BalasHapus
  49. Salam kenal mas pujangga,
    mau minta pendapat, sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan EPC dari korea, posisi saya sebagai piping field engineer dan saya cuma lulusan SMA sering kali kalau apply lowongan pekerjaan ke salah satu perusahaan kalah bersaing dengan yang sarjana walaupun mereka fresh graduate,
    saya belajar piping dari helper,fitter,drafter akhirnya bisa sebagai field engineer
    apakah saya perlu kuliah lagi untuk menunjang karir saya atau memang sudah terlambat karna umur sudah kepala 3.

    mohon pencerahanya dan solusinya.

    BalasHapus
  50. Salam Kenal juga,

    Kalau pendapat saya, memang nampaknya tidak bisa anda melamar posisi engineer di Indonesia atau Malaysia sebagai Engineer berhubung pendidikan anda masih lulusan SMA. Dan nampaknya memang berat bila jadi engineer apalagi di Engineering Company karena biasanya memang harus minimal S1.

    Kalau Site Engineer, setahu saya memang bisa diambil oleh orang yang pendidikannya bukan S1, tapi biasanya mereka mempunyai pengalaman kerja yang banyak. saya banyak punya teman orang asing yang rata-rata pendidikannya SMA tapi posisi engineer dan kebanyakan memang tidak di Engineering Design.

    Kalau mas mau kuliah lagi yach, silahkan, khan tidak ada salahnya untuk belajar lagi.maksudnya biar kalau melamar kerja tidak ada kendala di Ijasah terakhir.

    Salam

    BalasHapus
  51. assalamualaikum mas pujangga..salam kenal..ini saya mempunyai ketertarikan untuk kerja di oil dan gas,tapi saya mempunyai background teknik industri. dan saya ingin mengikuti training oil dan gas yg ada di batam. saya disarananin untuk ngambil training piping engineer.apakah menurut mas itu cocok buat saya, dan saya nggak ada basic sama sekali.jd menurut mas gimana bgusnya?mksdnya untuk karir ke depannya..terimakasih sebelumnya mas

    BalasHapus
  52. Mas Anonim,
    Kalau bicara mengenai dunia Oil & Gas,..bila anda backgroundnya Teknik Industri..nampaknya bila ingin menjadi piping engineer rada berat karena biasanya untuk di Indonesia sendiri..background untuk menjadi piping engineer adalah dari Teknik Mesin atau Teknik Civil.
    Tapi bila anda ingin masuk dunia Oil & Gas , kenapa tidak memilih untuk ikut training menjadi Inspector misalnya Welding Inpector? Saya rasa itu yang bisa lebih berpeluang bagi anda untuk masuk ke dunia Oil & Gas..
    Tapi bila anda tetap berharap menjadi piping engineer ada baiknya anda mulai merintis menjadi piping drafter trus piping designer kemudian menjadi piping engineer..Karena untuk menjadi Piping Engineer dengan background di luar TM dan anda belum berpengalaman di bidang piping rasanya sangat berat. Itu menurut pendapat saya.
    Jadi seperti saran saya diatas ada baiknya anda ikutan Training Inpector dan semua itu juga banyak di Batam.
    Jadi Kalau menurut pendapat saya kalau secara umum bidang ilmu yang mungkin bisa anda ikuti trainingnya dan punya peluang langsung masuk kedunia oil & gas adalah :
    1. Training Inspector (Welding Inpector tapi untuk menjadi WI juga kalau bisa dilengkapi dengan R.I)
    2. Project Management (Pelajari MS Project, Primavera)
    3. Construction Engineer tapi biasanya dicari yang berpengalaman di bidangnya nah ini pun bisa juga anda mengikuti training piping engineering. tapi karena anda belum berpengalaman disana nampaknya perlu waktu dan mulai dari dasar..
    4. Tapi yang terakhir bila anda ingin masuk di dunia oil & gas perlu banyak bergaul atau punya teman yang bekerja di Migas. Misalnya ikutan Millis MIgas Indonesia, ikutan training-training yang berhubungan dengan dunia oil & gas.

    Itu saja saran saya..
    Jangan lupa like yah?

    Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas pujangga saya mau tanya background saya S1 t.mesin sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan konsultan ME gedung di bidang plambing & fire 2 thn saya sudah sangat familiar dengan autocad dan saya sanat tertarik dibidang piping dan ingin berkarir di bidang piping ya sukur2 saya kerja di bidang migas....

      langkah awal yang harus saya mulai apa ya???
      rencananya sih saya mau kursus tapi masih bingung mau ambil cesar II atau PDMS.....

      baiknya gimana ya mas pujangga???
      mohon pencerahannya terima kasih.....

      Hapus
    2. Mas Dadan,
      Saya juga pernah menanggani project untuk plumbing dan fire system di oil & gas..Dan sebenarnya tidak ada terlalu jauh berbeda dengan Fire system dan Plumbing di Gedung. Mungkin bedanya sedikit di material karena mungkin digedung banyak pakai galvanis atau PVC dan kalau di oil & gas (on plot) pakai material carbon steel dan kalau di Offplot tentunya materialnya berbeda lagi. Dan mungkin juga standard OSHA yang digunakan juga lain tapi intinya tetap sama yaitu mencover areal kebakaran serta mendistribusikan air ke plant.
      Kalau anda Engineer ada baiknya ambil dahulu training Caesar II dan setelah itu ambil PDMS karena anda khan baru mau terjun kedunia oil & gas dan setidak-tidaknya belum berpengalaman tapi dengan sertificate Caesar II dan kemahiran anda di bidang Autocad, mudah-mudahan anda bisa berkarya di dunia oil & gas. Tapi tahap awal kerja di Oil & Gas, terima dahulu berapa salarynya asalkan cukup dahulu untuk kehidupan sehari-hari yang penting dapat pengalaman bagaimana cara mendesign suatu piping system.
      Yang jelas untuk dunia piping baik itu di Gedung atau di Oil, Gas atau di Power Plant atau diindustri lainnya, selalu menggunakan istilah panjang potong dan pendek sambung.

      Hapus
  53. Assalamualaikum,
    Mas Iwan

    Saya masih belajar mohon penjelasanya mengenai beberapa istilah di bawah ini :
    1. piping crossing (road crossing, pipe crossing, river crossing)?
    2. water hammer
    3. sloop pd piping

    Atau apakah ref. untuk istilah di dunia piping/pipeline. Terima kasih sangat sebelumnya :)

    BalasHapus
  54. Permisi mas , saya ingin bertanya mas saya tertarik didunia piping drafter dan design ,saya lulusan smk tek.gambar bngunan umur saya 19 apa bisa ya saya belajar didunia piping drafter dan design setelah itu terjun di bidang kerja piping ,apa aja yang harua saya mulai beljr ya mas ,mohon sarannya
    Thank

    BalasHapus
  55. Untuk Art the tory..
    Untuk jawaban atas pertanyaan anda bisa anda search di Internet dahulu sebelum saya jawab.

    BalasHapus
  56. Untuk Mas Firman,
    Bila anda ingin terjun ke dunia piping drafter , ada baiknya anda pelajari tool-tools dalam teknik penggambaran. Mungkin sebagai langkah awal anda bisa belajar AutoCad yang biasa umum dipakai di dunia piping drafter tapi ada juga software lainnya yaitu MicroStation tapi software ini jarang dipakai secara umum. Dan setelah itu sambil belajar piping symbol dan piping juga yang berhubungan dengan piping. Dan setelah itu anda bisa pelajari PDMS. Tapi jangan lupa lanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dan ambil teknik mesin bila anda ingin meningkatkan karier dan salary anda.

    BalasHapus
  57. Mas klo saya ambil pendidinkan ke jenjang s1 dan tek.sipil ga bisa ya mas

    BalasHapus
  58. Kalau di Indonesia, bila anda lulusan teknik civil ada kemungkinan gagal di seleksi awal untuk jadi piping engineer. kecuali anda mulai dari dasar yaitu drafter dan di bidang Construction. soalnya di Indonesia, untuk piping engineer harus lulusan teknik mesin bila masuk ke engineering consultant.

    BalasHapus
  59. Oh seperti itu ya, berrti klo sya ambil civil percuma ya mas msuk di dunia piping drafter dan engineer ..
    Mas apa harus punya lulusan srjana tek.mesin ya masuk ke dunia piping drafter dan design.
    Thank

    BalasHapus
  60. Nggak juga mas, bisa juga kok jadi piping drafter, tapi bila mau jadi piping engineer yach nasib nasiban..lah. karena kadang bisa, dan kadang tidak bisa. tergantung company nya.
    Tapi kalau di Australia, piping engineer kebanyakan dari civil engineering background

    BalasHapus
  61. wah saya sangat terinspirasi dengan tulisannya..., walaupun saya bagian minat k bagian structure.., sya masih kuliah dan ingin sekali masuk bidang EPC , saya ingin bertanya perbedaan antara piping engineer dan piping designer itu apa ya ? apa dari Penghasilan jauh berbeda padahal Basic pendidikan kan sama-sama dari s1 teknik mesin atau teknik lainnya...

    regards

    BalasHapus
  62. Jika saya lulusan tek.civil, Brrti saya bisa jdi piping drafter atau piping design ,, klo di civil engineering bisa tapi nasib" an ya mas....

    BalasHapus
  63. Kalau Kalau lulusan Teknik Civil yach jadinya Civil Engineer bukan Piping Engineer karena Piping Engineer biasanya dari Mechanical Engineer.

    BalasHapus
  64. Ya kalau beda Piping Engineer dan Piping Designer yach bedanya jelas dari segi salary lah dan tentunya tanggung jawabnya juga beda.
    Kalau mengenai pendidikan mau S1 kek mau S3 maupun S3, kalau melamarnya untuk posisi Piping Designer yach salarynya, salary designer dan tak mungkin salary engineer. Jadi yang mempengaruhi salary itu posisi pekerjaan dan tanggung jawab, dan bukan tingkat pendidikan. Pendidikan tinggi sangat perlu, karena kadang ada company yang mensyaratkan minimal pendidikan S1 untuk posisi baik itu drafter, designer maupun engineer.

    BalasHapus
  65. mas piping pujangga... saya mau nanya.. beda material piping yang thread dengan yang biasa gmn yah...? klu mau belajar material piping dimana nyari di web mana yah...? klu bisa yg bahasa indonesia... oh ya mas, klu asme b31.3 ada versi bahasa indonesianya ga? terima kasih sebelumnya....

    BalasHapus
  66. Permisi Mas, kalau saya ingin terjun ke dunia piping/piping drafting.
    langkah awal apa yg musti saya tempuh?
    karena saya masih awam sekali dengan dunia piping.
    kalau saya ingin kursus, apakah ada tempat yg recommended ?
    Thanks..

    BalasHapus
  67. Mas Anonim,
    Wah berat banget pertanyaannya..
    Saya kurang paham maksud dari Material"Biasa" yang anda maksudkan karena saya pun manusia biasa.Kalau mau belajar material piping, search aja di google atau di www.wermac.org dan sebenarnya masih banyak web link nya kok.yang penting mau cari dan berusaha. Mungkin saja ada yang bahasa Indonesianya.
    Tapi kalau bisa anda pun belajar bahasa Inggris karena bilamana anda seorang engineer mau tidak mau harus mengetahui English bahasa, little litle boleh lah..
    Kalau ASME B31.3 dalam bahasa Indonesia nampaknya belum pernah saya temukan. jadi ada baiknya ikutan training piping design ASME B31.3, mungkin ada yang bahasa Indonesianya dari pengajar.

    BalasHapus
  68. Mas Ari,
    Sebenarnya kalau anda mengikuti setiap pertanyaan dan jawaban di dalam pembahasan mengenai ini, sudah pernah saya jawab dan saya pernah berikan link nya dan juga lokasi kursusnya. Jadi anda cari dulu dengan menaikkan kursor laptop anda perlahan-lahan.
    Salam

    BalasHapus
  69. mas piping pujangga.. saya mau nanya, klu di piping ada berapa macam tipe joint? kalau threaded joint itu gmn ya? terus juga, cara menentukan spool no itu gmn ya? apakah harus selalu terputus di flange? terima kasih sebelumnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Anonim, ada baiknya anda coba baca2 lagi dalam blog ini mengenai piping joint maksudnya bilamana anda ingin belajar sebaiknya anda mencari tahu dahulu. Saya bisa jawab tapi anda bisa cari jawabannya sendiri di blog ini atau di mbah google. Karena bilamana kita ingin belajar sesuatu, ada baiknya kita mencari dahulu jawabannya karena dengan usaha, kita akan menjadi berhasil. dan bilamana kita hanya mudah menerima hasil jawaban, tentunya semudah itu juga semua lenyap dengan sempurna

      Hapus
    2. Mas Piping... terima kasih atas balasan anda.. terlepas dari yang anda bilang semakin gampang kita mendapatkan ilmu tersebut semakin gampang juga ilmu tersebut lenyap.. menurut saya itu pilihan masing2.. itu tergantung seberapa besar keinginan kita untuk menyerap ilmu tersebut.. Memang ilmu2 tentang dunia migas ini sangat mahal.. bahkan kita enggan mensharing ilmu2 yg kita dapat tanpa imbalan tertentu... Tetapi kalau kita ingin memang ada niat berbagi ilmu,ya menurut saya tidak ada ruginya. saya percaya bahwa ilmu yang kita sharing kan ke org2 lain tidak akan mengurangi ilmu yg ada pada kita, bahkan bisa bertambah karena saling berbagi ilmu. ya sekali lagi, itu tergantung dari kita pribadi. Dan juga satu hal lagi, saya melihat disini hanya membahas tentang pengalaman pribadi saja dan juga konsultasi secara umum... pembahasan hal2 teknis dari ilmu2 piping disini tidak pernah dibahas. Saya hanya memberikan masukan kepada anda,tidak ada hal2 yang lain. terima kasih sebelumnya. peace :)

      Hapus
    3. Terima kasih atas masukannya.
      Ya memang di dalam blog ini hanya membahas hal-hal yang umum saja dan hal-hal yang bersifat pengalaman pribadi saya.
      Sebenarnya banyak juga orang yang mengshare mengenai ilmu piping dan nampaknya saya sudah share beberapa link yang bisa menjadi acuan untuk kita bilamana belajar piping.
      Ada beberapa teman memang tidak mengshare di blog, hal-hal mengenai piping dikarenakan masalah waktu. kadang kita perlu berjam-jam menulis artikel yang berhubungan dengan hal teknis dan terus terang waktu kita sedikit untuk menshare informasi mengenai piping di dalam blog kecuali mengikuti training-traning yang diadakan suatu lembaga.
      Saya sekarang sudah jarang menulis di blog berhubung waktunya nggak banyak karena saya kerjanya 12 jam perhari dan week end biasanya saya manfaatkan waktu saya untuk keluarga dan mungkin bisa ada waktu sempat menulis mengenai piping. Dan mungkin teman-teman piping engineer pun seperti itu. Dan kita seharusnya pro aktif bilamana ingin belajar piping dengan mencari di google.com atau di yahoo.com, atau beberapa link yang saya share dan memang semua dalam bahasa Inggris dan memang tak mudah belajar bahasa Inggris tapi seorang Piping Engineer wajib memahami bahasa Inggris walaupun little little I can lah. karena semua pekerjaan piping engineer berhubungan dengan bahasa Inggris dan tentunya kemampuan berbahasa Inggrs yang baik pun bisa menunjang kita untuk mendapatkan karier yang baik dan gaji yang baik pula.
      Jadi mohon maaf bilamanan tulisan-tulisansaya di blog ini sudah tidak menarik perhatian anda. berhubung keterbatasan waktu.

      Salam

      Iwan

      Hapus
  70. dear mas piping,

    sy mau nanya, sy lulusan t informatika dan saat ini kerja di perbankan, namun sy tertarik untuk kerja di dunia migas, sy tertarik dengan piping engineer, namun stlh mendengar penjelasan dr mas piping bahwa harus lulusan t mesin, manakah yg baik sy u bisa kerja di migas apakah sy hrs belajar sbg piping eng atau welding inspc dg mengambil training cswip. dan apakah ada perusahaan yg mau dg background kerja sy tsb walaupun sy sdh punya sertifikat cswip
    mohon pencerahan dr mas piping

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Freeyo, sebenarnya nggak ada masalah anda lulusan dari mana bilamana anda mengambil langkah menjadi Inspector. Dan memang iya bilamana anda ingin terjun di dunia oil & gas di dalam bidang engineering, anda harus pelajari piping engineering dan ambil sertifikasi untuk Welding Inspector dan bilamana sudah lulus dan dapat personal sertifikasi untuk welding inspector barulah coba ambil yang sertifikasi international CSWIP atau ASNT atau certifikasi lainnya. Karena syarat untuk ikut test CSWIP khan harus tahu welding karena untuk lulusnya tidak mudah. Banyak teman saya yang lulusan di luar bidang teknik atau tamatan SMA yang menjadi Piping Inspector atau inspector lainnya karena Inspector adalah sifatnya personal sertifikasi alias keahlian.

      Hapus
  71. Salam kenal Pak piping Pujangga....

    Maaf Pak, hanya mau minta pendapat karena sedang agak bingung menentukan langkah selanjutnya....

    Saya baru saja selesai training drafter structure di kiat global batam, saya lulusa sma ips dan mau merintis karir di oil & gas, dan insyaAllah tahun depan mau mulai kuliah di jurusan teknik mesin..

    syarannya pak, apa saja langkah2 yang harus saya lakukan untuk menjadi seorang engineer piping...dengan basic saya yang ips dan baru saja mengikuti training drafter structure..dan pengalaman yang masi minim ini...
    makasi pak sebelumnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mas david,
      Nggak usah bingung2 mnentukan langkah hidup yang penting punya guide yang jelas sehingga bisa menggapai masa depan seperti yang diharapkan.
      Kalau anda telah lulus SM&A dan mau melanjutkan kuliah dan ambil Teknik mesin, bagi saya syah-syah aja dan sudah langkah awal dalam merintis untuk menjadi piping engineer karena syarat education backgroud bakal terpenuhi.
      Tapi nggak ada masalah juga anda jadi drafter structure karena ada sudah lulus dari training yang diadakan kiat global batam, salah yach buat Pak Novembri dan Mas Eko. Saya pun pernah ikut training ASME B31,3 di sana.
      Dan ada beberapa teman saya yang sebelum menjadi piping designer , mereka bekerja dahulu di structure designer/drafter. Tapi selama mereka bekerja di posisi structure drafter/designer, sambil bekerja pun mereka belajar piping karena untuk drafter semua sama alat gambarnya atau cara gambarnya (PDMS, AutoCad, dll) yang berbeda adalah hasil bentuk penggambaran dan standard drawing/designnya.
      Saran saya tetap geluti saja atau selalu mengimprove diri dibidang structure design dan syukur-syukur sambil kuliah, anda bisa bekerja dengan cepat. Dan untuk gaji karena anda masih belum ada pengalaman, ada baiknya jangan dulu memikirkan "gajinya berapa" dan yang penting dapat kerjaan dahulu, di batam nampaknya banyak peluang kerja di posisi structure drafter.

      Untuk langkah2nya , karena anda masih mau melanjutkan kuliah, yach pelajari saja piping dari blog ini atau dari beberapa blog yang saya recomendasi ntar bilamana anda ingin niatan kerja di bidang piping semasa masih menjalani kuliah, nah coba ikutan training piping design
      Sebenarnya untuk terjun di Dunia Oil & Gas, semua bidang bisa terpenuhi. maksudnya baik itu dari ekonomi, teknik, komputer atau lulusan di luar bidang teknik lainnya pun bisa masuk ke Oil & Gas. Tapi yang mungkin berbeda adalah salary nya saja.

      Salam

      Hapus
    2. Terima kasih banyak pak piping pujangga atas saran dan pendapatnya.
      Sangat membantu sekali bagi saya.
      berarti bapak alumi OTI juga ya.
      salam sukses pak..

      Hapus
    3. Ya saya alumni OTI karena saya pernah ambil training ASME B31.3 , January 2009 lalu. Salam aja buat Pak Novembri dan Pak Eko. Dan saya alumni dari Oil Institut sewaktu ikutan training API 570 dan Pipeline Design dan etc.

      Salam

      Iwan

      Hapus
  72. Halo Pak Piping Pujangga,

    Saya ingin menanyakan apakah seorang experienced Piping Engineer memerlukan pengalaman di lapangan (Field Engineer)?? Saya sendiri semenjak lulus dari S1 teknik mesin ingin sekali menjadi seorang Piping Engineer, saat ini saya berada di posisi sebagai piping designer sebuah EPC local tertua di Indonesia. Hanya saja terkadang ketika melihat slip gaji teman" saya yang bekerja sebagai field engineer di oil service company membuat saya bimbang dalam menentukan pilihan. Mohon advice dan suggestion dari bapak.

    Pertanyaan lainnya adalah prospek dari seorang PDMS Administrator itu untuk ke depannya seperti apa ya pak? Kalau saya perhatikan rata - rata PDMS Administrator di Indonesia bahkan di luar negri sekalipun masih sangat langka dan kebanyakan dihuni oleh expatriate.

    Untuk saat ini saya berada di posisi Piping Designer, saya ingin menanyakan menurut bapak apakah langkah berikutnya yang harus saya ambil agar saya dapat menjadi seorang Piping Engineer handal. Seperti yang kita ketahui Piping Engineer dibagi menjadi 3 departemen, Material, Stress Analysis dan Designer, apakah saya harus ambil Material terlebih dahulu atau stress analysis? Ataukah Construction untuk pengalaman di field.

    Terimakasih atas perhatiannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khan untuk piping engineer mas sudah tahu bagian-bagiannya dimana ada design, construction, QC and Material, jadi seorang piping engineer kadang bisa semua dan kadang hanya bisa specialisasinya saja.
      Kalau mas khan designer dan kalau mengenai salary memang berbeda dengan construction engineer. Jujur kalau dikatakan selama saya kerja sebagai piping design engineer untuk EPC, gaji piping design engineer lebih besar daripada construction engineer/piping engineer di lapangan,
      Kalau dikatakan field engineer dan design engineer berbeda scopenya dan tanggung jawabnya juga beda. Dan tidak mutlak seorang piping engineer design harus pernah kerja di field karena khan seorang piping design mempunyai standard2 dan teknik pengambaran yang disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kadang kala ssorang piping design pun melakukan site survey ke lapangan untuk mengumpulkan data2 dan kemudian setelah itu menuangkan dalam secarik kertas gambar tapi mengacu kepada standard, code dan specifikasi dari client.

      Hapus
  73. Salam pak piping.
    Saya barusan selesai di jurusan teknik mesin.
    Sejak kuliah tertarik dgn piping dan aliran didlmnya, smpat ambil kuliahnya jg.
    Tapi pngtahuan sy ttg itu masih sngat kurang. Makanya sy ingin kursus seperti saran pak piping di komen2 diatas.
    Saya ingin bkerja di industri oil&migas suatu saat di bagian piping enginer.
    Mohon saran bagusnya gmn pak, sy kursus langsung piping enginer atau harus ambil yg lain jg macam design, fitter, inspection, stress analyze?
    Atau ada pendapat lain untuk mendukung cita2 saya.
    Mohon bimbingan pak.
    Makasih banyak sebelumnya.

    Fahrul, Makassar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat Pagi Mas Farul,

      Selamat Atas Kelulusannya.
      Kalau tahap awal, bilamana belum pernah kursus Autocad ada baiknya ambil training itu dahulu, baru kemudian ambil training piping design atau ASME B31.3 dan setelah itu baru ikutan training Pipe Stress Caesar II.
      Kalau untuk PDMS bisa belakangan, asalkan kita paham dulu ketiga yang saya sebutkan diatas (tapi yang saya sebutkan diatas adalah untuk posisi Piping Design Engineer..
      Kalau kursus Pipe Fitter diambil tapi itu sebagai pelengkap saja. tapi tidak syarat mutlak karena Piping Engineer biasanya tidak menset pipa fitting di lapangan.
      Dan bilamana anda tertarik untuk kerja di lapangan sebagai Inspector, bisa juga. tapi harus memiliki personal certificate yang dikeluarkan oleh suatu lembaga tertentu. Misalnya Welding Inspector, RI, MT, PT and UT atau dibidang Insulation Pipa.
      Tapi semua terserah anda, mau jadi Enginer Design atau mau jadi Engineer Construction.

      Salam

      Iwan

      Hapus
  74. Ini cocok buat Pak Bang Mas Iwan :)
    The best way to continue to develop is to help others. Nothing clarifies one’s understanding of a topic better that trying to explain it to others. Pipers need to train other pipers. Teach a class. Post a video. Give a talk. Write an article. The happiest people I know are the most eager to help others. A rising tide floats all boats.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Pak Andri. Siapa tahu ntar saya balik ke Indonesia tahun 2016 nanti dari Australia, teman-teman yang pernah sharing informasi bisa membantu saya mendapatkan pekerjaan sebagai engineer lagi di Indonesia. Berhubung pekerjaan saya sekarang di Australia bukan sebagai Engineer tapi sebagai Cleaner. Salam

      Hapus
  75. Selamat siang pak piping pujangga
    Gini pak saya baru lulus D3 Teknik Mesin dan usia saya baru 22 tahun saya ingin mengikuti training piping designer tapi disini saya ada kendala masih kurang mahir tetang Autocad, rencana saya mau kursus autocad dulu baru setelah selesai saya akan mengikuti training piping designer. saya minta saran pak saya juga masih binggung mau ngambil training piping yang mana karena saya belum mempunyai pengalaman dibidang piping dan saya hanya lulusan D3 jadi saya cocoknya ngambil trainig yang apa pak.

    Terimakasih pak piping atas partisipasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Anonim, berhubung anda belum mahir dalam AutoCad, Saya sarankan ambil training AutoCad dahulu dan setelah dirasa sudah bisa dan pandai sedikit barulah ambil training piping designer. Karena biasanya kalau kita mengikuti training piping designer, kita harus minimal tahu cara menggambar dengan menggunakan Autocad, agar memudahkan trainer ataupun kita sendiri dalam mengikuti training tersebut. Karena basic piping designer adalah minimal harus tahu AutoCad atau software pengambaran lainnya yang biasanya di pakai di dalam design engineering. Kalau anda punya keinginan dan semangat untuk maju dan merubah nasib, saya yakin anda bisa menguasai Autocad dengan lancar. Salam Iwan

      Hapus
  76. Makasih banyak mas, sdh brkenan menjawab saya.
    Sy suka kerjaan lapangan mas, karena mungkin agak sulit kalau design enginer. Kemarin ada kawan ajak ikut training Welding Inspector di bandung tp sy bilang lebih senang yg Inspector pipa.
    Nyambung gak tu mas?
    Atau bagusnya sy gmn?
    Trims lg.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Farul, Sebenarnya Welding Inspector itu berhubungan erat dengan piping, karena setiap penyambungan dengan menggunakan pengelasan alias welding selalu menggunakan welding inspector sebagai personal inspector untuk menyatakan bahwa hasil pengelasan sudah memenuhi standard dan code yang berlaku pada ASME. Jadi kalau bisa anda ikut Welding Inspector dahulu sebelum mengambil Piping Inspector by API 570. Teman-teman saya yang menjadi Piping Inspector basicnya adalah Welding Inspector dan mereka yang ikut Ujian Piping Inspector biasanya sudah memeliliki sertifikasi Welding Inspector karena kalau nggak ada pengetahuan di bidang Welding bagaimana kita bisa menginspect piping. Jadi saran saya ambil saja segera training Welding Inspector dan kalau punya biaya lagi setelah lulus ambil sertifikasi RI, MT dan PT. biar lengkap menjadi piping inspectornya.

      Hapus
  77. pak pujanggapiping ,mohon pencerahan buat saya yang lagi bingung. Sy seorang karyawan di perusahan kontruksi EPC ,dan sy sudah lama bekerja di sana .belakangan ini perusahan sy dapat tender migas yang banyak berhubungan dengan piping. sy salah satu pekerja yg akan di jadikan pipe enggener di project ini . sy sudah ikut training pipe oil n gas walaupun dengan waktu singkat. skill sy untuk acad gak terlalu mahir ,basic sy STM electronoka .tp sy slama bekerja pernah dilibattkan sbg pengawas. sekarang sy bingung apa yang harus saya lakukan untuk menjawab tantangan ini. terima kasih sebelumnya

    salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menurut saya ambil saja peluang tersebut, kalau di EPC memang begitu, tapi kalau anda dijadikan piping engineer tentunya salary nya akan naik dan sangat jarang kejadian seperti itu. Pelajari saja ilmu piping dan coba anda melanjutkan kuliah S1 Teknik Mesin supaya nantinya anda mempunyai nilai jual yang tinggi di luar perusahaan anda sekarang ini. Selamat mencoba bekerja di bidang piping engineering. Salam

      Hapus
  78. Makasih mas atas penjelasannya.
    Kini sdh ada titik terang kemana saya harus bergerak, hhe.
    Jd sy akan ikut welding inspector dulu.
    Ada rekomendasi gak mas, training Welding Inspector bagusnya dimana? Di bandung atau batam atau dmana?
    Trus sy liat waktunya jg beda2, ada yg 2 mingguan ada jg yg 4 bulan.
    Bagusnya yg mana tu mas?
    Makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Welding yang bagus yach di B4T Bandung, tapi mungkin waktunya cukup lama 2 bulanan, tapi anda akan diakui oleh perusahaan yang merecruit anda. Tapi semua tergantung anda mana yang baik menurut anda, baik dari segi biaya dan waktu. salam

      Hapus
  79. mohon pencerahan nya mas pujangga
    sya bekerja di salah satu prusahaan oil n gas di batam sebagai fitter
    saya juga bisa welding SMAW
    saya lulusan SMA
    saya sangat teringin sekali menjadi seorang pipe engineering
    dan ada niat di hati saya ingin kuliah s1 teknik mesin
    tp masalah nya usia saya sudah 29 thn
    bila sya slesai kuliah apakah msh ada perusahaan yg mw menerima dngan umur yg cukup matang
    dan apakah saya harus melupakan mimpi saya dan harus merakit mimpi lg misal menjadi seorang drafter aja atw WI saja
    tolong pendapat nya mas pujangga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas pentanyaannya, kalau menurut saya tidak ada kata terlambat untuk belajar bilamana anda ingin kuliah di S1 Teknik Mesin dan masa kuliah untuk S1 mungkin sekitar 4-5 tahun dan mungkin anda masih menunggu untuk mendapatkan kerja sebagai piping design engineer. Khan posisi anda masih bekerja , istilahnya kuliah sambil bekerja dan nanti bilamana anda lulus kuliah, anda bisa cantumkan experiences anda di dalam CV anda untuk melamar kerjaan sebagai piping engineer.
      Tapi Bilamana anda ingin menjadi seorang drafter atau designer piping. bisa aja tapi ikuti saja training-training yang berhubungan dengan piping design, misalnya AutoCAD, ASME B3.3 atau training piping design and drafting.
      Kalaupun anda ingin mengambil WI , boleh juga dan malah nanti nya gaji anda bisa lebih tinggi dibandingkan anda menjadi drafter atau designer.
      Tapi Anda harus ikut sertifikasi Welding Inspector dan kalau bisa dilengkapi dengan training2 NDT seperti R.I, MT dan PT. Dan kalau bisa lagi ambil sertifikasi dari CSWIP. karena dengar2 kalau punya sertifikasi CSWIP, kita bisa mendapatkan gaji yang cukup besar dan bisa hourly rate. Salam

      Hapus
  80. Salam pak Piping Pujangga,
    Mantap sekali uraian nya bapak, bikin sy merinding, due to i love piping. Saya DIII T. Mesin, usia 32 tahun, sdh ikut Training Piping Engineer tahun 2013, semua diajarkan dan sdh sy ketahui seperti Autocad 2D/3D Piping, PDMS, Caesar II, Isometric Drawing, P&ID, ASME B31.1, ASME B31.3, API 5L, Pipe Material, Pipe Component, Pipe System, Pipe Test, Pipe Inspection, etc. Tapi udh hampir 1 taun (sy apply CV utk Piping Engineer) ga ada company yg respon sy, krn sy blm da experience di bidang piping mgkin. Bsa advice pak. Trimakasih (hanif)

    BalasHapus
  81. Terima kasih atas emailnya mas Rojali, Untuk posisi piping engineer, syarat utama adalah minimal pendidikan S1. Mungkin karena anda punya pendidikan DIII Teknik Mesin maka lamaran anda untuk posisi piping engineer tidak ditanggapi. Kalau saran saya anda melamar kerja sebagai piping designer atau sebagai piping drafter. Tapi bila anda melanjutkan kuliah untuk mendapatkan ijasah S1 Teknik Mesin,mungkin peluang anda cukup besar untuk menjadi piping engineer. salam

    BalasHapus
  82. Salam Pak Piping Pujangga :)

    Saya ingin menanyakan, kualifikasi untuk menjadi seorang Piping Designer itu dilihat dr mana saja ya? saya sudah bekerja di perusahaan kontraktor bumn di jakarta, dengan posisi sebagai drafter piping selama kurang lebih 6tahun, dengan pengalaman kerja di tempat sebelumnya kurang lebih 2thn, jadi total pengalaman kerja saya sebagai drafter piping hampir 8thn. Saat ini sedang mengikuti program perkuliahan S1 T. Mesin. Software design yang saya sudah kuasai dan gunakan yaitu, AutoCad, PDMS, SP3D, familiar dgn gambar2 P&ID, Piping Plan, Isometric. Apakah itu cukup untuk melamar posisi sebagai Piping Designer? Karena jujur saja saya sudah bosan di perusahaan yang sekarang karena sistem birokrasi yang terlalu rumit dan menyusahkan pegawai karena masih menggunakan sistem Outsourcing. Terima kasih atas bantuan dan penjelasannya Pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga Mas Endang,
      Kalau Kwalifikasi piping designer sebenarnya dengan pengalaman anda yang 6 tahun itu, saya rasa sudah sangat pantas anda mencoba melamar ke posisi piping designer. Apalagi software yang anda kuasai sangatlah banyak dan memang pada umumnya dipakai di dunia oil & gas.
      Kalau kwalifikasi piping designer biasanya sich adalah experiences di bidang piping design dan software apa saja yang diketahui, P&ID, coba anda masukkan juga pengenalan mengenai ASME B31.3.
      Saya rasa sebaiknya anda mencoba dahulu mengeply posisi piping designer baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri seperti Malaysia.

      Mengenai perusahaan lama, ada baiknya bersabar. kalau bosan itu sifat jeleknya manusia, Sambil mencari peluang yang lebih baik lagi di tempat lain.

      Salam

      Iwan

      Hapus
  83. Salam pak pujangga, saya lulusan dr s1 material engineering di salah satu ptn di indonesia. Saya lulus di awal tahun 2012 dan sempat menjalani karir di luar bidang tenik slm 1.5 tahun..sekarang saya sedang berusaha untuk mendalami ilmu piping, diantaranya ikut training piping stress analysis, caesar II dan banyak membaca perihal standar asme yg banyak bapak sebut diatas, kira2 adakah saran lain dr bapak untuk lebih memperbesar peluang saya bisa berkarir di bidang ini?apakah sebaiknya saya memilih karir di piping material terlebih dahulu?terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya anda sudah belajar sangat banyak mengenai piping dan tinggal applikasinya saja. mungkin cv nya perlu dilihat lagi agar bias diterima kerja sebagai piping design engineer.
      Kalau peluang yang sangat besar mungkin posisi material engineer dahulu, siapa tahu meningkat menjadi piping material engineer trus pindah ke piping design engineer.
      Untuk kita yang masih diluar posisi piping engineer di Migas, hendaknya bilamana ada tawaran kerja jngan berpikiran mengenai gaji besar yang penting anda masuk dulu ke posisi piping design engineer. setelah itu anda pelajari selak belum piping design trus mulai apply posisi piping engineer dan anda mulai negosiasi gaji yang anda minta.
      Tapi kalau boleh komentar, sebenarnya banyak teman saya yang lulusan Material Engineer kerjanya sebagai QC Engineer. baik itu di bidang welding, NDT maupun di bidang corrosion, serta coating inspector. tapi harus ikuti training2 personal sertifikasi untuk bidang tersebut kecuali corrosion engineer.

      Salam

      Hapus
  84. assalamualaikum
    siang pak pping pujangga
    saya yusuf masih kuliah S-1 Teknik Mesin umur 22th
    saya bercita-cita ingin menjadi piping stress engineer, menurut om apa langkah pertama saya untuk menjadi seorang piping stress enginer ? saya masih 0 sekalii mengenai piping stress engineer ? dan basic dan dasar dasar piping stress engineer itu apa om ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikum Salam Yusuf,
      Cita-cita yang baik untuk anda,
      Kalau mau jadi piping stress engineer minimal harus tahu mendesign piping system karena sebenarnya piping stress engineer itu bagian dari piping design engineer dan sengaja di buat khusus karena load seorang piping design engineer cukup tinggi. sedangkan pun banyak pula yang harus dihitung dan dicheck stress pada pipa yang di design.
      Basicnya paham piping design, material piping, p&id , karena biasanya pipe stress engineer itu tugasnya mengecek stress pada material piping yang mengalami perubahan akibat pengaruh dari temperature dan pressure. makanya material kadang diklasifikasikan berdasarkan pressure dan temperature.

      Salam

      Hapus
  85. Salam Pak Pujangga

    Saya tamatan S1 Jurusan Teknik Elektro. . Selama 6 Tahun saya bekerja Sebagai Quality Control di Perusahaan Manufacturing Elektronika dan saya sekarang bekerja sebagai Quality Engineer di Perusahaan Manufacturing Valves ± 1 Tahun. Saya baru saja mendapatkan Sertifikat Piping Engineer. Bagaimana peluang saya untuk menjadi seorang Piping Engineer di Perusahaan Oil dan Gas dan langkah apa yang seharusnya saya ambil selanjutnya. Mohon saran nya. Terima kasih banyak


    LEONARD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Leonard, saya sebenarnya bingung kira-kira Sertifikasi piping engineer apa yang anda punya dan siapa yang mengeluarkannya? Karena saya mau lihat dahulu experiences apa yang anda punya di bidang piping dan sertifikasi piping engineer tersebut apakah di design, contruction dan quality? tapi kalau menurut saya peluang anda di Oil & Gas mungkin besar tapi mungkin tidak dibagian Engineering tapi kebanyakan di bidang Maintenance, Contruction dan Quality Control, karena backgroup anda bukan dari Mechanical Engineer. Coba aja apply di EPC company yang ada punya project atau bila ingin sesuai dengan jurusan anda, coba aja ikutan training E&I Inspector atau training yang berhubungan dengan software design di bidang electrical salam

      Hapus
    2. Salam Pak Pujangga

      Terima kasih atas penjelasannya
      Saya mempunyai Sertifikasi Piping Engineer yang mencakup Design, Process Fabrikasi, Inspection sampai pembuatan Final Project Report.
      Software yang kita pelajari AutoCad, PDMS dan CAESAR II.
      Sertificate nya dikeluarkan oleh Offshore Technology Institute Batam


      Terima Kasih & Best Regards
      LEONARD

      Hapus
    3. Maaf mas leonard,
      kalau begitu coba lamar saja di EPC Company untuk posisi piping design engineer. Mudah-mudahan mereka bisa abaikan qualifikasi anda yang lulusan Teknik Electro. karena biasanya EPC itu mencari tenaga kerja berdasarkan pengalaman kerjanya. Saya punya teman lulusan MIPA Fisika, dan bekerja sebagai Instrument Engineer dan malah paham mengenai Electro maka sekarang dia menjadi E/I Engineer. Tapi dia memulai karier dari EPC Company dan terakhir dia masuk jadi Client namun yang diambil sarjana D3 nya yang kebetulan dari Teknik Electro.
      Terakhir keluar dari client dan sekarang kerja di client Oil & Gas di Malaysia.
      Jadi dicoba dulu aja melamar kerja jadi piping engineer.

      Salam

      Hapus
    4. Salam Pak Pujangga

      Terima kasih atas saran dan penjelasannya yang berharga. Sekarang saya semakin bersemangat untuk menjadi Piping Engineer. Awalnya kenapa saya mengambil Certificate Piping Engineer karena saya ingin menggabungkan ilmu Piping (ASME B31.3) dan ilmu Valve (ASME B16.34) dimana Valve tidak pernah lepas dari Piping. Mudah-mudahan saya di terima bekerja di Perusahaan EPC ataupun Oil n Gas. Amin

      Hapus
  86. terima kasih banyak om atas balasannya
    om aku sudah search di google aku mencari ebook ebook tentang material piping, itu kebanyakan berbahasa inggris om, aku cukup sulit mempelajari ebook nya kalau berbahasa inggris, om tau kah judul buku material piping yg berbahsa indonesia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, Om Ucup harusnya bisa juga bahasa inggris walaupun little-little I can lah, yang penting bisa baca karena nanti saat anda bekerja pun selalu bertemu dengan hal-hal seperti ini apalagi kalau ntar buat design project harus dalam bahasa Inggris. Bahasa Inggris itu penting lho, Om..apalagi kalau mau kerja di perusahaan Oil & Gas seperti Chevron, Total E & P, BP ataupun kalau mau coba peruntungan di daerah Arab sono.
      Kalau untuk material piping itu sebenarnya cukup di lihat di ASME saja, misalnya ASME B31.3 disana ada tabel materialnya. Ntar deh kalau mau ada kesempatan ikutan aja training ASME B31.3 process piping. atau cari aja buku ASME saja yang ada tabel komposisi materialnya. Salam

      Hapus
  87. Assalamualaikum....Saya ingin berkonsultasi pak, saat ini saya bekerja disebuah perusahaan BUMN daan kebetulan perusahaan tempat saya bekerja sedang mengadakan manajemen konservasi energi dan saya terlibat sebagai drafter dan desain perpipaan baik itu air maupun minyak, adapun adapun ruang lingkupnya adalah desain ulang ulang perpipaan air pada pertambangan, dan perhitungan ulang desain perpipaan bahan bakar pada tambang, kapal produksi. perusahaan tempat saya bekerja menawarkan training yang sesuai untuk pekerjaan, sedikit tambahan, kalau dilihat dari tulisan bapak diatas, pekerjaan saya mirip PIPING DESIGNER dan PIPING STRESS ANALISYS, namun saya bingung training apa yang harus saya ambil? latar belakang saya D3 Teknik Perancangan Mekanik.
    Perlukah saya training PDMS atu CAESAR II?
    atau saya perdalam saja ilmu menggambar autodesk inventor bidang perpipaan?
    untuk sekarang ini untuk desain perpipaan saya gunakan Autodesk inventor 2011 dan autocad 2012 mohon saranya pak. Salam

    BalasHapus
  88. Assalamualaikum Bapak Pujungga Piping
    Perkenalkan saya anang mahasiswa ITS semester 4 jurusan Sistem Perkapalan.
    Mulai awal semester 4 ini saya tertarik dengan Piping Engineering, searching sana searching sini ketemulah blog bapak ini.
    Sebelumnya saya sudah berniat untuk mengikuti Training di http://www.oilgas-training.com. dengan mengambil PDMS Fundamental, berhubung di surabaya belum ada cabangnya saya mencari tau lagi tentang hal-hal yang perlu di persiapakan untuk menjadi seorang Piping Engineering. Saya ingin menanyakan kepada bapak yang sudah lebih dulu berpengalaman di Piping Engineering. Dari sekian banyak Software piping, software mana dulu yang harus saya pelajari dan saya kuasai dulu pak ?
    (Urutan belajar software yang ideal untuk menjadi seorang Piping Engineering yang handal)
    Mungkin cukup itu saja, terima kasih.

    BalasHapus
  89. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  90. Asslm, salam kenal Pak Piping,
    Saya "Agung" dari "Banten", saya masih kuliah semester 6 jurusan teknik mesin, saya telah mempunyai pengalaman "DRAFTER CIVIL" selama 5 Tahun, dan juga saya telah menguasai program "TEKLA STRUCTURE",

    tapi saya ingin berkecimpung di bidang "PIPING" padahal pengalaman dan skill saya adalah di bidang STRUCTURE/CIVIL.

    saya ingin masukannya dari bapak,
    kira2 saya tetap melanjutkan di bidang CIVIL berdasarkan skill dan pengalaman saya, atau mulai merintis ke bidang PIPING.

    jika saya ingin mulai merintis ke bidang piping, seharusnya saya mulai untuk ngambil kursus apa??, DESIGNER PIPING/PDMS/ENGINEER PIPING.

    Mohon sarannya yah, semoga kebaikan anda di balas oleh allah swt. amin :)

    BalasHapus
  91. Assalamualaikum Pak Iwan, salam kenal..
    saya mau curhat sedikit nih, dan mohon sarannya untuk saya..
    saya saat ini berusia 25 tahun, pendidikan terakhir D3, tapi D3 yang tidak ada kaitan dengan teknik sama sekali. jujur, saya sekarang, setelah lulus, kesulitan mencari kerja. entah kenapa. mungkin karena saya hanya lulusan D3 dari jurusan yang kurang populer dan di usia ke 25 ini status saya freshgraduate yang minim pengalaman kerja. itu karena setelah lulus SMA, saya menganggur selama 3 tahun.. dan saya baru kuliah di usia 22 tahun.

    mungkin hal itu yang membuat banyak perusahaan enggan memanggil saya untuk sekadar mengikuti tes. padhal, kalau boleh sombong, IPK saya 3.30.
    yahh.. saya kalah di umur, pak..

    karna alasan di atas, saya berpikir untuk "banting stir" dan terjun ke industri migas, dan posisi yang saya incar adalah piping drafter..

    nah, yang saya mau tanya, apkah ada peluang bagi saya untuk masuk ke industri migas? sedangkan saya tidak punya background teknik sama sekali. saya hanya berencana untuk ikut kursus piping drafting dan mencari sertifikat sbg modal melamar nanti. apakah perusahaan2 yang saya lamar nanti berminat dengan saya yang cuma bermodal sertifikat?

    mungkin itu saja yang ingin saya sampaikan. mohon saran, jawaban, serta bimbingannya pak..

    terima kasih,
    wasalam...

    BalasHapus
  92. Perkenalkan saya designer structure di salah satu perusahaan konsultan migas di Jakarta. PEngalaman saya dibidang sipil dan struktur sudah lama. Saat ini saya ingin belajar di bidang piping. Ilmu piping saya masih basic sekali, pernah juga bekerja di bagian piping namun itu hanya sebagian kecil dari design piping secara keseluruhan. Yang jadi pertanyaan saya, apakah saya harus mengambil kursus lagi untuk menjadi designer piping (target saya adalah mampu menjadi admin PDMS). Mohon saran dan pencerahannya..

    BalasHapus
  93. Assalamualaikum Pak Pujangga Piping
    Saya mau tanya manakah yang bagus untuk mengambil training piping designer,
    apakah di oilinstitute atau di b4t, karena saya lihat beda biayanya sangat jauh, di oilinstitute 7juta hanya sabtu minggu, sedangkan di b4t 14juta dalam 2 bulan.
    Terima kasih

    BalasHapus
  94. Waalaikum Salam,
    di B4T aja mas. Walaupun mahal tapi setiap hari khan selama 2 bulan. ? coba bandingkan durasinya alias berapa lama waktu belajarnya.

    BalasHapus