Rabu, 10 Agustus 2011

BERBURU PDMS, SEBUAH CERITA DI MASA LALU

Kalau saya ingat-ingat mengenai perburuan PDMS di masa lalu, rasanya rada kesel juga karena hanya dengan waktu 30 menit saja, uang 2 juta digadaiakan hanya untuk mendapatkan copy dari PDMS yang diinstalkan di laptop..

Sejak tahun 2006 saya sudah mengenai yang namanya PDMS, tapi waktuitu saya hanya tahu kulitnya saja yaitu PDMS dan saya nggak tahu maksud dari PDMS itu apa dan saya check dan search kalau PDMS itu kepanjangan dari Plant Design Management System. Nah saya bingung kok ada embel-embel managementnya segala katanya ini software piping untuk membuat 3D piping tapi kok pake management segala berarti ini software sangat complex dan cukup aneh dalam bayangan saya waktu itu..

Dan untuk menutupi rasa penasaran saya maka saya pun mulai berburu PDMS , saya search di internet dan masih juga belum puas arti dari PDMS dan saat itu pun saya nggak ketemu makna sesungguhnya dari PDMS. Dan saya pun akhirnya bertanya di dalam forum Millis Migas Indonesia dimana saya bergabung sebagai member sejak tahun 2006. Dan akhirnya saya menemukan banyak jawaban dan akhirnya saya pun bertanya mengenai softwarenya.. Dan waktu itu memang saya betul-betul nggak mengerti makna dari PDMS jadi saya pun mencai crack crack an software PDMS dan mulainya ada yang menawari via japri software PDMS dari harga 3 juta sampai ke harga 1 juta. Dan dengan harga 3 juta, anak jakarta yang menawarkannya dengan alasan akan diberikan copy softwarenya dan tentunya saya menolaknya karena saya cuma ingin tahu saja dengan software PDMS dan tentunya harga 3 juta masih cukup tinggi. Dan dalam beberapa hari saya mendapatkan tawaran-tawaran via japri dan tentunya saya sangat berterima kasih sekali banyak teman-teman yang mau bantu saya dalam mencari software PDMS yang waktu itu masih sangat langkah. Dan anhenya waktu itu saya masihbeum paham apa itu PDMS dan dalam bayangan saya akan belajar management seperti belajar Primavera atau MS Project.

Dan akhirnya ada anak Batam menawarkan harga 1 juta da hanya install saja dan dia akan mengajarkan cara menggunakan PDMS dan akhirnya setelah dipikir-pikir saya pun setuju denagn harga tersebut karena bagi saya harga tersebut cukup terjangkau tapi masalahnya saya harus ke Batam untuk mendapatkan software tersebut. Karena keinginan saya cukup kuat untuk mendapatkan PDMS itu maka akhirnya saya pun menyetujui untuk bertemu dengan penjual di Batam dan kebetulan ada teman akrab saya ingin ikut untuk mendapatkan software tersebut.
Dan saya tanya ke teman di Batam tersebut ada teman saya yang mau install PDMS juga dan dijawab ya harus bayar 1 juta juga dan kahirnya kami pun setuju.

Jadi kami pun berangkat ke Batam dan sebelumnya saya menghubungi paman saya di Batam mengenai kedataangan saya dan kami pun dijemput di Bandara Hang Nadim. Dan kami pun menginap di salah satu hotel yang berada di Nagoya. Dan Paman ku bertanya ada apa ke Batam dan saya jawab mau ada perlu dan berhubungan dengan kerjaan. Tapi saya nggak cerita kerjaan apa dan saya pun bingung menjelaskan kepada Paman saya apa itu PDMS karena saya pun belum tahu makna sesungguhnya dari PDMS itu.
Tapi itulah Paman saya tetap curiga ngapain saya ke Batam dan dipikirnya mungkin saya mau aneh-aneh. Say pun trsenyum saja mendengar cerita-cerita yang aneh-aneh yang diceritakan Paman saya agar saya lebih berhati-hati bila main ke Batam.

Setelah sampai di Hotel, saya pun menghubungi teman di batam tersebut dan kebetulan dia kerja di Malaysia dan disepakati jam bertemu dan disepakati kalau pertemuannya berlangsung di hotel tempat kami menginap. dan janji ketemu jam 4 sore dan akhirnya kami pun sepakat. Dan sesuai waktu yang dijanjikan dia pun datang ke kamar hotel kami dan paman saya pun masih ada disana menemani kami.
Dan setelah berkenalan dia pun mengeluarkan flash disk yang dibawanya dan langsung diinstallnya di Laptop kami berdua teman saya. Dan stelah diinstallkan dan akhirnya dia mengajari kami sejenak dan dia pun meningalkan kami dengan alasan ada keperluan lain tapi padahal janjinya akan mengajari kami lebih banyak lagi. Akhirnya dia meninggalkan kami dengan membawa uang 2 juta dan hanya dengan waktu 30 menit uang 2 juta telah beralih ke tangan teman tersebut. Dan saya pun terbengong-bengong karena saya masih belum mendapatkan ilmu untuk mengoperasikan PDMS tersebut. Sebenarnya saya cukup kesal dengan cara seperti itu tapi yach udahlah mau gimana lagi kalau kita sudah berjanji dan sudah sepakat kita tak boleh mengingkarinya lagi. Saking kesalnya akhirnya esok paginya saya memutuskan untuk ke Singapure bersama teman saya yang dari Pekanbaru karena kebetulan ada teman kami yang bekerja di Singapure. Jadi malam itu saya dan teman saya mengotak atik software PDMS dan belu tahu cara menggunakannya. Jadi esoknya kami ke Singapure untuk melupakan sesaat mengenai PDMS.

Itulah sekilas mengenai perburuhan kami terhadap PDMS dan saya pun merasa puas karena saya sudah tahu mengenai PDMS walau banyak teman yang menyayangkan harga 1 juta itu cukup mahal hanya untuk sebuah software crack. tapi itulah namanya mencari ilmu baru tentunya harus ada pengorbanan. Tapi sebenarnya kalau mau sabar sebenarnya banyak sekali yang menawarkan gratis di internet software PDMS ini tapi entah kenapa mata saya tertutup untuk melihat kesana mungkin karena punya keinginan lain di Batam selain erburu software kali yach..

Tapi itulah sejak saat pertemuan di Batam saya tak pernah jumpa lagi dengan teman tersebut sampai sekarang. Dan sejak pertemuan tersebut software PDMS yang diinstal ke laptop teman saya yang ikut ke Batam rusak sedang kami tak punya copy software nya. Dan saya pun menghubungi yang jual software tapi nggak bisa dihubungi karena ngapain pula harus ke Batam lagi untuk install. Tapi rupanya teman saya telah mendapatkan sendiri software tersebut dari teman lain secara gratis karena mengikuti training PDMS di jakarta dan akhirnya diinstal lagi kelaptop teman saya itu. Sebanrnya saya merasa bersalah dengan teman saya karena softwarenya rusak dan tak ada back up tapi itulah saya sudah bilang ke dia kalau kalau ada apa-apa ditanggung masing-masing.

Jadi itulah sedikit cerita mengenai perburuhan PDMS dan memang kalau mau belajar PDMS harus mengikuti training karena kitatidak bisa belajar secara otodidak mengenai software tersebut karena sejak ada PDMS tersebut saya masih belum juga bisa menggunakannya dan akhirnya tahun 2009 awal saya kembali ke Batam dan mengikuti training secara private dengan suatu lembaga training di Batam dan Akhirnya saya baru tahu apa yang dimaksud dengan PDMS dan tahu cara menggunakannya. Tapi waktu itu saya ambil adalah yang Mechanical Piping saja dan waktu kursus hanya 24 jam dengan uang bayaran 2,5 juta. Tapi itulah seperti yang saya bilang tadi bahwa mencariilmu itu tidak bisa secara gratis dan perlu biaya untuk mendapatkannya.

Dan baru secarang saya gunakan secara resmi software PDMS karena sekarang saya gunakan software PDMS untuk mereview pekerjaan-pekerjaan dari sub contractor kami. dan saya harus belajar lagi untuk menggunakan PDMS karena sejak belajar tahun 2009 lalu semua itu tidak pernah saya gunakan lagi karena pekerjaan saya sebelum sekarang tidak memerlukan software PDMS. Tapi sekarang mau  tak mau saya harus belajar lagi dan harus pandai menggunakan software PDMS.

Dan saya berencana mengikuti training resmi PDMS dari Aveva yang ada di Kuala Lumpur dan ada 3 tahapan untuk mengikuti training PDMS dan harga setiap training RM 3000 dan saya harus menabung dahulu untuk mendapatkan uang sebanyak itu.
Adapun tahapan-tahapan training PDMS yang sesungguhnya dari Aveva Kuala Lumpur adalah :

1.   AVEVA PDMS Basic Design
      Piping, Mechanical, Structure, Cable Tray & HVAC Modelling

2.  AVEVA PDMS Basic Drawing Production
     Isometric Drawing, Basic Drawing Production, Reports Clash Check, Introduction to
     Catalogues and Spec

3.  AVEVA PDMS Basic Admin and Review
     Basic PDMS Administration, Drawing Administration  and PDMS Review

Dan saya pun tengah mencari sponsor-sponsor yang dapat membantu saya dalam pembiayaan training-training Aveva PDMS  yang rencananya akan saya ikuti di Bualn Oktober atau November 2011. RM 3000 x 3 = RM 9000. Bila berminat bisa menghubungi ke email saya.

Kuala Lumpur, 11Agustus 2011 pukul 6.54 AM.

2 komentar:

  1. pak kalau dibandingkan dengan plant3D milik Autodesk, kira2 bagus mana ya pak??? karena saat ini saya masih mnedalami software tersebut (Plant3D)....

    BalasHapus
  2. Pak Awali,

    Terima kasih atas commentnya.
    sebenarnya saya kurang begitu paham mengenai Autodesk Plant 3D. Tapi PDMS dan Plant 3D sebenarnya sama-sama bagus dan tidak bisa dibandingkan. Dan juga masing masing software punya keunggulannya masing-masing.

    Dan juga semua itu tergantung dari Company bilamana mereka ingin memakai PDMS atau Plant 3D. Tapi itulah pada umumnya perusahaan yang saya ketahui baik di Malaysia maupun di Indonesia yang berhubungan dengan project offshore selalu menggunakan PDMS. Intinya setiap project yang berhubungan dengaan ruang lingkup terbatas biasanya menggunakan PDMS.

    Kalau diibaratkan dengan Makanan di Indonesia, makan nasi,makan jagung, makan sagu, makan tiwul. Kebanyakan orang Indonesia makan nasi.
    karena sudah pamiliar dengan lidah orang Indonesia.

    Ini jawaban awal dari saya tapi saya akan pelajari dahulu Plant 3D yang anda sebutkan tadi, bilamana saya menemukan ada sesuatu yang berbeda atau sama dengan fungsi PDMS. saya akan tambahkan pada comment ini.

    BalasHapus