Saya mencoba untuk mengulas sedikit mengenai menjadi seorang piping engineer yang baik secara general dan mencoba untuk menambahi dan bukan untuk mendikte atau mengoreksi pendapat teman kita “Bapak Tengku Syahdilan yang pernah dimuat di dalam milis Indonesia beberapa waktu yang lalu.
MAU BELAJAR PIPING DESIGN DENGAN HARGA MURAH
http://pujanggapiping.blogspot.com.au/2012/06/training-online-piping-design-murah-dan.html
Kalau menurut pendapat saya bila ingin menjadi seorang piping engineer yang baik, memang memerlukan suatu pengalaman kerja di bidang piping, baik itu dibidang engineering design maupun di engineering construction. Setidak-tidaknya diatas 5 tahun lah bisa dikatakan dapat menguasai atau menjadikan seorang piping engineer.
Dan mungkin selama 5 tahun itu anda bisa belajar mengenai Code dan Standard. Dimana bisa dikatakan Code itu adalah ASME sedangkan Standard itu bisa dikatakan API, Client Spec (Chevron, Petronas) dan Standard yang berlaku di dunia piping.
Dan jangan lupa bahwa Client Spec merupakan Standard mutlak yang harus diikuti pada saat kita mendesign sesuatu dimana Client Spec itu adalah merupakan kumpulan dari Code dan Standard yang berlaku di International dan tetap mengacu terhadap kebutuhan client dimana Client beroperasi.
Contoh : API 1102 (pipe road crossing), kalau dipasang di Amerika mungkin bisa tapi kalau dipasang di Indonesia arealnya bersinggungan dengan tempat tinggal penduduk, nggak pernah digunakan drawings road crossing pipe tapi memodify design dari pipe road crossing sendiri. Dan masih banyak lagi contoh yang lainnya.
Dan Standard atau Code tidak udah dihafal tapi cukup diingat dimana lokasi tulisan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dihadapi. Misalnya. Untuk ketebalan dari pipa, untuk ASME B31.1, ASME B31.3 ataupun ASME B31.4 atau B31.8, tentunya berbeda karena berhubungan dengan pressure dan temperature serta service fluidanya.
Jadi sekali lagi untuk standard, code ataupun client spec, cukup diingat dan tak perlu dihapal bait demi bait tapi kalau anda tak mau repot yach dibuat saja rangkumannya demi untuk kemajuan diri sendiri.
Itu tadi sekilas mengenai Standard dan Code yang akan anda hadapi selalu setelah berkecimpung dalam dunia perpipingan.
Bila anda masih kuliah , ada baiknya anda menfokuskan diri di dalam bidang pelajaran/program study ilmu Kekuatan Material, Mekanika Fluida, dan Mekanika Teknik, Structural analysis. 4 ilmu ini adalah dasar utama kekuatan untuk menjadi Piping Engineer yg baik. dan pelajari juga Perhitungan Matriks, krn ini adalah dasar perhitungan aplikasi komputer yg banyak dipakai oleh Program2 analisa pipin spt CAESAR II, Autopipe dll.
Dan setelah anda tamat kuliah dan lulus menjadi seorang Sarjana Teknik Mesin, anda bisa mempelajari buku-buku mengenai piping seperti Design Piping Systemnya MW Kellogg, Pipe Stress Engineernya LC Peng, Piping & Pipeline Engineeringnya G.Antaki, dll. Sangat banyak buku2 piping tp jarang dijual didalam negri, mungkin anda dapat membelinya dari www.amazon.com, di www.asme.org atau searching di Internet atau anda bisa mendowload gratis dari beberapa blog piping di internet.
Dan setelah anda tahu apa itu piping beserta komponent-komponentnya secara umum.
Setela itu anda juga bisa juga mempelajari Code2 Standard Piping Spt : ASME B31.3 (Process Plant), ASME B31.1 (Poweer Piping), ASME B31.4, ASME B31,8. Sebenarnya Code design utama yg sering diapaki hanya 4 ini tapi Code & Standard pendukungnya sangat banyak spt ASME B16.5 (Flange), ASME B16.11, ASME B16.9, ASME B16.20, ASME B16.34, API 610, API 617, API 650, NEMA SM 23, dan masih banyak lagi.
SARAN PAK TENGKU SYHADILAN, UNTUK LANGAKAH AWAL ANDA CUKUP BACA 2 CODE UTAMA YAIUTU ASME B31.3 dan ASME B31.1.
Dan bilamana anda ingin menambah wawasan dan pergaulan sesama orang-orang yang bekecimpung di dunia piping ada baiknya anda ikut Training2 yg banyak Menjamur saat ini. Anda bisa mula dgn mengambil training per-Skill spt :
1. TRAINING AUTOCAD ATAU MICRO STATION
Seorang piping engineer ada baiknya tahu cara mengoperasikan software diatas ini. karena kalau masih fresh engineer biasanya mereka akan ditanya mengenai penguasaan software engineering.
2. PDMS (PLANT DESIGN MANAGEMENT SYSTEM)
PDMS Training u/ 3D Model design system skill (Jaman Skrg ini seorg Piping Engineer yg baik dituntut mengerti pemodelan 3D yg dikerjakan oleh para piping designernya. 3D software yg banyak digunakan saat ini adalah PDMS, PDS, Cadworx dan Autoplant. Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)
3. CAESAR II (PIPE STRESS ANALYSIS SOFTWARE)
CAESAR Training u/ kemampuan Stress Analisis anda, diaman disini anda akan mempelajari menggunakan software CAESAR II untuk menganalisa sebuah plant piping system, dgn tujuan untuk menetukan apakah Routing dari pipa sdh aman dan sesuai dgn Code yg digunakan (Spt ASME B31.3 u/ Process Plant, B31.1 u/ Power Plant, B31.4 u/Pipeline system underground atau above ground, B31.8 u/ Offshore pipeline system), dgn CAESAR juga anda bisa memverifikasi apakah Koneksi Pipa ke Pompa atau equipment2 lain yg critical sdh memenuhi persyaratan kemanan dr vendor equipment tsb atau sdhkah Bebannya berada di bawah Beban yg diizinkan oleh Vendor, bila beban yg belum disediakan oleh vendor (biasanya pd awal2 tahap design ini srg tjd) maka anda harus membandikan beban yg anda dapat dr CAESAR II dgn Code Standard Equipment tsb untuk Nozzle Allowablenya (spt API 610 u/Centrifugal Pump, NEMA SM 23 u/ Steam Turbin, dll). Serta masih banyak lagi yg dapat di analisa dgn menggunakan CAESAR II ini.
Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)
Sebenarnya untuk Pipe Stress ini banyak sekali software yang dibikin untuk memanjakan para stress engineer seperti Caesar II, Simplex, Autopipe, Caepipe, ROHR2 dan lain-lain. Bila anda rajin searching di Internet masih ada lagi software stress analysis. Tapi yang umum dipakai adalah Caesar II. Dan kalau ROHR2 biasa dipakai di Eropa atau company-company milik orang Eropa tapi tersebar di seluruh Dunia.
4 Nah pilihan keempat, anda bisa mengambil Paket keseluruhannya yg sekarang banyak juga dibuka, yaitu Training Piping Engineer. Disini anda akan mendapat semua materi untuk menjadi Piping Engineer yg baik.
Penyelenggaranya al. : PT. Kiat Global Batam Suskes (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam, Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselnggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)
5. Langkah berikutnya adalah anda harus aktif atau setidaknya membaca pendapat2 dan diskusi para piping engineer di forum2 Engineering seperti www.migas-indonesia.com, www.eng-tips.com, www.pipingdesign.com dan masih banyak lagi, intinya rajin2lah membuka internet untuk membaca.
6 Langkah terakhir dan yg utama : Belajar dari pengalaman selama masa kerja anda. Rajin2lah bertanya dan berdiskusi dengan Senior atau Supervisor anda bila menemukan kesulitan atau sekedar bertukar pikiran. Ambil kesempatan besar bila ada assigment untuk ke site project, karena dengan berada di site anda akan melihat Realitynya secara langsung, sehingga semakin sering anda berinteraksi dgn layou2 pipa dilapnagan dan equipment2nya, semakin anda memahami apa yg selama ini anda pelajari dan semakin berambah ilmu anda.
Sebagai tambahan di EPC atau EPCC Company, Piping Engineer itu biasanya dibagi lagi menjadi 3 sub unit yaitu :
1. Piping Material Engineer. Dia akan mempunya responsible untuk menyiapkan Spesifikasi Piping Material, Pemilihan Material yg tepat sesuai Project requirement. Ada juga company yg mebagi Piping Material ini menjadi 2 yaitu Piping Material Engineer dan Piping Materail Controller.
2. Piping Designer. Nah secara garis besarnya dialah yg bertanggung jawab dalam menyiapkan semua routing/layout perpipaan untuk sebuah project.
3. Piping Stress Engineer. Posisi berikut ini adalah seperti yg saya jelaskan diatas tadi, yaitu bertanggung jawab untuk mereview layout yg dibuat si Piping Designer, apakah sdh cukup Flexible? atau kurang Stiff? atau sudah aman dan sesuai dengan Code Standard dan Client Specification.
Ke-3 Posis diatas dibawahi oleh masing Sub Unit Leadernya yaitu Sub Unit Leader piping Material Engineer, Sub Unit Leader Piping Designer dan Sub Unit Leader Pipe Stress Engineer. Berikutnya para Sub unit ini akan melapor dan dibawahi oleh seorang Lead Piping Engineer. Biasanya Sebuah Project akan mempunyai masing Lead Piping engineernya. Nah Deaprtement Piping ini dipimpin oleh seorang Head Piping Departement (Piping Manager) yg dibawahi oleh Head of Engineering Departement.
Begitu kira2 gambarannya organisasi untuk piping disebuah EPC atau EPCC company, namun msh ada lg chart organisasi untu Projectnya, dan masih panjang bila diuraikan, dan juga sekarang ini ada juga satu posisi tambahan di Departement Piping yg cukup Crucial Yaitu Principal Piping, baik itu Principal Piping Engineer, atau Principal Piping Stress atau Principal Piping Designer. Bahkan sy dengar juga sudah ada posisi untuk Piping Interface Coordinator yg akan menkoordinasi pekerjaan di departement piping. Cukup banyak posisi2 di depatement piping dewasa ini di EPC atau EPCC company dan itu tergantung companynya masing2, semakin besar companynya semakin complex jabatan dan posisi2 dlm masing2 departementnya.
Kira-kira seperti itulah gambaran menjadi seorang piping engineer yang baik dan bila ada pertanyaan. Anda bisa lakukan di blog ini atau di www. milismigasindonesia.com
Dan terima kasih kepada Bapak Tengku Syahdilan atas referensinya dan uraiannya di Milis Migas Indonesia.
Demikianlah sekilas mengenai pembentukan seorang piping engineer.
Dan kalau anda ingin berkarier di Bidang Piping, Hanya dengan Rp.500.000,- anda bisa mengikuti kelas Piping Engineering Online yang diasuh oleh Pujangga Piping .
Untuk Info Lebih lanjut silahkan hubungi. iwanadsaputra@yahoo.com.au atau pujanggapiping2012@gmail.com
Kuala Lumpur, 8 September 2011 at 09.26 PM
Referensi :
Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer" di Milis Migas Indonesia
Pengalaman Pribadi Penulis.
Saya suka dengan blog piping nya ini dan membuat saya tertarik untuk lebih mengenal lagi piping ini.Di kesempatan ini juga saya mohon penjelasan dari saudara moderator sebagai senior di bidang ini.Karena saya sama sekali buta dan awam di bidang ini.
BalasHapusBegini pak...apa basic dari piping ini kalau ingin mempelajari nya ?
Usia saya sekarang 33 tahun,latar belakang pendidikan STM - oUTOMOTIF.Saat ini saya bekerja di shipyard company di Batam.Apakah tidak terlambat bagi saya untuk belajar piping ini ?
Saya tertarik dengan piping karena saya ingin mempunyai keahlian yang bisa saya andalkan untuk mencari pekerjaan.Sebelumnya saya ingin ambil kursus drafter struktur namun saya batalkan karena saya lebih tertarik ke piping.Juga karena saya tidak mempunyai basic di struktur...trus sekarang saya berencana ambil kursus untuk Pipefitter dengan harapan saya dapat belajar dari dasarnya.Yang ingin saya tanyakan apakah betul ini yang menjadi dasar dari piping ? Terkadang saya merasa khawatir di karenakan umur yang sudah tidak muda lagi baru mulai belajar.
Saya juga mohon penjelasan nya dengan spesifikasi background saya,kira2 skill apa yang harus saya ambil...(saya berharap nanti dapat terjun di bidang oil dan gas dengan skill yang saya miliki)
Terima kasih banyak pak....semoga sering2 di upload materi piping nya khusus bagi pemula seperti saya.hehehe
Sukses selalu!
Pak Anonim karena Anda tak tulis nama Anda.
BalasHapusTerima kasih comentarnya..Dan sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar apa saja. Dan kali ini anda ingin belajar piping.
Kalau anda ingin belajar piping, kalau pipefitter arahnya kerja lapangan/site. bisa kerja di oil & gas, shipyard, dan semua yang berhubungan dengan piping. Ya istilahnya kalau kita bekerja di suatu project 80 persen ya piping.
Tapi mohon maaf berhubung background pendidikan anda tamatan STM, nampaknya ada baiknya ambil training pipefitter saja dahulu karena peluangnya lebih besar untuk bekerja. Karena kalau anda menjadi seorang drafter piping dan belum berpengalaman di piping, rasanya berat untuk mendapatkan secara cepat pekerjaan sebagai seorang drafter karena sepanjang yang saya ketahui, biasanya perusahaan lebih mengedepankan seorang drafter yang lulusan D3 atau S1. Tapi entah bila anda ada rejeki mungkin saja bisa anda jadi seorang drafter piping walau tamatan STM.
Tapi sebenarnya kalau jadi Drafter belajar saja sendiri yang penting ada komputer dan kalau materi pelajarannya bisa dicari diinternet atau bisa di beli bukunya.
Untuk software Autocad atau software drafting lainnya bisa saja di cari sendiri.
Kalau untuk mencari informasi tentang piping lebih lengkap lagi, coba kunjungi website-website yang saya cantumkan di "POPULAR LINK OF PUJANGGA PIPING" disisi kiri blog ini.
1. www.piping-info.blogspot.com
2. www.pipingdesign.com
3. www.pipingdownloads.blogspot.com
etc
semua website itu berhubungan dengan piping. Dan anda bisa belajar dari sana mengenai piping.
Salam,
Iwan Agung DS
Terima kasih Pak Iwan atas pencerahan nya.Semakin mantap rasanya untuk mengambil training pipefitter ini.Saya akan sering berkunjung ke blog ini.jangan bosan ya pak...heee
BalasHapusSama-sama Pak Yudie..Semoga Sukses dan Berhasil. All the Best for You, Bro..
BalasHapusSelamat pagi pak PipingPujangga, saya tertarik sekali dengan tulisan mengenai piping.
BalasHapusSaya merasa bersemangat kembali setelah saya membaca tulisan bapak di blog ini. Kenapa demikian, karena beberapa bulan lalu saya sudah pernah mengambil training skill PDMS di salah satu tempat di jakarta.
Tapi setelah saya mengambil training tersebut saya merasa bingung, karena dengan modal skill PDMS dan lulusan sarjana teknik mesin saya belum dapat kesempatan bekerja di bidang piping.
Selain itu,sering saya search job di internet dan informasi dari kawan, untuk menjadi piping engineer kebanyakan dibutuhkan experience work min 5 thn :(. Krna saya terhitung sebagai fresh graduate (lulus akhir tahun 2010) saya bingung, bagaimana harus memulai untuk mendapatkan experience work tersebut.
Oleh sebab itu, hampir setahun ini di sela-sela pekerjaan di perusahaan car manufacturing sebagai quality control, saya menyempatkan ambil training skill yang berhubungan dengan piping, seperti yang bapak tulis di atas. Saya sudah ambil PDMS, dan mungkin saya berniat untuk ambil training CAESAR II.
Saya mau banting steer nih pak untuk menjadi piping engineer :D.
Kira" apakah langkah yang harus saya ambil lebih jauh lagi? apakah saya tetap bekerja di perusahaan saya sekarang ini sambil menyempatkan training tentang piping?
Apakah bapak ada rekomendasi perusahaan mana yang bisa dibilang sebagai batu loncatan untuk fresh graduate supaya bisa memulai karir sebagai seorang piping engineer?
Mohon saran dan penjelasan dari bapak, dengan senang hati saya akan menyimaknya :)
Terima kasih
Best Regard
Berlian
Mas Berli,
BalasHapussebenarnya itu bukan tulisan saya, tulisan itu saya ambil dari millis migas Indonesia yang dibuat oleh Bapak Tengku Syahdilan dalam tulisan " Menjadi Good Piping Engineer". saya hanya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang pernah dapat semasa menjadi piping engineer.
Kamu geluti saja dulu posisi di manufacturing, sambil mencari-cari peluang di dunia migas. Dan kalau kamu ingin kerja di Oil & Gas, jangan terlalu berharap jadi client. cobalah dulu melamar kerja di EPC Company seperti Tripatra, Rekayasa Engineering, Istana Karang Laut, KBR, Nisconi dll. Dan lamarlah sebagai posisi piping engineer. Tapi kalau masih fresh ada baiknya coba melamar di Tripatra Engineering. Perusahaan tersebut bagus buat belajar bagi orang-orang yang masih fresh.
Anda ingin belajar Caesar II, tapi apakah anda sudah menguasai piping? Ada baiknya anda training ASME B31.3 dahulu dan pelajari dulu konsep ASME untuk process piping. Dan tentunya ilmu mengenai piping. Apa itu pipe, fitting, pipe support, valve dll.
Nanti dalam cv mu kamu buat juga kalau kamu familiar with piping design, familiar with PDMS, dan kamu sudah menguasai Autocad kah?
Kalau untuk perusahaan sebagai Batu loncatan ada baiknya jangan pernah berpikiran seperti itu seolah-olah anda yakin dengan kemampuan anda untuk kerja di oil & gas. Saran saya bilamana anda nanti bekerja di Oil & Gas , ada baiknya anda mengikuti aturan kontrak yang berlaku di perusahaan itu. Misalnya kontraknya 1 tahun atau 2 tahun. jadi kita harus mengikuti sampai berakhirnya kontrak. kecuali company itu tidak menginginkan anda kerja di company mereka atau tidak sesuai komitment di awal kontrak. Dan biasanya one month notice bila akan berakhir kesepakatan kontrak kerja.
Jadi itulah pendapat saya.
1. pelajari AutoCad (point utama)
2. pelajari PDMS (point lebih)
3. pelajari piping engineering (point utama)
4. pelajari Pipe stress analysis software (point lebih)
5. perbaiki cv dan tunjukkan anda bisa piping walau belum sempurna.
Tapi biasanya kalau lulusan S1 Teknik Mesin, saya sarankan anda melamar juga untuk posisi Mechanical Engineer karena piping merupakan bagian dari Mechanical Engineering static.
Jadi jangan terpaku dengan lowongan piping engineer, coba juga untuk posisi Mechanical Engineer, coba melamar kerja di EPC Company.
Mechanical Engineer Static (sesuatu yang tidak bergerak/ kaku) :
1. Piping
2. Heat Exchanger
3. Vessel /Column
4. Steel Structure
Mechanical Engineer Rotating (sesuatu yang bergerak/berputar)
1. Pompa
2. Compressor.
segitu saja dari saya ..dan All the best for you
Salam
Iwan
Mas Iwan...
BalasHapusWow, touching banget saran & pendapat dari mas Iwan. Ini membantu sekali, setidaknya semakin memotivasi saya untuk lebih giat lagi. Oiya, dmnakah saya bisa mengambil training ASME ?
Thank you & all the best for you.
salam
Berli
Kalau kamu domisili di batam, coba kamu hubungi
BalasHapusPT. Kiat Global Batam Sukses (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam,
Kalau kamu domisili di Jakarta
Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselenggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)
atau coba hubungi www.oilistitut.com
Kalau harganya menurut kamu mahal coba search di internet mengenai ASME B31.3. sebenarnya bisa juga otodidak. asal kamu rajin nongrong di depan komputer dan search segala hal mengenai ASME B31.3
Tapi kalau boleh saran coba aja kamu ikut training piping setidak-tidaknya kamu bisa punya teman yang lebih mengerti piping dan mungkin bisa memberi kamu info mengenai pekerjaan sebagai piping atau mechanical engineer.
siap mas, maturnuwun infonya :)
HapusSalam,
BalasHapusdear Pak PujanggaPiping
Saya sudah 3 Tahun lebih bekerja sebagai CAD Drafter di PT. Perdana Karya (salah satu Kontraktor Dept. E&C, VICO Indonesia). Sebelum dikontraktor Migas, saya pernah bekerja di Konsultan sebagai drafter juga. Saya sudah bisa AutoCAD 2D sejak 2006 (dulu Kul di Arsitektur n Tidak Tamat :)
Saya slalu terlibat dalam project Install new Flow Line (mmbuat As Built, Dokumentasi AFC Drawing, etc). Saya juga tidak jarang membuat As Built Drawing u/ In Plant Project (biasanya buat spool yg difabrikasi, atau revisi gambar).
Saya sedikit tau tentang ASME B31.3 n B31.8. Misalnya Scope-nya, level/Kelas.
Saya juga pernah kursus Fundamental PDMS 12 SP4 bulan juli 2011. Tapi hanya sedikit melakukan latihan, itu pun sebatas ROUTING PIPE di SITE STABILIZER TRAINING yg ada di PDMS.
Dari fakta diatas, apakah saya sudah bisa dianggap Familiar dengan Piping Desain, ASME n PDMS?
Trims atas Jawabannya
Regard
El
Pak EI terima kasih atas komentarnya di blog ini. Kalau sudah memiliki pengalaman selama 3 tahun di bidang piping seperti yang Bapak sebutkan diatas, saya rasa Bapak sudah cukup familiar di bidang piping. Cuma mungkin Bapak belum berani untuk apply posisi diatas level drafting, misalnya menjadi piping designer dan bilamana Bapak lulusan S1, ada kemungkinan Bapak bisa beranjak ke posisi sebagai Piping Design Engineer. Yang penting bapak punya keberanian untuk pindah kerja dan mencari pekerjaan diatas posisi sebagai drafter. Sebagai Piping Engineer pendidikan harus minimal S1 dan biasanya lulusan Teknik Mesin baik itu di Indonesia ataupun di Malaysia. Walaupun nantinya anda punya experience yang banyak di piping tapi anda belum S1, paling tinggi posisi anda adalah piping designer.
BalasHapusKalau boleh saya nilai untuk piping designer bolehlah bisa dikatakan familiar tapi untuk ASME B31.3 sebagai pemula dan PDMS, anda masih pemula.
Anda tak perlu belajar ASME B31.3 lebih mendalam karena itu tugas piping engineer. karena tugas piping designer hanya mendesign piping dan mereviewnya adalah piping engineer layak atau tidak layaknya suaatu design yang anda buat diterapkan di dalam suatu system operasi di Plant.
Kalau PDMS, anda termasuk masih pemula dan belum bisa dikatakan familiar karena anda masih belajar dan walaupun sudah tahu belum bisa dikatakan familiar, tapi tidak salah bila nanti anda memasukkan PDMS sebagai termasuk yang anda ketahui di dalam CV anda. Karena nantinya bilamana anda diterima di perusahaan yang memakai tenaga PDMS nanti anda pun diajari dan ditraining sesuai standard yang berlaku di perusahaan tersebut sebelum anda terjun secara aktif di PDMS Design. Ada baiknya anda melatih lagi membuat design piping dan mechanical pada PDMS. mencoba membuat design di dalam area yang ada piping dan equipment. Untuk belajar nggak usah lihat spec. dari pipa karena nanti bila anda bekerja sebagai PDMS Piping Design ada Administrator yang akan membuatnya. Tugas PDMS Piping Design hanya membuat routing pipa atau equipment berdasarkan lokasi yang diberikan. istilahnya membuat piping layout beserta equipment layout. Coba anda sering buka-buka youtube search PDMS disana untuk menambah wawasan anda di bidang PerPDMS an khususnya piping.
Demikianlah yang bisa saya tanggapi dari analisa saya mengenai anda.
Anda harus terus belajar dan belajar lagi, saya aja masih banyak belajar mengenai piping karena pengetahuan saya di bidang piping masih sedikit.
Demikianlah saya sampaikan.
Salam
Pujangga Piping
Trims ya pak :)
BalasHapusalhamdulillah, selasa nanti (13/3/2012) saya ada panggilan interview sebagai technician drafter di TOTAL E&P Balikpapan. Mungkin kalimat 'familiar with ASME' n sertifikat PDMS di CV saya menarik minat mereka u/ tau sejauh mana kemampuan saya.
Do'akan sukses ya pak PujanggaPiping.
Salam Kenal
Elham, 26 Kaltim
Pak Elham,
BalasHapusYa Mudah-mudahan berhasil. Tapi kalau boleh saran Familiar dengan ASME, ASME berapa saja soalnya banyak standard ASME. Kamu khan kemungkinan tahu ASME B31.3, B31.4 dan B31.8. Dan jangan lupa belajar juga ASME B16.5.
Tapi setahu saya yang menarik minat mereka adalah anda pernah bekerja sebagai drafter di project total dan mungkin juga PDMS karena ASME cakupannya untuk Engineer.
Tahu boleh tapi bukan berarti kamu punya kewajiban untuk familiar with ASME.
Yang penting kamu pelajari spec-spec yang berlaku di Total istilahnya Client Spec, gimana cara mendesign pipe support, piping layout, piping span, instrument atau lain-lain.
Tapi saya nggak tahu apakah Technical Drafter itu mencakup semua discipline baik itu piping, mechanical, E&I ataupun civil. kalau memang iya kamu pun harus belajar spec drafter nya Total. Khan setiap company berbeda mengenai Client Spec. Jangan lupa belajar P&ID dan kamu harus paham P&ID dan symbol-symbolnya. karena itu basic dari piping design.
kalau kamu memang interviewnya sebagai piping drafter, ada baiknya kamu :
1. mempelajari technical drafting yang ada di sana, kamu khan pernah kerja di sana sebagai drafter mungkin kamu sudah sangat tahu style dari perusahaan itu.
2. pelajari juga P&ID karena itu sebagai acuan kamu mendesign piping bila kamu nggak tahu P&ID jangan berharap kamu bisa diterima disana.
3. Pelajari Piping dan komponennya. misalnya pipe, valve, fitting, gasket (elbow, reducer), pelajari juga jenis sambungan.
4. nanti kamu akan diinterview bagaimana cara menggambar suatu system perpipaan dan bila mereka hanya memberimu P&ID coba kamu perhatikan piping specification yang dipakai dan hati-hati terhadap jenis sambungan. karena bisa saja sambungan itu welding, treaded atau flange.
5. Perhatikan juga drain and vent bilamana memang diperlukan pada suatu system perpipaan.
Saya rasa itu saja yang bisa saya share untuk anda dan semoga berhasil dalam interviewnya dan yang penting kamu tetap fokus dan jangan lupa berdo'a. All the Best For You, Elham.
Salam
Pujangga Piping
http://www.desaintourissetya.blogspot.com/
BalasHapusTerima kasih Pak Setya
BalasHapusSalam kenal Pak Pujangga Piping (Siapa sih namanya :))
BalasHapusMaaf Pak, hanya mau minta pendapat karena sedang agak bingung menentukan langkah selanjutnya.
Saya baru saja selesai training Welding Inspector Certified Migas dan Apitindo selama 9 bulan di salah satu kursus WI terbaik di Batam, kursus ini telah memberikan fundamental pengetahuan/ilmu yang kuat (setidaknya menurut saya) di dunia oil & gas, piping system, pressure vessel, structuring dll khususnya yang berhubungan dengan Inspection welding, NDT (Visual,MT/PT,Radiographic Interpreter dan -Ultrasonic Test)termasuk code dan standard : ASME B31.3, ASME XI, ASME VIII sec 1& 2, API 1104, API 650 (tank), ABS Rules, API RP2A dan lain-lain khususnya bagian yang berhubungan dengan Inspection dan examination-nya. Intinya kalau mau mengambil sertifikasi internasional seperti CSWIP atau BGAS atau ASNT/PCN seharusnya tidak terlalu sulit lagi hanya butuh tambahan uang dan waktu untuk lebih familiar dengan soal2-nya. Persoalannya adalah : Latar belakang saya dari politeknik elektro dan selama ini bekerja di bagian IT di Industri manufacturing plus usia sudah 34 th. Saya juga tertarik mendalami ilmu piping dan pressure vessel serta bisa autocad. Kira-kira dari sudut pandang bapak kalau saya mau investasi bagusnya di bidang mana? apakah mengambil sertifikasi untuk inspection (termasuk API 570) atau mendalami ilmu piping untuk jadi piping designer dengan mengambil kursus2 yg berhubungan dengan piping spt PDMS, Caesar dll? Goal utama saya adalah 4-5 tahun ke depan saya bekerja (lagi) di luar (negeri)dengan rate yang bagus -Sy pernah bekerja di Malaysia sbg System/IT Engineer. Terimakasih atas pandangannya Pak.. Sukses juga untuk bapak semoga cepat dapat kerja :)
Salam kenal juga Pak Candra, terima kasih atas supportnya agar saya bisa mendapatkan pekerjaan lagi.
BalasHapusKalau menurut saya anda nggak perlu mempelajati AutoCad, PDMS dan Caesar II karena menurut saya itu tidak ada hubungannya dengan background saudara yang lulusan politeknik Teknik Electro. tapi bilamana nantinya anda kuliah lagi dan ambil S1 teknik mesin. anda diperbolehkan mempelajari yang disebutkan diatas.
Anda pun pernah bekerja di Malaysia sebagai IT Engineer berarti anda sudah berpengalaman untuk bekerja di luar Indonesia.
Dan sekarang anda mengikuti training Welding Inspector Migas Certified, nah anda cobalah mendalami bisang QA/QC Inspector. Dan Certificate anda hanya punya WI dan kalau bisa anda coba cari kerja dengan certificate WI Migas yang anda miliki. Dan cobalah ambil lagi certificate untuk R.I, MT dan PT. Kalau nggak sanggup ikut yang CSWIP atau PCN yach ikutan yang ASNT. dahulu. Tapi usahakan Certificate WI nya ambil yang CSWIP 3.1, RI level 2 nya ambil PCN dan MT/PT nya ambil ASNT.
Kalau mau melengkapi lagi yach ambil certificate UT juga. Kalau memang anda ingin berkecimpung di bidang perinspectoran.
Dan janganlah mengangap untuk lulus CSWIP, PCN, ASNT itu mudah, kalau anda tidak pernah belajar dan belum berpengalaman di sana ada, ada baiknya tidak menganggap mudah. Anda bisa tanya dengan teman2 yang lulusan CSWIP, PCN atau ASNT, mudah atau susah mendapatkan certificate tersebut.
Untuk API 570 anda pun bisa ambil certificate itu dan setidak-tidaknya bila sudah mempunyai certificate API 570, anda bisa menjadi leader untuk inspeksi in service system perpipaan. Kalau API 570 ujiannya cukup mudah asalkan anda belajar sungguh2 karena semua soal pilihan ganda dan tidak ada ujian prakteknya. Tapi anda punya masa 3 bulan untuk membaca-baca Standard API dan ASME yang termasuk ke dalam ujian API 570 seperti API 570, API 574, API 571, API 577, API 578, ASME B31.3, ASME B16.5 dan ASME IX. Tapi kalau mau ikut ujian API 570 di Juni 2012 ini, perbanyak belajar API nya daripada ASMEnya.
Mungkin itu saja saran dari saya. Ada baiknya anda fokuskan diri kebidang perinspectoran yang berhubungan dengan Welding.
Kalau di dunia inspector, semua acuannya adalah Standard dan Code, jadi kamu tak perlu menghapal semua code dan standard yang penting kamu tahu saat mengecek system perpipaan dan bisa membaca isometric drawing, P&ID dan piping layout, karena inspector itu perpanjangan tangan dari engineer yang bertugas mengawasi suatu system piping construction agar setiap kontraktor yang mengerjakan di lapangan mengacu kepada Specification, Standard dan Code.
Itu saja dari saya, maaf bilamana kurang jelas karena background saya buka piping inspector tapi pernah ikut ujian API 570 tapi gagal.
Salam
Pujangga Piping.
Wah terimakasih atas advice dan masukannya pak, sy jadi tambah mantap untuk memilih fokus di bidang inspection. Sekalian kalau boleh minta tolong pak, kalau ada materi, contoh2 soal untuk ujian API-570 bisa disharing pak? kalau ada kirim ke email saya pak ke imsanked@gmail.com
BalasHapusMudah2an suatu saat dimasa depan kita boleh saling membantu..
salam,
Candra
Kalau Semakin Mantap yach Coba ikuti aja trainingnya di Batam, ada 2 lembaga yang mengadakan training API 570.
BalasHapusyaitu:
1. Ladwer Institute
Ruko Mega Legenda
Blok E1 no. 31
Telp : (0778) 7886660/7495024
Email : info_ladwer@yahoo.com
ATAU
2. Oil Institut
7th Floor,No. 705 Graha Pena, Batam Centre
Teluk Tering Nongsa, 29461
Tel : +62 778 467080
Fax: +62 778 467080
Mobile : +62 813 640 43266, +62 813 7273 1362
Email : infobatam@oilinstitut.com
atau kunjungi aja websitenya di www.api.org.
Kamu ikutan saja trainingnya, sekalian mencari teman di bidang perinspeksian di Batam. Karena di Batam berbeda dengan di tempat lain. Kalau nggak punya jaringan agak susah nampaknya mendapatkan pekerjaan sebagai inspector.
Salam
Pujangga Piping.
Siang Pak,
BalasHapusSaya masih kuliah tingkat 3, ambil teknik penerbangan, dan sangat tertarik sama piping. Saya mantap pengen jadi piping engineer.
Nah, untuk orang yg belum lulus kuliah tp ingin jadi piping engineer nantinya, enaknya dimulai dari mana ya pak?
Belajar Autocad dan mengenal ASME sampai lulus kuliah? Kemudian setelah lulus baru mengambil trainning?
Ohya, biasanya piping engineer itu backgroundnya teknik mesin ya? apakah teknik sipil, teknik industri, dan teknik lain2 bisa jadi piping engineer?
Trims blognya. Saya bookmark nih heheh. Maju terus buat pak Pujangga Piping :D
Salam,
A.V.
Mas A.V. terima kasih atas komentarnya.
BalasHapusAnda sekarang kuliah tingkat 3 di teknik penerbangan. Saya rasa anda fokus di dunia yang anda geluti yaitu di penerbangan. Maaf saya nggak begitu familiar dengan apa yang dipelajari di teknik penerbangan jadi belum bisa kasih gambaran untuk anda.
Tapi kalau menjadi piping engineer yach biasanya lulusan Teknik Mesin S1. Tapi mungkin saja bisa dari Teknik Kimia atau dari Teknik Civil, tapi yang biasa saya jumpai di Indonesia, orang piping engineer biasanya lulusan teknik mesin tapi kalau diluar Indonesia ada pernah saya jumpai, lulusan teknik civil atau teknik kimia yang menjadi piping engineer.
Maaf kalau saya bisa katakan piping engineer yang dibahas disini adalah piping engineer yang berhubungan dengan dunia Migas.
Bilamana anda ingin menjadi piping engineer dengan background teknik penerbangan rasanya nggak nyambung deh. Tapi anda bisa menjadi piping designer atau menjadi piping drafter ataupun piping inspector bilamana setelah anda lulus teknik penerbangan mencoba berkarir di dunia piping.
Dan untuk designer anda harus bisa menguasai teknik mengambar piping (isometric , piping plan dll) , bisa membaca P&ID, mengerti piping specification, dan kalau untuk ASME atau API , rasanya tidak perlu di pelajari namun bila anda berkeinginan berkecimpung di dunia piping inspector , spec dan standard API, ASME dll wajid diketahui.
Yang penting kamu jalani dululah kuliahnya dan dapatkan hasil dan nilai terbaik untuk kelulusan di Teknik Penerbangan. Dan bila anda ingin mempelajari piping juga dari sekarang tidak ada salahnya, mungkin di teknik penerbangan juga mempelajari teknik menggambar pakai AutoCad.
Kalau ASME nggak perlu dulu deh, kamu belajar AutoCad dan mengenai piping khan banyak buku-buku gratis yang bisa di download di internet dan saya pun sudah memasukkan beberapa link alamat yang berhubungan dengan piping.
Terima kasih sudah membaca di blog saya.
Salam
Pujangga Piping
Untuk tempat kursus piping AVEVA PDMS dan INTERGRAPH PDS & Smartplant. Silakan visit : http://www.oilgascourse.com.
BalasHapusPDMS training ataupun PDS Design Course-nya harganya terjangkau. :D
Malam pak pujangga, saya R.H dan saya bekerja di kontraktor migas. Yang mau saya tanyakan bisakah meniti karir di dunia piping dengan posisi saya yang hanya sebagai rigger. Saya begitu interest dan banyak searching perihal piping di internet. Umur saya 32th. Mohon pencerahannya pak pujangga.
BalasHapusTrims R.H
siang pak R H
BalasHapusnggak ada yang tak bisa di dunia ini asalkan kta berusaha dan fokus dengan apa yang ingin kita pelajari
kalau anda jadi rigger, yach belajarlah dengan teman2 pipe fitter yach mungkin kalau nggak punya skill di piping bisa jadi helper piping atau fitter 3 dulu.
tapi kalau anda ingin menjadi piping designer atau engineer yach belajar Cad drswing dan saat ini yang biasa digunakan adalah Autocad
tapi bavkground anda sendiri sarjana atau bukan?
kalau anda sarjana teknik mesin peluang jadi piping enegineer sangat besar tpi bil bukan peluag anda biasanya sampai designer piping
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusselamat pagi pak pujangga piping...saya mahasiswa teknik mesin...saya mau bertanya untuk mendesain pipa yg menghantarkan steam dari boiler menuju turbin itu kode apakah yg dipakai...memakai b31.1 atau b31.3. Saya masih bingung tentang penggunaan kode nya. Terima kasih sebelumnya..
BalasHapusSelamat Pagi juga, Anonim.
BalasHapusKalau untuk boiler pakai saja ASME B31.1 (power piping) bukan pakai ASME B31.3 karena B31.3 itu untuk process piping.
b31.1 ya pak...selama itu boiler ya pak..tidak berpengaruh apakah itu steam untuk turbin pembangkit (power) atau steam untuk utility plant...tetap memakai b31.1...untuk material selection ny punya referensinya pak.? terima kasih sebelumnya atas respon bapak..
BalasHapusYa dibaca dulu saja ASME B31.3 nya Bro..Khan biar paham dululah..Disitu pun disebutkan juga mengenai materialnya.
BalasHapusKalau dicari di mbah google mengenai B31.1 adalah seperti ini Power Piping (piping for industrial plants and marine applications). This code covers the minimum requirements for the design, materials, fabrication, erection, testing, and inspection of power and auxiliary service piping systems for electric generation
stations, industrial institutional plants, and central and district heating plants. The code also covers external piping for power boilers and high temperature, nhigh-pressure water boilers in which steam or vapor is generated at a pressure of more than 15 psig and high- temperature water is generated at pressures exceeding 160 psig or temperatures exceeding
2508F.
Kalau untuk referensi material selection coba aja search di Amazon.com buku Judulnya "piping material guide" by Peter Smith. tapi biasanya boiler pakai ASTM 333 dan ASTM 335. tapi dicheck dahulu mana tahu saya salah.Salam
ok pak terima kasih penjelasanya...soalny saya pernah baca sekilas2 ttg skripsi pipe steam boiler tp ada jg perhitungan yg diadop dri b31.3 (hanya sekilas).. disini agak membingungkan saya..jd saya pastikan langsung tanya sama bapak masternya piping disini..he2..ini bwt skripsi saya pak...setelah lu2s saya jg minat ambil course stress analysis..terima kasih..salam
BalasHapusSaya biasa pakai ASME B31.1 untuk pipa di boiler, kalau ada juga yang pakai ASME B31.3, saya kurang tahu juga yach, karena saya masih belajar piping juga nich.
BalasHapusKalau dari Mbah Google untuk ASME B31.3, Process Piping. This code covers the design of chemical and petroleum plants and refineries processing chemicals and hydrocarbons, water, and steam. It contains rules for the piping typically found in
petroleum refineries; chemical, pharmaceutical, textile, paper, semiconductor, and cryogenic plants; and related processing plants and terminals.
The code prescribes requirements for materials and components, design, fabrication, assembly, erection, examination, inspection, and testing of piping.
This code applies to piping for all fluids, including (1) raw, intermediate,
and finished chemicals; (2) petroleum products; (3) gas, steam, air, and
water; (4) fluidized solids; (5) refrigerants; and (6) cryogenic fluids. Also
included is piping that interconnects pieces or stages within a packaged
equipment assembly.
Apa di skripsi itu ambil yang point no (3) yaitu gas, steam, air and water. tapi setahu saya pipa-pipa tersebut bukan untuk ke arah boiler atau turbin. Coba lihat lagi aja di skripsinya secara utuh apakah pipa itu sudah masuk ke kawasan ASME B31.3 atau masih dikawasan ASME B31.1.
Kalau mau ambil course stress analysis juga bagus, Bro..banyak lembaga training yang ngadain baik di Jakarta atau di Bandung. Kalau saya dulu belajar di oil institut. www.oilinstitut.com
pak saya mau tanya untuk lulusan politeknik d3 teknik mesin,apakah bisa menjadi piping engineer atau sampai piping designer saja?
HapusAnonim, kalau untuk lulusan D3 teknik mesin, sebenarnya bisa saja menjadi piping engineer tapi mungkin di construction engineer. Dulu pernah ada teman saya lulusan D3 tapi kerja sebagai piping engineer di EPC Company sebagai Senior Piping Engineer tapi experiencesnya diatas 10 tahun.
BalasHapusTapi akhirnya 2 teman itu ambil kuliah S1. Tapi pada umumnya jarang perusahaan merecrut lulusan D3 untuk jadi Piping Engineer.
pak pujangga piping yg saya hormati.saya dulu pernah bekerja di perusahaan manufacturing kira2 15 th,nah sekarang saya mau masuk ke fabrikasi.ilmu yang saya pelajari piping engginer di kiat global..berdsarkan hal diatas kira2 bagian apa yang bisa saya lamar untuk di pabrikasi,sementara ijazah slta-ipa,mohon saran dan tips.terima kasih.
BalasHapusTerima kasih atas pertanyaannya.
BalasHapusSebenarnya untuk menjadi piping engineer backgroundnya harus minimal S1 Teknik Mesin atau Civil. Kalau anda pendidikan terakhir SMA - IPA.
Sebenarnya kalau untuk dunia pabrikasi, posisi yang anda lamar yach pipe fitter atau kalau anda bisa menggunakan software PDMS dan AutoCad, anda bisa melamar posisi piping drafter atau piping designer.
Sebenarnya bila anda ingin masuk dunia pabrikasi dan anda lulusan SMA, ada baiknya ambil training Welding Inspector, atau yang berhubungan dengan pekerjaan pabrikasi. Khan di Kiat Global banyak pilihan training. Pipe Fitter dan Welding Inspector.
Salam
pak pujangga.....saya mahasiswa teknik mesin dari slah satu PTN di sumatera....saya ingin bertanya ...gini pak...di teknik mesin itu kan ada pembagian jurusan lagi ..ada konversi energi.material,konstruksi,dan produksi, apakah piping engineering harus berasal dari jurusan konstruksi saja?
BalasHapusbagaimana jika saya siswa dari konversi energi (tidak harus konstruksi) ingin berkarir di piping engineering?apakah prospeknya bagus??
sekian dan terima kasih
Mas Anonim,
BalasHapusSebenarnya kalau dilihat dari lowongan-lowongan kerja yang bertebaran di Indonesia, selalu menuliskan Sarjana Teknik Mesin dan nggak pernah mencantumkan Sarjana Teknik Mesin Konstruksi atau Konversi. Jadi syah-syah aja mas ambil konversi energi dan setelah lulus ingin menjadi piping engineering.
Kalau bicara prospek kerja di piping engineering kalau menurut saya sangat bagus. Coba aja search di google yang mencari piping engineer..pasti banyak karena di dalam pabrik sekitar 60% adalah merupakan komponent piping.
Pak, Saya Ingin menanyakan, saya seorang lulusan Teknik Informatika berusia 23 tahun.
BalasHapusIngin mempelajari Piping, kalau dapat sih PDMS Administrator..
Saran anda, supaya saya dapat kerja di oil and gas company, apa yang harus saya ikuti kursusnya?terima kasih pak.
Piping dan PDMS Administrator itu berbeda description of job nya. Kalau mau jadi PDMS Administrator itu yach harus ikut kursus PDMS Fundamental dulu di salah satu lembaga training di Indonesia. misalnya di Oil Institut (www.oilinstitut.com).
BalasHapusTapi untuk menjadi PDMS Administrator itu bukanlah mudah seperti yang dibayangkan karena setidak-tidaknya harus punya experiences sebagai PDMS Designer dulu atau paham PDMS, minimal 3-4 tahun.
Dan setelah itu baru coba apply PDMS Administrator.
Kalau anda lulusan bukan dari Teknik walaupun anda S1, kalau ingin belajar piping, ada baiknya belajar/training software juga seperti, AutoCad dan PDMS. Dan minimal harus dari basic dahulu yaitu jadi Piping Drafter. Karena anda masih muda, ada baiknya belajar sambil bekerja.
Atau anda coba juga di bidang Inspeksi Teknik, bila anda ingin masuk dan cepat bekerja di OIl & Gas.
Pak pujangga yg saya hormati, sekarang saya bekerja di salah satu pabrik kelapa sawit di indonesia selama 2 thn, posisi saya sebagai maintenance engineer. saya lulusan S1 teknik Industri dan umur saya 29 thn.Yg ingin saya tanyakan adlh adakah peluang saya utk dpt kerja sbg piping engineer? bila ada, apakah langkah2 yg harus saya lakukan utk menjadi seorang piping engineer? Terima kasih.
BalasHapusSelamat Siang Pak Pujangga,
BalasHapusSaya Robert seorang drafter pada perusahaan swasta di jakarta,saya ingin bertanya kepada pak pujangga, pada fitting (elbow,tee) dapatkah di pasang drain ?
mksdnya pada elbow atau tee tersebut di buat drain dengan di riser pada fitting tersebut..
mohon infonya pak pujangga, dan terimakasih banyak.
asalamualaikum mas iwan
BalasHapussaya mahasiswa teknik mesin semester akhir,saya mau tanya mas, bagaimana analisa statik stress pada caesar pada pipa dengan insulasi dan jacket, parameter apakah2 yg harus ditambahkan dari sebelumnya hanya input pipa main core saja, untuk skripsi saya mas,terima kasih banyak mas atas jawaban dan bantuannya, semoga Allah selalu memberkati dan memudahkan langkah kita semua...amien
Anonim 1.
BalasHapusKalau anda kerja di PKS, sebenarnya bisa aja jadi piping engineer tapi nampaknya background pendidikan anda yang Teknik Industri nampaknya menjadi kendala untuk menjadi piping engineer. karena biasanya untuk piping engineer , lulusannya dari teknik mesin atau teknik sipil.
Tapi kalau anda ingin belajar piping design yach bisa-bisa saja Pak..Dan mencoba berkiprah jadi piping engineer untuk construction project. Tapi yach belajar sendiri saja Pak..khan banyak bisa dilihat di youtube atau di google.
Tapi kenapa tak terusin kerja di PKS, Pak..khan siapa tahu jadi Askep dan akhirnya menjadi Manager Pabrik Kelapa Sawit. Tapi memang lebih besar kerja di Oil & Gas gajinya tapi kalau di PKS khan yang besar bonus tahunannya bisa 12 bulan gaji..
Anonim 2,
BalasHapuskalau boleh tahu servicenya apa, tekanannya berapa ? coba lihat codenya dan standardnya?
Bisa kah pakai sambungan Olet, baik elbolet atau diriser gitu..atau tidak.
Soalnya kalau kita design refer ke code dan standard serta client spec.
Tapi kalau pipa air, saya rasa bisa saja.
Anonim 3..
BalasHapusMohon Maaf saya nggak bisa jawabnya mas..karena ilmu pipe stress saya masih minim. coba mas search saja di google , blog-blog yang berhubungan dengan piping stress. lagipun saya belum pernah kerja di offshore..
Pak pujangga, saya lulusan Tek Kimia di PTN favorit, umur sy 29th. Saya lulus cukup lama dg ipk yg tidak memuaskan, hny pas buat lulus. Dulu saya bayak ga ngerti dengan kuliah saya ini, akhirnya sy kerja diluar bidang saya. sekarang saya lagi nganggur n tertarik untuk beljar piping dari 0. rencanya sy mau ikut training piping drafting. mnrt pak pujngga apa lgkh sya ini sdh tepat? trus jika nti saya diterima sbg drafter apa yg harus sy bilang y mengenai backgrond pndidikan sy ini? apa sy tidak usah mencantumkan lulusan S1? trims sebelumnya
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh penulis.
BalasHapusgmn mnurut pak pujangga ttg pertanyaan sy tgl 10 januari itu?
HapusMas Anonim,
BalasHapusAnda lulusan TK dengan IPK yang tidak memuaskan, kalau memuaskan itu diatas 3, kalau tidak memuaskan berarti di bawah 3 dong???
Mengerti atau tidak mengerti apa yang dipelajari selama anda kuliah, nggak usah dipikirkan lagi yang penting selama anda akan belajar lagi dengan sesuatu yang baru, hendaknya anda bisa fokus dan tekun dalam belajar dan memahami sesuatu. Karena apa yang dipelajari selama anda kuliah dengan selama bekerja sangat berbeda. Jadi asal anda punya kemauan untuk belajar dan maju demi masa depan anda, semua itu akan bisa diatasi.
Kalau anda ingin belajar piping drafting yach bisa saja dan tidak ada masalah..Silahkan saja, saya rasa banyak lembaga training yang training tersebut baik di Jakarta atau di Batam. Dan training tersebut bagus bilamana pun anda akan diajarkan cara membaca P&ID dan cara mengenai piping system. sebelum anda terjun kembali ke bidang anda yang sesuai dengan background anda dari Teknik Kimia.
Tapi nanti anda kalau punya waktu pun coba ikutan training untuk menjadi Process Engineer, seperti training Hysis. nanti bila anda menjadi proces engineer tentunya salary anda bisa lebih baik daripada anda menjadi piping drafting.. tapi semua itu ada processnya.
Untuk menjadi drafting piping dan melamar posisi drafting tersebut , lampirkan saja pendidikan anda terakhir S1, karena sekarang rata-rata perusahaan mensyaratkan seorang designer atau drafting minimal D3 dan kadang bahkan S1. malah ditempat kerja saya dahulu, rata-rata drafter saya berpendidikan S1. setidak-tidaknya itu akan menjadi nilai tambah untuk anda di company anda.
Saya punya teman dan dulunya dia seorang drafter piping disalah satu perusahaan di Jakarta dan berpendidikan S1, setelah setahun dia bekerja perusahaan tersebut dan banyak ilmu diperoleh selama dia bekerja di sana. akhirnya setelah setahun dia melamar posisi engineer dan Alhadulillah diterima. dan sekarang sudah menjadi Lead Engineer. Tapi dia sabar dan mengikuti process di dalam hidupnya. '
Memang ada kalanya orang bisa langsung bekerja seperti yang dia mau, misalnya seorang lulusan S1 Teknik langsung bisa menjadi seorang Engineer tapi ada kalanya Seorang lulusan S1 teknik harus menjadi drafter dahulu kemudian menjadi Designer sebelum menjadi seorang Engineer..
BalasHapusNah untuk anda sendiri, anda belajar piping drafter dan anda bekerja untuk melamar menjadi piping drafter dan selama anda bekerja anda bisa menggambar P&ID, membuat piping plan design, membuat isometric drawing dan gunakan waktu anda dalam satu tahun untuk belajar tahu tentang dunia piping dan instrumentasi sambil anda sedikit belajar mengenai process design.
Sambil anda bekerja dan coba setelah 6 bulan anda bekerja, anda cari training mengenai Software Process Design Hysis dan process engineering software lainnya yang dibutuhkan didunia engineering.
Dan setelah satu tahun anda bekerja menjadi piping drafter atau designer tapi anda sudah tahu cara menggunakan Software Hysis dan membuat P&ID, cobalah anda melamar menjadi Process Engineer..Bilamana itu memang rejeki anda, anda bisa kembali ke bidang process enginer yang sesuai dengan background anda TK.
Intinya Sabar, tekuni, belajar.
Di dalam hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Semua itu mungkin terjadi asalkan anda mau belajar dan tidak malas. Contohnya saya, saya di Indonesia dan di Malaysia menjadi Seorang Piping Engineer bahkan Senior Engineer tapi saya di Australia saat ini saya hanyalah seorang Office Boy (Cleaner), karena saya tidak bisa bekerja di sini untuk menjadi seorang piping engineer karena saya harus mengikuti beberapa training yang berhubungan dengan standard Australia dan menjadi member Engineer Australia, dengan menjadi seorang Cleaner, saya harap saya bisa mengumpulkan uang untuk mengikuti beberapa training di Australia dan Insya Allah dengan kemampuan dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti training Engineering di Australia, tahun depan saya targetin untuk bekerja sebagai seorang piping engineer atau mechanical engineer kembali di Australia.
Dan Saya buat training Online yang dulunya seharga Rp. 500 ribu dan Rp. 800 ribu tujuannya adalah agar saya tetap bisa ingat dengan ilmu piping saya. Dan dari hasil training tersebut 80% saya kirimkan kepada 3 anak yatim yang ada di Bandung, yang setiap bulannya saya kirimkan sekitar Rp. 500.000,-. disamping saya mendapat pahala juga dan peserta training yang saya adakan pun mendapatkan pahala dan rejeki dari Allah. (Who never knows) walau secara langsung para peserta tidak memberikan bantuan untuk anak yatim.
Tapi itulah kadang kala saya nggak punya waktu untuk membuat materi training berhubung pekerjaan saya sebagai cleaner memerlukan waktu 10 jam - 12 jam perhari. start kerja jam 9 pagi dan pulang ke rumah jam 8 malam. Dan banyak peserta bisa memahami tapi ada kalanya peserta tidak memahami. Tapi itu wajar karena mereka membayar biaya training.
Demikianlah komentar saya dan semoga anda bisa cepat mendapat pekerjaan kembali.
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam hidup kita esok, tapi yang penting bagi kita adalah kita setiap hari selalu berusaha dan belajar.
Salam
Pujangga Piping.
Assalamualaikum
BalasHapusMas Pujangga Piping,
Terus terang setelah membaca comment mas yang rela bekerja sebagai OB di australia sambil belajar dan men-TARGET-kan akan kembali kerja disana sebagai piping engineer, semakin membuat saya yakin untuk kembali menggeluti dunia piping lebih dalam lagi.
Sedikit tentang biografi saya, saya lulusana S1 Teknik Mesin, pernah ikut kursus mechanical&piping design, caesar II (belum lulus), dan pernah kerjsa sebagai drafter electrical (belum nyambung dgn BG saya)dan setelah kurang lebih 2 thn kerja saya pindah tempat kerja dan "celakanya" saya pindah ke bidang grafis design sampai saat ini (4thn) karna terbujuk dgn iming2 gaji yg besar tp akhirnya saya gak bisa berkembang dan gajinya jg gak berkembang.
Saat ini usia saya sudah 30thn dan berharap bisa bekerja sebagai piping drafter untuk first start to buy back my dreaming to have work in oil&gas industry as piping engineer and more higher in the future.
Saat ini (awal feb 2013) saya sudah mulai mengulang kembali membaca dan mempelajari ilmu piping yang sy dapatkan ditempat kursus dan bnyk mengunjungi teman yg sedang bekerja di bidang piping maupun mechanical.
Mohon saran dan masukan dari Mas pujangga piping . . .
Terima kasih sebelumnya semoga saya juga bisa berkarya sambil beribadah kepada Allah swt seperti mas pujangga piping ini.
Sekali terima kasih dan mohon masukan & saranya :)
Wassalam,
septo982@gmail.com
Mas Septo,
BalasHapusSebenarnya jawaban atas pertanyaan mas sudah pernah saya bahas di dalam comment2 saya di topik ini karena banyak juga teman-teman bertanya mengenai hal seperti mas. Mas bukan sendirian mempunyai permasalahan mengenai posisi yang tidak sesuai dengan keinginan atau sekolahnya, tapi mungkin karena keadaan dan niat untuk menghidupi keluarga menjadikan kita harus menerima apapun pekerjaan yang ada dan posisi memang tidak bisa memilih dan kesempatan hanya datang satu kali.
Seperti mas sekarang, sudah mulai membuka-buka lagi buku mengenai piping dan sudah mulai bejar piping lagi. Dan memang tahap awal harus mulai melamar yang posisi drafter to banyak juga drafter yang lulusan S1. Tapi setelah anda dapa pekerjaan sebagai drafter yang penting ada hubungan dengan oil & gas lah company nya, karena ada sebagian company oil & gas yang tidak mengkhususkan seorang drafter untuk mengerjakan suatu bidang misalnya piping atau mechanical saja. Tapi nanti anda sambil belajar menggambar piping dan mendesign piping dengan melihat standar2 piping design yang dipakai di dunia perpipingan, mulailah coba-coba melamar sebagai piping engineer atau piping designer. mudah-mudahan ada rejekinya di sana. tapi pekerjaan lama jangan dilepaskan sebelum mendapat pekerjaan yang lain.
Semoga apa yang dicitakan mas septo bisa cepat dikabulkan Allah. Amin
Salam kenal mas pujangga,
BalasHapusmau minta pendapat, sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan EPC dari korea, posisi saya sebagai piping field engineer dan saya cuma lulusan SMA sering kali kalau apply lowongan pekerjaan ke salah satu perusahaan kalah bersaing dengan yang sarjana walaupun mereka fresh graduate,
saya belajar piping dari helper,fitter,drafter akhirnya bisa sebagai field engineer
apakah saya perlu kuliah lagi untuk menunjang karir saya atau memang sudah terlambat karna umur sudah kepala 3.
mohon pencerahanya dan solusinya.
Salam Kenal juga,
BalasHapusKalau pendapat saya, memang nampaknya tidak bisa anda melamar posisi engineer di Indonesia atau Malaysia sebagai Engineer berhubung pendidikan anda masih lulusan SMA. Dan nampaknya memang berat bila jadi engineer apalagi di Engineering Company karena biasanya memang harus minimal S1.
Kalau Site Engineer, setahu saya memang bisa diambil oleh orang yang pendidikannya bukan S1, tapi biasanya mereka mempunyai pengalaman kerja yang banyak. saya banyak punya teman orang asing yang rata-rata pendidikannya SMA tapi posisi engineer dan kebanyakan memang tidak di Engineering Design.
Kalau mas mau kuliah lagi yach, silahkan, khan tidak ada salahnya untuk belajar lagi.maksudnya biar kalau melamar kerja tidak ada kendala di Ijasah terakhir.
Salam
assalamualaikum mas pujangga..salam kenal..ini saya mempunyai ketertarikan untuk kerja di oil dan gas,tapi saya mempunyai background teknik industri. dan saya ingin mengikuti training oil dan gas yg ada di batam. saya disarananin untuk ngambil training piping engineer.apakah menurut mas itu cocok buat saya, dan saya nggak ada basic sama sekali.jd menurut mas gimana bgusnya?mksdnya untuk karir ke depannya..terimakasih sebelumnya mas
BalasHapusMas Anonim,
BalasHapusKalau bicara mengenai dunia Oil & Gas,..bila anda backgroundnya Teknik Industri..nampaknya bila ingin menjadi piping engineer rada berat karena biasanya untuk di Indonesia sendiri..background untuk menjadi piping engineer adalah dari Teknik Mesin atau Teknik Civil.
Tapi bila anda ingin masuk dunia Oil & Gas , kenapa tidak memilih untuk ikut training menjadi Inspector misalnya Welding Inpector? Saya rasa itu yang bisa lebih berpeluang bagi anda untuk masuk ke dunia Oil & Gas..
Tapi bila anda tetap berharap menjadi piping engineer ada baiknya anda mulai merintis menjadi piping drafter trus piping designer kemudian menjadi piping engineer..Karena untuk menjadi Piping Engineer dengan background di luar TM dan anda belum berpengalaman di bidang piping rasanya sangat berat. Itu menurut pendapat saya.
Jadi seperti saran saya diatas ada baiknya anda ikutan Training Inpector dan semua itu juga banyak di Batam.
Jadi Kalau menurut pendapat saya kalau secara umum bidang ilmu yang mungkin bisa anda ikuti trainingnya dan punya peluang langsung masuk kedunia oil & gas adalah :
1. Training Inspector (Welding Inpector tapi untuk menjadi WI juga kalau bisa dilengkapi dengan R.I)
2. Project Management (Pelajari MS Project, Primavera)
3. Construction Engineer tapi biasanya dicari yang berpengalaman di bidangnya nah ini pun bisa juga anda mengikuti training piping engineering. tapi karena anda belum berpengalaman disana nampaknya perlu waktu dan mulai dari dasar..
4. Tapi yang terakhir bila anda ingin masuk di dunia oil & gas perlu banyak bergaul atau punya teman yang bekerja di Migas. Misalnya ikutan Millis MIgas Indonesia, ikutan training-training yang berhubungan dengan dunia oil & gas.
Itu saja saran saya..
Jangan lupa like yah?
Salam
mas pujangga saya mau tanya background saya S1 t.mesin sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan konsultan ME gedung di bidang plambing & fire 2 thn saya sudah sangat familiar dengan autocad dan saya sanat tertarik dibidang piping dan ingin berkarir di bidang piping ya sukur2 saya kerja di bidang migas....
Hapuslangkah awal yang harus saya mulai apa ya???
rencananya sih saya mau kursus tapi masih bingung mau ambil cesar II atau PDMS.....
baiknya gimana ya mas pujangga???
mohon pencerahannya terima kasih.....
Mas Dadan,
HapusSaya juga pernah menanggani project untuk plumbing dan fire system di oil & gas..Dan sebenarnya tidak ada terlalu jauh berbeda dengan Fire system dan Plumbing di Gedung. Mungkin bedanya sedikit di material karena mungkin digedung banyak pakai galvanis atau PVC dan kalau di oil & gas (on plot) pakai material carbon steel dan kalau di Offplot tentunya materialnya berbeda lagi. Dan mungkin juga standard OSHA yang digunakan juga lain tapi intinya tetap sama yaitu mencover areal kebakaran serta mendistribusikan air ke plant.
Kalau anda Engineer ada baiknya ambil dahulu training Caesar II dan setelah itu ambil PDMS karena anda khan baru mau terjun kedunia oil & gas dan setidak-tidaknya belum berpengalaman tapi dengan sertificate Caesar II dan kemahiran anda di bidang Autocad, mudah-mudahan anda bisa berkarya di dunia oil & gas. Tapi tahap awal kerja di Oil & Gas, terima dahulu berapa salarynya asalkan cukup dahulu untuk kehidupan sehari-hari yang penting dapat pengalaman bagaimana cara mendesign suatu piping system.
Yang jelas untuk dunia piping baik itu di Gedung atau di Oil, Gas atau di Power Plant atau diindustri lainnya, selalu menggunakan istilah panjang potong dan pendek sambung.
Assalamualaikum,
BalasHapusMas Iwan
Saya masih belajar mohon penjelasanya mengenai beberapa istilah di bawah ini :
1. piping crossing (road crossing, pipe crossing, river crossing)?
2. water hammer
3. sloop pd piping
Atau apakah ref. untuk istilah di dunia piping/pipeline. Terima kasih sangat sebelumnya :)
Permisi mas , saya ingin bertanya mas saya tertarik didunia piping drafter dan design ,saya lulusan smk tek.gambar bngunan umur saya 19 apa bisa ya saya belajar didunia piping drafter dan design setelah itu terjun di bidang kerja piping ,apa aja yang harua saya mulai beljr ya mas ,mohon sarannya
BalasHapusThank
Untuk Art the tory..
BalasHapusUntuk jawaban atas pertanyaan anda bisa anda search di Internet dahulu sebelum saya jawab.
Untuk Mas Firman,
BalasHapusBila anda ingin terjun ke dunia piping drafter , ada baiknya anda pelajari tool-tools dalam teknik penggambaran. Mungkin sebagai langkah awal anda bisa belajar AutoCad yang biasa umum dipakai di dunia piping drafter tapi ada juga software lainnya yaitu MicroStation tapi software ini jarang dipakai secara umum. Dan setelah itu sambil belajar piping symbol dan piping juga yang berhubungan dengan piping. Dan setelah itu anda bisa pelajari PDMS. Tapi jangan lupa lanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dan ambil teknik mesin bila anda ingin meningkatkan karier dan salary anda.
Mas klo saya ambil pendidinkan ke jenjang s1 dan tek.sipil ga bisa ya mas
BalasHapusKalau di Indonesia, bila anda lulusan teknik civil ada kemungkinan gagal di seleksi awal untuk jadi piping engineer. kecuali anda mulai dari dasar yaitu drafter dan di bidang Construction. soalnya di Indonesia, untuk piping engineer harus lulusan teknik mesin bila masuk ke engineering consultant.
BalasHapusOh seperti itu ya, berrti klo sya ambil civil percuma ya mas msuk di dunia piping drafter dan engineer ..
BalasHapusMas apa harus punya lulusan srjana tek.mesin ya masuk ke dunia piping drafter dan design.
Thank
Nggak juga mas, bisa juga kok jadi piping drafter, tapi bila mau jadi piping engineer yach nasib nasiban..lah. karena kadang bisa, dan kadang tidak bisa. tergantung company nya.
BalasHapusTapi kalau di Australia, piping engineer kebanyakan dari civil engineering background
wah saya sangat terinspirasi dengan tulisannya..., walaupun saya bagian minat k bagian structure.., sya masih kuliah dan ingin sekali masuk bidang EPC , saya ingin bertanya perbedaan antara piping engineer dan piping designer itu apa ya ? apa dari Penghasilan jauh berbeda padahal Basic pendidikan kan sama-sama dari s1 teknik mesin atau teknik lainnya...
BalasHapusregards
Jika saya lulusan tek.civil, Brrti saya bisa jdi piping drafter atau piping design ,, klo di civil engineering bisa tapi nasib" an ya mas....
BalasHapus